KENAPA NABI MUHAMMAD PAKAI RUKYAT BUKAN HISAB
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM
Knapa nabi Muhammad
Melihat hilal atau bulan sabit
1)
Pakai rukyat
2)
Tak pakai hisab
Jawaban.
Kenapa Nabi Muhammad
Melihat hilal dengan
1)
RUKYAT (melihat
langsung).
2)
Bukan HISAB (perhitungan)
Yaitu:
1)
Warga belum kenal ilmu
hisab astronomi.
2)
Islam ingin ibadah bisa
dilakukan siapa saja
3)
Rukyat metode paling
pasti bagi manusia zaman itu
4)
Rukyat menghubungkan
ibadah dengan tanda alam
5)
Nabi memberi prinsip
sederhana, bukan melarang ilmu
6)
Analogi sederhana
Penjelasan.
1️⃣ Masyarakat zaman Nabi belum kenal ilmu hisab astronomi
1)
Pada zaman Nabi Muhammad.
2)
Sekitar abad ke-7
a.
Mayoritas orang
Arab tidak bisa membaca dan menulis
b.
Ilmu astronomi matematis
belum berkembang di Jazirah Arab
c.
Tidak ada kalender
astronomi akurat seperti sekarang
3)
Nabi Muhammad bersabda:
“Kami adalah umat yang ummi, tidak
menulis dan tidak menghitung…”
(HR. Bukhari & Muslim)
4)
Maksudnya:
a.
metode ibadah
dibuat sesuai kemampuan umat saat itu.
5)
Rukyat dipilih
karena paling mudah dan bisa dilakukan semua orang.
2️⃣ Islam ingin ibadah bisa dilakukan siapa saja
1)
Bayangkan jika sejak
awal Islam
2)
Pakai syarat hisab:
a.
Harus ahli matematika
b.
Harus tahu astronomi
c.
Harus punya alat hitung
3)
Maka:
a.
Hanya orang tertentu
yang bisa menentukan Ramadan.
4)
Islam agama universal.
5)
Dengan Rukyat:
a.
cukup melihat langit
b.
bisa dilakukan orang
desa maupun kota
c.
tidak butuh teknologi
6)
Semua umat bisa ikut
menentukan awal bulan.
3️⃣ Rukyat metode paling pasti bagi manusia zaman itu
1)
Pada zaman Nabi Muhammad:
a.
Tidak ada teleskop
b.
Tidak ada data orbit
bulan
c.
Tidak ada computer
2)
Perhitungan tanpa data
3)
Bisa salah besar.
4)
Cara paling aman saat
itu:
a.
Melihat langsung bulan
sabit (hilal).
4️⃣ Rukyat menghubungkan ibadah dengan tanda alam
1)
Islam sering kaitkan
ibadah.
2)
Dengan fenomena alam:
a.
Salat → posisi matahari
b.
Puasa → terbit fajar
& terbenam matahari
c.
Haji → bulan Zulhijjah
3)
Artinya manusia diajak:
a.
Mengamati ciptaan Allah
langsung.
b.
Bukan hanya angka.
5️⃣ Nabi memberi prinsip sederhana, bukan melarang ilmu
1)
Hadis terkenal:
“Berpuasalah karena melihat hilal dan berbukalah karena
melihatnya.”
2)
Ini bukan larangan
hisab.
3)
Tapi:
a.
Aturan praktis saat itu.
4)
Buktinya:
a.
Setelah Islam berkembang.
b.
Ulama mempelajari
astronomi.
5)
Ilmuwan Muslim
6)
Seperti Al-Battani dan Al-Biruni
7)
Mengembangkan hisab ilmiah.
6️⃣ Analogi sederhana
1)
Seperti ini:
2)
Nabi menentukan waktu
salat
3)
Dengan melihat
bayangan matahari.
4)
Sekarang pakai jam
digital dan aplikasi.
5)
Apakah salah?
Jawab : Tidak.
6)
Karena tujuan sama
7)
Hanya metode berkembang.
Kesimpulan
Nabi Muhammad pakai
rukyat
Karena:
1)
Sesuai kemampuan manusia
zaman itu
2)
Mudah untuk semua orang
3)
Paling akurat tanpa
teknologi
4)
Menghubungkan ibadah
dengan alam
5)
Islam mulai metode
sederhana
Bukan ilmu hisab salah
1)
Tapi rukyat
2)
Paling realistis saat
itu.
1) Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.
2) Tafsirq.com
3) ChatGPT

0 comments:
Post a Comment