Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

1. Al-Quran surah An-Nisa
(surah ke-4) ayat 3.
وَإِنْ خِفْتُمْ أَلَّا تُقْسِطُوا فِي الْيَتَامَىٰ
فَانْكِحُوا مَا طَابَ لَكُمْ مِنَ النِّسَاءِ مَثْنَىٰ وَثُلَاثَ وَرُبَاعَ ۖ فَإِنْ
خِفْتُمْ أَلَّا تَعْدِلُوا فَوَاحِدَةً أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ ۚ ذَٰلِكَ
أَدْنَىٰ أَلَّا تَعُولُوا
Dan jika kamu khawatir
tidak dapat berlaku adil terhadap (hak-hak) wanita yatim (bila kamu
mengawininya), maka kawini wanita (lain) yang kamu senangi: 2, 3, atau 4. Tetapi
jika kamu khawatir tidak dapat berlaku adil, maka (kawini) 1 orang saja, atau
budak-budak yang kamu miliki. Yang demikian itu adalah lebih dekat kepada tidak
berbuat zalim.
2. Asbabun nuzul
(penyebab turunnya) surah An-Nisan (surah ke-4) ayat 3.
1) Aisyah (istri
Rasulullah) berkata,”Ayat ini turun berkenaan dengan seorang pria yang
menguasai anak wanita yatim, kemudian dinikahinya, dan mengadakan gabungan
harta untuk berdagang dengan wanita yatim yang menjadi tanggung jawabnya.”
2) Dia menguasai semua
harta hasil perdagangannya, sehingga wanita tidak mendapat bagian apa pun.
3) Kemudian turun ayat ini.
3. Berlaku adil artinya
perlakuan yang adil dalam memenuhi kebutuhan istri, seperti pakaian, tempat,
giliran, dan lainnya yang bersifat lahiriah.
4. Islam membolehkan
poligami dengan syarat tertentu.
5. Sebelum ayat ini turun
poligami sudah banyak terjadi.
6. Para nabi sebelum Nabi
Muhammad juga menjalankan poligami.
7. Ayat ini membatasi
poligami sampai 4 istri dengan syarat tertentu.
8. Hamba sahaya dan
perbudakan dalam pengertian ini, sekarang sudah tidak ada.
Daftar Pustaka
1. Hatta, DR. Ahmad.
Tafsir Quran Per Kata, Dilengkapi dengan Asbabun Nuzul dan Terjemah. Penerbit
Pustaka Maghfirah, Jakarta 2011.
2. Al-Quran Digital,
Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2.
3. Tafsirq.com online.
0 comments:
Post a Comment