KENAPA MANUSIA TAKUT MISKIN VERSI SAINS DAN QURAN
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM
Manusia takut miskin
Dijelaskan oleh:
1)
Sains (psikologi)
2)
Al-Qur’an.
Keduanya jelaskan hal sama
Tapi dari sudut berbeda.
A.
Menurut Al-Qur’an:
Takut miskin bisikan setan
1)
Al-Qur’an sebutkan
2)
Rasa takut miskin
3)
Datang dari setan.
QS Al-Baqarah (2:268)
الشَّيْطَانُ يَعِدُكُمُ الْفَقْرَ وَيَأْمُرُكُمْ بِالْفَحْشَاءِ ۖ وَاللَّهُ
يَعِدُكُمْ مَغْفِرَةً مِنْهُ وَفَضْلًا ۗ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ
Setan menjanjikan
(menakut-nakuti) kamu dengan kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat kejahatan
(kikir); sedangkan Allah menjadikan untukmu ampunan dari-Nya dan karunia. Dan
Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengatahui.
Catatan.
1)
Setan menjanjikan kamu kemiskinan dan
menyuruh kamu berbuat keji.
2)
Tafsir ulama:
a.
Setan buat manusia takut hilang harta.
4)
Akibatnya manusia jadi:
a.
pelit
b.
tak mau sedekah
c.
terlalu cinta dunia
d.
berani melakukan yang haram.
5)
Setan menakuti manusia.
a.
Jika sedekah atau berbuat baik
b.
Maka akan jadi miskin.
6)
Allah janjikan sebaliknya:
a.
Allah janjikan ampunan dan karunia.
Dalam logika iman.
1)
Rezeki tak berkurang
2)
Karena berbagi.
B.
Menurut Sains:
Otak Manusia Dirancang Takut kurang
1)
Psikologi evolusi jelaskan
2)
Manusia punya “scarcity instinct”
3)
Insting takut kurang.
4)
Pada zaman purba.
a.
Manusia takut kurang makanan.
b.
Lebih mungkin bertahan hidup.
Mekanisme otak manusia
1)
Otak anggap kekurangan
Sebagai ancaman hidup
2)
Otak sensitif kehilangan daripada
keuntungan
3)
Manusia cenderung menimbun sumber daya
Dalam psikologi modern
1)
Disebut Loss Aversion Theory.
2)
Artinya:
3)
Manusia lebih takut hilang uang 1 juta
4)
Daripada senang dapat uang 1 juta.
Mengapa takut Miskin Sangat Kuat?
Qur’an dan sains
Sebut 3 sebab utama
Yaitu:
1)
Naluri bertahan hidup
2)
Status soail.
3)
Masa depan tak pasti.
1.
Naluri bertahan hidup
a.
Manusia takut tak bisa makan.
b.
Tak bisa hidup.
2.
Status social
a.
Dalam Masyarakat.
b.
Harta simbol kehormatan.
3.
Masa depan tak pasti.
a.
Tak tahu yang akan terjadi besok.
b.
Manusia mudah cemas.
Cara Al-Qur’an obati
Rasa takut miskin.
Yaitu:
1)
Rezeki dijamin Allah
2)
Sedekah tak buat jadi miskin
3)
Kaya bukan ukuran mulia
Al-Qur’an beri obat spiritual:
1.
Rezeki dijamin Allah
“Tidak ada satu makhluk pun di bumi
melainkan Allah menjamin rezekinya.”
QS Hud 11:6
2.
Sedekah tak membuat miskin
“Apa saja yang kamu infakkan, Allah
akan menggantinya.”
QS Saba 34:39
3.
Kekayaan bukan ukuran mulia
“Sesungguhnya yang paling mulia di
sisi Allah adalah yang paling bertakwa.”
QS Al-Hujurat 49:13
Kesimpulan
1)
Sains
a.
Manusia takut miskin
b.
Naluri bertahan hidup di otaknya.
2)
Al-Qur’an
a.
Takut miskin berlebihan
b.
Sering diperbesar bisikan setan
c.
Agar manusia tidak taat.
Artinya:
1)
Naluri takut miskin
2)
Sifat manusiawi.
3)
Tapi iman ajarkan
4)
Agar tak dikuasai ketakutan itu.
1.
Mengapa Banyak Orang Kaya Paling
Takut Miskin
a.
Secara logika
b.
Kita anggap orang kaya paling tenang.
c.
Tapi penelitian psikologi
d.
Sering terjadi sebaliknya.
Menurut psikologi:
1)
Makin banyak harta
2)
makin besar rasa takut hilang
3)
Manusia lebih takut hilang.
4)
Daripada senang mendapat.
Akibatnya:
a.
Orang miskin takut tak punya
b.
Orang kaya takut hilang yang dimiliki
c.
Makin besar harta.
d.
Makin besar rasa cemasnya.
2.
Menurut Al-Qur’an: hati terlalu
bergantung pada harta
1)
Al-Qur’an jelaskan
2)
Cinta manusia pada harta sangat kuat.
3)
“Kamu mencintai harta dengan cinta
berlebihan.”
— QS Al-Fajr 89:20
4)
Ketika hati melekat pada harta:
a.
sedikit hilang sangat menyakitkan
b.
masa depan menakutkan
c.
hidup penuh cemas.
3.
Harta timbul ilusi aman
1)
Manusia merasa aman
2)
Karena uang.
3)
Al-Qur’an ingatkan:
4)
“Harta dan anak-anak hanya ujian.”
— QS Al-Anfal 8:28
5)
Artinya:
a.
Yang beri keamanan bukan harta.
b.
Tapi Allah.
Ayat Qur’an Menenangkan Orang Takut Masa Depan
Ada 3 kunci tenang.
1.
Masa depan dalam rencana Allah
“Barangsiapa bertakwa kepada Allah,
Dia akan memberinya jalan keluar dan rezeki dari arah yang tidak disangka.”
— QS At-Talaq 65:2-3
1)
Maknanya:
2)
manusia melihat masa depan gelap
3)
Allah lihat jalan belum kita lihat.
4)
Orang beriman tak putus asa.
2.
Allah melarang takut masa depan
berlebihan.
1)
“Jangan kamu takut pada mereka, tapi
takutlah pada-Ku.”
— QS Ali Imran 3:175
2)
Pesannya:
a.
Hati bergantung pada Allah.
b.
Takut pada selain-Nya jadi kecil.
3.
Orang dekat Allah tak hidup cemas
1)
“Ingatlah, hanya dengan mengingat
Allah hati menjadi tenang.”
— QS Ar-Ra'd 13:28
2)
Sesuai psikologi modern
3)
Bahwa:
a.
zikir
b.
doa
c.
ibadah
4)
Turunkan stres dan cemas.
4.
Para Sahabat Nabi Sangat Dermawan
Walau Hidup Sederhana
1)
Fenomena sejarah Islam.
2)
Tokoh-tokoh
3)
Seperti:
a.
Abu Bakar Siddiq
b.
Umar bin Khattab
c.
Usman bin Affan
d.
Ali bin Abi Thalib
4)
Dikenal sangat dermawan.
Mereka yakin rezeki dari Allah
1)
Mereka yakin ayat:
“Apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya.”
— QS Saba 34:39
2)
Mereka tak takut memberi.
Mereka melihat harta hanya alat
1)
Bagi para sahabat:
a.
harta = sarana ibadah
b.
bukan tujuan hidup.
2)
Hati mereka tak diperbudak harta.
Mereka lihat akhirat lebih nyata daripada dunia
1)
Al-Qur’an sebut sifat orang beriman:
“Mereka utamakan orang lain walaupun mereka membutuhkan.”
— QS Al-Hashr 59:9
2)
Disebut itsar
3)
Mendahulukan orang lain.
Kesimpulan
Psikologi:
1)
manusia takut kehilangan
2)
makin banyak harta, makin cemas.
Al-Qur’an:
1)
rezeki dari Allah
2)
masa depan dalam rencana-Nya
3)
memberi tak buat miskin.
a.
Orang imannya kuat
b.
Paling tenang lihat masa depan.
Sumber
1) Tafsir Quran Perkata
DR M Hatta.
2) Tafsirq.com
3) ChatGPT



.bmp)