Wednesday, March 25, 2026

55224. QURAN TANTANG AKAL SEHAT ORANG MODERN

 









ALQURAN TANTANG AKAL SEHAT ORANG MODERN

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM

 

 

 

Daftar ayat Al-Qur’an

Menantang akal orang modern.

 

Mengajak manusia modern.

Untuk:

 

1)        Berpikir.

2)        Meragukan diri sendiri

 

3)        Pakai akal sehat.

4)        Pakai logika

 

5)        Tak sekadar percaya

6)        Tanpa berpikir.

 

A.       Tantangan Membuat Tandingan Al-Qur’an

 

QS Al-Baqarah (2:23)


وَإِنْ كُنْتُمْ فِي رَيْبٍ مِمَّا نَزَّلْنَا عَلَىٰ عَبْدِنَا فَأْتُوا بِسُورَةٍ مِنْ مِثْلِهِ وَادْعُوا شُهَدَاءَكُمْ مِنْ دُونِ اللَّهِ إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَ

 

Dan jika kamu (tetap) dalam keraguan tentang Al Quran yang Kami wahyukan kepada hamba Kami (Muhammad), buatlah 1 surat (saja) yang semisal Al Quran dan ajaklah penolongmu selain Allah, jika kamu orang yang benar.

 

Catatan.

 

1)        “Jika kamu ragu pada Al-Qur’an yang Kami turunkan, maka buatlah 1 surah yang semisal dengannya…”

 

2)        Tantangan akalnya:

3)        Qur’an tak minta dipercaya buta.

 

4)        Justru menantang manusia: 

 

a.        Jika Quran buatan manusia.

b.        Maka silakan buat yang setara.

 

5)        Seperti ujian terbuka

6)        Sepanjang sejarah.

 

B.       Tantangan Memikirkan Asal Alam Semesta

 

QS Ath-Thur (52:35-36)


أَمْ خُلِقُوا مِنْ غَيْرِ شَيْءٍ أَمْ هُمُ الْخَالِقُونَ

 

35. Apakah mereka diciptakan tanpa sesuatupun atau mereka yang menciptakan (diri mereka sendiri)?

 

أَمْ خَلَقُوا السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ ۚ بَلْ لَا يُوقِنُونَ

 

36. Atau mereka telah menciptakan langit dan bumi? sebenarnya mereka tidak meyakini (apa yang mereka katakan).

 

Catatan.

 

1)        Apakah mereka tercipta tanpa sesuatu?

2)        Atau mereka yang menciptakan diri mereka sendiri?

 

3)        Logika yang ditantang:

 

a.                Mustahil sesuatu ada, tanpa sebab.

 

b.                Mustahil makhluk menciptakan dirinya sendiri.

 

4)        Ayat ini mirip soal filsafat modern.

5)        Tentang asal eksistensi.

 

 

C.       Tantangan Mengamati Alam

 

QS Al-Gasyiah (88:17-20)


أَفَلَا يَنْظُرُونَ إِلَى الْإِبِلِ كَيْفَ خُلِقَتْ

 

17. Maka apakah mereka tidak memperhatikan unta bagaimana dia diciptakan,

 

وَإِلَى السَّمَاءِ كَيْفَ رُفِعَتْ

 

18. Dan langit, bagaimana ia ditinggikan?

 

وَإِلَى الْجِبَالِ كَيْفَ نُصِبَتْ

 

19. Dan gunung-gunung bagaimana ia ditegakkan?

 

وَإِلَى الْأَرْضِ كَيْفَ سُطِحَتْ

 

20. Dan bumi bagaimana ia dihamparkan?

 

Catatan

 

1)        Tidakkah mereka memperhatikan unta, langit, gunung, dan bumi?

 

2)        Qur’an tak berkata “jangan bertanya”.

3)        Justru: lihat, teliti, amati.

 

4)        Sejalan metode ilmiah:

 

 

a.        observasi

b.        refleksi

c.        kesimpulan

 

 

D.       Tantangan Memikirkan Penciptaan Manusia

 

QS At-Tariq (86:5-7)


فَلْيَنْظُرِ الْإِنْسَانُ مِمَّ خُلِقَ

 

5. Maka hendaklah manusia memperhatikan dari apakah dia diciptakan?

 

خُلِقَ مِنْ مَاءٍ دَافِقٍ

 

6. Dia diciptakan dari air yang dipancarkan,

 

يَخْرُجُ مِنْ بَيْنِ الصُّلْبِ وَالتَّرَائِبِ

 

7. yang keluar dari antara tulang sulbi laki-laki dan tulang dada perempuan.

 

Catatan.

 

1)        Maka hendaklah manusia memperhatikan dari apa dia diciptakan.

 

2)        Manusia diminta meneliti asal biologisnya.

 

3)        Ayat ini ajak refleksi ilmiah

4)        Tentang asal kehidupan.

 

E.       Tantangan Tentang Keteraturan Alam

 

QS Al-Mulk (67:3-4)


الَّذِي خَلَقَ سَبْعَ سَمَاوَاتٍ طِبَاقًا ۖ مَا تَرَىٰ فِي خَلْقِ الرَّحْمَٰنِ مِنْ تَفَاوُتٍ ۖ فَارْجِعِ الْبَصَرَ هَلْ تَرَىٰ مِنْ فُطُورٍ

 

 

3. Yang telah menciptakan 7 langit berlapis-lapis. Kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang. Maka lihat berulang-ulang, adakah kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang?

 

ثُمَّ ارْجِعِ الْبَصَرَ كَرَّتَيْنِ يَنْقَلِبْ إِلَيْكَ الْبَصَرُ خَاسِئًا وَهُوَ حَسِيرٌ

 

4. Kemudian pandang sekali lagi niscaya penglihatanmu akan kembali kepadamu dengan tidak menemukan sesuatu cacat dan penglihatanmu itupun dalam keadaan payah.

 

Catatan.

 

1)        Tak akan kamu lihat tak seimbang pada ciptaan Tuhan…

 

2)        Uangi pandanganmu.

 

3)        Qur’an meminta:

 

a.        cek ulang

b.        observasi berulang

 

4)        Ini sangat dekat

5)        Prinsip verifikasi sains modern.

 

F.        Tantangan terhadap Ateis

 

QS Yunus (10:36)

 

وَمَا يَتَّبِعُ أَكْثَرُهُمْ إِلَّا ظَنًّا ۚ إِنَّ الظَّنَّ لَا يُغْنِي مِنَ الْحَقِّ شَيْئًا ۚ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ بِمَا يَفْعَلُونَ

 

Dan kebanyakan mereka tidak mengikuti kecuali persangkaan saja. Sesungguhnya persangkaan itu tidak sedikitpun berguna untuk mencapai kebenaran. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan.

 

Catatan.

 

1)        Kebanyakan mereka hanya mengikuti persangkaan

 

2)        Persangkaan tak berguna pada  kebenaran.

 

3)        Quran kritik:

 

 

a.        asumsi tanpa bukti

b.        keyakinan tanpa dasar rasional

 

G.      Tantangan pakai akal sehat

 

QS Al-Ankabut (29:20)

 

قُلْ سِيرُوا فِي الْأَرْضِ فَانْظُرُوا كَيْفَ بَدَأَ الْخَلْقَ ۚ ثُمَّ اللَّهُ يُنْشِئُ النَّشْأَةَ الْآخِرَةَ ۚ إِنَّ اللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

 

Katakan: "Berjalanlah di bumi, maka perhatikan bagaimana Allah menciptakan (manusia) dari permulaannya, kemudian Allah menjadikannya sekali lagi. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.

 

Catatan.

 

1)        Berjalanlah di bumi

2)        Perhatikan bagaimana Allah memulai penciptaan.

 

3)        Perintah eksplorasi:

 

a.        riset

b.        sejarah alam

c.        penelitian

 

Inti Tantangan Qur’an

Kepada Orang Modern

 

1)        Al-Qur’an tidak anti-akal.

2)        Justru berkali-kali berkata:

 

a.        afalā ta‘qilūn → tidakkah kalian berpikir?

 

b.        afalā tatafakkarūn → tidakkah kalian merenung?

 

c.        afalā yanzurūn → tidakkah kalian mengamati?

3)        Artinya:

 

a.        lman dalam Qur’an

b.        lman yang sadar + berpikir.

 

Kesimpulan

 

Ayat Qur’an menantang manusia modern

Dalam 3 hal utama:

 

1)        Tantangan intelektual

Buat tandingan Qur’an jika mampu.

 

2)        Tantangan filosofis 

Pikirkan asal keberadaan.

 

 

3)        Tantangan ilmiah 

Amati alam dan uji realitas.

 

Qur’an

1)        Tak minta manusia mematikan akal.

2)        tapi memakai sampai batas tertinggi.

 

Sumber

 

1) Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.

2) Tafsirq.com

3) ChatGPT

 

 

0 comments:

Post a Comment