HINAAN KAUM KAFIR PADA
NABI MUHAMMAD
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM
Kaum kafir Quraisy
Menghina, mengejek, dan
menolak
Nabi Muhammad
Dengan berbagai cara
Yaitu:
Nabi Muhammad disebut:
1)
Orang gila
2)
Penyair atau tukang
sihir
3)
Pendusta
4)
Orang miskin dan
lemah
5)
Tak punya anak
laki-laki
6)
Hanya manusia biasa
Al-Qur’an jelaskan
Model hinaan itu
Juga beri jawaban
Tenangkan Nabi dan kaum
mukmin.
Penjelasan.
A.
Nabi Muhammad disebut
“orang gila”
QS Al-Qalam (68:2)
مَا أَنْتَ بِنِعْمَةِ رَبِّكَ
بِمَجْنُونٍ
Berkat nikmat Tuhanmu kamu (Muhammad) sekali-kali bukan
orang gila.
Catatan.
1)
“Dengan nikmat Tuhanmu,
engkau (Muhammad) bukan orang gila.”
QS At-Takwir (81:22)
وَمَا صَاحِبُكُمْ بِمَجْنُونٍ
Dan temanmu (Muhammad) itu bukan sekali-kali orang yang
gila.
Catatan
1)
“Temanmu (Muhammad) itu
bukan orang gila.”
Penjelasan
1)
Orang Quraisy bingung
a.
Nabi Muhammad bawa
ajaran baru
b.
Berbeda dari kebiasaan
mereka.
c.
Sebab tak bisa bantah
isi dakwahnya.
d.
Mereka menyerang pribadi
Nabi.
2)
Logika modern
Mirip zaman sekarang:
a.
Orang bawa perubahan
b.
Sering diejek dulu.
c.
Penemu atau pembawa ide
baru
d.
Sering disebut aneh.
3)
Ketika argumen lemah
a.
Orang menyerang karakter
b.
Bukan isi pembicaraan.
4)
Dalam logika modern
Disebut “ad hominem”
a.
Menyerang orangnya
b.
Bukan argumennya.
B.
Nabi disebut penyair
atau tukang sihir
QS As-Saffat (37:36)
وَيَقُولُونَ أَئِنَّا لَتَارِكُو
آلِهَتِنَا لِشَاعِرٍ مَجْنُونٍ
Dan mereka berkata: "Apakah sesungguhnya kami harus
meninggalkan sembahan-sembahan kami karena seorang penyair gila?"
Catatan
1)
“Apakah kami harus
meninggalkan tuhan-tuhan kami karena seorang penyair gila?”
QS Sad (38:4)
وَعَجِبُوا أَنْ جَاءَهُمْ مُنْذِرٌ
مِنْهُمْ ۖ وَقَالَ الْكَافِرُونَ هَٰذَا سَاحِرٌ كَذَّابٌ
Dan mereka heran karena mereka kedatangan seorang pemberi
peringatan (rasul) dari kalangan mereka; dan orang-orang kafir berkata:
"Ini seorang ahli sihir yang banyak berdusta".
Catatan.
1)
“Orang-orang kafir
berkata: ini adalah tukang sihir yang pendusta.”
2)
Penjelasan
a.
Mereka kagum indahnya
Al-Qur’an.
b.
Tapi tidak mau beriman.
3)
Mereka menuduh Nabi:
a.
penyair,
b.
tukang sihir,
c.
pendusta.
4)
Logika modern
a.
Kadang orang sulit
menerima
b.
Sesuatu yang luar biasa.
c.
Akhirnya cari label negative
d.
Agar tak perlu menerima
kebenaran itu.
5)
Contoh modern:
a.
Orang sukses
Dituduh curang.
b.
Orang baik
Dituduh pencitraan.
c.
Teknologi baru
Dulu dianggap mustahil.
C.
Nabi disebut pendusta
QS Al-Furqan (25:4)
وَقَالَ الَّذِينَ كَفَرُوا إِنْ هَٰذَا
إِلَّا إِفْكٌ افْتَرَاهُ وَأَعَانَهُ عَلَيْهِ قَوْمٌ آخَرُونَ ۖ فَقَدْ جَاءُوا
ظُلْمًا وَزُورًا
Dan orang-orang kafir berkata: "Al Quran ini tidak
lain hanya kebohongan yang diada-adakan oleh Muhammad dan dia dibantu oleh kaum
lain"; maka sesungguhnya mereka telah berbuat suatu kezaliman dan dusta
yang besar.
Catatan.
1)
“Orang kafir berkata:
Al-Qur’an ini hanya kebohongan yang diada-adakan.”
2)
Penjelasan
a.
Sebelum jadi nabi.
b.
Muhammad ﷺ diberi gelar:
c.
Al-Amin = orang
terpercaya.
d.
Tapi setelah Nabi bawa
tauhid.
e.
Mereka berubah memusuhi.
3)
Logika modern
a.
Kadang manusia terima
seseorang
b.
Selama tak ganggu
kepentingannya.
c.
Tapi saat kebenaran
d.
Ancam kekuasaan dan kebiasaan
e.
Orang baik pun bisa
diserang.
D.
Nabi dihina sebagai
orang miskin dan lemah
QS Az-Zukhruf (43:31)
وَقَالُوا لَوْلَا نُزِّلَ هَٰذَا
الْقُرْآنُ عَلَىٰ رَجُلٍ مِنَ الْقَرْيَتَيْنِ عَظِيمٍ
Dan mereka berkata: "Mengapa Al Quran ini tidak
diturunkan kepada orang besar dari salah satu dua negeri (Mekah dan Thaif)
ini?"
Catatan.
1)
“Mengapa Al-Qur’an ini tak
diturunkan pada orang besar dari 2 negeri ini?”
2)
Penjelasan
Orang Quraisy anggap Nabi
Harus:
a.
kaya,
b.
bangsawan besar,
c.
punya kekuasaan dunia.
3)
Mereka meremehkan Nabi
4)
Sebab hidup sederhana.
5)
Logika modern
Banyak manusia menilai
kebenaran
Dari:
a.
jabatan,
b.
uang,
c.
popularitas.
6)
Padahal benar atau salah
7)
Tak ditentukan oleh
kekayaan.
8)
Contoh:
a.
Guru sederhana bisa
lebih benar daripada orang kaya.
b.
Ilmu tidak tergantung
penampilan.
E.
Nabi diejek tidak
punya anak laki-laki
QS Al-Kausar (108:3)
إِنَّ شَانِئَكَ هُوَ الْأَبْتَرُ
Sesungguhnya orang-orang yang membenci kamu dia yang
terputus.
Catatan.
1)
“Sesungguhnya orang yang
membencimu, dialah yang terputus.”
2)
Penjelasan
a.
Musuh Nabi mengejek
b.
Sebab semua anak pria Nabi
c.
Wafat saat kecil.
d.
Mereka bilang nama
Muhammad akan hilang.
Tapi Allah balik
keadaan:
1)
Nama Nabi Muhammad
2)
Disebut miliaran manusia
3)
Sampai hari ini.
4)
Tapi banyak musuhnya
5)
Dilupakan sejarah.
6)
Logika modern
a.
Hinaan kadang hanya sebentar.
b.
Karya dan pengaruh baik
c.
Bisa hidup lebih lama
d.
Daripada ejekan manusia.
F.
Nabi disebut hanya
manusia biasa
QS Al-Isra (17:93)
أَوْ يَكُونَ لَكَ بَيْتٌ مِنْ زُخْرُفٍ
أَوْ تَرْقَىٰ فِي السَّمَاءِ وَلَنْ نُؤْمِنَ لِرُقِيِّكَ حَتَّىٰ تُنَزِّلَ
عَلَيْنَا كِتَابًا نَقْرَؤُهُ ۗ قُلْ سُبْحَانَ رَبِّي هَلْ كُنْتُ إِلَّا
بَشَرًا رَسُولًا
Atau kamu punya sebuah rumah dari emas, atau kamu naik ke
langit. Dan kami sekali-kali tidak akan percaya kenaikanmu itu hingga kamu
turunkan atas kami sebuah kitab yang kami baca". Katakan: "Maha Suci
Tuhanku, bukankah aku ini hanya seorang manusia yang menjadi rasul?"
Catatan.
1)
“Kami tak beriman padamu
sampai engkau naik ke langit…”
QS Al-Furqan (25:7)
وَقَالُوا مَالِ هَٰذَا الرَّسُولِ يَأْكُلُ الطَّعَامَ وَيَمْشِي فِي
الْأَسْوَاقِ ۙ لَوْلَا أُنْزِلَ إِلَيْهِ مَلَكٌ فَيَكُونَ مَعَهُ نَذِيرًا
Dan mereka berkata:
"Mengapa rasul itu memakan makanan dan berjalan di pasar-pasar? Mengapa
tidak diturunkan kepadanya seorang malaikat agar malaikat itu memberi
peringatan bersama dengan dia?,
Catatan.
1)
“Mengapa rasul ini makan
makanan dan berjalan di pasar?”
2)
Penjelasan
Orang kafir mengira Nabi
Harus seperti malaikat:
a.
tak makan,
b.
tak bekerja,
c.
punya mukjizat sesuai
keinginan.
3)
Padahal Allah pilih
manusia
4)
Sebagai teladan manusia.
5)
Logika modern
Karena Nabi manusia
biasa:
1)
Bisa jadi contoh nyata,
2)
Cara hidup bisa ditiru
manusia.
6)
Jika Nabi malaikat
Maka manusia bisa berkata:
“itu mudah, karena dia bukan manusia.”
Kesimpulan
Menurut Qur’an:
1)
Orang kafir sering hina
Nabi
Takut hilang kekuasaan dan kebiasaan lama.
2)
Mereka serang pribadi
Nabi
Sebab tak mampu tandingi isi Al-Qur’an.
3)
Allah menenangkan Nabi
Semua rasul juga dihina.
QS Al-An'am (6:33)
“Sungguh Kami tahu hatimu sedih karena apa yang mereka
katakan.”
QS Al-Hijr 95:
“Sesungguhnya Kami menjaga engkau dari orang yang
memperolok-olokkan.”
Sumber
1) Tafsir Quran Perkata
DR M Hatta.
2) Tafsirq.com
3) ChatGPT




.jpeg)