CATATAN HAJI 2018
(Seri ke-41)
(Oleh : M. Yusron Hadi bin HM. Tauchid
Ismail, Sidoarjo, Jawa Timur)
(Regu 23, rombongan 6, kloter 71
Surabaya)
FASILITAS TENDA DI ARAFAH

1. Mulai tahun 2017 tenda-tenda yang telah
berumur 100 tahun di Arafah dan Mina mulai diganti dengan tenda-tenda yang
baru.
2. Tenda-tenda yang baru tersebut dibuat
dari terpal tebal berbahan fiber yang didesain menyerap panas sinar matahari, tahan
api, antisipasi angin kencang, dan tempat berlindung dari curahan air hujan.
3. Seluruh tenda yang berada di Arafah dan Mina
dilengkapi dengan aliran listrik yang dapat digunakan untuk mengakfifkan semua
penyejuk udara yang berupa air cooler,
kipas angin, fan, dan colokan listrik untuk mengisi baterai HP.
4. Alas tidur di dalam tenda berupa hambal tanpa
bantal.
5. Selama wukuf di Arafah, para jamaah haji
Indonesia akan mendapatkan fasilitas konsumsi 4 kali makan dengan menu yang disiapkan
oleh pihak maktab dengan cita rasa lidah orang Indonesia.
6. Lokasi dapur yang dipakai untuk tempat
memasak dan menyiapkan makanan untuk para jamah haji berada dalam lingkungan yang
berdekatan dengan tenda-tenda para jamaah.
7. Di sekitar tenda-tenda para jamaah
dilengkapi dengan kamar mandi, toilet, dan tempat berwudu yang dibersihkan oleh
petugas secara rutin tiga kali sehari.
8. Fasilitas tempat wudu, kamar mandi, dan
toilet jumlahnya sangat terbatas dan dipakai bergantian, sehingga para jamaah
yang memerlukan harus antre secara tertib dan bersabar.
9. Jamaah yang keluar masuk kamar mandi dan
toilet harus menutup auratnya.
10. Jamaah dilarang menyalakan api dan
membuang puntung rokok sembarangan agat tidak terjadi kebakaran.
11. Jamaah jangan memaksakan diri pergi ke
Jabal Rahmah atau wukuf di luar tenda, jika kondisi badannya kurang sehat.
12. Jamaah agar tetap menjaga kesehatan
dengan makan, minum, dan istirahat yang cukup.
13. Angkutan bis dari Arafah, Muzdalifah, ke
Mina menggunakan sistem taraddudi (shuttle) yaitu armada bis datang berkelompok
menjemput dan mengantar menumpang dari perkemahan ke tempat tujuan, kemudian
bis balik berputar lagi sampai jamaah habis terangkut semuanya.
0 comments:
Post a Comment