ILUSTRASI SURGA GAMBARAN
BAGI AKAL MANUSIA
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM
Gambaran surga di Qur’an
Hanya pendekatan bagi akal manusia.
Kenapa Al-Qur’an
Menjelaskan surga
1)
Pakai bahasa
2)
Yang bisa dipahami
manusia?.
Jawaban.
1)
Manusia hidup di dunia
2)
Hanya tahu pengalaman
dunia.
3)
Allah gambarkan surga
4)
Pakai contoh familiar
5)
Tapi tak berarti
6)
Bentuk aslinya
7)
Persis seperti itu.
1️⃣ Manusia hanya bisa paham
Berdasar pengalaman
dunia
1)
Manusia belum pernah
melihat surga.
2)
Maka Qur’an pakai
perumpamaan:
a.
taman indah
b.
sungai mengalir
c.
buah-buahan
d.
istana
e.
pakaian indah
3)
Agar manusia.
4)
Punya bayangan awal
5)
Tentang hidup bahagia.
6)
Di surga
QS. As-Sajdah (32:17)
فَلَا تَعْلَمُ نَفْسٌ مَا أُخْفِيَ لَهُمْ مِنْ قُرَّةِ أَعْيُنٍ جَزَاءً بِمَا
كَانُوا يَعْمَلُونَ
Tak seorangpun tahu
berbagai nikmat yang menanti, yang indah dipandang sebagai balasan bagi mereka,
atas apa yang mereka kerjakan.
Catatan
1)
“Tidak ada seorang pun
yang mengetahui apa yang disembunyikan untuk mereka berupa berbagai kenikmatan
yang menyejukkan mata.”
2)
Artinya:
a.
Realitas surga
sebenarnya
b.
Tak diketahui manusia.
2️⃣ Kata “perumpamaan” dipakai Qur’an
1)
Allah sebut gambaran
surga.
2)
Sebagai perumpamaan.
QS. Muhammad (47:15)
مَثَلُ الْجَنَّةِ الَّتِي وُعِدَ
الْمُتَّقُونَ ۖ فِيهَا أَنْهَارٌ مِنْ مَاءٍ غَيْرِ آسِنٍ وَأَنْهَارٌ مِنْ
لَبَنٍ لَمْ يَتَغَيَّرْ طَعْمُهُ وَأَنْهَارٌ مِنْ خَمْرٍ لَذَّةٍ لِلشَّارِبِينَ
وَأَنْهَارٌ مِنْ عَسَلٍ مُصَفًّى ۖ وَلَهُمْ فِيهَا مِنْ كُلِّ الثَّمَرَاتِ
وَمَغْفِرَةٌ مِنْ رَبِّهِمْ ۖ كَمَنْ هُوَ خَالِدٌ فِي النَّارِ وَسُقُوا مَاءً
حَمِيمًا فَقَطَّعَ أَمْعَاءَهُمْ
(Apakah) perumpamaan
(penghuni) surga yang dijanjikan kepada orang bertakwa yang di dalamnya ada
sungai-sungai dari air yang tidak berubah rasa dan baunya, sungai-sungai dari
air susu yang tak berubah rasanya, sungai-sungai dari khamar yang lezat rasanya
bagi peminumnya dan sungai-sungai dari madu yang disaring; dan mereka
memperoleh di dalamnya segala macam buah dan ampunan dari Tuhan mereka, sama
dengan orang yang kekal dalam jahanam dan diberi minuman air mendidih sehingga
memotong ususnya?
3)
Perumpamaan surga yang
dijanjikan pada orang bertakwa…
4)
Kata “mathal” =
perumpamaan / ilustrasi.
5)
Bukan deskripsi teknis.
6)
Artinya:
a.
Yang dijelaskan hanya gambaran
b.
Agar mudah dibayangkan.
3️⃣ Nikmat surga berbeda dari dunia
1)
Meskipun namanya sama
2)
Seperti buah, minuman, sungai.
3)
Pakai nama yang sama.
4)
Tapi hakikatnya berbeda.
QS. Al-Baqarah (2:25)
وَبَشِّرِ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ أَنَّ لَهُمْ جَنَّاتٍ
تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ ۖ كُلَّمَا رُزِقُوا مِنْهَا مِنْ ثَمَرَةٍ
رِزْقًا ۙ قَالُوا هَٰذَا الَّذِي رُزِقْنَا مِنْ قَبْلُ ۖ وَأُتُوا بِهِ
مُتَشَابِهًا ۖ وَلَهُمْ فِيهَا أَزْوَاجٌ مُطَهَّرَةٌ ۖ وَهُمْ فِيهَا خَالِدُونَ
Dan sampaikan berita
gembira kepada orang beriman dan berbuat baik, bahwa bagi mereka disediakan
surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya. Setiap mereka diberi
rezeki buah-buahan dalam surga-surga itu, mereka mengatakan: "Ini yang
pernah diberikan kepada kami dahulu". Mereka diberi buah-buahan serupa dan
untuk mereka di dalamnya ada isteri suci dan mereka kekal di dalamnya.
5)
Mereka diberi buah
serupa.
6)
Tapi sebenarnya berbeda.
7)
Mirip nama dan bentuknya
saja
8)
Agar manusia paham.
9)
Tapi kualitasnya beda.
4️⃣ Bahasa manusia terbatas, tapi surga tak terbatas
1)
Akal manusia:
a.
Belajar dari pancaindra
b.
Pahami lewat
perbandingan
2)
Tapi surga:
a.
alam gaib
b.
di luar hukum dunia
c.
tak dibatasi waktu
d.
tak ada sakit
e.
tak ada bosan
f. tak ada mati.
3)
Qur’an pakai bahasa
symbol
4)
Sesuai pengalaman hidup manusia.
5️⃣ Penjelasan Nabi Muhammad ﷺ
1)
Hadis qudsi:
“Di dalam surga ada hal yang tak pernah dilihat mata, tak
pernah didengar telinga, dan tak pernah terlintas dalam hati manusia.”
(HR. Bukhari & Muslim)
2)
Artinya:
a.
bahkan imajinasi manusia
b.
tak mampu membayangkan.
Kesimpulan
Deskripsi surga dalam
Qur’an:
1)
Bukan khayalan
2)
Bukan dongeng
3)
Tapi juga bukan
gambaran literal
4)
Sepenuhnya
Tapi:
1)
Cara Allah jelaskan
2)
Bahagia tak terbayangkan
3)
Pakai bahasa
4)
Yang dipahami manusia.
Seperti:
1)
Orang tua menjelaskan
laut
2)
Kepada anak kecil
3)
Yang belum pernah melihat laut.
4)
Pakai contoh yang dekat
5)
Sesuai pengalaman anak.
6)
Dalam hidupnya
1) Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.
2) Tafsirq.com
3) ChatGPT






.bmp)