MENGAPA
QURAN BAHAS HATI MANUSIA BUKAN SAINS
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM
Mengapa
Al-Qur’an
1)
Banyak bahas hati manusia
2)
Bukan teknologi atau ilmu dunia?
Jawaban.
1)
Al-Qur’an jarang bahas detail teknologi.
2)
Tapi sangat sering bahas
a.
Hati (qalbu)
b.
Niat.
c.
Sifat batin manusia.
d.
Ini bukan kebetulan.
Kenapa?
Jawab
sebab:
1)
Akar semua perilaku manusia dari hati
2)
Kemajuan tanpa hati yang benar bisa
merusak
3)
Hati adalah pusat iman dan akhlak
4)
Semua krisis manusia dari penyakit hati
5)
Jika hati baik, maka masyarakat ikut baik
6)
Teknologi berubah, tapi hati manusia tetap
sama
Penjelasan.
1️⃣ Akar semua perilaku
manusia berasal dari hati
1)
Al-Qur’an jelaskan
2)
Pusat keputusan manusia
3)
Ada pada hati.
4)
“Sesungguhnya bukan mata itu yang buta,
tetapi yang buta adalah hati yang di dalam dada.”
QS.
Al-Haj (22:46)
اَفَلَمْ يَسِيْرُوْا فِى الْاَرْضِ فَتَكُوْنَ لَهُمْ
قُلُوْبٌ يَّعْقِلُوْنَ بِهَآ اَوْ اٰذَانٌ يَّسْمَعُوْنَ بِهَاۚ فَاِنَّهَا لَا تَعْمَى
الْاَبْصَارُ وَلٰكِنْ تَعْمَى الْقُلُوْبُ الَّتِيْ فِى الصُّدُوْرِ ٤٦
Tidakkah
mereka berjalan di bumi sehingga hati mereka dapat memahami atau telinga mereka
dapat mendengar? Sesungguhnya bukan mata itu yang buta, tapi yang buta ialah
hati yang berada dalam dada
5)
Artinya:
a.
Masalah utama manusia
b.
Bukan kurang pintar.
c.
Tapi hati salah arah.
6)
Teknologi hanya alat
7)
Hati menentukan cara penggunaannya.
2️⃣ Kemajuan tanpa hati
yang benar bisa merusak
1)
Qur’an tunjukkan
2)
Banyak bangsa kuat
3)
Justru hancur
4)
Bukan kurang ilmu.
5)
Tapi moral rusak.
6)
“Mereka punya hati tapi tidak dipakai
untuk memahami.”
QS.
Al-A‘raf (7:179)
وَلَقَدْ ذَرَأْنَا لِجَهَنَّمَ كَثِيْرًا مِّنَ الْجِنِّ
وَالْاِنْسِۖ لَهُمْ قُلُوْبٌ لَّا يَفْقَهُوْنَ بِهَاۖ وَلَهُمْ اَعْيُنٌ لَّا يُبْصِرُوْنَ
بِهَاۖ وَلَهُمْ اٰذَانٌ لَّا يَسْمَعُوْنَ بِهَاۗ اُولٰۤىِٕكَ كَالْاَنْعَامِ بَلْ
هُمْ اَضَلُّۗ اُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْغٰفِلُوْنَ ١٧٩
Sungguh, Kami benar-benar telah menciptakan
banyak dari kalangan jin dan manusia untuk (masuk neraka) Jahanam (karena sesat
mereka). Mereka punya hati yang tidak mereka pakai untuk memahami (ayat-ayat
Allah) dan punya mata yang tidak mereka pakai untuk melihat (ayat-ayat Allah),
serta punya telinga yang tidak mereka pakai untuk mendengarkan (ayat-ayat
Allah). Mereka seperti hewan ternak, bahkan lebih sesat lagi. Mereka itu orang
yang lengah.
7)
Pesannya:
a.
llmu tanpa nilai
Bisa melahirkan kezaliman,
b.
Kekuatan tanpa iman
Membawa kerusakan.
3️⃣ Hati adalah pusat iman
dan akhlak
1)
Allah menilai manusia
2)
Bukan dari penampilan luar.
3)
Tapi kondisi batinnya.
4)
“Pada hari ketika harta dan anak-anak
tidak berguna, kecuali orang yang datang kepada Allah dengan hati yang bersih.”
QS.
Asy-Syu‘ara (26:88-89)
يَوْمَ
لَا يَنفَعُ مَالٌ وَلَا بَنُونَ
yaitu)
di hari harta dan anak-anak laki-laki tidak berguna,
اِلَّا مَنْ اَتَى اللّٰهَ بِقَلْبٍ سَلِيْمٍۗ
Kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan
hati bersih, yang selamat dari noda dan dosa.
Sukses
sejati menurut Qur’an
a.
Kebersihan
hati
b.
Tak sekadar capaian dunia.
4️⃣ Semua krisis manusia
berawal dari penyakit hati
1)
Qur’an sebut penyakit batin:
a.
sombong,
b.
iri,
c.
tamak,
d.
munafik,
e.
cinta dunia berlebihan.
2)
“Dalam hati mereka ada penyakit.”
QS.
Al-Baqarah (2:10)
فِيْ قُلُوْبِهِمْ مَّرَضٌۙ فَزَادَهُمُ اللّٰهُ مَرَضًاۚ
وَلَهُمْ عَذَابٌ اَلِيْمٌۢ ەۙ بِمَا كَانُوْا يَكْذِبُوْنَ
Dalam hati mereka ada penyakit, lalu Allah
menambah penyakitnya dan mereka mendapat azab sangat pedih karena mereka selalu
berdusta.
3)
Masalah sosial besar
4)
Berawal dari batin individu.
5️⃣ Jika hati baik,
masyarakat ikut baik
1)
Logika Qur’an sederhana:
a.
Hati baik → individu baik
b.
Individu baik → masyarakat baik
c.
Masyarakat baik → peradaban kuat
2)
Fokus Qur’an
a.
Memperbaiki manusia dari dalam.
b.
Tak hanya sistem luar.
6️⃣ Teknologi berubah,
hati manusia tetap sama
1)
Sejak zaman Nabi Adam
2)
Hingga sekarang:
a.
alat berubah,
b.
zaman berubah,
c.
tapi sifat manusia tetap.
3)
Manusia tetap bergulat
a.
ego,
b.
takut,
c.
harapan,
d.
cinta,
e.
kekuasaan.
4)
Qur’an focus
5)
Hal tak berubah
6)
Sepanjang zaman
7)
Yaitu hati manusia.
Kesimpulan
Al-Qur’an
tekankan hati
Karena:
1)
Hati pusat keputusan manusia.
2)
Teknologi hanya alat.
3)
Hati menentukan arah.
4)
Kerusakan dunia
5)
Berawal rusak batin.
6)
Keselamatan akhir
7)
Bergantung hati bersih.
8)
Sifat manusia tetap sama
9)
Pada semua zaman.
Maka Qur’an
perbaiki akar
Bukan
hanya gejala.
1) Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.
2) Tafsirq.com
3) ChatGPT




.jpeg)

.jpeg)

