KENAPA
BURUNG PELATUK TAK SAKIT KEPALA
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM
BURUNG PELATUK DI QURAN
1)
Burung pelatuk
(woodpecker)
2)
Tak disebut Al-Qur’an.
3)
Al-Qur’an sebut burung
4)
Tanda kekuasaan Allah
5)
Bahan renungan manusia.
A.
Burung tanda kekuasaan
Allah
QS. An-Nahl (16): 79
أَلَمْ يَرَوْا۟ إِلَى ٱلطَّيْرِ
مُسَخَّرَٰتٍ فِى جَوِّ ٱلسَّمَآءِ مَا يُمْسِكُهُنَّ إِلَّا ٱللَّهُ ۗ إِنَّ فِى
ذَٰلِكَ لَءَايَٰتٍ لِّقَوْمٍ يُؤْمِنُونَ
Tidakkah mereka
memperhatikan burung-burung yang dimudahkan terbang di angkasa bebas. Tidak ada
yang menahannya selain Allah.
Sesungguhnya pada yang demikian benar-benar ada tanda (kebesaran Tuhan) bagi
orang-orang beriman.
Catatan.
1)
Ayat ini cakup semua
jenis burung.
2)
Termasuk burung pelatuk.
B.
Burung bertasbih kepada
Allah
QS. An-Nur (24): 41
أَلَمْ تَرَ أَنَّ ٱللَّهَ
يُسَبِّحُ لَهُۥ مَن فِى ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ وَٱلطَّيْرُ صَٰٓفَّٰتٍ ۖ
كُلٌّ قَدْ عَلِمَ صَلَاتَهُۥ وَتَسْبِيحَهُۥ ۗ وَٱللَّهُ عَلِيمٌۢ بِمَا
يَفْعَلُونَ
Tidakkah kamu tahu bahwa
Allah: kepada-Nya bertasbih apa yang di langit dan di bumi dan (juga) burung
dengan mengembangkan sayapnya. Masing-masing tahu (cara) salat dan tasbihnya,
dan Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan.
Catatan.
1)
Tiap burung punya sistem
hidup dan perilaku
2)
Bentuk taat pada Allah.
C.
Burung pelajaran bagi
manusia
QS. Al-Mulk (67): 19
أَوَلَمْ يَرَوْا۟ إِلَى ٱلطَّيْرِ
فَوْقَهُمْ صَٰٓفَّٰتٍ وَيَقْبِضْنَ ۚ مَا يُمْسِكُهُنَّ إِلَّا ٱلرَّحْمَٰنُ ۚ
إِنَّهُۥ بِكُلِّ شَىْءٍۭ بَصِيرٌ
Dan apakah mereka tidak
memperhatikan burung-burung yang mengembangkan dan mengatupkan sayapnya di atas
mereka? Tidak ada yang menahannya (di udara) selain Yang Maha Pemurah.
Sesungguhnya Dia Maha Melihat segala sesuatu.
Catatan.
1)
“Tidakkah mereka perhatikan
burung-burung di atas mereka, mengembangkan dan mengatupkan sayapnya…”
2)
Al-Qur’an ajak
manusia amati alam.
3)
Termasuk cara burung
hidup.
D.
Hubungan dengan burung
pelatuk
Burung pelatuk.
1)
Tak disebut namanya.
2)
Perilaku burung pelatuk
3)
Sesuai pesan Qur’an:
4)
Punya desain kepala kuat
5)
Saat mematuk pohon.
6)
Sistem tubuhnya
7)
Bukti teliti ciptaan
Allah.
8)
Contoh ayat kauniah
9)
Tanda Allah di alam.
Artinya:
1)
Qur’an tak sebut spesies
satu per satu.
2)
Tapi ajak manusia meneliti
seluruh makhluk.
3)
Termasuk burung pelatuk.
Burung
1)
Terutama burung pelatuk (woodpecker)
2)
Mematuk pohon ribuan kali
3)
Dalam 1 hari
4)
Tanpa otaknya rusak
5)
Allah
ciptakan tubuhnya
6)
Desain biologis sangat khusus.
Para
ilmuwan temukan “sistem pelindung alami”
Pada
tubuhnya.
1.
Tengkoraknya seperti peredam kejut
1)
Tulang kepala burung pelatuk
2)
Tak keras kaku seperti manusia
3)
Tapi punya struktur berlapis
4)
Yang bisa:
a.
Menyerap getaran
b.
Menyebarkan energi benturan
c.
Mengurangi guncangan ke otak
5)
Benturan tak langsung kena otak.
2.
Lidahnya melilit tengkorak (unik sekali)
1)
Ini bagian menakjubkan.
2)
Lidah burung pelatuk sangat panjang.
3)
Lidah itu:
a.
melingkar dari paruh
b.
melewati belakang kepala
c.
bahkan sampai ke atas tengkorak
4)
Fungsinya sabuk pengaman alami
5)
Menahan otak
6)
Agar tak bergerak saat mematuk.
3.
Ada “sabuk pengaman” di mata
1)
Burung pelatuk punya membran khusus pada
mata
2)
Seperti selaput pelindung:
a.
Menutup sepersekian detik saat mematuk
b.
Menjaga mata dan otak dari tekanan
berlebih
4.
Paruhnya dirancang menyerap benturan
1)
Paruh bagian luar keras
2)
Tapi bagian dalam elastis.
3)
Akibatnya:
a.
energi benturan diserap paruh dulu
b.
tak langsung diteruskan ke kepala
1)
Mirip helm keselamatan manusia.
5.
Otaknya kecil dan rapat
1)
Otak burung pelatuk:
a.
ukurannya kecil
b.
hampir tak punya ruang kosong dalam
tengkorak
2)
Karena tak “mengambang”
3)
Otak tak terbentur dinding tengkorak
4)
Seperti gegar otak pada manusia.
E. Fakta
ilmiah menarik
1)
Burung pelatuk
2)
Bisa mematuk:
a.
10–20 kali per detik
b.
Dengan gaya benturan hingga 1000 gram
c.
Lebih kuat dari batas aman manusia.
3)
Jika manusia melakukan hal sama.
4)
Maka otak alami cedera serius.
Kesimpulan
Burung
tak rusak otaknya
Sebab punya
5 sistem perlindungan
1)
Tengkorak peredam getaran
2)
Lidah seperti sabuk pengaman
3)
Pelindung mata otomatis
4)
Paruh penyerap benturan
5)
Otak kecil dan stabil
Semua
bekerja bersamaan
setiap kali mematuk pohon.
F.
Kenapa burung pelatuk
Tak sakit kepala?
1)
Burung pelatuk tak sakit kepala
2)
Meskipun mematuk pohon sangat keras
3)
Sebab tubuhnya punya sistem
perlindungan alami
4)
Membuat benturan hampir tak terasa oleh
otaknya.
Penjelasan:
1.
Benturan tak sampai ke otak
1)
Saat burung pelatuk mematuk.
2)
Energi benturan diserap paruh dan
tulang kepala.
3)
Tak langsung ke otak.
4)
Struktur tulangnya seperti:
a.
lapisan keras di luar
b.
lapisan lebih lentur di dalam
c.
Seperti peredam kejut (shock absorber).
2.
Lidahnya seperti sabuk pengaman
1)
Lidah burung pelatuk sangat panjang
dan melilit tengkoraknya.
2)
Fungsinya:
a.
Menahan posisi otak
b.
Mengurangi gerakan otak saat benturan
3)
Otak tak “terguncang”.
4)
Tak timbul rasa sakit.
3.
Otot dan pelindung mata menstabilkan
kepala
1)
Setiap kali mematuk:
a.
Mata tertutup sepersekian detik
b.
Otot kepala menegang otomatis
2)
Menjaga tekanan di kepala tetap
stabil.
4.
Gaya pukulan lurus (tidak memutar)
1)
Burung pelatuk mematuk sangat lurus ke
depan.
2)
Manusia biasanya cedera otak
3)
Sebab benturan berputar (rotasi).
4)
Burung pelatuk hampir tak alami
gerakan putar.
5)
Risiko cedera sangat kecil.
5.
Otaknya kecil dan rapat
1)
Otaknya:
a.
Kecil
b.
Menempel rapat di tengkorak
2)
Tak ada ruang untuk “terbentur”.
3)
Seperti otak manusia saat gegar otak.
Intinya
Burung pelatuk tak sakit kepala
Karena:
1)
Benturan diserap sebelum sampai otak
2)
Otak ditahan agar tak bergerak
3)
Pukulan stabil tanpa putaran
4)
Struktur kepala khusus anti-guncangan
Bagi burung pelatuk
1)
Mematuk pohon itu
2)
Seperti manusia
3)
Mengetuk meja dengan jari.
4)
Aktivitas normal
5)
Tak menyakitkan.
1) Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.
2) Tafsirq.com
3) ChatGPT



.png)