TEKNIK MINTA MAAF DAN BERI MAAF DI QURAN
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM
A.
Cara minta maaf di Al-Qur’an
1)
Dalam Qur’an.
2)
Minta maaf disebut
a.
Tobat (taubah)
b.
Istigfar.
Cara minta maaf.
Yaitu:
1)
Sadar dan akui salah
2)
Menyesal dari hati
3)
Berhenti dari salah
4)
Memperbaiki kesalahan (jika terkait manusia)
5)
Memohon ampun pada Allah
Penjelasan.
1️⃣ Sadar dan akui salah
1)
Tak cari alasan
2)
Tak salahkan orang lain.
QS. Az-Zumar (39:53)
۞ قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَىٰ أَنْفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا
مِنْ رَحْمَةِ اللَّهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا ۚ إِنَّهُ
هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ
Katakan: "Hai
hamba-hamba-Ku yang melampaui batas pada diri mereka sendiri, jangan kamu
berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa semua.
Sesungguhnya Dia Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
Catatan.
1)
Allah panggil hamba melampaui batas
2)
Agar tak putus asa dari rahmat-Nya.
3)
Artinya:
4)
Allah ingin manusia jujur akui salah.
2️⃣ Menyesal dari hati
1)
Orang menyesal
2)
Tanda tobat yang benar.
QS. An-Nisa (4:17)
إِنَّمَا التَّوْبَةُ عَلَى اللَّهِ
لِلَّذِينَ يَعْمَلُونَ السُّوءَ بِجَهَالَةٍ ثُمَّ يَتُوبُونَ مِنْ قَرِيبٍ
فَأُولَٰئِكَ يَتُوبُ اللَّهُ عَلَيْهِمْ ۗ وَكَانَ اللَّهُ عَلِيمًا حَكِيمًا
Sesungguhnya tobat di sisi Allah hanya tobat bagi orang
yang mengerjakan kejahatan lantaran jahil, kemudian mereka bertobat dengan
segera, maka mereka itu diterima Allah tobatnya; dan Allah Maha Mengetahui lagi
Maha Bijaksana.
Catatan.
1)
Orang berbuat salah
2)
Sebab bodoh
3)
Lalu segera menyesal.
4)
Maka tobatnya diterima.
5)
Tobat tak sekadar ucapan “maaf”.
6)
Tapi hati benar-benar menyesal.
3️⃣ Berhenti dari kesalahan
1)
Stop dari kesalahan.
2)
Tak mengulang dosa yang sama.
QS. Ali Imran (3:135)
وَالَّذِينَ إِذَا فَعَلُوا فَاحِشَةً
أَوْ ظَلَمُوا أَنْفُسَهُمْ ذَكَرُوا اللَّهَ فَاسْتَغْفَرُوا لِذُنُوبِهِمْ
وَمَنْ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا اللَّهُ وَلَمْ يُصِرُّوا عَلَىٰ مَا فَعَلُوا
وَهُمْ يَعْلَمُونَ
Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan
keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun atas
dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari Allah? Dan
mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya, sedangkan mereka tahu.
Catatan.
1)
Orang bertakwa berhenti dari dosa
2)
Setelah sadar.
4️⃣ Memperbaiki kesalahan (jika menyangkut manusia)
1)
Kalau menyakiti orang:
2)
Maka:
a.
kembalikan haknya
b.
minta maaf langsung
QS. Al-Baqarah (2:160)
إِلَّا الَّذِينَ تَابُوا وَأَصْلَحُوا وَبَيَّنُوا فَأُولَٰئِكَ أَتُوبُ
عَلَيْهِمْ ۚ وَأَنَا التَّوَّابُ الرَّحِيمُ
Kecuali mereka yang telah tobat dan mengadakan perbaikan
dan menerangkan (kebenaran), maka terhadap mereka itu Aku menerima tobatnya dan
Aku Maha Menerima tobat lagi Maha Penyayang.
Catatan.
1)
Kecuali bertobat dan memperbaiki diri.
2)
Dalam Qur’an
3)
Tobat = perbaikan nyata.
5️⃣ Memohon ampun pada Allah
QS. Al-A’raf (7:23)
قَالَا رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا
لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ
Keduanya berkata:
"Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau
tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pasti kami
termasuk orang merugi.
Catatan.
1)
“Ya Tuhan kami, kami telah menzalimi
diri kami…”
2)
Ini doa Nabi Adam
3)
Ketika meminta maaf.
B.
Cara beri maaf di Al-Qur’an
1)
Memberi maaf
2)
Disebut ‘afw dan shafh
3)
Yaitu memaafkan dan lapang dada.
Cara beri maaf
Yaitu:
1)
Menahan marah dulu
2)
Memaafkan tak balas dendam
3)
Menghapus salah dari hati
4)
Memaafkan sebab ingin dimaafkan Allah
Penjelasan.
1️⃣ Menahan marah dulu
QS. Ali Imran (3:134)
الَّذِينَ يُنْفِقُونَ فِي السَّرَّاءِ وَالضَّرَّاءِ وَالْكَاظِمِينَ الْغَيْظَ
وَالْعَافِينَ عَنِ النَّاسِ ۗ وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ
(yaitu) orang-orang yang
menginfakkkan (hartanya), pada waktu lapang maupun sempit, dan orang yang
menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang yang
berbuat kebajikan.
Catatan.
1)
Orang bertakwa
2)
Bisa menahan amarah.
3)
Qur’an tak langsung suruh memaafkan
4)
Tapi kendalikan emosi dulu.
2️⃣ Memaafkan tanpa balas dendam
QS. Asy-Syura (42:40)
وَجَزَاءُ سَيِّئَةٍ سَيِّئَةٌ
مِثْلُهَا ۖ فَمَنْ عَفَا وَأَصْلَحَ فَأَجْرُهُ عَلَى اللَّهِ ۚ إِنَّهُ لَا
يُحِبُّ الظَّالِمِينَ
Dan balasan suatu kejahatan adalah kejahatan serupa, maka
barangsiapa memaafkan dan berbuat baik maka pahalanya atas (tanggungan) Allah.
Sesungguhnya Dia tak suka orang zalim.
Catatan.
1)
Memaafkan dan berdamai
2)
Maka lebih baik.
3)
Boleh membalas secara adil.
4)
Tapi memaafkan lebih tinggi nilainya.
3️⃣ Menghapus kesalahan dari hati
QS. An-Nur (24:22)
وَلَا يَأْتَلِ أُولُو الْفَضْلِ مِنْكُمْ وَالسَّعَةِ أَنْ يُؤْتُوا أُولِي
الْقُرْبَىٰ وَالْمَسَاكِينَ وَالْمُهَاجِرِينَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ ۖ
وَلْيَعْفُوا وَلْيَصْفَحُوا ۗ أَلَا تُحِبُّونَ أَنْ يَغْفِرَ اللَّهُ لَكُمْ ۗ
وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ
Dan jangan orang yang punya
kelebihan dan kelapangan di antara kamu bersumpah bahwa mereka (tidak) akan
memberi (bantuan) kepada kaum kerabat(nya), orang miskin dan orang berhijrah
pada jalan Allah, dan hendaklah mereka memaafkan dan berlapang dada. Apakah
kamu tidak ingin bahwa Allah mengampunimu? Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha
Penyayang,
Catatan.
1)
Hendaklah memaafkan dan lapang dada.
2)
Artinya:
a.
tak ungkit salah lama
b.
tak permalukan lagi
4️⃣ Memaafkan karena ingin diampuni Allah
1)
QS. An-Nur (24:22)
2)
Apakah kamu tak ingin Allah
mengampunimu?
3)
Prinsip Qur’an:
a.
Siapa memaafkan manusia
b.
Berharap Allah maafkan dirinya.
C. Ada 3 tingkat memaafkan
Yaitu:
1)
Menahan marah
2)
Memaafkan
3)
Berbuat baik pada yang menyakiti
QS. Fussilat (41:34)
وَلَا تَسْتَوِي الْحَسَنَةُ وَلَا السَّيِّئَةُ ۚ ادْفَعْ بِالَّتِي هِيَ
أَحْسَنُ فَإِذَا الَّذِي بَيْنَكَ وَبَيْنَهُ عَدَاوَةٌ كَأَنَّهُ وَلِيٌّ
حَمِيمٌ
Dan tidak sama kebaikan
dan kejahatan. Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara lebih baik, maka tiba-tiba
orang yang antaramu dan antara dia ada permusuhan seolah-olah telah menjadi
teman sangat setia.
Catatan.
1)
Balas keburukan dengan kebaikan.
2)
Ini level akhlak tertinggi.
D.
Perbedaan Maaf pada Allah & pada
Manusia
1)
Maaf pada Allah.
a.
Tobata dan istigfar.
b.
Allah Maha pengampun.
c.
Cukup berdoa.
2)
Maaf pada manusia.
a.
Minta maaf langsung.
b.
Minta orang untuk rela.
c.
Perbaiki hubungan.
E.
Prinsip Qur’an tentang Maaf
1)
Semua manusia pernah salah.
2)
Yang terbaik bukan tak pernah salah.
3)
Tapi mau kembali.
4)
Memaafkan orang lain
5)
Membuka pintu ampunan Allah.
Rumus Qur’an
1)
Saat salah:
Sadar → Menyesal → Berhenti → Perbaiki
→ Mohon ampun
2)
Saat disakiti:
Tahan marah → Maafkan → Lupakan →
Balas dengan kebaikan
1) Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.
2) Tafsirq.com
3) ChatGPT
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|



.bmp)