Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Showing posts with label ANJURAN BERI MAKAN ORANG LAIN DI QURAN. Show all posts
Showing posts with label ANJURAN BERI MAKAN ORANG LAIN DI QURAN. Show all posts

Wednesday, February 11, 2026

54934. ANJURAN BERI MAKAN ORANG LAIN DI QURAN

 



ANJURAN BERI MAKAN ORANG LAIN DI ALQURAN

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM

 

 

Anjuran memberi makan

Pada orang lain

 

Di Al-Quran

Yaitu:

 

1)        Ciri orang beriman sejati

2)        Ibadah sosial yang utama.

 

3)        Ukuran keimanan social

4)        Jalan menuju surga

 

A.       Ciri orang beriman sejati

 

QS. Al-Insān (76:8-9)


وَيُطْعِمُونَ الطَّعَامَ عَلَىٰ حُبِّهِ مِسْكِينًا وَيَتِيمًا وَأَسِيرًا

 

8. Dan mereka memberikan makanan yang disukainya kepada orang miskin, anak yatim dan orang yang ditawan.

 

إِنَّمَا نُطْعِمُكُمْ لِوَجْهِ اللَّهِ لَا نُرِيدُ مِنْكُمْ جَزَاءً وَلَا شُكُورًا

 

9. Sesungguhnya kami memberi makanan kepadamu hanya mengharap rida Allah, kami tidak menghendaki balasan darimu dan tidak pula (ucapan) terima kasih.

 

Catatan.

 

1)        “Dan mereka memberi makanan yang disukainya kepada orang miskin, anak yatim, dan orang yang ditawan…”

 

2)        Makna sederhana:

3)        Orang beriman tidak pelit.

 

4)        Meskipun ia butuh.

5)        Tapi tetap mau berbagi makanan.

 

6)        Demi Allah.

7)        Bukan cari pujian.

 

 

B.       Ibadah sosial yang utama

 

QS. Al-Baqarah (2:177)


۞ لَيْسَ الْبِرَّ أَنْ تُوَلُّوا وُجُوهَكُمْ قِبَلَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ وَلَٰكِنَّ الْبِرَّ مَنْ آمَنَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ وَالْمَلَائِكَةِ وَالْكِتَابِ وَالنَّبِيِّينَ وَآتَى الْمَالَ عَلَىٰ حُبِّهِ ذَوِي الْقُرْبَىٰ وَالْيَتَامَىٰ وَالْمَسَاكِينَ وَابْنَ السَّبِيلِ وَالسَّائِلِينَ وَفِي الرِّقَابِ وَأَقَامَ الصَّلَاةَ وَآتَى الزَّكَاةَ وَالْمُوفُونَ بِعَهْدِهِمْ إِذَا عَاهَدُوا ۖ وَالصَّابِرِينَ فِي الْبَأْسَاءِ وَالضَّرَّاءِ وَحِينَ الْبَأْسِ ۗ أُولَٰئِكَ الَّذِينَ صَدَقُوا ۖ وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُتَّقُونَ

 

Bukan menghadapkan wajahmu ke arah timur dan barat suatu kebajikan, tapi sesungguhnya kebajikan ialah beriman kepada Allah, hari kemudian, malaikat-malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabatnya, anak yatim, orang miskin, musafir (yang perlu pertolongan) dan orang meminta-minta; dan (memerdekakan) budak, mendirikan salat, dan menunaikan zakat; dan orang yang menepati janjinya apabila ia berjanji, dan orang yang sabar dalam kesempitan, penderitaan dan dalam peperangan. Mereka itu orang yang benar (imannya); dan mereka itu orang yang bertakwa.

 

Catatan.

1)        “…memberikan harta yang dicintainya kepada kerabat, anak yatim, orang miskin…”

 

2)        Makna sederhana:

3)        Kebaikan tak cuma salat.

 

4)        Tapi juga peduli perut orang lain yang lapar.

 

 

C.       Ukuran keimanan social

 

QS. Al-Mā‘ūn (107:1-3)


أَرَأَيْتَ الَّذِي يُكَذِّبُ بِالدِّينِ

 

1. Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama?

 

فَذَٰلِكَ الَّذِي يَدُعُّ الْيَتِيمَ

 

2. Itulah orang yang menghardik anak yatim,

 

وَلَا يَحُضُّ عَلَىٰ طَعَامِ الْمِسْكِينِ

 

3. dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin.

 

Catatan.

1)        “Tahukah kamu orang yang mendustakan agama? Itulah orang yang menghardik anak yatim dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin.”

 

2)        Makna sederhana:

3)        Orang cuek pada orang lapar.

4)        Maka imannya dipertanyakan.

 

 

D.       Jalan menuju surga

 

QS. Al-Balad (90:14-16)


أَوْ إِطْعَامٌ فِي يَوْمٍ ذِي مَسْغَبَةٍ

 

14. atau memberi makan pada hari kelaparan,

 

يَتِيمًا ذَا مَقْرَبَةٍ

 

15. (kepada) anak yatim yang ada hubungan kerabat,

أَوْ مِسْكِينًا ذَا مَتْرَبَةٍ

 

16. atau kepada orang miskin yang sangat fakir.

 

Catatan.

1)        “Memberi makan pada hari kelaparan kepada anak yatim atau orang miskin yang sangat fakir.”

 

2)        Makna sederhana:

3)        Memberi makan adalah jalan sulit.

4)        Tapi mulia menuju rida Allah.

 

E.       ANJURAN MEMBERI MAKAN DALAM HADIS

 

1.        Amalan Islam terbaik

 

1)        Rasulullah ﷺ bersabda:

 

“Kamu memberi makan (orang lain) dan mengucapkan salam kepada orang yang kamu kenal atau tidak.”


(HR. Bukhari & Muslim)

 

2)        Memberi makan = amalan Islam kelas atas.

 

 

2.        Jalan ke surga dengan damai

 

1)                Rasulullah ﷺ bersabda:

“Wahai manusia, sebarkan salam, beri makan, sambung silaturahmi, dan salat malam… niscaya kamu masuk surga dengan selamat.”


(HR. Tirmizi)

 

 

3.        Bukan orang beriman sempurna

 

1)        Rasulullah ﷺ bersabda:

 

“Tidak beriman orang yang kenyang, tapi tetangganya kelaparan.”


(HR. Thabrani)

 

2)        Iman tidak hanya di masjid.

3)        Tapi juga di dapur.

 

KESIMPULAN

 

1)                Memberi makan orang lain adalah perintah agama.

 

2)                Tak sekadar sedekah biasa

 

3)                Al-Qur’an dan Hadis tekankan peduli social

 

4)                Orang rajin ibadah tapi cuek pada orang lapar .

 

5)                Dapat peringatan keras dari Allah

 

6)                Islam ingin umatnya beriman + peduli + berbagi

Top of Form

 

Sumber

1)        Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.

2)        ChatGPT.

 

3)        Copilot.

4)        Cici.

 

5)        Claude.

6)        Grok.

7)        Meta AI

 

 

 

Bottom of Form