HARI KIAMAT-2
(Seri ke-2)
Oleh: Drs. H.
M. Yusron Hadi, MM
Beberapa orang bertanya,”Mohon dijelaskan
bukti adanya hari kiamat?” Profesor Quraish Shihab menjelaskannya.
1.
Banyak orang yang tidaksabar dan tidak betah menunggu.
2.
Mereka menghendaki agar perhitungan ganjaran danbalasan langsung dilakukan
dengan segera di dunia ini, dan tidak perlu menunggu ganjaran dan balasan di
akhirat kelak.
3.
Mereka lupa bahwa dunia adalah tempat ujian bagi manusia.
4.
Manusia dapa menyadari hal-hal di atas, tetapi Al-Quran masih tetap
melayani mereka yang ragu dengan menampilkan dalil yang membungkam mereka.
5.
Al-Quran surah Yasin (surah ke-36) ayat 78-83.
وَضَرَبَلَنَامَثَلًاوَنَسِيَخَلْقَهُ ۖ قَالَمَنْيُحْيِيالْعِظَامَوَهِيَرَمِيمٌ
قُلْيُحْيِيهَاالَّذِيأَنْشَأَهَاأَوَّلَمَرَّةٍ
ۖ وَهُوَبِكُلِّخَلْقٍعَلِيمٌ
الَّذِيجَعَلَلَكُمْمِنَالشَّجَرِالْأَخْضَرِنَارًافَإِذَاأَنْتُمْمِنْهُتُوقِدُونَ
أَوَلَيْسَالَّذِيخَلَقَالسَّمَاوَاتِوَالْأَرْضَبِقَادِرٍعَلَىٰأَنْيَخْلُقَمِثْلَهُمْ
ۚ بَلَىٰوَهُوَالْخَلَّاقُالْعَلِيمُ
إِنَّمَاأَمْرُهُإِذَاأَرَادَشَيْئًاأَنْيَقُولَلَهُكُنْفَيَكُونُ
فَسُبْحَانَالَّذِيبِيَدِهِمَلَكُوتُكُلِّشَيْءٍوَإِلَيْهِتُرْجَعُونَ
Dan dia membuat perumpamaan bagi Kami;
dan dia lupa kepada kejadiannya; ia berkata: "Siapakah yang dapat
menghidupkan tulang belulang, yang telah hancur luluh?"
Katakan: "Ia akan dihidupkan oleh
Tuhan yang menciptakannya kali yang pertama. Dan Dia Maha Mengetahui tentang
segala makhluk, yaitu Tuhan yang menjadikan untukmu api dari kayu yang hijau, maka
tiba-tiba kamu nyalakan (api) dari kayu itu."
Dan tidakkah Tuhan yang menciptakan langit
dan bumi itu berkuasa menciptakan kembali jasad-jasad mereka yang sudah hancur
itu? Benar, Dia berkuasa. Dan Dia Maha Pencipta lagi Maha Mengetahui.
Sesungguhnya
perintah-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu hanya berkata kepadanya:
"Jadilah!" maka terjadilah ia. Maka Maha Suci (Allah) yang di tangan-Nya
kekuasaan atas segala sesuatu dan kepada-Nya lah kamu dikembalikan.
6.
Para ulama menjelaskan ayat Al-Quran di atas bahwa mengembalikan keberadaan
sesuatu yang pernah ada, lalu mati dan punah lebih mudah daripada menciptakan sesuatu
pertama kali yang tadinya belum pernah ada.
7.
Meskipun demikian, bagi Allah tidak ada istilah “lebih mudah atau lebih
sulit”.
8.
Hal ini diungkapkan dalam ayat
Al-Quran dengan redaksi, “Katakan bahwa dia akan dihidupkan oleh yang
menciptakannya pertama kali”.
9.
Kehadiran dan mewujudkan sesuatu dari sumber yang dianggap “berlawanan”
dengannya bisa terjadi, sebagaimana terciptanya api dari daun hijau (yang
mengandung air).
10. Hal ini diinformasikan
dalam ayat yang berbunyi, “Yang menjadikan untukmu api dari kayu yang hijau”.
11. Menciptakan manusia
dan menghidupkan setelah kematiannya lebih mudah bagi Allah daripada menciptakan
alam semesta yang sebelumnya tidak pernah ada.
12. Hal ini dipahami
dalam ayat Al-Quran, “Dan tidakkah Tuhan yang menciptakan langit dan bumi berkuasa
menciptakan yang serupa dengan itu?”
13. Untuk menciptakan
dan melakukan sesuatu, betapa pun besar dan agungnya ciptaan itu, bagi Allah tidak
diperlukan adanya waktu atau materi.
14. Yang berbeda dengan
makhluk yang selalu membutuhkan sarana dan prasarana.
Daftar Pustaka
1. Shihab,
M.Quraish. Lentera Hati. Kisah dan Hikmah Kehidupan. Penerbit Mizan, 1994.
2. Shihab, M.
Quraish Shihab. Wawasan Al-Quran. Tafsir Maudhui atas Perbagai Persoalan Umat.
Penerbit Mizan, 2009.
3. Shihab,
M.Quraish. E-book Membumikan Al-Quran.
4. Al-Quran
Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2
5.
Tafsirq.com online.
0 comments:
Post a Comment