Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Friday, October 25, 2024

37355. HENSAT 1 JAM PRABOWO STOP 10 TAHUN CITRA JOKOWI

 


HENSAT 1 JAM PRABOWO STOP 10 TAHUN CITRA JOKOWI

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

 

 

 

 

Hendri Satrio terkait

Pelantikan Prabowo Subianto.

Jadi Presiden Indonesia.

 

 Hendri Satrio ungkap.

Pidato Prabowo bawa pesan kuat.

 

 Indonesia hadapi realitas.

Tanpa pencitraan.

Yang selama ini terjadi.

 

“Salah satu poin inti.

Pidato Pak Prabowo.

 

 Indonesia harus hadapi kenyataan.

Tak lagi dipoles-poles,” ungkapnya.

 

 “Jadi, ibaratnya.

Pencitraan Pak Jokowi.

 

Selama  10 tahun.

Sudah selesai.

 

Dalam pidato Pak Prabowo.

Hanya 1 jam,” lanjutnya.

 

Hendri Satrio soroti.

Pidato Prabowo.

 

Titik akhir strategi .

Gaya Jokowi.

Dalam 10 tahun.

 

Hendri Satrio ungkap.

Prabowo beri pesan.

 

Soal dasar Indonesia.

Termasuk ekonomi.

 

Indonesia masuk kekuatan ekonomi.

Terbesar dunia.

Jadi anggota G20.

 

Tapi Prabowo tekankan.

1)        Agar rakyat sejahtera.

2)        Kemiskinan merajalela.

 

 

3)         Jadi sorotan utama.

4)        Bangga prestasi internasional.

 

5)         Tapi rakyatnya miskin.

 

 

Hendri Satrio soroti.

Pernyataan Prabowo.

 

Terkait kemiskinan .

Warga lanjut usia.

 

Gambaran rakyat Indonesia.

Usia 70 tahun.

 

Masih harus kerja keras.

 

Bahwa merdeka sejati.

Tak dirasakan semua orang.

 

Prabowo sampaikan.

Ketimpangan besar .

 

Harus segera diatasi.

Pada buku ‘Paradoks Indonesia'.

 

Hendri Satrio tekankan.

Simbol pakia mobil nasional

 

Garuda Maung.

Oleh Prabowo usai dilantik.

 

Bentuk nyata visi Prabowo.

Majukan industri dalam negeri.

 

Tidak hanya simbol semata.

Sebelumnya sebatas wacana.

Dalam 10 tahun.

 

Hendri Satrio lihat.

 Prabowo bawa fase baru.

 

Terjemahkan visi besar

Perbaiki kondisi bangsa.

 

“Kita harus beri kesempatan.

Pak Prabowo dan kabinetnya.

 

Jalankan pemerintahan.

Silakan berdebat .

 

Masih ada waktu,” tutup Hendri Satrio.

 

(Sumber Hensat)

 

 

37354. HUKUMAN QISAS PEMBUNUH DI QURAN

 


HUKUMAN QISAS BAGI PEMBUNUH DI ALQURAN   

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

 

 

 

Qisas

Yaitu hukuman mati bagi pembunuh.

 

Pembunuhan dan qisas

Dalam Al-Quran.

 

 Yaitu:

1)        Surah An-Nisa (4 : 92-93).

2)        Surah Al-Maidah (5 : 32, 45).

 

3)        Surah Al-lsar (17 : 33).

 

 

Al-Quran surah An-Nisa (surah ke-4) ayat 92-93).

 


وَمَا كَانَ لِمُؤْمِنٍ أَنْ يَقْتُلَ مُؤْمِنًا إِلَّا خَطَأً ۚ وَمَنْ قَتَلَ مُؤْمِنًا خَطَأً فَتَحْرِيرُ رَقَبَةٍ مُؤْمِنَةٍ وَدِيَةٌ مُسَلَّمَةٌ إِلَىٰ أَهْلِهِ إِلَّا أَنْ يَصَّدَّقُوا ۚ فَإِنْ كَانَ مِنْ قَوْمٍ عَدُوٍّ لَكُمْ وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَتَحْرِيرُ رَقَبَةٍ مُؤْمِنَةٍ ۖ وَإِنْ كَانَ مِنْ قَوْمٍ بَيْنَكُمْ وَبَيْنَهُمْ مِيثَاقٌ فَدِيَةٌ مُسَلَّمَةٌ إِلَىٰ أَهْلِهِ وَتَحْرِيرُ رَقَبَةٍ مُؤْمِنَةٍ ۖ فَمَنْ لَمْ يَجِدْ فَصِيَامُ شَهْرَيْنِ مُتَتَابِعَيْنِ تَوْبَةً مِنَ اللَّهِ ۗ وَكَانَ اللَّهُ عَلِيمًا حَكِيمًا

 

Dan tidak layak bagi orang mukmin membunuh orang mukmin (lain), kecuali karena tersalah (tidak sengaja), dan barang siapa membunuh orang mukmin karena tersalah (hendaklah) ia memerdekakan seorang budak beriman serta bayar diat diserahkan pada keluarganya (si terbunuh), kecuali jika mereka (keluarga terbunuh) bersedekah. Jika ia (terbunuh) dari kaum (kafir) yang ada perjanjian (damai) antara mereka dengan kamu, maka (hendaklah pembunuh) membayar diat diserahkan pada keluarganya (terbunuh) serta memerdekakan budak beriman. Barang siapa tidak memperolehnya, maka hendaklah ia (pembunuh) berpuasa 2 bulan berurutan untuk penerimaan tobat dari pada Allah. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.

 

وَمَنْ يَقْتُلْ مُؤْمِنًا مُتَعَمِّدًا فَجَزَاؤُهُ جَهَنَّمُ خَالِدًا فِيهَا وَغَضِبَ اللَّهُ عَلَيْهِ وَلَعَنَهُ وَأَعَدَّ لَهُ عَذَابًا عَظِيمًا

 

Dan barang siapa membunuh orang mukmin dengan sengaja maka balasannya Jahanam, kekal ia di dalamnya dan Allah murka padanya, dan mengutukinya serta menyediakan azab besar baginya.

 

Al-Quran surah Al-Maidah (surah ke-5) ayat 32.

 

 


مِنْ أَجْلِ ذَٰلِكَ كَتَبْنَا عَلَىٰ بَنِي إِسْرَائِيلَ أَنَّهُ مَنْ قَتَلَ نَفْسًا بِغَيْرِ نَفْسٍ أَوْ فَسَادٍ فِي الْأَرْضِ فَكَأَنَّمَا قَتَلَ النَّاسَ جَمِيعًا وَمَنْ أَحْيَاهَا فَكَأَنَّمَا أَحْيَا النَّاسَ جَمِيعًا ۚ وَلَقَدْ جَاءَتْهُمْ رُسُلُنَا بِالْبَيِّنَاتِ ثُمَّ إِنَّ كَثِيرًا مِنْهُمْ بَعْدَ ذَٰلِكَ فِي الْأَرْضِ لَمُسْرِفُونَ

 

Oleh karena itu Kami tetapkan (suatu hukum) bagi Bani Israil, bahwa: barang siapa  membunuh manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan di bumi, maka seakan-akan dia membunuh manusia seluruhnya. Dan barang siapa yang menjaga kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia menjaga kehidupan manusia semuanya. Dan sesungguhnya telah datang pada mereka rasul-rasul Kami dengan (membawa) keterangan jelas, kemudian banyak di antara mereka sesudah itu sungguh melampaui batas dalam berbuat kerusakan di bumi.

 

Al-Quran surah Al-Maidah (surah ke-5) ayat 45.


وَكَتَبْنَا عَلَيْهِمْ فِيهَا أَنَّ النَّفْسَ بِالنَّفْسِ وَالْعَيْنَ بِالْعَيْنِ وَالْأَنْفَ بِالْأَنْفِ وَالْأُذُنَ بِالْأُذُنِ وَالسِّنَّ بِالسِّنِّ وَالْجُرُوحَ قِصَاصٌ ۚ فَمَنْ تَصَدَّقَ بِهِ فَهُوَ كَفَّارَةٌ لَهُ ۚ وَمَنْ لَمْ يَحْكُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللَّهُ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الظَّالِمُونَ

 

Dan Kami telah tetapkan pada mereka di dalamnya (Taurat) bahwa jiwa (dibalas) dengan jiwa, mata dengan mata, hidung dengan hidung, telinga dengan telinga, gigi dengan gigi, dan luka luka (pun) ada qisasnya. Barang siapa melepaskan (hak qisas)nya, maka melepaskan hak itu (menjadi) penebus dosa baginya. Barang siapa tidak memutuskan perkara menurut yang diturunkan Allah, maka mereka orang zalim.

 

Al-Quran surah Al-lsra (surah ke-17) ayat 33.

 


وَلَا تَقْتُلُوا النَّفْسَ الَّتِي حَرَّمَ اللَّهُ إِلَّا بِالْحَقِّ ۗ وَمَنْ قُتِلَ مَظْلُومًا فَقَدْ جَعَلْنَا لِوَلِيِّهِ سُلْطَانًا فَلَا يُسْرِفْ فِي الْقَتْلِ ۖ إِنَّهُ كَانَ مَنْصُورًا

 

Dan jangan kamu membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya), melainkan dengan suatu (alasan) benar. Dan barang siapa dibunuh secara zalim, maka sesungguhnya Kami memberi kekuasaan kepada ahli warisnya, tapi jangan ahli waris melampaui batas dalam membunuh. Sesungguhnya ia orang mendapat pertolongan.

 

Al-Quran surah An-Nisa (surah ke-4) ayat 31.

 


إِنْ تَجْتَنِبُوا كَبَائِرَ مَا تُنْهَوْنَ عَنْهُ نُكَفِّرْ عَنْكُمْ سَيِّئَاتِكُمْ وَنُدْخِلْكُمْ مُدْخَلًا كَرِيمًا

 

Jika kamu menjauhi dosa besar di antara dosa yang dilarang kamu mengerjakannya, niscaya Kami hapus kesalahanmu (dosamu yang kecil) dan Kami masukkan kamu ke tempat mulia (surga).

 

Al-Quran surah Asy-Syura (surah ke-42) ayat 40.


وَجَزَاءُ سَيِّئَةٍ سَيِّئَةٌ مِثْلُهَا ۖ فَمَنْ عَفَا وَأَصْلَحَ فَأَجْرُهُ عَلَى اللَّهِ ۚ إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الظَّالِمِينَ

 

Dan balasan suatu kejahatan adalah kejahatan serupa, maka barang siapa memaafkan dan berbuat baik maka pahalanya atas (tanggungan) Allah. Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang zalim.

 

 

Al-Quran surah An-Nisa (surah ke-4) ayat 48.


إِنَّ اللَّهَ لَا يَغْفِرُ أَنْ يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَٰلِكَ لِمَنْ يَشَاءُ ۚ وَمَنْ يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدِ افْتَرَىٰ إِثْمًا عَظِيمًا

 

Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa selain dari (syirik), bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barang siapa menyekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa besar.

 

 

 

 (Sumber Tafsir Quran Perkata DR M Hatta)

 

37353. BERIMAN TAK BERBUAT DOSA BESAR MASUK SURGA

 


BERIMAN TAK BERBUAT DOSA BESAR MASUK SURGA  

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

 

 

 

 

 

Pahala menjauhi dosa besar.

Dan balasan kejahatan.

 

Dalam Al-Quran.

 Yaitu:

1)        Surah An-Nisa (4 : 31).

2)        Surah Asy-Syura (42 : 37).

 

3)        Surah An-Najm (53 : 31-32).

 

 

4)        Surah Al-Qasas (28 : 84).

5)        Surah Al-Mukmin (40 : 40)

6)        Surah Asy-Syura (42 : 40).

 

1.        Orang menjauhi dosa besar.

Dijamin masuk surga.

 

 

Al-Quran surah An-Nisa (surah ke-4) ayat 31.

 


إِنْ تَجْتَنِبُوا كَبَائِرَ مَا تُنْهَوْنَ عَنْهُ نُكَفِّرْ عَنْكُمْ سَيِّئَاتِكُمْ وَنُدْخِلْكُمْ مُدْخَلًا كَرِيمًا

 

Jika kamu menjauhi dosa besar di antara dosa yang dilarang kamu mengerjakannya, niscaya Kami hapus kesalahanmu (dosamu yang kecil) dan Kami masukkan kamu ke tempat mulia (surga).

 

Ayat di atas bisa dipahami.

1)        Orang menjauhi dosa besar.

 

2)        Maka dosa kecilnya dihapus dan diampuni Allah.

3)        Dia dimasukkan dalam surga.

 

 

Al-Quran surah Asy-Syura (surah ke-42) ayat 37.


وَالَّذِينَ يَجْتَنِبُونَ كَبَائِرَ الْإِثْمِ وَالْفَوَاحِشَ وَإِذَا مَا غَضِبُوا هُمْ يَغْفِرُونَ

 

Dan (bagi) orang-orang yang menjauhi dosa besar dan perbuatan keji, dan jika mereka marah mereka memberi maaf.

 

Al-Quran surah An-Najm (surah ke-53) ayat 31-32.

 


وَلِلَّهِ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ لِيَجْزِيَ الَّذِينَ أَسَاءُوا بِمَا عَمِلُوا وَيَجْزِيَ الَّذِينَ أَحْسَنُوا بِالْحُسْنَى

 

Dan hanya kepunyaan Allah apa yang ada di langit dan di bumi supaya Dia memberi balasan kepada orang yang berbuat jahat terhadap apa yang telah mereka kerjakan dan memberi balasan kepada orang yang berbuat baik dengan pahala lebih baik (surga).

 

الَّذِينَ يَجْتَنِبُونَ كَبَائِرَ الْإِثْمِ وَالْفَوَاحِشَ إِلَّا اللَّمَمَ ۚ إِنَّ رَبَّكَ وَاسِعُ الْمَغْفِرَةِ ۚ هُوَ أَعْلَمُ بِكُمْ إِذْ أَنْشَأَكُمْ مِنَ الْأَرْضِ وَإِذْ أَنْتُمْ أَجِنَّةٌ فِي بُطُونِ أُمَّهَاتِكُمْ ۖ فَلَا تُزَكُّوا أَنْفُسَكُمْ ۖ هُوَ أَعْلَمُ بِمَنِ اتَّقَىٰ

 

 (Yaitu) orang yang menjauhi dosa besar dan perbuatan keji selain kesalahan kecil. Sesungguhnya Tuhanmu maha luas ampunan-Nya. Dan Dia lebih mengetahui (tentang keadaan)mu ketika Dia menjadikan kamu dari tanah dan ketika kamu masih janin dalam perut ibumu; maka janganlah kamu mengatakan dirimu suci. Dia yang paling mengetahui tentang orang bertakwa.

 

2.        Pembalasan bagi kejahatan.

 

Al-Quran surah Al-Qasas (surah ke-28) ayat 84.

 


مَنْ جَاءَ بِالْحَسَنَةِ فَلَهُ خَيْرٌ مِنْهَا ۖ وَمَنْ جَاءَ بِالسَّيِّئَةِ فَلَا يُجْزَى الَّذِينَ عَمِلُوا السَّيِّئَاتِ إِلَّا مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ

 

Barangsiapa datang dengan (membawa) kebaikan, maka baginya (pahala) lebih baik daripada kebaikannya; dan barang siapa datang dengan (membawa) kejahatan, maka tidak diberi pembalasan kepada orang yang mengerjakan kejahatan, melainkan (seimbang) dengan apa yang dulu mereka kerjakan.

 

Ayat di atas bisa dipahami.

1)        Perbuatan baik akan dibalas lebih baik.

2)        Kejahatan akan dibalas seimbang.

 

 

 

Al-Quran surah Al-Mukmin/Al-Gofir (surah ke-40) ayat 40.

 

 عَمِلَ سَيِّئَةً فَلَا يُجْزَىٰ إِلَّا مِثْلَهَا ۖ وَمَنْ عَمِلَ صَالِحًا مِنْ ذَكَرٍ أَوْ أُنْثَىٰ وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَأُولَٰئِكَ يَدْخُلُونَ الْجَنَّةَ يُرْزَقُونَ فِيهَا بِغَيْرِ حِسَابٍ

 

Barangsiapa berbuat jahat, maka dia tidak akan dibalasi melainkan sebanding dengan kejahatan. Dan barang siapa mengerjakan amal saleh baik pria maupun wanita sedangkan ia beriman, maka mereka akan masuk surga, mereka diberi rezeki di dalamnya tanpa hisab.

 

Ayat di atas bisa dipahami.

1)        Perbuatan jahat dibalas seimbang.

 

2)        Orang beriman dan berbuat baik

Akan masuk surga.

 

3)        Diberi rezeki tanpa batas.

 

Al-Quran surah Asy-Syura (surah ke-42) ayat 40.

 


وَجَزَاءُ سَيِّئَةٍ سَيِّئَةٌ مِثْلُهَا ۖ فَمَنْ عَفَا وَأَصْلَحَ فَأَجْرُهُ عَلَى اللَّهِ ۚ إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الظَّالِمِينَ

 

Dan balasan suatu kejahatan adalah kejahatan serupa, maka barang siapa memaafkan dan berbuat baik maka pahalanya atas (tanggungan) Allah. Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang zalim.

 

Ayat diatas bisa dipahami.

 

1)        Perbuatan jahat dibalas seimbang.

 

2)        Orang memaafkan dan berbuat baik

Pahalanya dijamin Allah.

 

3)        Allah tak suka pada orang zalim.

 

Daftar dosa besar.

Menurut ulama.

 

1)        Berbuat syirik.

2)        Membunuh orang mukmin.

 

3)        Melakukan sihir.

4)        Tak mengerjakan  salat.

5)        Tak bayar zakat.

 

Al-Quran surah An-Nisa (surah ke-4) ayat 48.


إِنَّ اللَّهَ لَا يَغْفِرُ أَنْ يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَٰلِكَ لِمَنْ يَشَاءُ ۚ وَمَنْ يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدِ افْتَرَىٰ إِثْمًا عَظِيمًا

 

Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa selain dari (syirik), bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barang siapa yang menyekutukan Allah, maka sungguh ia berbuat dosa besar.

 

 

Al-Quran surah An-Nisa (surah ke-4) ayat 93.

 


وَمَنْ يَقْتُلْ مُؤْمِنًا مُتَعَمِّدًا فَجَزَاؤُهُ جَهَنَّمُ خَالِدًا فِيهَا وَغَضِبَ اللَّهُ عَلَيْهِ وَلَعَنَهُ وَأَعَدَّ لَهُ عَذَابًا عَظِيمًا

 

Dan barang siapa membunuh orang mukmin dengan sengaja maka balasannya ialah Jahanam, dia kekal di dalamnya dan Allah murka padanya, dan mengutukinya serta menyediakan azab besar baginya.

 

 

 

 (Sumber Tafsir Quran Perkata DR M Hatta)