Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Monday, February 12, 2024

32419. TAK SUKA DURTY VOTE PEMILU CURANG BUAT FILM TANDINGAN

 


TAK SUKA DIRTY VOTE PEMILU CURANG BUAT FILM TANDINGAN

Oleh Drs HM Yusron Hadi, MM

 

 

 

 

Todung Mulya Lubis

Apresiasi film ‘Dirty Vote’.

 

Beri gambaran pada rakyat.

Terkait potensi curang.

Pada Pemilu 2024.

 

Film ‘Dirty Vote’.

Durasi hampir 2 jam.

 

Tampilkan 3 pakar

 

1)        Ahli hukum tata negara.

2)        Sangat berintegritas.

3)        Punya reputasi baik.

 

Yaitu:

1)        Zaenal Arifin Mochtar.

2)        Feri Amsari.

3)        Bivitri Susanti.

 

Mereka jelaskan.

Tentang kecurangan.

 

1)        Sudah terjadi.

2)        Jelang Pemilu Legislatif .

3)        Pilpres 14 Februari 2024.

 

Todung ingatkan.

Pihak tertentu.

 

1)        Jangan baper (bawa perasaan).

2)        Jangan alergi kritik.

 

3)        Jangan lapor polisi.

4)        Tapi dibantah dengan film lain.

 

5)        Dibantah dengan argumen yang baik.

6)        Kritik dibalas kritik.

 

7)        Jangan lapor polisi.

8)        Kriminalisasi membunuh demokrasi.

 

9)        Hambat kreatif.

10)  Matikan industri kreatif.

 

“Banyak orang baperan.

Kalau dikritik.

 

Sikap ini berbahaya.

Jika tidak setuju film itu.

 

Bantah dengan film lain.

Atau dengan argumen yang baik.

 

Kritik dibalas dengan kritik.

 Jangan melaporkan ke polisi.

 

Kriminalisasi membunuh demokrasi.

Menghambat kreativitas.

Mematikan industri kreatif,” tegasnya.

 

Minggu, 11 Februari 2024.

 

Todung katakan.

Pendidikan politik, ‘Dirty Vote’.

 

Bagus beri literasi politik.

Pahami dinamika yang terjadi.

 

“Anda boleh tidak setuju.

Dengan ‘Dirty Vote’.

 

Tapi film ini membantu.

1)        Mengedukasi.

2)        Meningkatkan literasi politik.

 

3)         Bangsa kita bisa kuat.

Karena punya demokrasi.

 

 

4)        Demokrasi jadi taruhan.

Bagi bangsa dan negara.

 

 

(Sumber Todung Mulia Lubis)

32415. PEMBELI SEPEDA MOTOR TURUN RAKYAT TAK MAKMUR

 



PEMBELI SEPEDA MOTOR TURUN RAKYAT TAK MAKMUR

Oleh Drs HM Yusron Hadi, MM

 

 

 

Badan Pusat Statistik (BPS).

Pada akhir tahun 2022.

 

Ada 125,3 juta unit motor.

Di Indonesia.

 

Tahun 2022.

Nama 10 Provinsi.

 

Jumlah sepeda motor terbanyak.

 

1)        Jawa Timur: 20,7 juta unit

2)        Jawa Tengah: 17,5 juta unit

 

3)        DKI Jakarta: 17,3 juta unit

4)        Jawa Barat: 13,4 juta unit

 

5)        Sumatera Utara: 6,3 juta unit

6)        Bali: 3,9 juta unit

 

7)        Sulawesi Selatan: 3,89 juta unit

8)        Riau: 3,6 juta unit

 

9)        Lampung: 3,4 juta unit

10)  Sumatra Selatan: 3,3 juta unit

 

Tahun 2022.

Nama 10 Provinsi.

Jumlah sepeda motor paling sedikit.

 

1)        Kalimantan Utara: 159,8 ribu unit

2)        Maluku Utara: 292,8 ribu unit

 

3)        Maluku: 306,2 ribu unit

4)        Papua Barat: 319,9 ribu unit

 

5)        Sulawesi Barat: 357,4 ribu unit

6)        Papua: 416,0 ribu unit

 

7)        Gorontalo: 426,2 ribu unit

8)        Sulawesi Tenggara: 813,3 ribu unit

 

9)        Sulawesi Utara: 848,2 ribu unit

10)  Nusa Tenggara Timur: 889,6 ribu unit

 

Pertumbuhan jumlah motor.

Indikasi penguatan.

 

1)                Kinerja industri otomotif.

2)                Daya beli warga.

 

Dampak positif.

Tambah sepeda motor .

 

Bantu pergerakan.

1)        Orang.

2)        Barang.

 

3)        Jasa.

4)        Dorong ekonomi tumbuh.

 

Dampak dampak negatif.

Jumlah sepeda motor.

 

1)                Macet.

2)                Polusi udara.

3)                Konsumsi BBM.

 

Tom Lembong jelaskan.

Dalam 10 tahun.

 

Penjualan sepeda motor turun.

Jumlah rakyat makmur.

Terus turun.

 

Dalam 10 tahun terakhir.

Kelas menengah

 

Tak berkembang.

Atau stagnan.

 

Tanda paling tepat.

Jumlah sepeda motor," ujar Tom Lembong.

 

Jumat (9/2/2024)

 

Menurut Tom Lembong.

1)                Dalam 10 tahun terakhir.

2)                Pemerintah gagal.

 

3)                Kelas menengah tak berkembang.

4)                Atau stagnan.


Tom paparkan.

Data realita lebih akurat.

Dibanding Produk Domestik Bruto (PDB).

 

Tom Lembong katakan.

Tahun 2013.

 

Puncak penjualan sepeda motor.

Terjual 7,9 juta unit.

 

Tapi dari tahun ke tahun.

Terus menurun.

 

Tahun 2022.

Sepeda motor.

Terjual sekitar 5 juta unit.

 

Data penjualan sepeda motor.

Di Indonesia.

 

Tahun 2013-2023

 

1)        Tahun 2013: 7.743.879 unit

2)        Tahun 2014: 7.867.195 unit

 

3)        Tahun 2015: 6.480.155 unit

4)        Tahun 2016: 5.931.285 unit

 

5)        Tahun 2017: 5.886.103 unit

6)        Tahun 2018: 6.383.108 unit

 

7)        Tahun 2019: 6.487.460 unit

8)        Tahun 2020: 3.660.616 unit

 

9)        Tahun 2021: 5.057.516 unit

10)  Tahun 2022: 5.221.470 unit

11)  Tahun 2023: 6.236.992 unit



(sumber Tom Lembong)