Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Monday, February 15, 2021

8643. BEDANYA HUKUM DAN SIKAP HUKUM

 


BEDANYA HUKUM DAN SIKAP HUKUM

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

 

 

 

 

 

 

 

 

Umat Islam diharapkan dapat membedakan antara hukum dengan sikap hukum.

 

 

 

 

Hukum adalah aturan yang sesuai dengan tuntunan aslinya.

 

 

 

Hukum harus disampaikan sesuai dengan aslinya.

 

 

 

Dan tidak boleh hanya disesuaikan dengan selera dirinya sendiri/golongannya saja.

 

 

 

 

Sikap hukum adalah pilihan orang dari berbagai pilihan hukum yang ada.

 

 

 

Misalnya, tentang gerakan anggota tubuh umat Islam dalam salat dari posisi iktidal ke posisi sujud .

 

 

 

 

Ada 2 macam hukum yang disampaikan oleh para ulama tentang gerakan salat dari posisi iktidal ke posisi sujud.

 

 

 

1)    Pendapat ke-1:

 

Dengan meletakkan kedua lutut ke lantai terlebih dahulu, baru diikuti meletakkan kedua telapak tangan ke lantai.

 

 

 

2)   Pendapat ke-2:

 

 

Dengan meletakkan kedua telapak tangan ke lantai terlebih dahulu, baru diikuti meletakkan kedua lutut ke lantai.

 

 

 

 

Hukum ke-1:

 

 

Meletakkan kedua lutut ke lantai terlebih dahulu, lalu diikuti meletakkan kedua telapak tangan ke lantai.

 

 

 

 Hukum ke-2:

 

 

 

Meletakkan kedua telapak tangan ke lantai terlebih dahulu, lalu diikuti meletakkan kedua lutut ke lantai.

 

 

 

 

 

Sikap hukum adalah memilih salah 1 dari 2 cara itu.

 

 

 

 

Sikap memilih 1 model dari 2 model itu disebut sikap hukum.

 

 

 

Sikap memilih salah 1 dari 2 model itu benar, karena keduanya benar.

 

 

 

Orang memilih hukum ke-1 tidak boleh mengharamkan orang lain yang memilih hukum ke-2, dan sebaliknya.

 

 

 

 

Misalnya: Hukum musik.

 

 

 

Musik adalah segala suara yang menghasilkan irama.

 

 

 

 

Musik dibagi 2 kelompok.

 

1.         Musik tidak pakai alat.

2.       Musik pakai alat.

 

 

 

 

Syair termasuk musik tidak pakai alat dan hanya berupa suara manusia saja.

 

 

 

 

Para ulama berpendapat hukum syair (berupa suara) terbagi 2 golongan :

 

 

 

 

1.   Syair hukumnya halal.

 

 

Jika syairnya berisi kebaikan dan mengajak orang berbuat amal kebaikan.

 

 

 

Syair hukumnya haram.

 

 

Jika syairnya berisi kejelekan dan mengajak berbuat negatif.

 

 

 

 

Para ulama membagi musik pakai alat 2 kelompok:

 

 

1.     Musik tanpa nada.

 

 

Misalnya: rebana, jidor, kentongan, drum dan sejenisnya.

 

 

 

2.  Musik dengan nada.

 

 

Misalnya: gitar, organ, piano, biola, dan semacamnya.

 

 

 

 

Sebagian ulama berpendapat semua alat musik hukumnya mubah (diperbolehkan).

 

 

 

 

 Sebagian ulama berpendapat semua alat musik yang mempunyai nada.

 

 

 

Misalnya: gitar, organ, piano, biola, dan sejenisnya hukumnya makruh.

 

 

 

 

 

Para ulama berpendapat semua alat manusia, hukum aslinya mubah (netral) tergantung penggunaannya.

 

 

 

 

Misalnya: pisau, panah, senjata, dan termasuk alat musik.

 

 

 

 

Al-Quran Asy-Syuara (surah ke-26) ayat 224.

 

 

 

وَالشُّعَرَاءُ يَتَّبِعُهُمُ الْغَاوُونَ

      أَلَمْ تَرَ أَنَّهُمْ فِي كُلِّ وَادٍ يَهِيمُونَ

وَأَنَّهُمْ يَقُولُونَ مَا لَا يَفْعَلُونَ

 

      

 

 

Dan penyair-penyair itu diikuti oleh orang-orang yang sesat. Tidakkah kamu melihat bahwasanya mereka mengembara di tiap-tiap lembah, dan bahwasanya mereka suka mengatakan apa yang mereka sendiri tidak mengerjakan (nya)?

 

 

 

 

 

Daftar Pustaka

 

 

1.                     Youtube Ustad Adi Hidayat, Lc. MA

2.                   Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2

3.                   Tafsirq.com online

 

 

8642. MAZHAB MALIKI JILATAN ANJING DAN KUCING HARUS DICUCI

 


MAZHAB MALIKI JILATAN ANJING DAN KUCING HARUS DICUCI

Oleh: Drs. H. M. YusronHadi, M.M

 

 

 

 

 

 

Hukumya memelihara anjing tanpa keperluan.

 

 

Jika tanpa ada keperluan, maka memelihara anjing di dalam rumah hukumnya haram.

 

 

 

Rasulullah bersabda,

 

 

 

”Jika anjing menjilat bejana kamu, maka cuci 7 kali, salah satunya dengan tanah.”

 

 

 

 

Rasulullah bersabda,

 

 

 

 

”Malaikat Jibril datang kepadaku, ia berkata kepadaku:

 

 

 

Tadi malam saya datang kepadamu.

 

 

 

Tapi tidak jadi masuk karena di pintu rumahmu ada patung, korden bergambar, dan ada anjing.

 

 

 

 

Maka perintahkan agar kepala patung dipotong dijadikan seperti pohon.

 

 

 

Korden  dipotong untuk 2 bantal yang diduduki, dan anjing agar dikeluarkan.

 

 

 

Hukum memelihara anjing dengan keperluan.

 

 

Memelihara anjing hukumnya mubah (boleh) untuk:

 

 

1)    Menjaga rumah.

 

2)    Menjaga tanaman.

 

3)    Menjaga hewan ternak.

 

4)    Berburu.

 

 

Rasulullah bersabda,

 

 

 

”Barang siapa memelihara anjing bukan pemburu, menjaga tanaman, dan binatang.

 

 

 

Maka pahalanya akan berkurang setiap hari satu qirat.”.

 

 

 

 

Sebagian ulama berpendapat memelihara anjing di rumah hukumnya makruh, bukan haram.

 

 

 

 

Rasulullah melarang umat lslam membunuh anjing.

 

 

 

 

Rasulullah bersabda,

 

 

 

 

”Andaikan anjing bukan umat seperti umat yang lain, niscaya saya perintahkan untuk dibunuh.”

 

 

 

 

 

Al-Quran surah Al-An’am (surah ke-6) ayat 38.

 

 

 

 

وَمَا مِن دَآبَّةٍ فِى ٱلْأَرْضِ وَلَا طَٰٓئِرٍ يَطِيرُ بِجَنَاحَيْهِ إِلَّآ أُمَمٌ أَمْثَالُكُم ۚ مَّا فَرَّطْنَا فِى ٱلْكِتَٰبِ مِن شَىْءٍ ۚ ثُمَّ إِلَىٰ رَبِّهِمْ يُحْشَرُونَ

 

 

 

Dan tidaklah hewan yang ada di bumi dan burung yang terbang dengan kedua sayapnya, melainkan umat (juga) seperti kamu. Tidaklah Kami alpakan sesuatu pun dalam Kitab, kemudian kepada Tuhan mereka dihimpunkan.

 

 

 

 

 

Rasulullah berkisah tentang seorang pria yang melihat anjing kehausan di padang pasir.

 

 

 

Kemudian pria itu mengambil air dari sumur dengan sepatunya untuk memberi minum anjing itu sampai puas.

 

 

 

Rasulullah bersabda,

 

 

 

 

”Allah berterima kasih kepada orang yang memberi air minum anjing yang kehausan itu dan mengampuni dosanya.”

 

 

 

 

Hukum najis anjing 4 mazhab.

 

 

Mazhab Hanafi:

 

1)    Jilatan anjing adalah najis.

 

2)    Harus dibasuh 7 kali, yang 1 kali dicampur tanah.

 

 

Mazhab Maliki:

 

1)    Jilatan anjing adalah TIDAK najis.

 

2)    Piring bekas jilatan anjing harus dibersihkan.

 

3)    Piring bekas jilatan kucing, kambing, dan sapi juga harus dibersihkan.

 

 

 

Mazhab Syafii:

 

1)    Jilatan anjing adalah najis.

 

2)    Harus dibasuh 7 kali, yang 1 kali dicampur tanah.

 

 

Mazhab Hambali:

 

 

1)    Jilatan anjing adalah najis.

 

 

 

 

2)    Harus dibasuh 7 kali, yang 1 kali dicampur tanah.

 

 

Daftar Pustaka.

 

1.      Mughniyah, Muhammad Jawad. Fiqih 5 Mazhab. PenerbitLentera Jakarta, 2007)

2.      Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2

3.      Tafsirq.com online.