CATATAN HAJI 2018
(Seri ke-36)
(Oleh : M. Yusron Hadi bin HM. Tauchid
Ismail, Sidoarjo, Jawa Timur)
(Regu 23, rombongan 6, kloter 71
Surabaya)
BAHAYA MENYEBERANG JALAN RAYA

1. Jalan raya di Arab Saudi semuanya sangat
lebar, mulus, dan cenderung sepi.
2. Kendaraan yang lewat jalan raya semuanya
adalah produksi terbaru yang masih mulus dengan ukuran mesin yang relatif besar.
3. Para sopir di Arab Saudi mengendarai
kendaraannya senang ngebut dengan kecepatan tinggi.
4. Peraturan arus lalu lintas di Indonesia
berbeda dengan peraturan arus lalu lintas
di Arab Saudi.
5. Stir kemudi kendaraan di Indonesia berada
di sebelah kanan, sedangkan stir kendaraan di Arab Saudi terletak di sebelah
kiri.
6. Kendaraan di Indonesia berjalan di jalur
kiri, sedangkan kendaraan di Arab Saudi berjalan di jalur kanan.
7. Di Indonesia, orang yang akan menyeberang
jalan raya biasanya akan MENENGOK ke arah sebelah KANAN terlebih dahulu, baru
menengok ke arah sebelah kiri, karena kendaraan berjalan di sebelah kiri jalan
raya.
8. Di Arab Saudi, orang yang akan
menyeberang jalan raya harus MENENGOK ke
arah sebelah KIRI terlebih dahulu, baru menegok ke arah sebelah kanan, karena
kendaraan berjalan di sebelah kanan jalan raya.
9. Perbedaan peraturan arus lalu lintas
jalan raya antara Indonesia dengan Arab Saudi tersebut dapat MEMBAHYAKAN
keselamatan jamaah haji Indonesia selama berada di Arab Saudi.
10. Semua jamaah haji yang berasal dari
Indonesia harus HATI-HATI dan WASPADA ketika akan menyeberang jalan raya di
Arab Saudi.

0 comments:
Post a Comment