KONFLIK DALAM RUMAH TANGGA DI QURAN
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM
Pasangan mengalah
Demi harmoni rumah tangga.
Versi:
1)
Quran.
2)
Logika modern.
Dalam rumah tangga
1)
Salah satu pasangan
2)
Perlu mengalah
3)
Bukan lemah
4)
Tapi demi jaga damai.
Dalam Al-Qur’an dan
logika modern.
1)
Bentuk sikap dewasa.
2)
Jika dilakukan adil.
A.
Dalam Al-Qur’an
Yaitu:
1)
Perdamaian lebih baik
2)
Saling bergaul dengan
baik
3)
Menahan marah dan
memaafkan
Penjelasan.
1.
Perdamaian itu lebih
baik
“...Dan perdamaian itu lebih baik...”
(Al-Qur'an)
1)
Ketika suami-istri ada
gesekan
2)
Cari jalan damai lebih
utama
3)
Daripada ego menang
sendiri.
2.
Saling bergaul dengan
baik
“Dan bergaullah dengan mereka secara patut...”
(Al-Qur'an)
1)
Hubungan suami istri
2)
Dibangun dengan:
a.
Akhlak baik.
b.
Sabar
c.
Menghargai
3)
Bukan keras kepala.
3.
Menahan marah dan
memaafkan
“Orang yang menahan amarah dan memaafkan...”
(Al-Qur'an)
1)
Kadang mengalah
2)
Bentuk menahan emosi
3)
Demi kebaikan lebih
besar.
B.
Dalam Logika Modern
Yaitu:
1)
Tak semua konflik harus
dimenangkan
2)
Harmoni lebih mahal
daripada ego
3)
Pilih waktu yang tepat
4)
Hubungan butuh fleksibel
1.
Tak semua konflik harus
dimenangkan
1)
Jika tiap masalah
2)
Jadi ajang menang-kalah
3)
Maka rumah tangga
4)
Seperti medan perang.
2.
Harmoni lebih mahal
daripada ego
1)
Jika menang debat
2)
Tapi pasangan terluka
3)
Maka kalah jangka
panjang.
3.
Pilih waktu yang tepat
1)
Mengalah hari ini
2)
Buka ruang diskusi sehat
3)
Pada hari esok.
4.
Hubungan butuh fleksibel
1)
Dalam Psikologi modern
2)
Pasangan sukses
3)
Bukan tak pernah
bertengkar
4)
Tapi bisa memperbaiki
konflik.
C.
Tapi “mengalah”
Bukan berarti:
1)
Membiarkan zalim
2)
Diam terhadap kekerasan
3)
Selalu menekan diri
sendiri
4)
Kehilangan harga diri
5)
Jika 1 pihak
6)
Terus dipaksa mengalah.
7)
Maka bukan harmoni
8)
Tapi timpang.
5.
Rumus Sehat Rumah Tangga
1)
Hal kecil: mengalah
2)
Hal prinsip: musyawarah
3)
Hal zalim: tegas
6.
Contoh Nyata
1)
Boleh saling mengalah:
a.
Menu makan
b.
Tempat liburan.
c.
Jadwal kecil
2)
Dibahas serius.
a.
Keuangan
b.
Pendidikan anak.
c.
Penghinaan.
d.
Kekerasan
Kesimpulan
Dalam Qur’an dan logika
modern
1)
Mengalah demi harmoni
a.
Sifat mulia
b.
Jika sukarela, adil, dan
demi kebaikan bersama.
1)
Tapi jika dipaksa
sepihak
2)
Dan terus-menerus
3)
Itu bukan cinta
4)
Tapi beban.
Rumah tangga kuat
1)
Bukan siapa menang.
2)
Tapi siapa paling bijak.
1) Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.
2) Tafsirq.com
3) ChatGPT



