Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tuesday, July 22, 2025

41310. AYAT MUHKAMAT DAN MUTASYABIHAT

 


 

TAFSIR QURAN AYAT MUHKAMAT DAN MUTASYABIHAT

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM

 

 

Dalam Al-Quran.

Disebutkan ayat:

 

1)        Muhkamat (jelas).

2)        Mutasyatabihat (samar).

 

Al-Quran surah Ali Imran (surah ke-3) ayat 7.

 


هُوَ الَّذِي أَنْزَلَ عَلَيْكَ الْكِتَابَ مِنْهُ آيَاتٌ مُحْكَمَاتٌ هُنَّ أُمُّ الْكِتَابِ وَأُخَرُ مُتَشَابِهَاتٌ ۖ فَأَمَّا الَّذِينَ فِي قُلُوبِهِمْ زَيْغٌ فَيَتَّبِعُونَ مَا تَشَابَهَ مِنْهُ ابْتِغَاءَ الْفِتْنَةِ وَابْتِغَاءَ تَأْوِيلِهِ ۗ وَمَا يَعْلَمُ تَأْوِيلَهُ إِلَّا اللَّهُ ۗ وَالرَّاسِخُونَ فِي الْعِلْمِ يَقُولُونَ آمَنَّا بِهِ كُلٌّ مِنْ عِنْدِ رَبِّنَا ۗ وَمَا يَذَّكَّرُ إِلَّا أُولُو الْأَلْبَابِ

 

Dia Allah yang menurunkan Al-Kitab (Al-Quran) kepada kamu. Di antara (isi)nya ada ayat-ayat muhkamaat, itu pokok isi Al-Qur'an dan yang lain (ayat-ayat) mutasyaabihaat. Adapun orang dalam hatinya condong kepada sesat, maka mereka mengikuti sebagian ayat mutasyaabihaat darinya untuk menimbulkan fitnah untuk mencari takwilnya, padahal tidak ada yang mengetahui takwilnya melainkan Allah. Dan orang yang mendalam ilmunya berkata: "Kami beriman kepada ayat mutasyaabihaat, semua  dari sisi Tuhan kami". Dan tidak dapat mengambil pelajaran (darinya) melainkan orang yang berakal.

 

Catatan.

 

A.               Ayat Muhkamat.

 

1)        Ayat maknanya jelas.

2)        Tak banyak kemungkinan tafsir.

3)        Pokok ajaran Islam.

 

Contoh:

 

1)        Perintah salat:

"Dirikan salat."

 

Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) yat 43.


وَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ وَارْكَعُوا مَعَ الرَّاكِعِينَ

 

Dan dirikan salat, tunaikan zakat dan rukuklah beserta orang yang rukuk.

 

2)        Larangan mencuri:

"Pencuri pria dan pencuri wanita, potong tangan mereka...".

 

Al-Quran surah Al-Maidah (surah ke-5) ayat 38.

 


وَالسَّارِقُ وَالسَّارِقَةُ فَاقْطَعُوا أَيْدِيَهُمَا جَزَاءً بِمَا كَسَبَا نَكَالًا مِنَ اللَّهِ ۗ وَاللَّهُ عَزِيزٌ حَكِيمٌ

 

Pria yang mencuri dan wanita yang mencuri, potong tangan keduanya (sebagai) pembalasan bagi apa yang mereka kerjakan dan sebagai siksaan dari Allah. Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

 

Fungsinya:

 

1)        Fondasi hukum.

2)        Dasar akidah Islam.

 

3)        Pedoman menafsirkan ayat mutasyabihat.

 

B.               Ayat Mutasyabihat.

 

1)        Ayat maknanya samar.

2)        Multitafsir.

3)        Maknanya hanya diketahui Allah.

 

Jenis ayat:

 

1.        Sifat Allah.

 

Seperti:

 

1)        Tangan Allah.

2)        Wajah Allah.

3)        Istiwa’ di atas Arsy.

 

2.        Hal gaib.

 

Seperti:

 

1)        Hari kiamat.

2)        Takdir detail.

3)        Surga dan neraka spesifik.

 

Contoh:

 

Al-Quran surah Taha (surah ke-20) ayat 5.

 

الرَّحْمَٰنُ عَلَى الْعَرْشِ اسْتَوَىٰ

 

5. (Yaitu) Tuhan Yang Maha Pemurah. Yang bersemayam di atas 'Arsy.

 

Al-Quran surah Al-Fath (surah ke-48) ayat 10.

 


إِنَّ الَّذِينَ يُبَايِعُونَكَ إِنَّمَا يُبَايِعُونَ اللَّهَ يَدُ اللَّهِ فَوْقَ أَيْدِيهِمْ ۚ فَمَنْ نَكَثَ فَإِنَّمَا يَنْكُثُ عَلَىٰ نَفْسِهِ ۖ وَمَنْ أَوْفَىٰ بِمَا عَاهَدَ عَلَيْهُ اللَّهَ فَسَيُؤْتِيهِ أَجْرًا عَظِيمًا

 

Bahwa orang-orang berjanji setia kepada kamu sesungguhnya mereka berjanji setia kepada Allah. Tangan Allah di atas tangan mereka, maka barang siapa melanggar janjinya niscaya akibat ia melanggar janji itu akan menimpa dirinya sendiri dan barang siapa menepati janjinya kepada Allah maka Allah akan memberinya pahala besar.

 

Catatan.

 

1)        Orang menyimpang.

Mencari takwil ayat mutasyabihat.

Untuk menyesatkan.

 

2)        Ulama kokoh ilmunya.

Mengembalikan ayat mutasyabihat.

Kepada muhkamat.

 

Dan berkata, "Kami beriman, semua dari Allah."

 

Beda pendapat.

Kalimat : “...tidak ada yang tahu takwilnya kecuali Allah…”

 

1.        Waqaf (berhenti) di kata "Allah".

 

1)        Takwil ayat mutasyabihat hanya diketahui oleh Allah.

 

2)        Ulama hanya bisa mengatakan, “Kami beriman padanya.”

 

2.        Wasl (sambung) ke “dan orang-orang yang mendalam ilmunya…”:

 

1)        Ulama mendalam ilmunya.

Bisa tahu sebagian tafsir atau takwilnya.

 

2)        Pendapat ini dipegang Imam Razi.

 

Kesimpulan.

 

Ayat Muhkamat.

1)        Fondasi keyakinan.

2)        Dasar hukum.

 

Ayat Mutasyabihat.

1)        Tak dipaksakan tafsirnya.

2)        Jika tidak jelas.

 

3)        Bersikaplah seperti ulama: “Kami beriman, semua dari Allah.”

 

4)        Tak terjebak tafsir liar.

5)        Tak ikut tafsir spekulasi.

 

6)        Ayat Mutasyabihat.

7)        Ujian hati pada kebenaran.

 

Poin Utama.

 

 

Ayat Muhkamat.

 

1)        Fondasi agama

2)        Jelas maknanya.

 

3)        Tegas hukumnya.

4)        Contoh: salat, zakat, puasa, larangan riba.

 

5)        Rujukan utama syariat dan akidah.

 

Ayat Mutasyabihat.

 

1)        Ujian keimanan

2)        Maknanya tidak pasti.

 

3)        Hanya diketahui Allah.

 

4)        Contoh: “Tangan Allah”, “Allah bersemayam di atas Arsy”.

 

5)        Tak boleh ditafsirkan sembarangan.

6)        Tak dipakai membingungkan umat.

 

Orang hatinya menyimpang.

Suka membahas mutasyabihat

 

Mereka mencari celah.

Buat fitnah menyesatkan.

 

Allah sebut orang ini.

“Dalam hatinya ada penyakit”.

 

Orang berilmu.

 

1)        Berkata: "Kami beriman padanya".

2)        Tak paksakan penafsiran.

 

3)        Menyerahkan makna hakiki pada Allah.

 

1)                Tanda ulama sejati yang rendah hati.

 

Pelajaran akhlak.

 

1)        Utamakan ilmu yang pasti

2)        Tak debat hal gaib yang belum jelas.

 

3)        Fokus amal, akhlak, dan ibadah terang dan nyata.

 

Penegasan.

 

1.        Ayat muhkamat.

Menjadi pegangan hidup.

 

2.        Ayat mutasyabihat.

 

1)        Tetap beriman.

2)        Bersikap tawadu.

3)        Tak sok tahu.

 

Semoga hati kita.

Diselamatkan dari fitnah dan ragu.

 

Sumber

1)        Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.

2)        ChatGPT.

 

3)        Copilot.

4)        Cici.

 

5)        Claude.

6)        Grok.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

41308. PYUS PMANAN MALAYSIA

Monday, July 21, 2025

41307. KHUTBAH JUMAT AKIDAH SYARIAT AKHLAK

 


Khotbah Jumat

“`AKIDAH SYARIAT AKHLAK  

Khutbah-1

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِين

إِنَّ الْحَمْدَ للهِ نَحْمَدُهُ وَ نَسْتَعِيْنُهُ وَ نَسْتَغْفِرُهُ وَ نَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْر

 أَنْفُسِنَا وَسَيِّئَاتِ أَعْمَاِلنَا مَنْ يَهْدِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَ مَنْ يُضْلِلْ

 فَلاَ هَادِيَ لَهُ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ

 وَ أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَ رَسُوْلُهُ

 اَللَّهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ عَلَى      مُحَمَّدٍ وَ عَلىَ اَلِهِ وَ أَصْحَابِهِ

وَ مَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ

 يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُون

 

Para jamaah yang berbahagia,

      Marilah kita selalu meningkatkan takwa kepada Allah swt. Menjalankan semua perintah-Nya. Menjauhi segala larangan-Nya.

Para jamaah yang berbahagia,

Dalam Al-Qur’an. Ada 3 ajaran pokok Islam Yaitu: Akidah. Syariat. Akhlak. Bisa disebut inti ajaran Islam.

Akidah (iman) Akidah. Yaitu keyakinan dasar dalam Islam. Beriman pada Allah, malaikat, kitab, nabi, hari kiamat, dan takdir.

Al-Qur’an surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 285.


آمَنَ الرَّسُولُ بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْهِ مِنْ رَبِّهِ وَالْمُؤْمِنُونَ ۚ كُلٌّ آمَنَ بِاللَّهِ وَمَلَائِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ لَا نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِنْ رُسُلِهِ ۚ وَقَالُوا سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا ۖ غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ

Rasul beriman kepada Al-Quran yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang beriman. Semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. (Mereka mengatakan): "Kami tidak membedakan seseorangpun (dengan yang lain) dari rasul-rasul-Nya", dan mereka mengatakan: "Kami dengar dan kami taat". (Mereka berdoa): "Ampuni kami ya Tuhan kami dan kepada Engkau tempat kembali".

 

Isi ajaran: Tauhid (meng-Esa-kan Allah) Iman kepada malaikat Iman kepada kitab-kitab  suci Iman kepada para nabi Iman kepada hari akhir Iman kepada takdir

 

Syariat (Ibadah dan Hukum)

Syariat. Yaitu aturan Allah mengatur perilaku lahiriah manusia.          Termasuk Ibadah. Muamalah.

Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 110.


وَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ ۚ وَمَا تُقَدِّمُوا لِأَنْفُسِكُمْ مِنْ خَيْرٍ تَجِدُوهُ عِنْدَ اللَّهِ ۗ إِنَّ اللَّهَ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌ

                    Dan dirikan salat dan tunaikan zakat. Dan kebaikan apa saja yang kamu usahakan bagi dirimu, tentu kamu akan mendapat pahala nya pada sisi Allah. Sesungguhnya Allah Maha Melihat apa-apa yang kamu kerjakan.

Al-Quran surah Al-Maidah (surah ke-5) ayat 3.


حُرِّمَتْ عَلَيْكُمُ الْمَيْتَةُ وَالدَّمُ وَلَحْمُ الْخِنْزِيرِ وَمَا أُهِلَّ لِغَيْرِ اللَّهِ بِهِ وَالْمُنْخَنِقَةُ وَالْمَوْقُوذَةُ وَالْمُتَرَدِّيَةُ وَالنَّطِيحَةُ وَمَا أَكَلَ السَّبُعُ إِلَّا مَا ذَكَّيْتُمْ وَمَا ذُبِحَ عَلَى النُّصُبِ وَأَنْ تَسْتَقْسِمُوا بِالْأَزْلَامِ ۚ ذَٰلِكُمْ فِسْقٌ ۗ الْيَوْمَ يَئِسَ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ دِينِكُمْ فَلَا تَخْشَوْهُمْ وَاخْشَوْنِ ۚ الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الْإِسْلَامَ دِينًا ۚ فَمَنِ اضْطُرَّ فِي مَخْمَصَةٍ غَيْرَ مُتَجَانِفٍ لِإِثْمٍ ۙ فَإِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ

Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah, yang tercekik, yang terpukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu menyembelihnya, dan (diharamkan bagimu) yang disembelih untuk berhala. Dan (diharamkan juga) mengundi nasib dengan anak panah, (mengundi nasib dengan anak panah itu) adalah kefasikan. Pada hari ini orang-orang kafir telah putus asa untuk (mengalahkan) agamamu, sebab itu janganlah kamu takut kepada mereka dan takutlah kepada-Ku. Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu. Maka barang siapa terpaksa karena kelaparan tanpa sengaja berbuat dosa, sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

 

Isi ajaran: Ibadah: Salat. Zakat. Puasa. Haji Muamalah. Jual-beli. Warisan. Pernikahan. Hukum pidana. Halal-haram. Makanan. Minuman. Pakaian. Pergaulan

 

Akhlak (Etika dan Budi Pekerti)

Akhlak. Yaitu ajaran tentang perilaku. Terpuji. Tercela. Hubungan sesama manusia, hewan, alam, dan diri sendiri.

Al-Quran surah An-Nahl (surah ke-16) ayat 90.


۞ إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ وَإِيتَاءِ ذِي الْقُرْبَىٰ وَيَنْهَىٰ عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ ۚ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ

Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi kepada kaum kerabat, dan Allah melarang dari perbuatan keji, kemungkaran dan permusuhan. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran.

 

Isi ajaran: Jujur, sabar, dermawan, Amanah Menjauhi sombong, dengki, iri, zalim. Berbuat baik kepada orang tua, tetangga, fakir miskin, hewan

Ajaran Islam mencakup. Akidah. Syariat. Akhlak. Akidah pondasi utama dalam Islam.

 Tanpa akidah yang lurus. Maka amal ibadah tidak diterima.

Ada 6 rukun iman. : iman kepada Allah, malaikat, kitab-kitab-Nya, para rasul, hari kiamat, dan takdir baik maupun buruk. Aqidah sumber kekuatan hati.  Orang kuat imannya. Tak mudah putus asa. Tak sombong ketika senang. Tetap tawakal dalam ujian.

 

Syariat (Ibadah dan Hukum)

Islam juga ajarkan syariat. Aturan lahiriah dalam hidup. Termasuk ibadah dan hukum. Ibadah salat, zakat, puasa, dan haji. Bagian dari syariat.

Demikian pula hukum jual beli, warisan, pernikahan, makanan halal dan haram. Syariat mengatur hidup. Agar tertib, bersih, dan bermoral.  Tanpa syariat. Hidup manusia kacau. Penuh kezaliman dan rusak.

 

. Akhlak (Budi Pekerti)

Akhlak. Yaitu buah dari iman dan ibadah.

Nabi Muhammad bersabda:

"Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak yang mulia." (HR. Ahmad)

Akhlak meliputi jujur, sabar, kasih sayang, rendah hati, dan tanggung jawab. Akhlak juga melarang iri hati, sombong, dengki, dan suka menyakiti orang lain. Akhlak cermin Islam dalam diri kita. Akhlak jadi dakwah paling efektif. Tanpa kata-kata.

Islam tak hanya ajarkan ibadah.       Tapi juga iman dan akhlak.  Ketiganya dipraktikkan seimbang. Tak hanya rajin salat. Tapi suka menipu.  Tak hanya baik hatinya. Tapi tak percaya pada rukun iman.  Islam adalah kesatuan akidah, syariat, dan akhlak.

Semoga kita dimampukan oleh Allah. Menjadi Muslim utuh. Beriman dengan benar. Beribadah Ikhlas. Berakhlak mulia.

 

Para jamaah yang berbahagia,

Semua hal itu kita lakukan untuk dapat rida dan ampunan dari Allah. Agar dapat bahagia hidup dunia dan akhirat. Amin Ya Rabbal Alamin.

 

بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْكَرِيْمِ

وَ نَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلأَيَاتِ وَ ذِكْرِ الْحَكِيْمِ

وَ نَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلأَيَاتِ وَ ذِكْرِ الْحَكِيْم وَتَقَبَّلَ مِنِّي وَمِنْكُمْ تِلاَوَتَهُ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ

ِ-------duduk-----

 

41306. KHOTBAH JUMAT AKIDAH SYARIAT AKHLAK



Khotbah Jumat

“`AKIDAH SYARIAT AKHLAK  

Khutbah-1

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِين

إِنَّ الْحَمْدَ للهِ نَحْمَدُهُ وَ نَسْتَعِيْنُهُ وَ نَسْتَغْفِرُهُ وَ نَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْر

 أَنْفُسِنَا وَسَيِّئَاتِ أَعْمَاِلنَا مَنْ يَهْدِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَ مَنْ يُضْلِلْ

 فَلاَ هَادِيَ لَهُ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ

 وَ أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَ رَسُوْلُهُ

 اَللَّهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ عَلَى      مُحَمَّدٍ وَ عَلىَ اَلِهِ وَ أَصْحَابِهِ

وَ مَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ

 يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُون

 

Para jamaah yang berbahagia,

      Marilah kita selalu meningkatkan takwa kepada Allah swt. Menjalankan semua perintah-Nya. Menjauhi segala larangan-Nya.

Para jamaah yang berbahagia,

Dalam Al-Qur’an. Ada 3 ajaran pokok Islam Yaitu: Akidah. Syariat. Akhlak. Bisa disebut inti ajaran Islam.

Akidah (iman) Akidah. Yaitu keyakinan dasar dalam Islam. Beriman pada Allah, malaikat, kitab, nabi, hari kiamat, dan takdir.

Al-Qur’an surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 285.


آمَنَ الرَّسُولُ بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْهِ مِنْ رَبِّهِ وَالْمُؤْمِنُونَ ۚ كُلٌّ آمَنَ بِاللَّهِ وَمَلَائِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ لَا نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِنْ رُسُلِهِ ۚ وَقَالُوا سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا ۖ غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ

Rasul beriman kepada Al-Quran yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang beriman. Semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. (Mereka mengatakan): "Kami tidak membedakan seseorangpun (dengan yang lain) dari rasul-rasul-Nya", dan mereka mengatakan: "Kami dengar dan kami taat". (Mereka berdoa): "Ampuni kami ya Tuhan kami dan kepada Engkau tempat kembali".

 

Isi ajaran: Tauhid (meng-Esa-kan Allah) Iman kepada malaikat Iman kepada kitab-kitab  suci Iman kepada para nabi Iman kepada hari akhir Iman kepada takdir

 

Syariat (Ibadah dan Hukum)

Syariat. Yaitu aturan Allah mengatur perilaku lahiriah manusia.          Termasuk Ibadah. Muamalah.

Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 110.


وَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ ۚ وَمَا تُقَدِّمُوا لِأَنْفُسِكُمْ مِنْ خَيْرٍ تَجِدُوهُ عِنْدَ اللَّهِ ۗ إِنَّ اللَّهَ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌ

                    Dan dirikan salat dan tunaikan zakat. Dan kebaikan apa saja yang kamu usahakan bagi dirimu, tentu kamu akan mendapat pahala nya pada sisi Allah. Sesungguhnya Allah Maha Melihat apa-apa yang kamu kerjakan.

Al-Quran surah Al-Maidah (surah ke-5) ayat 3.


حُرِّمَتْ عَلَيْكُمُ الْمَيْتَةُ وَالدَّمُ وَلَحْمُ الْخِنْزِيرِ وَمَا أُهِلَّ لِغَيْرِ اللَّهِ بِهِ وَالْمُنْخَنِقَةُ وَالْمَوْقُوذَةُ وَالْمُتَرَدِّيَةُ وَالنَّطِيحَةُ وَمَا أَكَلَ السَّبُعُ إِلَّا مَا ذَكَّيْتُمْ وَمَا ذُبِحَ عَلَى النُّصُبِ وَأَنْ تَسْتَقْسِمُوا بِالْأَزْلَامِ ۚ ذَٰلِكُمْ فِسْقٌ ۗ الْيَوْمَ يَئِسَ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ دِينِكُمْ فَلَا تَخْشَوْهُمْ وَاخْشَوْنِ ۚ الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الْإِسْلَامَ دِينًا ۚ فَمَنِ اضْطُرَّ فِي مَخْمَصَةٍ غَيْرَ مُتَجَانِفٍ لِإِثْمٍ ۙ فَإِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ

Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah, yang tercekik, yang terpukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu menyembelihnya, dan (diharamkan bagimu) yang disembelih untuk berhala. Dan (diharamkan juga) mengundi nasib dengan anak panah, (mengundi nasib dengan anak panah itu) adalah kefasikan. Pada hari ini orang-orang kafir telah putus asa untuk (mengalahkan) agamamu, sebab itu janganlah kamu takut kepada mereka dan takutlah kepada-Ku. Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu. Maka barang siapa terpaksa karena kelaparan tanpa sengaja berbuat dosa, sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

 

Isi ajaran: Ibadah: Salat. Zakat. Puasa. Haji Muamalah. Jual-beli. Warisan. Pernikahan. Hukum pidana. Halal-haram. Makanan. Minuman. Pakaian. Pergaulan

 

Akhlak (Etika dan Budi Pekerti)

Akhlak. Yaitu ajaran tentang perilaku. Terpuji. Tercela. Hubungan sesama manusia, hewan, alam, dan diri sendiri.

Al-Quran surah An-Nahl (surah ke-16) ayat 90.


۞ إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ وَإِيتَاءِ ذِي الْقُرْبَىٰ وَيَنْهَىٰ عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ ۚ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ

Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi kepada kaum kerabat, dan Allah melarang dari perbuatan keji, kemungkaran dan permusuhan. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran.

 

Isi ajaran: Jujur, sabar, dermawan, Amanah Menjauhi sombong, dengki, iri, zalim. Berbuat baik kepada orang tua, tetangga, fakir miskin, hewan

Ajaran Islam mencakup. Akidah. Syariat. Akhlak. Akidah pondasi utama dalam Islam.

 Tanpa akidah yang lurus. Maka amal ibadah tidak diterima.

Ada 6 rukun iman. : iman kepada Allah, malaikat, kitab-kitab-Nya, para rasul, hari kiamat, dan takdir baik maupun buruk. Aqidah sumber kekuatan hati.  Orang kuat imannya. Tak mudah putus asa. Tak sombong ketika senang. Tetap tawakal dalam ujian.

 

Syariat (Ibadah dan Hukum)

Islam juga ajarkan syariat. Aturan lahiriah dalam hidup. Termasuk ibadah dan hukum. Ibadah salat, zakat, puasa, dan haji. Bagian dari syariat.

Demikian pula hukum jual beli, warisan, pernikahan, makanan halal dan haram. Syariat mengatur hidup. Agar tertib, bersih, dan bermoral.  Tanpa syariat. Hidup manusia kacau. Penuh kezaliman dan rusak.

 

. Akhlak (Budi Pekerti)

Akhlak. Yaitu buah dari iman dan ibadah.

Nabi Muhammad bersabda:

"Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak yang mulia." (HR. Ahmad)

Akhlak meliputi jujur, sabar, kasih sayang, rendah hati, dan tanggung jawab. Akhlak juga melarang iri hati, sombong, dengki, dan suka menyakiti orang lain. Akhlak cermin Islam dalam diri kita. Akhlak jadi dakwah paling efektif. Tanpa kata-kata.

Islam tak hanya ajarkan ibadah.       Tapi juga iman dan akhlak.  Ketiganya dipraktikkan seimbang. Tak hanya rajin salat. Tapi suka menipu.  Tak hanya baik hatinya. Tapi tak percaya pada rukun iman.  Islam adalah kesatuan akidah, syariat, dan akhlak.

Semoga kita dimampukan oleh Allah. Menjadi Muslim utuh. Beriman dengan benar. Beribadah Ikhlas. Berakhlak mulia.

 

Para jamaah yang berbahagia,

Semua hal itu kita lakukan untuk dapat rida dan ampunan dari Allah. Agar dapat bahagia hidup dunia dan akhirat. Amin Ya Rabbal Alamin.

 

بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْكَرِيْمِ

وَ نَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلأَيَاتِ وَ ذِكْرِ الْحَكِيْمِ

وَ نَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلأَيَاتِ وَ ذِكْرِ الْحَكِيْم وَتَقَبَّلَ مِنِّي وَمِنْكُمْ تِلاَوَتَهُ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ

ِ-------duduk-----