ARTINYA
IMAN TAKWA AMAL SALIH DI QURAN
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM
Dalam
Al-Qur’an
1)
Iman.
2)
Takwa.
3)
Amal salih
a.
Saling berhubungan.
b.
Tapi artinya berbeda.
Penjelasan.
A.
IMAN = percaya dan yakin dalam hati
1)
Iman adalah yakin pada
a.
Allah
b.
Malaikat.
c.
Kitab.
d.
Para Nabi.
e.
Hari akhir.
f. Takdir.
QS Al-Baqarah
(2:285)
آمَنَ الرَّسُولُ بِمَا أُنْزِلَ
إِلَيْهِ مِنْ رَبِّهِ وَالْمُؤْمِنُونَ ۚ كُلٌّ آمَنَ بِاللَّهِ وَمَلَائِكَتِهِ
وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ لَا نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِنْ رُسُلِهِ ۚ وَقَالُوا
سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا ۖ غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ
Rasul telah beriman kepada Al Quran yang diturunkan
kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang beriman. Semuanya beriman
kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya.
(Mereka mengatakan): "Kami tidak membedakan seseorangpun (dengan yang
lain) dari rasul-rasul-Nya", dan mereka mengatakan: "Kami dengar dan
kami taat". (Mereka berdoa): "Ampuni kami ya Tuhan kami dan kepada
Engkau tempat kembali".
1)
Versi sederhana
Iman
itu seperti:
a.
hati percaya,
b.
pikiran menerima,
c.
mulut mengakui.
2)
Versi logika modern
Iman
mirip “fondasi cara berpikir”.
a.
Jika orang yakin sesuatu benar.
b.
Maka keyakinan itu
c.
Berpengaruh pada sikap
d.
Dan keputusan hidupnya.
3)
Contoh:
a.
Orang yakin api panas → tidak memegang
api.
b.
Orang yakin Allah melihat → lebih
hati-hati berbuat.
4)
Jadi iman berada dalam:
a.
hati,
b.
pikiran,
c.
keyakinan.
B.
TAKWA = menjaga diri agar tetap taat dan
menjauhi dosa
1)
Takwa berasal dari makna “melindungi
diri”.
QS Ali ‘Imran (3:102)
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا
اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ
Hai orang-orang beriman, bertakwalah kepada Allah
sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan jangan sekali-kali kamu mati melainkan
dalam keadaan beragama Islam.
2)
Versi sederhana
Takwa berarti:
a.
takut melanggar aturan Allah,
b.
hati-hati dalam hidup,
c.
menjaga diri dari dosa.
3)
Versi logika modern
Takwa
mirip “sistem kontrol diri”.
4)
Jika iman adalah keyakinan.
5)
Maka takwa adalah:
a.
rem,
b.
disiplin,
c.
pengendali hawa nafsu.
6)
Contoh takwa:
a.
ingin marah → ditahan,
b.
ingin curang → dibatalkan,
c.
ingin malas ibadah → dipaksa disiplin.
7)
Jadi takwa terlihat pada:
a.
kehati-hatian,
b.
disiplin moral,
c.
kemampuan kendali diri.
C.
AMAL SALIH = perbuatan baik yang benar dan
bermanfaat
1)
Amal salih
Yaitu amal baik menurut Allah.
QS Al-Kahfi
(18:107)
إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا
الصَّالِحَاتِ كَانَتْ لَهُمْ جَنَّاتُ الْفِرْدَوْسِ نُزُلًا
Sesungguhnya orang-orang
beriman dan beramal saleh, bagi mereka adalah surga Firdaus menjadi tempat
tinggal,
2)
Versi sederhana
Amal
salih adalah:
a.
salat,
b.
sedekah,
c.
membantu orang,
d.
jujur,
e.
bekerja halal,
f. menjaga
orang tua,
g.
menolong masyarakat.
3)
Versi logika modern
a.
Amal salih adalah “hasil nyata” dari iman
dan takwa.
1)
Kalau iman ada di hati.
2)
Takwa pada pengendalian diri.
3)
Amal salih dalam tindakan nyata.
Contoh:
1)
Iman pada Allah → percaya jujur penting,
2)
Takwa → menahan diri dari korupsi,
3)
Amal salih → benar-benar bekerja jujur.
Hubungan
ketiganya
Urutannya
seperti ini:
1)
Iman → keyakinan
“Saya
percaya pada Allah.”
2)
Takwa → penjagaan diri
“Saya
harus hati-hati agar tidak melanggar.”
3)
Amal salih → tindakan nyata
“Saya
melakukan kebaikan.”
Perumpamaan
Pohon
1)
Iman = akar
2)
Takwa = batang jaga pohon tetap kuat
3)
Amal salih = buahnya
a.
Jika akarnya kuat, maka pohon hidup.
b.
Jika batang kokoh, maka pohon tahan
gangguan.
c.
Jika pohonnya sehat, maka buahnya keluar.
Dalam
Al-Qur’an
Ketiganya
sering digabung
Islam BUKAN
hanya:
1)
Percaya saja,
2)
Takut saja,
3)
Berbuat baik saja,
tapi
gabungan:
1)
Keyakinan benar,
2)
Hati yang terjaga,
3)
Tindakan yang baik.
Qs Al-‘Asr
3
“Sesungguhnya
orang-orang beriman dan mengerjakan amal salih…”
Qs Al-Hujurat
13
“Sesungguhnya
yang paling mulia di sisi Allah ialah yang paling bertakwa.”
Sumber
1) Tafsir Quran Perkata
DR M Hatta.
2) Tafsirq.com
3) ChatGPT




0 comments:
Post a Comment