Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Monday, October 18, 2021

11302. CIRI AYAT MAKKIYAH TURUN DI MEKAH

 





CIRI AYAT MAKKIYAH TURUN DI MEKAH

Oleh: Drs. HM. YusronHadi, M.M.

 

 

AYAT MAKKIYAH

Yaitu  ayat Al-Quran yang diturunkan oleh Allah kepada Nabi Muhammad di Mekah.

 

Sebelum Nabi hijrah dari Mekah ke Madinah.

 

AYAT MADANIYAH

Yaitu ayat  Al-Quran yang diturunkan kepada Nabi Muhammad setelah hijrah ke Madinah.

 

Ayat Makkiyah dan Madaniyah punya konteks berbeda.

 

Masyarakat Mekah menolak ajaran Nabi Muhammad.

 

Dan masyarakat Madinah menerima ajaran Nabi.

 

 

Ayat Makkiyah turun di Makkah dan sekitarnya.

Seperti Mina, Arafah dan Hudaibiyah.

 

Ayat Madaniyah turun di Madinah dan sekitarnya.

Seperti Uhud, dan Quba.

 

Ayat Makkiyah   untuk penduduk Mekah.

 

Ayat Madaniyah untuk penduduk Madinah.

 

Sebagian ayat Makkiyah masuk dalam surah Madaniyah.

 

Dan sebagian ayat Madaniyah masuk dalam surah Makkiyah.

 

Disebut surah Makkiyah atau surah Madaniyah.

 

Berdasar sebagian besar ayat yang terkandung di dalamya.

 

Ayat turu di Madinah.

Tapi hukumnya Makkiyah.

 

Contohnya:

Surah Al-Mumtahanah.

 

Surah ini turun di Madinah.

Dilihat dari tempat turunnya.

 

Tapi seruannya untuk orang musyrik Mekah.

 

 

Ayat serupa turun di Makkah dalam Madani.

 

Yaitu ayat dalam surah Madaniyah.

 

Tapi punya gaya bahasa dan ciri-ciri umum surah Makkiyah.

Seperti dalam surah al-Anfal (8): 32.

 

Dan sebaliknya.

 

Yaitu ayat dalam surah Makkiyah.

 

Tapi punya gaya bahasa Madaniyah.

Seperti dalam surah An-Najm (53):32.

 

CIRI-CIRI AYAT MAKKIYAH

1.      Ayat Makkiyah pendek-pendek.

Disebut ayat qhisar.

Buktinya juz 30.

Memuat 36 surah.

Umumnya surah Makkiyah.

 

2.      Ayat Makkiyah mulai dengan “Yā ayyuhan nās.”

(Wahai manusia).

 

3.      Ayat Makkkiyah umumnya berhubungan dengan:

1)     Akidah dan keimanan.

2)     Ancaman dan pahala.

3)     Kisah umat dulu  berisi pengajaran dan budi pekerti.

 

4.      Tiap surah mengandung lafal “kallā”.

Lafal “kalla” hanya pada separuh terakhir dari Al-Quran.

Dan disebut 33 kali dalam 15 surah.

 

5.      Tiap surah mengandung ayat sajdah.

 

6.      Tiap surah diawali huruf singkat, seperti:

1)             Alif Lāam Mîim.

2)             Alif Lāam Rā.

3)             Hā Mîm.

4)             Dan lainnya.

 

Kecuali pada surah Al-Baqarah dan  surah Ali-Imran.

 

7.      Tiap surah ada kisah Nabi Adam dan Iblis.

Kecuali surah Al-Baqarah.

 

8.      Tiap surah ada  kisah para nabi dan umat dulu.

Kecuali pada surah Al-Baqarah.

 

9.      Kata-katanya lembut, jernih, dan mudah dilagukan.

Sesuai dengan huruf-hurufnya.

Yang dapat diucapkan lirih.

Dan dapat pula dengan suara keras.

10.               Bunyi akhiran ayat-ayat harmonis dan berimbang.

terkadang mendatar.

Terkadang menggelombang.

Terkadang melemah terpatah-patah.

Dan terkadang juga menggelegak, mengalun dan menggemuruh.

 

 

CIRI AYAT MADANIYAH

 

1.      Ajakan kepada tauhid.

Dan anjuran beribadah hanya kepada Allah.

 

2.      Bukti tentang risalah kenabian.

Kebangkitan dan hari pembalasan.

 

Hari kiamat.

Neraka dan siksaanya.

Surga dan kenikmatannya.

 

Argumen terhadap orang musyrik dengan bukti rasional.

Dan ayat kauniyah.

 

3.      Meletakkan dasar ketentuan umum perundangan.

Dan akhlak mulia.

Yang menjadi dasar terbentuknya suatu masyarakat.

 

Dan penyingkapan dosa orang musyrik dalam penumpahan darah.

Makan harta anak yatim, penguburan hidup-hidup bagi wanita.

Dan tradisi buruk lainnya.

 

4.      Menyebutkan kisah para nabi dan umat lalu.

Sebagai pelajaran bagi mereka.

 

Dan sebagai hiburan buat nabi Muhammad.

Untuk tabah dan sabar.

 

Dalam menghadapi gangguan.

 

5.      Suku katanya pendek.

Disertai kata-kata yang mengesankan.

 

6.      Pernyataanya singkat.

Di telinga terasa menembus.

Dan terdengar sangat keras.

 

Menggetarkan hati.

Dan maknanya pun meyakinkan.

 

Diperkuat lafal-lafal sumpah.

Seperti surah-surah yang pendek.

 

7.      Bukti kebenaran dan dalil yang dipakai mengutamakan kebenaran agama.

 

8.      Banyak berkisah orang munafik.

Dan problemnya.

 

 

Daftar nama 87 surah Makkiyah.

Berdasar Juz dalam Al-Quran.

 

1)     QS. Al Fatihah

2)     QS. Al An'am

3)     QS. Al A'raf

4)     QS. Yunus

5)     QS. Hud

 

6)     QS. Yusuf

7)     QS. Ar-Ra'd

8)     QS. Ibrahim

9)     QS. Al Hijr

10)              QS. An Nahl

 

11)              QS. Al Isra'

12)              QS. Al Kahfi

13)              QS. Maryam

14)              QS. Thaha

15)              QS. Al Anbiya

 

16)              QS. Al Mu'minun

17)              QS. Al Furqan

18)              QS. AsySyu'ara

19)              QS. An Naml

20)              QS. Al Qashash

 

21)              QS. Al Ankabut

22)              QS. ArRuum

23)              QS. Luqman

24)              QS. As Sajdah

25)              QS. Sabaa'

 

26)              QS. Fathir

27)              QS. Ya Sin

28)              QS. Ash Shaffat

29)              QS. Shad

30)              QS. AzZumar

 

31)              QS. Al Mu'min

32)              QS. Al Fushshilat

33)              QS. AsySyuraa

34)              QS. AzZukhruf

35)              QS. Ad Dukhan

 

36)              QS. Al Jasiyah

37)              QS. Al Ahqaf

38)              QS. Qaaf

39)              QS. AzZariyat

40)              QS. AthThur

 

41)              QS. An Najm

42)              QS. Al Qamar

43)              QS. Al Waqi'ah

44)              QS. Al Mulk

45)              QS. Al Qalam

 

46)              QS. Al Haqqah

47)              QS. Al Ma'arij

48)              QS. Nuh

49)              QS. Al Jin

50)              QS. Al Muzammil

 

51)              QS. Al Muddatstsir

52)              QS. Al Qiyamah

53)              QS. Al Mursalat

54)              QS. An Naba'

55)              QS. An Nazi'at

 

56)              QS. 'Abasa

57)              QS. At Takwir

58)              QS. Al Infithar

59)              QS. Al Muthaffifin

60)              QS. Al Insyiqaq

 

61)              QS. Al Buruj

62)              QS. AthThariq

63)              QS. Al A'la

64)              QS. Al Ghasyiyah

65)              QS. Al Fajr

 

66)              QS. Al Balad

67)              QS. AsySyams

68)              QS. Al Lail

69)              QS. AdhDhuha

70)              QS. Al Insyirah

 

71)              QS. At Tiin

72)              QS. Al 'Alaq

73)              QS. Al Qadr

74)              QS. Al 'Adiyat

75)              QS. Al Qari'ah

 

76)              QS. At Takatsur

77)              QS. Al 'Ashr

78)              QS. Al Humazah

79)              QS. Al Fiil

80)              QS. Al Quraisy

 

81)              QS. Al Ma'un

82)              QS. Al Kautsar

83)              QS. Al Kafirun

84)              QS. Al Lahab

85)              QS. Al Ikhlash

 

86)              QS. Al Falaq

87)              QS. An Naas

 

 

 

11301. ASHABUL KAHFI DI GUA 300 TAHUN MASEHI 309 TAHUN HIJRIAH

 





ASHABUL KAHFI DI GUA 300 TAHUN MASEHI 309 TAHUN HIJRIAH

Oleh: Drs. H.M. Yusron Hadi, M.M.

 

 

Ashabul Kahfi adalah kisah 7 pemuda tertidur lelap dalam gua.

 

Selama 309 tahun Hijriah.

Atau 300 tahun Masehi.

 

Mereka melarikan diri dari kejamnya Raja Dikyanus.

 

Kisah ini bersumber dalam Al-Quran.

Yaitu surah Al-Kahfi (surah ke-18).

 

Menurut sejarahwan Islam, mereka bernama:

1.       Maxalmena.

2.      Martinus.

3.      Kastunus.

4.      Bairunus.

5.      Danimus.

6.      Yathbunus.

7.      Thamlika.

8.      Dan 1 ekor anjing bernama Kithmir.

 

Anjing itu dipercaya satu-satunya anjing masuk surga.

 

Banyak yang berpendapat sejarah ini terjadi di Suriah.

 

Tapi ada beberapa ahli yang berpendapat.

Mereka berasal dari Yordania.

 

 

Al-Quran surah Al-Kahfi (surah ke-18) ayat 9-13.

 

 

أَمْ حَسِبْتَ أَنَّ أَصْحَابَ الْكَهْفِ وَالرَّقِيمِ كَانُوا مِنْ آيَاتِنَا عَجَبًا

إِذْ أَوَى الْفِتْيَةُ إِلَى الْكَهْفِ فَقَالُوا رَبَّنَا آتِنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً وَهَيِّئْ لَنَا مِنْ أَمْرِنَا رَشَدًا

فَضَرَبْنَا عَلَىٰ آذَانِهِمْ فِي الْكَهْفِ سِنِينَ عَدَدًا

ثُمَّ بَعَثْنَاهُمْ لِنَعْلَمَ أَيُّ الْحِزْبَيْنِ أَحْصَىٰ لِمَا لَبِثُوا أَمَدًا

 

Atau kamu mengira bahwa orang-orang yang mendiami gua dan (yang punya) raqim itu, mereka termasuk tanda kekuasaan Kami yang mengherankan?

Ingatlah tatkala para pemuda mencari tempat berlindung ke dalam gua lalu mereka berdoa, “Wahai Tuhan kami, berikan rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakan bagi kami, petunjuk yang lurus dalam urusan kami (ini)”.

Kami tutup telinga mereka beberapa tahun dalam gua itu, kemudian Kami bangunkan mereka, agar Kami mengetahui yang mana di antara kedua golongan itu yang lebih tepat dalam menghitung berapa lamanya mereka tinggal (dalam gua itu)?

Kami ceritakan kisah mereka kepadamu (Muhammad) dengan sebenarnya. Sesungguhnya mereka adalah para pemuda yang beriman kepada Tuhan dan Kami tambahkan kepada mereka petunjuk.

 

 

Al-Quran surah Al-Kahfi (surah ke-18) ayat 16-17.

 

وَإِذِ اعْتَزَلْتُمُوهُمْ وَمَا يَعْبُدُونَ إِلَّا اللَّهَ فَأْوُوا إِلَى الْكَهْفِ يَنْشُرْ لَكُمْ رَبُّكُمْ مِنْ رَحْمَتِهِ وَيُهَيِّئْ لَكُمْ مِنْ أَمْرِكُمْ مِرْفَقًا

 

۞ وَتَرَى الشَّمْسَ إِذَا طَلَعَتْ تَزَاوَرُ عَنْ كَهْفِهِمْ ذَاتَ الْيَمِينِ وَإِذَا غَرَبَتْ تَقْرِضُهُمْ ذَاتَ الشِّمَالِ وَهُمْ فِي فَجْوَةٍ مِنْهُ ۚ ذَٰلِكَ مِنْ آيَاتِ اللَّهِ ۗ مَنْ يَهْدِ اللَّهُ فَهُوَ الْمُهْتَدِ ۖ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَنْ تَجِدَ لَهُ وَلِيًّا مُرْشِدًا

 

Apabila kamu meninggalkan mereka dan apa yang mereka sembah selain Allah, maka cari tempat berlindung ke dalam gua niscaya Tuhanmu akan melimpahkan sebagian rahmat-Nya kepadamu dan menyediakan sesuatu yang berguna bagimu dalam urusanmu.

Kamu akan melihat matahari ketika terbit, condong dari gua mereka ke sebelah kanan, dan bila matahari terbenam menjauhi mereka ke sebelah kiri sedang mereka berada dalam tempat yang luas dalam gua itu. Itu sebagian dari tanda (kebesaran) Allah. Barangsiapa yang diberi petunjuk oleh Allah, maka dia yang mendapat petunjuk, dan barangsiapa yang disesatkan-Nya, maka kamu tidak akan mendapatkan seorang pemimpin pun yang dapat memberi petunjuk kepadanya.

 

Al-Quran surah Al-Kahfi (surah ke-18) ayat 18.

 

وَتَحْسَبُهُمْ أَيْقَاظًا وَهُمْ رُقُودٌ ۚ وَنُقَلِّبُهُمْ ذَاتَ الْيَمِينِ وَذَاتَ الشِّمَالِ ۖ وَكَلْبُهُمْ بَاسِطٌ ذِرَاعَيْهِ بِالْوَصِيدِ ۚ لَوِ اطَّلَعْتَ عَلَيْهِمْ لَوَلَّيْتَ مِنْهُمْ فِرَارًا وَلَمُلِئْتَ مِنْهُمْ رُعْبًا

 

Kamu mengira mereka bangun padahal tidur, dan Kami balik-balikkan mereka ke kanan dan ke kiri, sedangkan anjing mereka menjulurkan kedua lengannya di muka pintu gua. Jika kamu menyaksikan mereka, tentu kamu akan berpaling dari mereka dengan melarikan (diri) dan tentu (hati) kamu akan dipenuhi ketakutan terhadap mereka.

 

Al-Quran surah Al-Kahfi (surah ke-18) ayat 19.

 

وَكَذَٰلِكَ بَعَثْنَاهُمْ لِيَتَسَاءَلُوا بَيْنَهُمْ ۚ قَالَ قَائِلٌ مِنْهُمْ كَمْ لَبِثْتُمْ ۖ قَالُوا لَبِثْنَا يَوْمًا أَوْ بَعْضَ يَوْمٍ ۚ قَالُوا رَبُّكُمْ أَعْلَمُ بِمَا لَبِثْتُمْ فَابْعَثُوا أَحَدَكُمْ بِوَرِقِكُمْ هَٰذِهِ إِلَى الْمَدِينَةِ فَلْيَنْظُرْ أَيُّهَا أَزْكَىٰ طَعَامًا فَلْيَأْتِكُمْ بِرِزْقٍ مِنْهُ وَلْيَتَلَطَّفْ وَلَا يُشْعِرَنَّ بِكُمْ أَحَدًا

 

Demikian Kami bangunkan mereka agar mereka saling bertanya di antara mereka sendiri. Berkata salah seorang di antara mereka, “Sudah berapa lama kamu berada (di sini?)”. Mereka menjawab, “Kita berada (di sini) sehari atau setengah hari”. Berkata (yang lain lagi), “Tuhan kamu lebih mengetahui berapa lamanya kamu berada (di sini). Maka suruh salah seorang di antaramu pergi ke kota dengan membawa uang perakmu, dan hendaklah dia lihat yang mana makanan yang lebih baik, maka hendaklah dia membawa makanan untukmu, dan hendaklah dia berlaku lemah lembut dan jangan menceritakan halmu kepada siapa pun.”

 

 

Al-Quran surah Al-Kahfi (surah ke-18) ayat 20.

 

إِنَّهُمْ إِنْ يَظْهَرُوا عَلَيْكُمْ يَرْجُمُوكُمْ أَوْ يُعِيدُوكُمْ فِي مِلَّتِهِمْ وَلَنْ تُفْلِحُوا إِذًا أَبَدًا

 

Sesungguhnya jika mereka dapat mengetahui tempatmu, niscaya mereka akan melemparimu dengan batu, atau memaksamu kembali kepada agama mereka, dan jika demikian niscaya kamu tidak akan beruntung selamanya.

 

 

Al-Quran surah Al-Kahfi (surah ke-18) ayat 21.

 

وَكَذَٰلِكَ أَعْثَرْنَا عَلَيْهِمْ لِيَعْلَمُوا أَنَّ وَعْدَ اللَّهِ حَقٌّ وَأَنَّ السَّاعَةَ لَا رَيْبَ فِيهَا إِذْ يَتَنَازَعُونَ بَيْنَهُمْ أَمْرَهُمْ ۖ فَقَالُوا ابْنُوا عَلَيْهِمْ بُنْيَانًا ۖ رَبُّهُمْ أَعْلَمُ بِهِمْ ۚ قَالَ الَّذِينَ غَلَبُوا عَلَىٰ أَمْرِهِمْ لَنَتَّخِذَنَّ عَلَيْهِمْ مَسْجِدًا

 

Demikian (pula) Kami mempertemukan (manusia) dengan mereka, agar manusia mengetahui, bahwa janji Allah benar, dan bahwa kedatangan hari kiamat tidak ada keraguan padanya. Ketika orang-orang itu berselisih tentang urusan mereka, orang-orang itu berkata, “Dirikan sebuah bangunan di atas (gua) mereka, Tuhan mereka lebih mengetahui tentang mereka”. Orang-orang yang berkuasa atas urusan mereka berkata, “Sesungguhnya kami akan mendirikan sebuah rumah peribadatan di atasnya.

 

 

Al-Quran surah Al-Kahfi (surah ke-18) ayat 22.

 

سَيَقُولُونَ ثَلَاثَةٌ رَابِعُهُمْ كَلْبُهُمْ وَيَقُولُونَ خَمْسَةٌ سَادِسُهُمْ كَلْبُهُمْ رَجْمًا بِالْغَيْبِ ۖ وَيَقُولُونَ سَبْعَةٌ وَثَامِنُهُمْ كَلْبُهُمْ ۚ قُلْ رَبِّي أَعْلَمُ بِعِدَّتِهِمْ مَا يَعْلَمُهُمْ إِلَّا قَلِيلٌ ۗ فَلَا تُمَارِ فِيهِمْ إِلَّا مِرَاءً ظَاهِرًا وَلَا تَسْتَفْتِ فِيهِمْ مِنْهُمْ أَحَدًا

 

Nanti (ada orang yang akan) mengatakan (jumlah mereka) 3 orang yang ke-4 adalah anjingnya, dan (yang lain) mengatakan, “(Jumlah mereka) 5 orang yang ke-6 adalah anjingnya”, sebagai terkaan terhadap barang yang gaib. Yang lain lagi mengatakan, “Jumlah mereka 7 orang, yang ke-8 adalah anjingnya”. Katakan, “Tuhanku lebih mengetahui jumlah mereka, tidak ada orang yang mengetahui (bilangan) mereka kecuali sedikit”. Karena itu kamu (Muhammad) jangan bertengkar tentang hal mereka, kecuali pertengkaran lahir saja dan kamu jangan kamu bertanya tentang mereka kepada siapa pun.

 

 

Al-Quran surah Al-Kahfi (surah ke-18) ayat 25-26.

 

وَلَبِثُوا فِي كَهْفِهِمْ ثَلَاثَ مِائَةٍ سِنِينَ وَازْدَادُوا تِسْعًا

 

قُلِ اللَّهُ أَعْلَمُ بِمَا لَبِثُوا ۖ لَهُ غَيْبُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۖ أَبْصِرْ بِهِ وَأَسْمِعْ ۚ مَا لَهُمْ مِنْ دُونِهِ مِنْ وَلِيٍّ وَلَا يُشْرِكُ فِي حُكْمِهِ أَحَدًا

 

Mereka tinggal dalam gua 300 tahun ditambah 9 tahun (lagi)”. Katakan,”Allah lebih mengetahui berapa lamanya mereka tinggal (di gua). Kepunyaan-Nya semua yang tersembunyi di langit dan di bumi. Alangkah terang penglihatan-Nya dan alangkah tajam pendengaran-Nya. Tidak ada seorang pelindung pun bagi mereka selain daripada-Nya. Dia tidak mengambil seorang pun menjadi sekutu-Nya dalam menetapkan keputusan.”

 

 

Daftar Pustaka.

1.              Hatta, Ahmad. Tafsir  Al-Quran Per Kata. Dilengkapi dengan Asbabun Nuzul dan Terjemah. Penerbit Pustaka Maghfirah. Jakarta, 2011.

2.              Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2

3.              Tafsirq.com online.