Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tuesday, February 16, 2021

8660. ADA 3 CARA BACAAN BASMALAH

 


ADA 3  CARA BACAAN BASMALAH

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M

 

 

 

 

 

Basmalah (menurut KBBI V) dapat diartikan ”ucapan pembukaan Al-Quran, yaitu bismillah”.

Lengkapnya lafaz basmalah adalah “bismillaahi ar-rahmaani ar-rahiimi”.

 

 

 

Lafaz basmalah.

 

 

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

 

 (Bis-mi-lla-hir-rah-maa-nir-ra-hiim)

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

 

 

 

 

Basmalah ada dalam setiap permulaan surah dalam Al-Quran (113 surah).

 

 

 

Kecuali pada surah At-Taubah (surah ke-9) tak ada basmalah.

 

 

 

 

Al-Quran berisi 114 surah.

 

 

 

Tetapi hanya 1 surah yang tidak ada basmalah pada permulaannya.

 

 

 

Yaitu surah At-Taubah (surah ke-9).

 

 

 

Basmalah jumlahnya sama dengan jumlah surah dalam Al-Quran, yaitu sebanyak 114.

 

 

 

 

Dalam surah An-Naml (surah ke-27) basmalah muncul 2 kali.

 

 

 

Yaitu pada awal surah dan pada ayat ke-30 dari 97 ayat.

 

 

 

Al-Quran surah An-Naml (surah ke-27) ayat 30.

 

 

 

إِنَّهُ مِنْ سُلَيْمَانَ وَإِنَّهُ بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

 

 

(innahu min Sulaimana wa innahu bismillahir rohmanir rohim)

 

 

 

Sesungguhnya surat itu, dari Sulaiman dan sesungguhnya (isi) nya: “Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang”.

 

 

 

 

Membaca basmalah di awal surah Al-Fatihah dalam salat ada 3 model, yaitu:

 

1.              Basmalah dibaca “sirr” (pelan) dalam salat.

 

 

 

2.              Basmalah dibaca “jahar” (keras) dalam salat.

 

 

 

3.              Tak perlu membaca Basmalah pada salat fardu.

 

Ketika membaca Al-Fatihah dan awal surah lainnya.

 

 

Tetapi boleh baca basmalah dalam salat nafilah (sunah).

 

 

 

IMAM HANAFI

 

 

1.      Harus mengucapkan basmalah saat membaca Al-Fatihah dalam salat secara “sirr” (lembut) pada setiap rakaat.

 

 

2.      Lebih baik mengucapkan basmalah ketika akan membaca surah dalam salat.

 

 

IMAM SYAFII

 

 

1.              Wajib mengucapkan basmalah secara “jahar” (keras) pada salat “jahar” (Magrib, Isa, dan Subuh).

 

 

2.              Mengucapkan basmalah dengan “sir” (pelan) pada salat “sir” (Zuhur danAsar).

 

 

 

IMAM HAMBALI

1.              Harus mengucapkan basmalah dengan “sirr” (pelan) dalam semua salat.

 

 

2.              Tetapi tidak disunahkan mengucapkan basmalah dengan “jahr” (keras) dalam salat.

 

 

 

 

 

 

Daftar Pustaka

1.      Somad, Abdul. E-book Tafaqquh 77 Tanya-Jawab Seputar Salat.

2.      Somad, Abdul. E-book Tafaqquh 99 Tanya-Jawab Seputar Salat.

3.      Somad, Abdul. E-book Tafaqquh 37 Tanya-Jawab Masalah Populer.

4.      Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2

5.      Tafsirq.com online

 

 

 

8659. MEMAHAMI BACAAN BASMALAH

 


MEMAHAMI BACAAN BASMALAH

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M

 

 

 

 

 

Basmalah (menurut KBBI V) dapat diartikan ”ucapan pembukaan Al-Quran, yaitu bismillah”.

Lengkapnya lafaz basmalah adalah “bismillaahi ar-rahmaani ar-rahiimi”.

 

 

 

Lafaz basmalah.

 

 

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

 

 (Bis-mi-lla-hir-rah-maa-nir-ra-hiim)

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

 

 

 

 

Basmalah ada dalam setiap permulaan surah dalam Al-Quran (113 surah).

 

 

 

Kecuali pada surah At-Taubah (surah ke-9) tak ada basmalah.

 

 

 

 

Al-Quran berisi 114 surah.

 

 

 

Tetapi hanya 1 surah yang tidak ada basmalah pada permulaannya.

 

 

 

Yaitu surah At-Taubah (surah ke-9).

 

 

 

Basmalah jumlahnya sama dengan jumlah surah dalam Al-Quran, yaitu sebanyak 114.

 

 

 

 

Dalam surah An-Naml (surah ke-27) basmalah muncul 2 kali.

 

 

 

Yaitu pada awal surah dan pada ayat ke-30 dari 97 ayat.

 

 

 

Al-Quran surah An-Naml (surah ke-27) ayat 30.

 

 

 

إِنَّهُ مِنْ سُلَيْمَانَ وَإِنَّهُ بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

 

 

(innahu min Sulaimana wa innahu bismillahir rohmanir rohim)

 

 

 

Sesungguhnya surat itu, dari Sulaiman dan sesungguhnya (isi) nya: “Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang”.

 

 

 

 

Membaca basmalah di awal surah Al-Fatihah dalam salat ada 3 model, yaitu:

 

1.              Basmalah dibaca “sirr” (pelan) dalam salat.

 

 

 

2.              Basmalah dibaca “jahar” (keras) dalam salat.

 

 

 

3.              Tak perlu membaca Basmalah pada salat fardu.

 

Ketika membaca Al-Fatihah dan awal surah lainnya.

 

 

Tetapi boleh baca basmalah dalam salat nafilah (sunah).

 

 

 

IMAM HANAFI

 

 

1.      Harus mengucapkan basmalah saat membaca Al-Fatihah dalam salat secara “sirr” (lembut) pada setiap rakaat.

 

 

2.      Lebih baik mengucapkan basmalah ketika akan membaca surah dalam salat.

 

 

IMAM SYAFII

 

 

1.              Wajib mengucapkan basmalah secara “jahar” (keras) pada salat “jahar” (Magrib, Isa, dan Subuh).

 

 

2.              Mengucapkan basmalah dengan “sir” (pelan) pada salat “sir” (Zuhur danAsar).

 

 

 

IMAM HAMBALI

1.              Harus mengucapkan basmalah dengan “sirr” (pelan) dalam semua salat.

 

 

2.              Tetapi tidak disunahkan mengucapkan basmalah dengan “jahr” (keras) dalam salat.

 

 

 

 

 

 

Daftar Pustaka

1.      Somad, Abdul. E-book Tafaqquh 77 Tanya-Jawab Seputar Salat.

2.      Somad, Abdul. E-book Tafaqquh 99 Tanya-Jawab Seputar Salat.

3.      Somad, Abdul. E-book Tafaqquh 37 Tanya-Jawab Masalah Populer.

4.      Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2

5.      Tafsirq.com online

 

 

 

8658. HURUF QASAM WA TA BA PADA BAHASA ARAB

 


HURUF QASAM WA TA BA PADA BAHASA ARAB

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M

 

 

 

 

 

 

 

Pengertian huruf jer.

 

 

حُرُوْفُالْجَرِّ Huruf jer adalah huruf dalam bahasa Arab yang membuat kata sesudahnya secara umum berubah menjadi berharakat akhir kasrah.

 

 

 

 

Hurufjer (dalam bahasa Arab) sama dengan “preposition” (dalam bahasa Inggris) atau “kata depan” (dalam bahasa Indonesia).

 

 

 

Huruf jer dalam bahasa Arab akan membuat kalimat setelahnya berharakat kasrah.

 

 

 

Sehingga huruf jer ini adalah salah satu ciri kalimat isim (kata benda).

 

 

 

 

Jika dalam sebuah kalimat ada huruf jer, maka kalimat itu adalah kalimat isim (kata benda).

 

 

 

Ada 17 Huruf Jer.

1)     مِنْ ~ min  = dari

 

2)     إِلىَ ~ ilaa = ke

 

3)     عَنْ~ 'an = dari

 

4)     عَلىَ ~ 'alaa = atas

 

5)     فِى ~ fii = di, di dalam

 

6)     رُبَّ ~ rubba = terkadang/betapatidak/sedikit

 

7)     بِ ~ bi = dengan

 

8)     كَ ~ ka =seperti

 

9)     لِ ~  li = untuk/milik

 

10)              حَتَّىhatta = (sampai)

 

11)              (وَ)wa =(wawusumpah/qosam)

 

12)              (تَ)ta = (ta sumpah/qosam)

 

13)              dan 14)   مُنْذُ“mundzu”  danمُذْ“mudz”   (sejak)

 

 

14)              15) , 16) dan 17) عَدَ“ada”   خَلاَ“kho-la” danحَاشَا“ha-sya”  (selain/kecuali)

 

 

 

 

Huruf jer “hat-taa” حَتَّى   (sampai) dapat dimasukkan dalam isim (kata benda) atau fi’il (kata kerja).

 

 

 

Jika “hatta” حَتَّى (sampai) dimasukkan dalam isim (kata benda), maka berfungsi sebagai huruf jer.

 

 

 

Jika “hatta” حَتَّى  (sampai) dimasukkan dalam fi’il (kata kerja), maka berfungsi sebagai huruf penashob (membuat berbentuk manshub/fathah).

 

 

 

Huruf Qasam (sumpah) ada 3, yaitu:  “wa”, “ta”, dan “ba”   وَ,   تَ, ب   yang semuanya diartikan “demi”.

 

 

 

1.      بِاللهِ (bil-laa-hi) = (Demi Allah)

 

2.      تَاللهِ (tal-laa-hi)= (Demi Allah).

 

 

3.      وَالله (wal-laa-hi) = (Demi Allah)

 

 

 

Contoh penggunaan “hatta” حَتَّى  (sampai) yang dimasukkan dalam fi’il (kata kerja),  sehingga berfungsi sebagai huruf penashob (membuat berbentuk manshub/fathah).

 

 

 

 

اِجْتَهِدْحَتَّىتَصِلَإِلَىمَاتَرْجُوْ    (ij-ta-hid hat-taa ta-shi-la i-laamaa tar-juu) = (Bersungguh-sungguhlah sampai engkau mencapai apa yang engkau harapkan)

 

 

 

Secara penggunaan bahasa bahwa huruf qasam (sumpah) “ta” تَ hanya boleh dipakai untuk lafzhuljalalah Allah.

 

 

 

Huruf qasam (sumpah) “wa” dan “bi”,  وَ, dan  ب  boleh dipakai untuk selain lafzhuljalalah Allah.

 

 

Tetapi secara syar’i, sumpah hanya boleh ditujukan kepada Allah saja.

 

 

 

Dan tidak boleh bersumpah selain atas nama Allah.

 

 

 

 

 

Daftar Pustaka.

1.      Tim Badar Online Wisma Misfallah ThalabulIlmi (MTI), Pogung Kidul 8C, RT 01/RW 49, Sinduadi, Mlati, Sleman, Yogyakarta, 55284

2.      E-mail: onlinebadar@yahoo.com