WANITA HAID BOLEH IKTIKAF
TAPI DILARANG PUASA
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M
Iktikaf.
Yaitu diam beberapa waktu di masjid.
Sebagai suatu ibadah.
Dengan syarat tertentu.
Sambil menjauhkan dari pikiran dunia.
Untuk mendekatkan diri kepada Allah.
Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 187.
أُحِلَّ لَكُمْ
لَيْلَةَ الصِّيَامِ الرَّفَثُ إِلَىٰ نِسَائِكُمْ ۚ هُنَّ لِبَاسٌ لَكُمْ
وَأَنْتُمْ لِبَاسٌ لَهُنَّ ۗ عَلِمَ اللَّهُ أَنَّكُمْ كُنْتُمْ تَخْتَانُونَ أَنْفُسَكُمْ
فَتَابَ عَلَيْكُمْ وَعَفَا عَنْكُمْ ۖ فَالْآنَ بَاشِرُوهُنَّ وَابْتَغُوا مَا
كَتَبَ اللَّهُ لَكُمْ ۚ وَكُلُوا وَاشْرَبُوا حَتَّىٰ يَتَبَيَّنَ لَكُمُ
الْخَيْطُ الْأَبْيَضُ مِنَ الْخَيْطِ الْأَسْوَدِ مِنَ الْفَجْرِ ۖ ثُمَّ
أَتِمُّوا الصِّيَامَ إِلَى اللَّيْلِ ۚ وَلَا تُبَاشِرُوهُنَّ وَأَنْتُمْ
عَاكِفُونَ فِي الْمَسَاجِدِ ۗ تِلْكَ حُدُودُ اللَّهِ فَلَا تَقْرَبُوهَا ۗ
كَذَٰلِكَ يُبَيِّنُ اللَّهُ آيَاتِهِ لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَتَّقُونَ
Dihalalkan bagi kamu pada malam hari bulan puasa bercampur
dengan isteri kamu; mereka pakaian bagimu, dan kamu pakaian bagi mereka. Allah
mengetahui bahwa kamu tidak dapat menahan nafsumu, karena itu Allah mengampuni
kamu dan memberi maaf kepadamu. Maka sekarang campuri mereka dan ikuti apa yang
telah ditetapkan Allah untukmu, dan makan minumlah hingga terang bagimu benang
putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakan puasa sampai
(datang) malam, (tapi) janganlah kamu
campuri mereka, sedangkan kamu iktikaf dalam masjid. Itu larangan Allah, maka janganlah kamu mendekatinya.
Demikian Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada manusia, supaya mereka
bertakwa.
Waktu Iktikaf.
Dianjurkan tiap waktu.
Di bulan Ramadan.
Terutama 10 hari terakhir.
Hadis riwayat lbnu Umar.
“Rasulullah selalu iktikaf.
Pada 10 hari akhir bulan Ramadan.”
Durasi Iktikaf.
Mazhab Hanafi.
Tak ditentukan batas lamanya.
Mazhab Maliki.
Lama iktikaf minimal 1 hari 1 malam.
Kesimpulan.
Lama iktikaf.
Bisa 1 - 2 jam.
Boleh sehari semalam (24 jam).
Tempat Iktikaf.
Mazhab Hanafi.
Tempat iktikaf.
Di masjid tempat salat 5 waktu.
Mazhab Hambali.
Tempat iktikaf.
Di masjid tempat salat berjamaah.
Menurut Muhammadiyah.
Boleh di masjid mana pun.
Menurut Muhammadiyah.
Syarat iktikaf.
1)
Orang lslam.
2)
Balig.
3)
Di masjid.
4)
Niat iktikaf.
5)
Saat tak puasa.
Boleh iktikaf.
6)
Wanita haid.
Boleh iktikaf di masjid.
Karena:
1.
Wanita haid tak boleh
puasa.
Tapi wajib qada.
Yaitu ganti puasa di luar Ramadan.
2.
Wanita haid boleh masuk
masjid.
Syaratnya:
1)
Ada keperluan.
2)
Tak kotori masjid.
Hadis melarang wanita masuk
masjid.
Tak sahih.
Larangan membaca Al-Qur’an.
Bagi orang berhadas
besar.
Berdasar etis dan
kepatutan.
Tanda memuliakan Al-Quran.
Hadis sahih riwayat Muslim.
Dari Aisyah.
“Rasulullah menyebut
nama Allah.
Dalam segala hal.”
1)
Orang hadas besar.
Boleh berzikir menyebut nama Allah.
2)
Membaca Al-Qur’an.
Disamakan menyebut
nama Allah.
Kesimpulan.
Wanita haid:
1)
Boleh iktikaf di masjid.
2)
Tak boleh puasa.
(Sumber muhammadiyah)
0 comments:
Post a Comment