Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Monday, October 18, 2021

11300. KISAH ASHABUL KAHFI DALAM AL-QURAN

 







KISAH ASHABUL KAHFI DALAM AL-QURAN

Oleh: Drs. H.M. Yusron Hadi, M.M.

 

 

Ashabul Kahfi adalah kisah 7 pemuda tertidur lelap dalam gua.

 

Selama 309 tahun Hijriah.

Atau 300 tahun Masehi.

 

Mereka melarikan diri dari kejamnya Raja Dikyanus.

 

Kisah ini bersumber dalam Al-Quran.

Yaitu surah Al-Kahfi (surah ke-18).

 

Menurut sejarahwan Islam, mereka bernama:

1.       Maxalmena.

2.      Martinus.

3.      Kastunus.

4.      Bairunus.

5.      Danimus.

6.      Yathbunus.

7.      Thamlika.

8.      Dan 1 ekor anjing bernama Kithmir.

 

Anjing itu dipercaya satu-satunya anjing masuk surga.

 

Banyak yang berpendapat sejarah ini terjadi di Suriah.

 

Tapi ada beberapa ahli yang berpendapat.

Mereka berasal dari Yordania.

 

 

Al-Quran surah Al-Kahfi (surah ke-18) ayat 9-13.

 

 

أَمْ حَسِبْتَ أَنَّ أَصْحَابَ الْكَهْفِ وَالرَّقِيمِ كَانُوا مِنْ آيَاتِنَا عَجَبًا

إِذْ أَوَى الْفِتْيَةُ إِلَى الْكَهْفِ فَقَالُوا رَبَّنَا آتِنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً وَهَيِّئْ لَنَا مِنْ أَمْرِنَا رَشَدًا

فَضَرَبْنَا عَلَىٰ آذَانِهِمْ فِي الْكَهْفِ سِنِينَ عَدَدًا

ثُمَّ بَعَثْنَاهُمْ لِنَعْلَمَ أَيُّ الْحِزْبَيْنِ أَحْصَىٰ لِمَا لَبِثُوا أَمَدًا

 

Atau kamu mengira bahwa orang-orang yang mendiami gua dan (yang punya) raqim itu, mereka termasuk tanda kekuasaan Kami yang mengherankan?

Ingatlah tatkala para pemuda mencari tempat berlindung ke dalam gua lalu mereka berdoa, “Wahai Tuhan kami, berikan rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakan bagi kami, petunjuk yang lurus dalam urusan kami (ini)”.

Kami tutup telinga mereka beberapa tahun dalam gua itu, kemudian Kami bangunkan mereka, agar Kami mengetahui yang mana di antara kedua golongan itu yang lebih tepat dalam menghitung berapa lamanya mereka tinggal (dalam gua itu)?

Kami ceritakan kisah mereka kepadamu (Muhammad) dengan sebenarnya. Sesungguhnya mereka adalah para pemuda yang beriman kepada Tuhan dan Kami tambahkan kepada mereka petunjuk.

 

 

Al-Quran surah Al-Kahfi (surah ke-18) ayat 16-17.

 

وَإِذِ اعْتَزَلْتُمُوهُمْ وَمَا يَعْبُدُونَ إِلَّا اللَّهَ فَأْوُوا إِلَى الْكَهْفِ يَنْشُرْ لَكُمْ رَبُّكُمْ مِنْ رَحْمَتِهِ وَيُهَيِّئْ لَكُمْ مِنْ أَمْرِكُمْ مِرْفَقًا

 

۞ وَتَرَى الشَّمْسَ إِذَا طَلَعَتْ تَزَاوَرُ عَنْ كَهْفِهِمْ ذَاتَ الْيَمِينِ وَإِذَا غَرَبَتْ تَقْرِضُهُمْ ذَاتَ الشِّمَالِ وَهُمْ فِي فَجْوَةٍ مِنْهُ ۚ ذَٰلِكَ مِنْ آيَاتِ اللَّهِ ۗ مَنْ يَهْدِ اللَّهُ فَهُوَ الْمُهْتَدِ ۖ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَنْ تَجِدَ لَهُ وَلِيًّا مُرْشِدًا

 

Apabila kamu meninggalkan mereka dan apa yang mereka sembah selain Allah, maka cari tempat berlindung ke dalam gua niscaya Tuhanmu akan melimpahkan sebagian rahmat-Nya kepadamu dan menyediakan sesuatu yang berguna bagimu dalam urusanmu.

Kamu akan melihat matahari ketika terbit, condong dari gua mereka ke sebelah kanan, dan bila matahari terbenam menjauhi mereka ke sebelah kiri sedang mereka berada dalam tempat yang luas dalam gua itu. Itu sebagian dari tanda (kebesaran) Allah. Barangsiapa yang diberi petunjuk oleh Allah, maka dia yang mendapat petunjuk, dan barangsiapa yang disesatkan-Nya, maka kamu tidak akan mendapatkan seorang pemimpin pun yang dapat memberi petunjuk kepadanya.

 

Al-Quran surah Al-Kahfi (surah ke-18) ayat 18.

 

وَتَحْسَبُهُمْ أَيْقَاظًا وَهُمْ رُقُودٌ ۚ وَنُقَلِّبُهُمْ ذَاتَ الْيَمِينِ وَذَاتَ الشِّمَالِ ۖ وَكَلْبُهُمْ بَاسِطٌ ذِرَاعَيْهِ بِالْوَصِيدِ ۚ لَوِ اطَّلَعْتَ عَلَيْهِمْ لَوَلَّيْتَ مِنْهُمْ فِرَارًا وَلَمُلِئْتَ مِنْهُمْ رُعْبًا

 

Kamu mengira mereka bangun padahal tidur, dan Kami balik-balikkan mereka ke kanan dan ke kiri, sedangkan anjing mereka menjulurkan kedua lengannya di muka pintu gua. Jika kamu menyaksikan mereka, tentu kamu akan berpaling dari mereka dengan melarikan (diri) dan tentu (hati) kamu akan dipenuhi ketakutan terhadap mereka.

 

Al-Quran surah Al-Kahfi (surah ke-18) ayat 19.

 

وَكَذَٰلِكَ بَعَثْنَاهُمْ لِيَتَسَاءَلُوا بَيْنَهُمْ ۚ قَالَ قَائِلٌ مِنْهُمْ كَمْ لَبِثْتُمْ ۖ قَالُوا لَبِثْنَا يَوْمًا أَوْ بَعْضَ يَوْمٍ ۚ قَالُوا رَبُّكُمْ أَعْلَمُ بِمَا لَبِثْتُمْ فَابْعَثُوا أَحَدَكُمْ بِوَرِقِكُمْ هَٰذِهِ إِلَى الْمَدِينَةِ فَلْيَنْظُرْ أَيُّهَا أَزْكَىٰ طَعَامًا فَلْيَأْتِكُمْ بِرِزْقٍ مِنْهُ وَلْيَتَلَطَّفْ وَلَا يُشْعِرَنَّ بِكُمْ أَحَدًا

 

Demikian Kami bangunkan mereka agar mereka saling bertanya di antara mereka sendiri. Berkata salah seorang di antara mereka, “Sudah berapa lama kamu berada (di sini?)”. Mereka menjawab, “Kita berada (di sini) sehari atau setengah hari”. Berkata (yang lain lagi), “Tuhan kamu lebih mengetahui berapa lamanya kamu berada (di sini). Maka suruh salah seorang di antaramu pergi ke kota dengan membawa uang perakmu, dan hendaklah dia lihat yang mana makanan yang lebih baik, maka hendaklah dia membawa makanan untukmu, dan hendaklah dia berlaku lemah lembut dan jangan menceritakan halmu kepada siapa pun.”

 

 

Al-Quran surah Al-Kahfi (surah ke-18) ayat 20.

 

إِنَّهُمْ إِنْ يَظْهَرُوا عَلَيْكُمْ يَرْجُمُوكُمْ أَوْ يُعِيدُوكُمْ فِي مِلَّتِهِمْ وَلَنْ تُفْلِحُوا إِذًا أَبَدًا

 

Sesungguhnya jika mereka dapat mengetahui tempatmu, niscaya mereka akan melemparimu dengan batu, atau memaksamu kembali kepada agama mereka, dan jika demikian niscaya kamu tidak akan beruntung selamanya.

 

 

Al-Quran surah Al-Kahfi (surah ke-18) ayat 21.

 

وَكَذَٰلِكَ أَعْثَرْنَا عَلَيْهِمْ لِيَعْلَمُوا أَنَّ وَعْدَ اللَّهِ حَقٌّ وَأَنَّ السَّاعَةَ لَا رَيْبَ فِيهَا إِذْ يَتَنَازَعُونَ بَيْنَهُمْ أَمْرَهُمْ ۖ فَقَالُوا ابْنُوا عَلَيْهِمْ بُنْيَانًا ۖ رَبُّهُمْ أَعْلَمُ بِهِمْ ۚ قَالَ الَّذِينَ غَلَبُوا عَلَىٰ أَمْرِهِمْ لَنَتَّخِذَنَّ عَلَيْهِمْ مَسْجِدًا

 

Demikian (pula) Kami mempertemukan (manusia) dengan mereka, agar manusia mengetahui, bahwa janji Allah benar, dan bahwa kedatangan hari kiamat tidak ada keraguan padanya. Ketika orang-orang itu berselisih tentang urusan mereka, orang-orang itu berkata, “Dirikan sebuah bangunan di atas (gua) mereka, Tuhan mereka lebih mengetahui tentang mereka”. Orang-orang yang berkuasa atas urusan mereka berkata, “Sesungguhnya kami akan mendirikan sebuah rumah peribadatan di atasnya.

 

 

Al-Quran surah Al-Kahfi (surah ke-18) ayat 22.

 

سَيَقُولُونَ ثَلَاثَةٌ رَابِعُهُمْ كَلْبُهُمْ وَيَقُولُونَ خَمْسَةٌ سَادِسُهُمْ كَلْبُهُمْ رَجْمًا بِالْغَيْبِ ۖ وَيَقُولُونَ سَبْعَةٌ وَثَامِنُهُمْ كَلْبُهُمْ ۚ قُلْ رَبِّي أَعْلَمُ بِعِدَّتِهِمْ مَا يَعْلَمُهُمْ إِلَّا قَلِيلٌ ۗ فَلَا تُمَارِ فِيهِمْ إِلَّا مِرَاءً ظَاهِرًا وَلَا تَسْتَفْتِ فِيهِمْ مِنْهُمْ أَحَدًا

 

Nanti (ada orang yang akan) mengatakan (jumlah mereka) 3 orang yang ke-4 adalah anjingnya, dan (yang lain) mengatakan, “(Jumlah mereka) 5 orang yang ke-6 adalah anjingnya”, sebagai terkaan terhadap barang yang gaib. Yang lain lagi mengatakan, “Jumlah mereka 7 orang, yang ke-8 adalah anjingnya”. Katakan, “Tuhanku lebih mengetahui jumlah mereka, tidak ada orang yang mengetahui (bilangan) mereka kecuali sedikit”. Karena itu kamu (Muhammad) jangan bertengkar tentang hal mereka, kecuali pertengkaran lahir saja dan kamu jangan kamu bertanya tentang mereka kepada siapa pun.

 

 

Al-Quran surah Al-Kahfi (surah ke-18) ayat 25-26.

 

وَلَبِثُوا فِي كَهْفِهِمْ ثَلَاثَ مِائَةٍ سِنِينَ وَازْدَادُوا تِسْعًا

 

قُلِ اللَّهُ أَعْلَمُ بِمَا لَبِثُوا ۖ لَهُ غَيْبُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۖ أَبْصِرْ بِهِ وَأَسْمِعْ ۚ مَا لَهُمْ مِنْ دُونِهِ مِنْ وَلِيٍّ وَلَا يُشْرِكُ فِي حُكْمِهِ أَحَدًا

 

Mereka tinggal dalam gua 300 tahun ditambah 9 tahun (lagi)”. Katakan,”Allah lebih mengetahui berapa lamanya mereka tinggal (di gua). Kepunyaan-Nya semua yang tersembunyi di langit dan di bumi. Alangkah terang penglihatan-Nya dan alangkah tajam pendengaran-Nya. Tidak ada seorang pelindung pun bagi mereka selain daripada-Nya. Dia tidak mengambil seorang pun menjadi sekutu-Nya dalam menetapkan keputusan.”

 

 

Daftar Pustaka.

1.              Hatta, Ahmad. Tafsir  Al-Quran Per Kata. Dilengkapi dengan Asbabun Nuzul dan Terjemah. Penerbit Pustaka Maghfirah. Jakarta, 2011.

2.              Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2

3.              Tafsirq.com online.      

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

11299. RASUL ULUL AZMI NUH IBRAHIM MUSA ISA MUHAMMAD

 





RASUL ULUL AZMI NUH IBRAHIM MUSA ISA MUHAMMAD

Oleh: Drs. HM. Yusron Hadi, M.M.

 

 

Ulul Azmi adalah gelar khusus bagi golongan nabi pilihan.

 

Yang tabah luar biasa dalam menyebarkan ajaran tauhid.

 

Ada 5 nabi mendapat gelar Ulul Azmi, yaitu:

1.              Nabi Nuh.

2.              Nabi Ibrahim.

3.              Nabi Musa.

4.              Nabi Isa.

5.              Nabi Muhammad.

 

Gelar Ulul Azmi dijelaskan dalam Surah:

1.       Al-Ahqaf (46):35.

2.       Asy-Syura (42):13.

 

Al-Quran surah Al-Ahqaf (surah ke-46) ayat 35.

 

فَاصْبِرْ كَمَا صَبَرَ أُولُو الْعَزْمِ مِنَ الرُّسُلِ وَلَا تَسْتَعْجِلْ لَهُمْ ۚ كَأَنَّهُمْ يَوْمَ يَرَوْنَ مَا يُوعَدُونَ لَمْ يَلْبَثُوا إِلَّا سَاعَةً مِنْ نَهَارٍ ۚ بَلَاغٌ ۚ فَهَلْ يُهْلَكُ إِلَّا الْقَوْمُ الْفَاسِقُونَ

 

Maka bersabarlah kamu seperti orang-orang yang punya keteguhan hati dari rasul-rasul telah bersabar dan kamu jangan minta disegerakan (azab) bagi mereka. Pada hari mereka melihat azab yang diancamkan kepada mereka (merasa) seolah-olah tidak tinggal (di dunia) melainkan sesaat pada siang hari. (Ini) suatu pelajaran yang cukup, maka tidak dibinasakan melainkan kaum yang fasik.

 

 

Al-Quran surah Asy-Syura (surah ke-42) ayat 13.

 

۞ شَرَعَ لَكُمْ مِنَ الدِّينِ مَا وَصَّىٰ بِهِ نُوحًا وَالَّذِي أَوْحَيْنَا إِلَيْكَ وَمَا وَصَّيْنَا بِهِ إِبْرَاهِيمَ وَمُوسَىٰ وَعِيسَىٰ ۖ أَنْ أَقِيمُوا الدِّينَ وَلَا تَتَفَرَّقُوا فِيهِ ۚ كَبُرَ عَلَى الْمُشْرِكِينَ مَا تَدْعُوهُمْ إِلَيْهِ ۚ اللَّهُ يَجْتَبِي إِلَيْهِ مَنْ يَشَاءُ وَيَهْدِي إِلَيْهِ مَنْ يُنِيبُ

 

Dia telah mensyariatkan bagi kamu tentang agama apa yang telah diwasiatkan-Nya kepada Nuh dan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu dan apa yang telah Kami wasiatkan kepada Ibrahim, Musa dan Isa yaitu: Tegakkan agama dan janganlah kamu berpecah belah tentangnya. Amat berat bagi orang-orang musyrik agama yang kamu seru mereka kepadanya. Allah menarik kepada agama itu orang yang dikehendaki-Nya dan memberi petunjuk kepada (agama)-Nya orang yang kembali (kepada-Nya).

 

 

Para Nabi Ulul Azmi amat teguh dalam menyebarkan agama Allah.

 

Ketika para Nabi Ulul Azmi menghadapi penolakan.

Dan ancaman dari kaumnya.

 

Para Nabi Ulul Azmi berdoa memohon kepada Allah.

Agar kaumnya diberi  hidayah.

 

Tatkala Allah mendapati berbagai ajaran.

Yang disampaikan para Nabi Ulul Azmi.

 

Mutlak dibantah dan diingkari oleh kaumnya.

 

Maka Allah menyelamatkan para Nabi Ulul Azmi dan pengikut mereka.

 

Serta Allah memberi hukuman kepada kaum pengingkar.

 

 Beberapa tanda Nabi Ulul Azmi adalah:

1.      Menyeru dakwah universal kepada umat manusia dan jin.

2.      Menyampaikan syariat dan agama Allah.

3.      Menyampaikan kitab samawi dari langit.

4.      Menerima perjanjian serta wasiat dari Allah.

 

 

KISAH NABI NUH

Selama ratusan tahun.

Nabi Nuh berdakwah kepada keluarga dan kaumnya.

 

Agar mereka hanya menyembah Allah.

Dan meninggalkan musyrik.

 

Ternyata istri dan anak Nabi Nuh sendiri ikut menolak.

 

Umat Nabi Nuhi.

Salah satu generasi manusia paling keji.

Yang pernah hidup di bumi.

 

Bahkan mewariskan tradisi keji turun-temurun.

 

Ketika dakwahnya telah mutlak diingkari.

 

Nabi Nuh mengadu kepada Allah.

 

Agar seluruh kaum membangkang dihukum.

 

Karena menolak ajaran Allah.

 

Doa Nabi Nuh dikabulkan Allah.

 

Kemudian muncul musibah banjir bandang.

 

Yang melenyapkan segala makhluk di muka bumi.

 

Yang selamat hanya penghuni kapal Nabi Nuh.

 

Setelah Allah menyelamatkan seisi kapal.

 

Maka Nabi Nuh dan para penumpangnya.

Berjanji kepada Allah.

 

Penumpang kapal Nabi Nuh adalah nenek moyang makhluk di atas bumi.

 

 

KISAH NABI IBRAHIM

 

Semasa bayi.

Nabi Ibrahim diasingkan ke dalam gua.

 

Agar selamat dari perintah Raja  Namrud.

Yang membunuh semua bayi pria.

 

 

Setelah beranjak dewasa.

Nabi Ibrahim  menentang penyembahan berhala.

Yang dilakukan kaumnya.

 

Nabi Ibrahim dilemparkan dalam api bergejolak.

 

Tapi Allah menyelamatkan Nabi Ibrahim.

 

Kemudian Nabi Ibrahim dan pengikutnya hijrah.

 

Setelah bertahun-tahun menikah dengan Sarah tidak punya anak.

 

Sarah meminta Nabi Ibrahim menikahi Hajar.

 

Kemudian Hajar melahirkan anak lelaki bernama Ismail.

 

 

Allah menguji Nabi Ibrahim untuk menyembelih Ismail, putranya.

 

 

Nabi Ibrahim melaksanakannya.

 

Yang lalu diganti menyembelih hewan kurban.

 

Nabi Ibrahim dan Ismail mendirikan “Baitullah”.

 

Sebagai tempat berkumpul umat manusia di bumi.

 

 

KISAH NABI MUSA

Nabi Musa dibesarkan dalam lingkungan istana Mesir.

 

Nabi Musa  melarikan diri dari istana.

Karena matinya orang Mesir.

 

 

Allah mengutus Nabi Musa dan Harun kembali ke Mesir.

 

Menyelamatkan Bani Israel dari penindasan Raja Firaun.

 

Allah memberi Nabi Musa dan Harun mukjizat  melawan Raja Firaun.

 

 

Allah memerintahkan Nabi Musa dan pengikutnya  menyeberangi Laut Merah.

 

Dan menenggelamkan Raja Firaun dan tentaranya.

 

Nabi Musa bermunajat di Gunung Sinai.

 

Tapi Samiri menyeleweng.

Mengajak Bani Israel menyembah patung anak sapi emas.

 

Nabi Harun yang diberi amanat tidak sanggup menghalanginya.

 

 

Nabi Musa mohon kepada Allah agar tidak menghukum kaumnya.

 

Doanya dikabulkan.

Sehingga kaum Musa tidak dimusnahkan.

 

Nabi Musa satu-satunya manusia.

Yang diberi keistimewaan.

Untuk bicara langsung kepada Allah.

 

Nabi Musa menerima perjanjian berupa Kitab Taurat.

 

Yang berisi perintah dan hukum Allah.

 

 

KISAH NABI ISA

 

Nabi Isa satu-satunya manusia selain Nabi Adam.

 

Yang dilahirkan tanpa ayah.

 

Nabi Isa dilahirkan oleh Maryam.

 

Sehingga dikenal “Isa putra Maryam”.

 

Allah mengangkat kenabian Isa melalui pemberian Ruhul Qudus.

 

 Nabi Isa amat tabah dan teguh selama berdakwah.

 

Terutama ketika Nabi Isa bersabar terhadap kaum Yahudi.

 

Dan muridnya berkhianat akan membunuhnya.

 

Tatkala dakwah Nabi Isa sepenuhnya diingkari kaumnya.

 

Maka Allah menyelamatkan Nabi Isa dari tipu daya orang kafir.

 

Allah menghukum orang kafir yang telah menentangnya.

 

 

KISAH NABI MUHAMMAD

 

Nabi Muhammad utusan Allah terakhir kepada umat manusia.

 

Allah menyelamatkan Nabi Muhammad dalam masa sulit.

 

Ketika Nabi diusir oleh kaum kafir.

 

Sehingga hijrah dari Mekah ke Madinah.

 

Allah memeritahkan Nabi Muhammad berperang melawan kaum kafir.

 

Nabi menerima wahyu berupa Al-Quran.

 

Yang terkandung lafaz  “Bismillahir rahmanir rahim”.

 

Sebagai tanda penyempurnaan kitab Allah terdulu.

 

Agar umat manusia berserah diri kepada Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang.

 

Daftar Pustaka.

1.      Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2