NU MUHAMMADIYAH
KALENDER HIJRIAH GLOBAL
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM
Beda
pendapat
1)
NU
2)
Muhammadiyah
Soal
Kalender
Hijriah Global (KHGT)
A. Arti Kalender
Hijriah Global
1)
Kalender Hijriah Global
2)
Yaitu sistem penanggalan Islam
3)
Agar seluruh umat Islam dunia
a.
Pakai tanggal hijriah yang sama
b.
Pada hari yang sama.
Penjelasan:
Tahun 2026:
1)
Ada negara mulai Ramadan
a.
Tapi ada negara lain
b.
Belum Ramadan.
2)
Ada wilayah mulai Idul Fitri.
a.
Tapi ada wilayah lain
b.
Belum Idul Fitri.
Akibatnya
1)
Umat Islam bisa beda puasa
2)
Bisa beda lebaran
3)
Meskipun selisih beberapa jam
4)
Atau hanya beda Lokasi saja.
Kalender Hijriah Global
Ingin membuat:
1)
1 Ramadan
Sama di seluruh dunia
2)
1 Syawal (Idul Fitri)
Sama di seluruh dunia
3)
Tak ada beda tanggal
4)
Di seluruh bumi.
B.
Kalender Hijriah Global
1)
Ingin meniru Kalender Masehi
2)
Berlaku serempak di seluruh dunia.
C.
Cara Kerja Sederhana
1)
Kalender Hijriah Global.
a.
Pakai hitungan posisi bulan
b.
Secara astronomi (hisab)
c.
Untuk menentukan mulai bulan baru
d.
Berlaku secara global.
Artinya:
1)
Jika hilal (bulan sabit awal)
2)
Secara ilmiah sudah mungkin terlihat
3)
Pada suatu tempat di bumi.
4)
Maka seluruh dunia
5)
Dianggap masuk bulan baru.
6)
Tak menunggu tiap negara
7)
Melihat hilal sendiri.
Contoh Mudah
Bayangkan waktu internasional:
1)
Tahun Masehi
2)
Sama di seluruh dunia.
3)
Saat masuk 1 Januari.
4)
Semua negara sepakat
5)
Masuk tahun baru
6)
Meskipun jamnya beda.
Kalender Hijriah Global
1)
lngin membuat system
2)
Seperti kalender Masehi.
3)
Untuk kalender Islam.
D.
Tujuan Kalender Hijriah Global
1)
Menyatukan umat Islam.
2)
Hapus beda awal puasa & lebaran.
3)
Memudahkan jadwal ibadah
internasional.
4)
Membantu pendidikan, ekonomi, dan
agenda dunia Islam.
E.
Kenapa masih diperdebatkan?
Ada 2 cara pahami hadis Nabi:
1️⃣ Pendapat lokal (rukyat lokal)
1)
Tiap daerah melihat hilal sendiri.
2)
Dalil: “Berpuasalah karena melihat
hilal.”
3)
Dipakai banyak negara
4)
Termasuk Indonesia
5)
NU cenderung ini.
2️⃣ Pendapat global
1)
Dalam 1 rukyat
2)
Berlaku seluruh dunia.
3)
Bulan itu 1 untuk bumi.
4)
Banyak dipakai kalender global
5)
Muhammadiyah cenderung ini.
F.
Intinya
1)
Kalender Hijriah Global
2)
Kalender Islam 1 tanggal
3)
Untuk seluruh dunia
4)
Berdasar hitungan astronomi bulan.
G. Pendapat
NU (Nahdlatul Ulama)
1)
Sikap Umum NU
2)
NU belum menerima KHGT
3)
Ssebagai sistem utama.
4)
Tetap pakai metode:
a.
Rukyat hilal
b.
Hisab jadi pendukung.
5)
NU pakai konsep:
a.
imkānur rukyat
b.
mungkin hilal bisa terlihat.
Alasan
NU
✅ 1. Mengikuti praktik
Nabi ﷺ
1)
Hadis:
“Berpuasalah karena melihat
hilal.”
2)
NU pahami:
a.
rukyat bagian ibadah,
b.
tak sekadar metode teknis astronomi.
✅ 2. Perbedaan Mathla’
(wilayah terlihatnya bulan)
1)
NU berpendapat:
a.
Tiap wilayah bisa beda awal bulan.
b.
Dianggap wajar dalam fikih klasik.
2)
Jadi:
Tak wajib 1 tanggal seluruh
dunia.
✅ 3. Menjaga tradisi
keilmuan Islam
1)
Rukyat dianggap:
a.
warisan ulama klasik,
b.
sarana edukasi falak (astronomi Islam).
2)
Sikap NU terhadap KHGT
3)
Bukan menolak total.
4)
Tapi:
a.
KHGT boleh dikaji
b.
Jika tak hapus rukyat syar’i
c.
Ada sepakat ulama dunia.
H. Pendapat
Muhammadiyah
1)
Sikap Umum Muhammadiyah
a.
Muhammadiyah lebih terbuka
b.
Cenderung dukung kalender global.
2)
Muhammadiyah pakai metode:
a.
Hisab hakiki wujudul hilal
b.
Pperhitungan astronomi.
Alasan
Muhammadiyah
✅ 1. Hisab dianggap
pasti secara ilmiah
1)
Posisi bulan bisa dihitung sangat akurat.
2)
Sehingga:
a.
tak tergantung cuaca,
b.
tak tunggu laporan rukyat.
✅ 2. Tujuan Syariat
adalah Kepastian
1)
Muhammadiyah melihat rukyat
2)
Pada zaman Nabi
3)
Sebagai:
Metode
sesuai teknologi saat itu.
4)
Zaman Sekarang:
Ilmu astronomi capai kepastian
lebih tinggi.
✅ 3. Persatuan Umat
Global
1)
KHGT dinilai membantu:
a.
1 hari raya dunia,
b.
kesatuan simbol umat Islam.
2)
Sikap Muhammadiyah KHGT
a.
Secara prinsip: dukung kalender Islam
global
b.
Berbasis hisab internasional.
Persamaan
NU dan
Muhammadiyah.
Meskipun
beda metode
Tapi sepakat:
1)
Tujuan ibadah sama
2)
Qur’an dan Sunnah tetap dasar utama
3)
Perbedaan awal puasa bukan perpecahan
akidah
4)
Saling menghormati perbedaan ijtihad.
Kesimpulan
1)
NU:
a.
Rukyat tetap inti
b.
KHGT masih perlu kajian panjang.
2)
Muhammadiyah:
a.
Hisab memberi kepastian
b.
Kalender global lebih memungkinkan.
Perbedaan
ini
1)
Beda metode pahami teks agama
2)
Pada zaman modern.
3)
Bukan soal benar-salah
4)
Dalam iman.
1) Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.
2) Tafsirq.com
3) ChatGPT

0 comments:
Post a Comment