Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tuesday, February 16, 2021

8657. ADA 17 HURUF JER BAHASA ARAB

 


ADA 17 HURUF JER BAHASA ARAB

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M

 

 

 

 

 

 

 

Pengertian huruf jer.

 

 

حُرُوْفُالْجَرِّ Huruf jer adalah huruf dalam bahasa Arab yang membuat kata sesudahnya secara umum berubah menjadi berharakat akhir kasrah.

 

 

 

 

Hurufjer (dalam bahasa Arab) sama dengan “preposition” (dalam bahasa Inggris) atau “kata depan” (dalam bahasa Indonesia).

 

 

 

Huruf jer dalam bahasa Arab akan membuat kalimat setelahnya berharakat kasrah.

 

 

 

Sehingga huruf jer ini adalah salah satu ciri kalimat isim (kata benda).

 

 

 

 

Jika dalam sebuah kalimat ada huruf jer, maka kalimat itu adalah kalimat isim (kata benda).

 

 

 

Ada 17 Huruf Jer.

1)     مِنْ ~ min  = dari

 

2)     إِلىَ ~ ilaa = ke

 

3)     عَنْ~ 'an = dari

 

4)     عَلىَ ~ 'alaa = atas

 

5)     فِى ~ fii = di, di dalam

 

6)     رُبَّ ~ rubba = terkadang/betapatidak/sedikit

 

7)     بِ ~ bi = dengan

 

8)     كَ ~ ka =seperti

 

9)     لِ ~  li = untuk/milik

 

10)              حَتَّىhatta = (sampai)

 

11)              (وَ)wa =(wawusumpah/qosam)

 

12)              (تَ)ta = (ta sumpah/qosam)

 

13)              dan 14)   مُنْذُ“mundzu”  danمُذْ“mudz”   (sejak)

 

 

14)              15) , 16) dan 17) عَدَ“ada”   خَلاَ“kho-la” danحَاشَا“ha-sya”  (selain/kecuali)

 

 

 

 

Huruf jer “hat-taa” حَتَّى   (sampai) dapat dimasukkan dalam isim (kata benda) atau fi’il (kata kerja).

 

 

 

Jika “hatta” حَتَّى (sampai) dimasukkan dalam isim (kata benda), maka berfungsi sebagai huruf jer.

 

 

 

Jika “hatta” حَتَّى  (sampai) dimasukkan dalam fi’il (kata kerja), maka berfungsi sebagai huruf penashob (membuat berbentuk manshub/fathah).

 

 

 

Huruf Qasam (sumpah) ada 3, yaitu:  “wa”, “ta”, dan “ba”   وَ,   تَ, ب   yang semuanya diartikan “demi”.

 

 

 

1.      بِاللهِ (bil-laa-hi) = (Demi Allah)

 

2.      تَاللهِ (tal-laa-hi)= (Demi Allah).

 

 

3.      وَالله (wal-laa-hi) = (Demi Allah)

 

 

 

Contoh penggunaan “hatta” حَتَّى  (sampai) yang dimasukkan dalam fi’il (kata kerja),  sehingga berfungsi sebagai huruf penashob (membuat berbentuk manshub/fathah).

 

 

 

 

اِجْتَهِدْحَتَّىتَصِلَإِلَىمَاتَرْجُوْ    (ij-ta-hid hat-taa ta-shi-la i-laamaa tar-juu) = (Bersungguh-sungguhlah sampai engkau mencapai apa yang engkau harapkan)

 

 

 

Secara penggunaan bahasa bahwa huruf qasam (sumpah) “ta” تَ hanya boleh dipakai untuk lafzhuljalalah Allah.

 

 

 

Huruf qasam (sumpah) “wa” dan “bi”,  وَ, dan  ب  boleh dipakai untuk selain lafzhuljalalah Allah.

 

 

Tetapi secara syar’i, sumpah hanya boleh ditujukan kepada Allah saja.

 

 

 

Dan tidak boleh bersumpah selain atas nama Allah.

 

 

 

 

 

Daftar Pustaka.

1.      Tim Badar Online Wisma Misfallah ThalabulIlmi (MTI), Pogung Kidul 8C, RT 01/RW 49, Sinduadi, Mlati, Sleman, Yogyakarta, 55284

2.      E-mail: onlinebadar@yahoo.com

8656. PENGERTIAN HURUF JER BAHASA ARAB

 


PENGERTIAN HURUF JER BAHASA ARAB

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M

 

 

 

 

 

 

 

Pengertian huruf jer.

 

 

حُرُوْفُالْجَرِّ Huruf jer adalah huruf dalam bahasa Arab yang membuat kata sesudahnya secara umum berubah menjadi berharakat akhir kasrah.

 

 

 

 

Hurufjer (dalam bahasa Arab) sama dengan “preposition” (dalam bahasa Inggris) atau “kata depan” (dalam bahasa Indonesia).

 

 

 

Huruf jer dalam bahasa Arab akan membuat kalimat setelahnya berharakat kasrah.

 

 

 

Sehingga huruf jer ini adalah salah satu ciri kalimat isim (kata benda).

 

 

 

 

Jika dalam sebuah kalimat ada huruf jer, maka kalimat itu adalah kalimat isim (kata benda).

 

 

 

Ada 17 Huruf Jer.

1)     مِنْ ~ min  = dari

 

2)     إِلىَ ~ ilaa = ke

 

3)     عَنْ~ 'an = dari

 

4)     عَلىَ ~ 'alaa = atas

 

5)     فِى ~ fii = di, di dalam

 

6)     رُبَّ ~ rubba = terkadang/betapatidak/sedikit

 

7)     بِ ~ bi = dengan

 

8)     كَ ~ ka =seperti

 

9)     لِ ~  li = untuk/milik

 

10)              حَتَّىhatta = (sampai)

 

11)              (وَ)wa =(wawusumpah/qosam)

 

12)              (تَ)ta = (ta sumpah/qosam)

 

13)              dan 14)   مُنْذُ“mundzu”  danمُذْ“mudz”   (sejak)

 

 

14)              15) , 16) dan 17) عَدَ“ada”   خَلاَ“kho-la” danحَاشَا“ha-sya”  (selain/kecuali)

 

 

 

 

Huruf jer “hat-taa” حَتَّى   (sampai) dapat dimasukkan dalam isim (kata benda) atau fi’il (kata kerja).

 

 

 

Jika “hatta” حَتَّى (sampai) dimasukkan dalam isim (kata benda), maka berfungsi sebagai huruf jer.

 

 

 

Jika “hatta” حَتَّى  (sampai) dimasukkan dalam fi’il (kata kerja), maka berfungsi sebagai huruf penashob (membuat berbentuk manshub/fathah).

 

 

 

Huruf Qasam (sumpah) ada 3, yaitu:  “wa”, “ta”, dan “ba”   وَ,   تَ, ب   yang semuanya diartikan “demi”.

 

 

 

1.      بِاللهِ (bil-laa-hi) = (Demi Allah)

 

2.      تَاللهِ (tal-laa-hi)= (Demi Allah).

 

 

3.      وَالله (wal-laa-hi) = (Demi Allah)

 

 

 

Contoh penggunaan “hatta” حَتَّى  (sampai) yang dimasukkan dalam fi’il (kata kerja),  sehingga berfungsi sebagai huruf penashob (membuat berbentuk manshub/fathah).

 

 

 

 

اِجْتَهِدْحَتَّىتَصِلَإِلَىمَاتَرْجُوْ    (ij-ta-hid hat-taa ta-shi-la i-laamaa tar-juu) = (Bersungguh-sungguhlah sampai engkau mencapai apa yang engkau harapkan)

 

 

 

Secara penggunaan bahasa bahwa huruf qasam (sumpah) “ta” تَ hanya boleh dipakai untuk lafzhuljalalah Allah.

 

 

 

Huruf qasam (sumpah) “wa” dan “bi”,  وَ, dan  ب  boleh dipakai untuk selain lafzhuljalalah Allah.

 

 

Tetapi secara syar’i, sumpah hanya boleh ditujukan kepada Allah saja.

 

 

 

Dan tidak boleh bersumpah selain atas nama Allah.

 

 

 

 

 

Daftar Pustaka.

1.      Tim Badar Online Wisma Misfallah ThalabulIlmi (MTI), Pogung Kidul 8C, RT 01/RW 49, Sinduadi, Mlati, Sleman, Yogyakarta, 55284

2.      E-mail: onlinebadar@yahoo.com

8655. UMAT ISLAM WAJIB PAKAI HUKUM AL-QURAN

 


UMAT ISLAM WAJIB PAKAI HUKUM AL-QURAN

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M

 

 

 

 

 

 

 

Al-Quran surah Al-Maidah (surah ke-5) ayat 44.

 

 

 

إِنَّا أَنْزَلْنَا التَّوْرَاةَ فِيهَا هُدًى وَنُورٌ ۚ يَحْكُمُ بِهَا النَّبِيُّونَ الَّذِينَ أَسْلَمُوا لِلَّذِينَ هَادُوا وَالرَّبَّانِيُّونَ وَالْأَحْبَارُ بِمَا اسْتُحْفِظُوا مِنْ كِتَابِ اللَّهِ وَكَانُوا عَلَيْهِ شُهَدَاءَ ۚ فَلَا تَخْشَوُا النَّاسَ وَاخْشَوْنِ وَلَا تَشْتَرُوا بِآيَاتِي ثَمَنًا قَلِيلًا ۚ وَمَنْ لَمْ يَحْكُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللَّهُ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْكَافِرُونَ

 

 

 

 

 

 

Sesungguhnya Kami telah menurunkan Kitab Taurat di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), yang dengan Kitab itu diputuskan perkara orang-orang Yahudi oleh nabi-nabi yang menyerah diri kepada Allah, oleh orang-orang alim mereka dan pendeta-pendeta mereka, disebabkan mereka diperintahkan memelihara kitab-kitab Allah dan mereka menjadi saksi terhadapnya. Karena itu janganlah kamu takut kepada manusia, (tetapi) takutlah kepada-Ku. Dan janganlah kamu menukar ayat-ayat-Ku dengan harga yang sedikit. Barang siapa yang tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang kafir.

 

 

 

 

 

 

Al-Quran surah Al-Maidah (surah ke-5) ayat 45.

 

 

 

وَكَتَبْنَا عَلَيْهِمْ فِيهَا أَنَّ النَّفْسَ بِالنَّفْسِ وَالْعَيْنَ بِالْعَيْنِ وَالْأَنْفَ بِالْأَنْفِ وَالْأُذُنَ بِالْأُذُنِ وَالسِّنَّ بِالسِّنِّ وَالْجُرُوحَ قِصَاصٌ ۚ فَمَنْ تَصَدَّقَ بِهِ فَهُوَ كَفَّارَةٌ لَهُ ۚ وَمَنْ لَمْ يَحْكُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللَّهُ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الظَّالِمُونَ

 

 

 

 

 

Dan kami telah tetapkan terhadap mereka di dalamnya (At-Taurat) bahwasanya jiwa (dibalas) dengan jiwa, mata dengan mata, hidung dengan hidung, telinga dengan telinga, gigi dengan gigi, dan luka-luka (pun) ada kisasnya. Barangsiapa yang melepaskan (hak kisas) nya, maka melepaskan hak itu (menjadi) penebus dosa baginya. Barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang zalim.

 

 

 

 

 

Al-Quran surah Al-Maidah (surah ke-5) ayat 47.

 

 

 

 

وَلْيَحْكُمْ أَهْلُ الْإِنْجِيلِ بِمَا أَنْزَلَ اللَّهُ فِيهِ ۚ وَمَنْ لَمْ يَحْكُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللَّهُ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْفَاسِقُونَ

 

 

 

 

 

Dan hendaklah orang-orang pengikut Injil, memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah di dalamnya. Barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang fasik.

 

 

 

 

 

Al-Quran surah Al-Maidah (surah ke-5) ayat 50.

 

 

 

 

أَفَحُكْمَ الْجَاهِلِيَّةِ يَبْغُونَ ۚ وَمَنْ أَحْسَنُ مِنَ اللَّهِ حُكْمًا لِقَوْمٍ يُوقِنُونَ

 

 

 

 

 

Apakah hukum Jahiliah yang mereka kehendaki, dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin?

 

 

 

 

 

Daftar Pustaka

1.              Hatta, Ahmad. Tafsir Quran Per kata. Dilengkapi dengan asbabun Nuzul dan terjemah. Penerbit Maghfirah. Jakarta, 2011.

2.              Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2

3.              Tafsirq.com online