Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Showing posts with label TEKNIK MINTA MAAF DAN BERI MAAF. Show all posts
Showing posts with label TEKNIK MINTA MAAF DAN BERI MAAF. Show all posts

Monday, March 23, 2026

55217. TEKNIK MINTA MAAF DAN BERI MAAF



TEKNIK MINTA MAAF DAN BERI MAAF DI QURAN

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM

 

 

 

A.       Cara minta maaf di Al-Qur’an

 

1)        Dalam Qur’an.

2)        Minta maaf disebut

 

a.        Tobat (taubah)

b.        Istigfar.

 

Cara minta maaf.

Yaitu:

 

1)        Sadar dan akui salah

2)        Menyesal dari hati

 

3)        Berhenti dari salah

 

4)        Memperbaiki kesalahan (jika terkait  manusia)

 

5)        Memohon ampun pada Allah

 

Penjelasan.

1️ Sadar dan akui salah

 

1)        Tak cari alasan

2)        Tak salahkan orang lain.

 

QS. Az-Zumar (39:53)


۞ قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَىٰ أَنْفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا مِنْ رَحْمَةِ اللَّهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا ۚ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ

 

Katakan: "Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas pada diri mereka sendiri, jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa semua. Sesungguhnya Dia Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

 

Catatan.

 

1)        Allah panggil hamba melampaui batas

2)        Agar tak putus asa dari rahmat-Nya.

 

3)        Artinya:

4)        Allah ingin manusia jujur akui salah.

 

2️ Menyesal dari hati

 

1)        Orang menyesal

2)        Tanda tobat yang benar.

 

QS. An-Nisa (4:17)

 

إِنَّمَا التَّوْبَةُ عَلَى اللَّهِ لِلَّذِينَ يَعْمَلُونَ السُّوءَ بِجَهَالَةٍ ثُمَّ يَتُوبُونَ مِنْ قَرِيبٍ فَأُولَٰئِكَ يَتُوبُ اللَّهُ عَلَيْهِمْ ۗ وَكَانَ اللَّهُ عَلِيمًا حَكِيمًا

 

Sesungguhnya tobat di sisi Allah hanya tobat bagi orang yang mengerjakan kejahatan lantaran jahil, kemudian mereka bertobat dengan segera, maka mereka itu diterima Allah tobatnya; dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.

 

Catatan.

 

1)        Orang berbuat salah

2)        Sebab bodoh

 

3)        Lalu segera menyesal.

4)        Maka tobatnya diterima.

 

5)        Tobat tak sekadar ucapan “maaf”.

6)        Tapi hati benar-benar menyesal.

 

3️ Berhenti dari kesalahan

 

1)        Stop dari kesalahan.

2)        Tak mengulang dosa yang sama.

 

QS. Ali Imran (3:135)

 

وَالَّذِينَ إِذَا فَعَلُوا فَاحِشَةً أَوْ ظَلَمُوا أَنْفُسَهُمْ ذَكَرُوا اللَّهَ فَاسْتَغْفَرُوا لِذُنُوبِهِمْ وَمَنْ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا اللَّهُ وَلَمْ يُصِرُّوا عَلَىٰ مَا فَعَلُوا وَهُمْ يَعْلَمُونَ

 

Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun atas dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya, sedangkan mereka tahu.

 

Catatan.

 

1)        Orang bertakwa berhenti dari dosa

2)        Setelah sadar.

 

4️ Memperbaiki kesalahan (jika menyangkut manusia)

 

1)        Kalau menyakiti orang:

2)        Maka:

 

a.        kembalikan haknya

b.        minta maaf langsung

 

QS. Al-Baqarah (2:160)


إِلَّا الَّذِينَ تَابُوا وَأَصْلَحُوا وَبَيَّنُوا فَأُولَٰئِكَ أَتُوبُ عَلَيْهِمْ ۚ وَأَنَا التَّوَّابُ الرَّحِيمُ

 

Kecuali mereka yang telah tobat dan mengadakan perbaikan dan menerangkan (kebenaran), maka terhadap mereka itu Aku menerima tobatnya dan Aku Maha Menerima tobat lagi Maha Penyayang.

 

Catatan.

 

1)        Kecuali bertobat dan memperbaiki diri.

2)        Dalam Qur’an

3)        Tobat = perbaikan nyata.

 

5️ Memohon ampun pada Allah

 

QS. Al-A’raf (7:23)


قَالَا رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ

 

Keduanya berkata: "Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pasti kami termasuk orang merugi.

 

Catatan.

 

1)        “Ya Tuhan kami, kami telah menzalimi diri kami…”

 

2)        Ini doa Nabi Adam

3)        Ketika meminta maaf.

 

B.       Cara beri maaf di Al-Qur’an

 

1)        Memberi maaf

2)        Disebut ‘afw dan shafh

3)        Yaitu memaafkan dan lapang dada.

 

Cara beri maaf

Yaitu:

 

1)        Menahan marah dulu

2)        Memaafkan tak balas dendam

 

3)        Menghapus salah dari hati

4)        Memaafkan sebab ingin dimaafkan Allah

 

Penjelasan.

1️ Menahan marah dulu

 

QS. Ali Imran (3:134)


الَّذِينَ يُنْفِقُونَ فِي السَّرَّاءِ وَالضَّرَّاءِ وَالْكَاظِمِينَ الْغَيْظَ وَالْعَافِينَ عَنِ النَّاسِ ۗ وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ

 

(yaitu) orang-orang yang menginfakkkan (hartanya), pada waktu lapang maupun sempit, dan orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang yang berbuat kebajikan.

 

Catatan.

 

1)        Orang bertakwa

2)        Bisa menahan amarah.

 

3)        Qur’an tak langsung suruh memaafkan

4)        Tapi kendalikan emosi dulu.

 

2️ Memaafkan tanpa balas dendam

 

QS. Asy-Syura (42:40)

 

وَجَزَاءُ سَيِّئَةٍ سَيِّئَةٌ مِثْلُهَا ۖ فَمَنْ عَفَا وَأَصْلَحَ فَأَجْرُهُ عَلَى اللَّهِ ۚ إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الظَّالِمِينَ

Dan balasan suatu kejahatan adalah kejahatan serupa, maka barangsiapa memaafkan dan berbuat baik maka pahalanya atas (tanggungan) Allah. Sesungguhnya Dia tak suka orang zalim.

 

Catatan.

 

1)        Memaafkan dan berdamai

2)        Maka lebih baik.

 

3)        Boleh membalas secara adil.

4)        Tapi memaafkan lebih tinggi nilainya.

 

3️ Menghapus kesalahan dari hati

 

QS. An-Nur (24:22)


وَلَا يَأْتَلِ أُولُو الْفَضْلِ مِنْكُمْ وَالسَّعَةِ أَنْ يُؤْتُوا أُولِي الْقُرْبَىٰ وَالْمَسَاكِينَ وَالْمُهَاجِرِينَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ ۖ وَلْيَعْفُوا وَلْيَصْفَحُوا ۗ أَلَا تُحِبُّونَ أَنْ يَغْفِرَ اللَّهُ لَكُمْ ۗ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ

 

Dan jangan orang yang punya kelebihan dan kelapangan di antara kamu bersumpah bahwa mereka (tidak) akan memberi (bantuan) kepada kaum kerabat(nya), orang miskin dan orang berhijrah pada jalan Allah, dan hendaklah mereka memaafkan dan berlapang dada. Apakah kamu tidak ingin bahwa Allah mengampunimu? Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang,

 

Catatan.

 

1)        Hendaklah memaafkan dan lapang dada.

 

2)        Artinya:

 

a.                tak ungkit salah lama

b.                tak permalukan lagi

 

4️ Memaafkan karena ingin diampuni Allah

 

1)        QS. An-Nur (24:22)

2)        Apakah kamu tak ingin Allah mengampunimu?

 

3)        Prinsip Qur’an:

 

a.        Siapa memaafkan manusia

b.        Berharap Allah maafkan dirinya.

 

C.       Ada 3 tingkat memaafkan

Yaitu:

 

1)        Menahan marah

2)        Memaafkan

3)        Berbuat baik pada yang menyakiti

 

QS. Fussilat (41:34)


وَلَا تَسْتَوِي الْحَسَنَةُ وَلَا السَّيِّئَةُ ۚ ادْفَعْ بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ فَإِذَا الَّذِي بَيْنَكَ وَبَيْنَهُ عَدَاوَةٌ كَأَنَّهُ وَلِيٌّ حَمِيمٌ

 

Dan tidak sama kebaikan dan kejahatan. Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara lebih baik, maka tiba-tiba orang yang antaramu dan antara dia ada permusuhan seolah-olah telah menjadi teman sangat setia.

 

Catatan.

 

1)        Balas keburukan dengan kebaikan.

2)        Ini level akhlak tertinggi.

 

D.       Perbedaan Maaf pada Allah & pada Manusia

 

1)        Maaf pada Allah.

 

a.        Tobata dan istigfar.

b.        Allah Maha pengampun.

c.        Cukup berdoa.

 

2)        Maaf pada manusia.

 

a.        Minta maaf langsung.

b.        Minta orang untuk rela.

c.        Perbaiki hubungan.

 

 

E.       Prinsip Qur’an tentang Maaf

 

1)        Semua manusia pernah salah.

2)        Yang terbaik bukan tak pernah salah.

 

3)        Tapi mau kembali.

 

4)        Memaafkan orang lain

5)        Membuka pintu ampunan Allah.

 

Rumus Qur’an

 

1)        Saat salah:

 

Sadar → Menyesal → Berhenti → Perbaiki → Mohon ampun

 

2)        Saat disakiti:

 

Tahan marah → Maafkan → Lupakan → Balas dengan kebaikan

 

Sumber

 

1) Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.

2) Tafsirq.com

3) ChatGPT