BEDA PENDAPAT QUNUT
SUBUH NU DAN MU
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM
Khilafiah qunut Subuh
1)
NU
2)
Muhammadiyah
Perbedaan pendapat
1)
Dalam fikih
2)
Tata cara ibadah.
3)
Bukan beda akidah.
4)
Keduanya
a.
Sama-sama punya dalil hadis.
b.
Hanya berbeda
c.
Cara pahami praktik Nabi.
A.
Pendapat NU:
1)
Qunut Subuh sunah
a.
Membaca qunut Subuh
b.
Secara rutin.
1)
Dasarnya
a.
NU ikut mazhab Syafi’i.
b.
Menurut ulama Syafi’i:
c.
Nabi Muhammad baca qunut
Subuh
d.
Terus-menerus sampai
wafat.
2)
Dalil Hadis riwayat Anas
bin Malik:
“Rasulullah senantiasa qunut pada salat Subuh sampai beliau
wafat.”
(HR. Ahmad, Baihaqi — dipakai ulama Syafi’i)
3)
Cara pelaksanaan
a.
Dibaca setelah iktidal
rakaat ke-2
b.
Hukumnya sunnah
ab’adh
c.
Jika lupa, diganti sujud
sahwi
4)
Menurut NU:
a.
Qunut Subuh = sunah dianjurkan.
B.
Pendapat Muhammadiyah:
Qunut Subuh Tidak
Rutin
1)
Tak membiasakan qunut
Subuh.
2)
Dasarnya
a.
Qunut ada dalam hadis,
b.
Hanya dilakukan Nabi
c.
Pada kondisi tertentu
d.
Bukan kebiasaan harian.
3)
Dalil yang dipakai
a.
Hadis Sa’ad bin Thariq:
“Ayahku berkata: Wahai anakku, itu hal baru (tidak
dilakukan terus-menerus).”
(HR. Tirmidzi)
4)
Juga riwayat Nabi qunut
5)
Saat terjadi musibah
6)
Disebut qunut
nazilah.
7)
Menurut Muhammadiyah:
a.
Qunut Subuh boleh.
b.
Tapi bukan syariat
rutin.
C.
Kenapa Berbeda?
1)
Karena ulama berbeda
2)
Dalam pahami hadis:
3)
Tapi 2 model salat
4)
Tetap sama-sama sah.
D.
Sikap Ulama
Para ulama sepakat:
1)
Perbedaan ini
2)
Sudah sejak zaman
sahabat
3)
Tak boleh saling
menyalahkan
4)
Termasuk furu’i
5)
Yaitu cabang ibadah
1)
Imam Nawawi berkata:
a.
Perbedaan masalah cabang.
b.
Tak boleh jadi perpecahan.
Kesimpulan
1)
NU
Qunut Subuh sunah rutin.
2)
Muhammadiyah
a.
Qunut Subuh tak rutin.
b.
Hanya saat musibah.
3)
Keduanya punya dalil.
4)
Salat keduanya sah.
1) Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.
2) Tafsirq.com
3) ChatGPT




