Sunday, January 7, 2018

620. BIDAH

MEMAHAMI BID’AH
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M


      Beberapa orang bertanya,”Mohon dijelaskan tentang masalah bid’ah menurut para ulama?” Ustad Abdul Somad menjelaskannya.
     Jabir bin Abdillah berkata, “Ketika Rasulullah menyampaikan khutbah, kedua mata beliau memerah, suaranya keras, marahnya kuat, seakan-akan sedang memberikan  peringatan kepada pasukan perang, Rasulullah bersabda, ‘Dia yang telah menjadikan kamu hidup di waktu pagi dan petang’. Kemudian Rasulullah bersabda lagi, ‘Aku diutus, hari kiamat seperti ini’ . Rasulullah mendekatkan dua jarinya, yaitu jari telunjuk dan jari tengah. Kemudian Rasulullah bersabda, ‘Sesungguhnya sebaik-baik cerita  adalah  kitab  Allah  (Al-Quran).  Sebaik-baik  petunjuk  adalah  petunjuk  Muhammad. Seburuk-buruk perkara adalah perkara yang dibuat-buat. Dan tiap-tiap perkara yang dibuat-buat itu adalah “dhalalah” (sesat )’.” (HR. Muslim).
      Irbadh bin Sariyah berkata, “Rasulullah suatu hari memberikan nasihat kepada kami setelah salat Subuh, nasihat yang sangat menyentuh, membuat air mata menetes dan hati bergetar. Seorang laki-laki berkata, ‘Sesungguhnya ini nasihat orang yang akan pergi jauh, apa yang engkau pesankan kepada kami wahai Rasulullah’. Rasulullah bersabda, ‘Aku wasiatkan kepada kalian agar bertakwa kepada Allah. Tetap mendengar dan patuh, meskipun kamu dipimpin seorang hamba sahaya berkulit hitam. Sesungguhnya orang yang hidup darimu akan melihat banyak pertikaian. Jauhi perkara yang dibuat-buat, sesungguhnya perkara yang dibuat-buat adalah dhalalah (sesat). Siapa yang mendapati itu dari kalian, maka hendaklah ia berpegang pada sunahku dan sunah Khulafaur Rasyidin yang mendapatkan hidayah. Gigitlah dengan gigi geraham’.” (HR. Abu Daud, Tirmidzi dan Ibnu Majah).
    Imam Syathibi berpendapat bahwa bid’ah adalah suatu cara/kebiasaan dalam agama  Islam, cara  yang dibuat-buat untuk menandingi syariat  Islam, tujuan melakukannya adalah sikap berlebihan dalam beribadah kepada Allah.
      Imam Izz bin Abdissalam berpendapat bahwa bid’ah adalah semua hal dan perkara yang tidak pernah dilakukan pada masa Rasulullah.
      Imam Nawawi berpendapat bahwa para ahli bahasa berkata, bid’ah adalah semua  perbuatan yang dilakukan dengan tidak pernah ada contoh sebelumnya.
      Hafizh Ibnu Hajar Asqalani berpendapat bahwa bid’ah adalah segala sesuatu yang dibuat-buat tanpa ada contoh sebelumnya, tanpa melihat sesuatu yang dibuat-buat itu terpuji atau tercela.
     Semua ulama sepakat bahwa bid’ah adalah sesuatu yang dibuat-buat, tanpa ada contoh sebelumnya, tidak diucapkan dan tidak pernah dilakukan oleh Rasulullah, sehingga mobil dan pesawat terbang adalah bid’ah, maka kita mestinya naik onta seperti Nabi.
    Yang tidak setuju berkata,”Mobil dan pesawat terbang  bukan masalah ibadah, yang dimaksud bid’ah adalah dalam masalah ibadah”, artinya terdapat bid’ah dalam urusan dunia yang dibolehkan dan bid’ah dalam urusan agama yang dilarang.
     Imam Syafi’i (150 – 204 Hijriah) membagi bid’ah menjadi dua bagian, yaitu bid’ah “mahmudah’ (terpuji) dan bid’ah “madzmumah” (tercela). Bid’ah mahmudah (terpuji) adalah bid’ah yang sesuai dengan sunah Nabi, sedangkan bid’ah “madzmumah” (tercela) adalah bid’ah yang bertentangan dengan sunah Nabi.
     Imam Baihaqi berkata bahwa Imam Syafii membagi bid’ah menjadi dua bagian, yaitu bid’ah “dalalah” (sesat) adalah hal yang dibuat-buat dan bertentangan dengan Al-Quran, sunah, atsar, atau Ijma.
     Sedangkan bid’ah “ghair madzmudah” (tidak sesat) adalah hal yang dibuat-buat dalam kebaikan yang tidak bertentangan dengan Al-Quran, sunah, atsar, atau ijma’.

Daftar Pustaka
1. Somad, Abdul. E-book Tafaqquh 77 Tanya-Jawab Seputar Salat, 2017.
2. Somad, Abdul. E-book Tafaqquh 99 Tanya-Jawab Seputar Salat, 2017.
3. Somad, Abdul. E-book Tafaqquh 37 Tanya-Jawab Masalah Populer, 2017.
4. Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2
5. Tafsirq.com online

Related Posts:

  • 601. DUDUKDUDUK DI ANTARA DUA SUJUD Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M       Beberapa orang bertanya,”Mohon dijelaskan tentang b… Read More
  • 601. DUDUKDUDUK DI ANTARA DUA SUJUD Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M       Beberapa orang bertanya,”Mohon dijelaskan tentang b… Read More
  • 600. KEPALTANGAN MENGEPAL ATAU TERBUKA Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M       Beberapa orang bertanya,”Mohon dijelaskan ketika… Read More
  • 600. KEPALTANGAN MENGEPAL ATAU TERBUKA Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M       Beberapa orang bertanya,”Mohon dijelaskan ketika… Read More
  • 601. DUDUKDUDUK DI ANTARA DUA SUJUD Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M       Beberapa orang bertanya,”Mohon dijelaskan tentang b… Read More

0 comments:

Post a Comment