Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tuesday, October 29, 2024

37413. ISLAM SANTUN PEDANG MASUK SARUNG

 


ISLAM SANTUN PEDANG MASUK DALAM SARUNG

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M

 

 

 

Orang beli setumpuk kertas kosong.

Dia mengeluh mahalnya harga kertas.

 

Pembeli bertanya,

“Mengapa harga kertas kosong ini.

 

Lebih mahal daripada harga kertas.

Yang berisi tulisan.

 

Bukankah tulisan punya nilai tambah.

Mestinya harganya lebih mahal?”

 

Penjual menjawab,

“Kertas putih masih kosong.

 

Artinya kertas belum dicemari tulisan.

Harganya lebih mahal.

 

Daripada kertas berisi tulisan.

Sebab kertas berisi tulisan.

 

Berarti sudah tercemar.

Maka harganya murah.”

 

 

Pembeli bertanya,

 

“Mengapa kamu tak ibaratkan.

Kertas masih kosong.

Seperti gelas kosong.

 

Sedangkan kertas berisi tulisan.

Tak ibarat gelas berisi minuman segar?”

 

Penjual menjawab,

“Jika ibarat gelas berisi minuman.

 

Maka gelas tak berisi minuman segar.

Tapi gelas berisi air laut.

Mengandung racun mematikan.”

 

Kertas berisi tulisan.

Punya nilai tambah.

 

Nilai tambah dalam kertas.

Bisa positif atau negatif.

 

Jika kertas berisi tulisan.

Menyenangkan dan manfaat.

 

Bagi masyarakat.

Maka bernilai positif.

 

Tulisan dalam media massa.

Misalnya berita koran harian, majalah, dan lainnya.

Juga demikian.

 

Jika lihat kesenangan warga saja.

Berselera rendah.

 

Tujuan untung materi.

Tak lihat manfaatnya.

 

Maka tulisan itu.

Bisa membawa malapetaka.

 

Islam boleh bacaan ringan.

Seperti humor undang tawa.

 

Tak dilarang untuk  bergurau.

 

Nabi Muhammad bergurau.

Diabadikan dalam sejarah.

 

Tapi Nabi Muhammad berkata benar.

Dan tak berbohong.

 

Islam tak melarang pendidikan seks.

Asalkan tidak umbar nafsu.

Tak bangkitkan selera rendah.

 

Al-Quran berkisah rayuan.

Dan kehangatan bercinta.

Al-Quran surah Yusuf (surah ke-12) ayat 23.

 

وَرَاوَدَتْهُ الَّتِي هُوَ فِي بَيْتِهَا عَنْ نَفْسِهِ وَغَلَّقَتِ الْأَبْوَابَ وَقَالَتْ هَيْتَ لَكَ ۚ قَالَ مَعَاذَ اللَّهِ ۖ إِنَّهُ رَبِّي أَحْسَنَ مَثْوَايَ ۖ إِنَّهُ لَا يُفْلِحُ الظَّالِمُونَ

 

        Dan wanita (Zulaikha) yang Yusuf tinggal di rumahnya menggoda Yusuf untuk menundukkan dirinya (kepadanya) dan dia menutup pintu-pintu, seraya berkata,”Marilah ke sini.” Yusuf berkata,”Aku berlindung kepada Allah, sungguh tuanku telah memperlakukan aku dengan baik”. Sesungguhnya orang-orang zalim tidak akan beruntung.

 

Al-Quran surah Yusuf (surah ke-12) ayat 24.

 

وَلَقَدْ هَمَّتْ بِهِ ۖ وَهَمَّ بِهَا لَوْلَا أَنْ رَأَىٰ بُرْهَانَ رَبِّهِ ۚ كَذَٰلِكَ لِنَصْرِفَ عَنْهُ السُّوءَ وَالْفَحْشَاءَ ۚ إِنَّهُ مِنْ عِبَادِنَا الْمُخْلَصِينَ

 

       Sesungguhnya wanita itu telah bermaksud (melakukan perbuatan itu) dengan Yusuf dan Yusuf pun bermaksud (melakukan pula) dengan wanita itu andaikata dia tidak melihat tanda (dari) Tuhannya. Demikianlah, agar Kami memalingkan darinya kemungkaran dan kekejian. Sesungguhnya Yusuf termasuk hamba Kami yang terpilih.

 

Al-Quran bicara puncak hubungan badan.

Suami dan istri.

 

Tapi dalam bahasa sopan santun.

 

Dengan terhormat pada anak-anak.

 

Nabi Muhammad bersabda,

”Masuknya pedang dalam sarungnya”.

 

Nabi Muhammad bersabda,

“Ketika suaminya menutupinya.

Maka istrinya mengandung dengan kandungan ringan”.

 

Al-Quran surah Al-A’raf (surah ke-7) ayat 189.

 

Kiasan pertemuan sperma suami dengan ovum isteri.

 

۞ هُوَ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَجَعَلَ مِنْهَا زَوْجَهَا لِيَسْكُنَ إِلَيْهَا ۖ فَلَمَّا تَغَشَّاهَا حَمَلَتْ حَمْلًا خَفِيفًا فَمَرَّتْ بِهِ ۖ فَلَمَّا أَثْقَلَتْ دَعَوَا اللَّهَ رَبَّهُمَا لَئِنْ آتَيْتَنَا صَالِحًا لَنَكُونَنَّ مِنَ الشَّاكِرِينَ

 

       Dia Yang menciptakanmu dari diri yang satu dan darinya Dia menciptakan isterinya, agar dia merasa senang padanya. Maka setelah dicampurinya, isterinya  mengandung kandungan ringan, dan terus dia merasa ringan (beberapa waktu). Kemudian tatkala dia merasa berat, keduanya (suami isteri) bermohon pada Allah, Tuhannya seraya berkata: ”Sesungguhnya jika Engkau memberi kami anak sempurna, tentu kami termasuk orang-orang bersyukur.

 

Al-Quran jelaskan sesuatu.

Yang dianggap tabu dan khusus.

Untuk orang dewasa.

 

Memakai redaksi berselera tinggi, santun, dan indah.

 

Bukan dengan kalimat berselera rendah.

 

Al-Quran tidak pakai kalimat jorok.

 

 

 

Daftar Pustaka

1.Shihab, M.Quraish. Lentera Hati. Kisah dan Hikmah Kehidupan. Penerbit Mizan, 1994.   

2.Shihab, M. Quraish Shihab. Wawasan Al-Quran. Tafsir Maudhui atas Perbagai Persoalan Umat. Penerbit Mizan, 2009.

3.Shihab, M.Quraish. E-book Membumikan Al-Quran.

4.Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2

5.Tafsirq.com online

37412. AMAR MAKRUF LEBIH RINGAN DARIPADA NAHI MUNGKAR

 


AMAR MAKRUF LEBIH RINGAN DARIPADA NAHI MUNGKAR

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

 

 

 

 Amar makruf nahi mungkar.

 (Menurut KBBI V).

 

Artinya.

Perintah berbuat baik.

Dan melarang berbuat keji.

 

Untuk hal-hal yang sifatnya.

Perintah dan larangan Allah.

 

Al-Quran surah Lukman (surah ke-31) ayat 17.

 

يَا بُنَيَّ أَقِمِ الصَّلَاةَ وَأْمُرْ بِالْمَعْرُوفِ وَانْهَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَاصْبِرْ عَلَىٰ مَا أَصَابَكَ ۖ إِنَّ ذَٰلِكَ مِنْ عَزْمِ الْأُمُورِ

 

 Hai anakku, dirikan salat dan suruh (manusia) mengerjakan yang baik dan cegahlah (mereka) dari perbuatan mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpamu. Sesungguhnya yang demikian termasuk hal yang diwajibkan (oleh Allah).

 

Al-Quran surah Ali Imran (surah ke-3) ayat 110.

 

كُنْتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ ۗ وَلَوْ آمَنَ أَهْلُ الْكِتَابِ لَكَانَ خَيْرًا لَهُمْ ۚ مِنْهُمُ الْمُؤْمِنُونَ وَأَكْثَرُهُمُ الْفَاسِقُونَ

 

Kamu adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentu lebih baik bagi mereka; di antara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka orang fasik.

 

Al-Quran surah Al-Haj (surah ke-22) ayat 41.

 

الَّذِينَ إِنْ مَكَّنَّاهُمْ فِي الْأَرْضِ أَقَامُوا الصَّلَاةَ وَآتَوُا الزَّكَاةَ وَأَمَرُوا بِالْمَعْرُوفِ وَنَهَوْا عَنِ الْمُنْكَرِ ۗ وَلِلَّهِ عَاقِبَةُ الْأُمُورِ

 

 

 (Yaitu) orang-orang yang jika Kami teguhkan kedudukan mereka di bumi, niscaya mereka mendirikan salat, menunaikan zakat, menyuruh berbuat makruf dan mencegah dari perbuatan mungkar; dan kepada Allah kembali segala urusan.

 

 Para ulama jelaskan.

Bahwa amar makruf nahi mungkar.

 

Perintah hukumnya wajib.

Bagi semua umat Islam.

 

Untuk mengajak berbuat baik.

Dan mencegah dari hal buruk.

Bagi masyarakat.

 

Kegiatan amar makruf.

Atau mengajak berbuat baik.

 

Relatif lebih ringan nahi mungkar.

Atau menolak kemungkaran.

 

Wajar banyak orang atau kelompok.

Lebih suka amar makruf.

Daripada nahi mungkar.

 

Orang yang diajak amar makruf.

Meskipun tak mau ikut.

Mereka menolak dengan cara baik.

 

Tapi kegiatan nahi mungkar.

Berisiko lebih berat

 

Karena orang atau kelompok.

Yang menolaknya.

 

Bisa melawan dengan cara:

1)        Kasar.

2)        Menyiksa.

3)        Membunuh.

 

 

      Nabi bersabda,

 

 مَنْ رَأَى مِنْكُمْ مُنْكَراً فَلْيُغَيِّرْهُ بِيَدِهِ، فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِلِسَانِهِ، فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِقَلْبِهِ وَذَلِكَ أَضْعَفُ اْلإِيْمَانِ

 

      Nabi bersabda,

 

”Barang siapa melihat kemungkaran.

Maka hendaklah diubah dengan tangannya.

 

Jika tidak mampu.

Hendaklah diubah dengan lisannya.

 

Jika tidak mampu.

Hendaklah diubah dengan hatinya.

Dan itu iman paling lemah.”

 

 Jika semua umat Islam.

Tak mau berbuat amar makruf nahi mungkar.

 

Maka Allah akan beri hukuman.

1)        Berupa pemimpin zalim.

 

2)        Menindas umat Islam.

 

3)        Doa umat Islam tak dikabulkan Allah.

 

  Nabi bersabda,

 

”Hendaklah kamu amar makruf .

Menyuruh berbuat baik.

 

Dan bernahi mungkar.

Melarang berbuat jahat.

 

 Jika kamu tidak amar makruf dan nahi mungkar.

 

Maka Allah akan memberimu pemimpin.

Orang paling jahat di antaramu.

 

Dan jika orang baik-baik di antaramu.

Berdoa memohon kepada Allah.

Maka doanya tak dikabulkan.”

 

 

Daftar Pustaka

1.Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.

2.Tafsirq.com online

37411. PERINTAH AMAR MAKRUF NAHI MUNGKAR

 


PERINTAH AMAR MAKRUF NAHI MUNGKAR DI ALQURAN

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

 

 

 

 Amar makruf nahi mungkar.

 (Menurut KBBI V).

 

Artinya.

Perintah berbuat baik.

Dan melarang berbuat keji.

 

Untuk hal-hal yang sifatnya.

Perintah dan larangan Allah.

 

Al-Quran surah Lukman (surah ke-31) ayat 17.

 

يَا بُنَيَّ أَقِمِ الصَّلَاةَ وَأْمُرْ بِالْمَعْرُوفِ وَانْهَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَاصْبِرْ عَلَىٰ مَا أَصَابَكَ ۖ إِنَّ ذَٰلِكَ مِنْ عَزْمِ الْأُمُورِ

 

 Hai anakku, dirikan salat dan suruh (manusia) mengerjakan yang baik dan cegahlah (mereka) dari perbuatan mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpamu. Sesungguhnya yang demikian termasuk hal yang diwajibkan (oleh Allah).

 

Al-Quran surah Ali Imran (surah ke-3) ayat 110.

 

كُنْتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ ۗ وَلَوْ آمَنَ أَهْلُ الْكِتَابِ لَكَانَ خَيْرًا لَهُمْ ۚ مِنْهُمُ الْمُؤْمِنُونَ وَأَكْثَرُهُمُ الْفَاسِقُونَ

 

Kamu adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentu lebih baik bagi mereka; di antara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka orang fasik.

 

Al-Quran surah Al-Haj (surah ke-22) ayat 41.

 

الَّذِينَ إِنْ مَكَّنَّاهُمْ فِي الْأَرْضِ أَقَامُوا الصَّلَاةَ وَآتَوُا الزَّكَاةَ وَأَمَرُوا بِالْمَعْرُوفِ وَنَهَوْا عَنِ الْمُنْكَرِ ۗ وَلِلَّهِ عَاقِبَةُ الْأُمُورِ

 

 

 (Yaitu) orang-orang yang jika Kami teguhkan kedudukan mereka di bumi, niscaya mereka mendirikan salat, menunaikan zakat, menyuruh berbuat makruf dan mencegah dari perbuatan mungkar; dan kepada Allah kembali segala urusan.

 

 Para ulama jelaskan.

Bahwa amar makruf nahi mungkar.

 

Perintah hukumnya wajib.

Bagi semua umat Islam.

 

Untuk mengajak berbuat baik.

Dan mencegah dari hal buruk.

Bagi masyarakat.

 

Kegiatan amar makruf.

Atau mengajak berbuat baik.

 

Relatif lebih ringan nahi mungkar.

Atau menolak kemungkaran.

 

Wajar banyak orang atau kelompok.

Lebih suka amar makruf.

Daripada nahi mungkar.

 

Orang yang diajak amar makruf.

Meskipun tak mau ikut.

Mereka menolak dengan cara baik.

 

Tapi kegiatan nahi mungkar.

Berisiko lebih berat

 

Karena orang atau kelompok.

Yang menolaknya.

 

Bisa melawan dengan cara:

1)        Kasar.

2)        Menyiksa.

3)        Membunuh.

 

 

      Nabi bersabda,

 

 مَنْ رَأَى مِنْكُمْ مُنْكَراً فَلْيُغَيِّرْهُ بِيَدِهِ، فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِلِسَانِهِ، فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِقَلْبِهِ وَذَلِكَ أَضْعَفُ اْلإِيْمَانِ

 

      Nabi bersabda,

 

”Barang siapa melihat kemungkaran.

Maka hendaklah diubah dengan tangannya.

 

Jika tidak mampu.

Hendaklah diubah dengan lisannya.

 

Jika tidak mampu.

Hendaklah diubah dengan hatinya.

Dan itu iman paling lemah.”

 

 Jika semua umat Islam.

Tak mau berbuat amar makruf nahi mungkar.

 

Maka Allah akan beri hukuman.

1)        Berupa pemimpin zalim.

 

2)        Menindas umat Islam.

 

3)        Doa umat Islam tak dikabulkan Allah.

 

  Nabi bersabda,

 

”Hendaklah kamu amar makruf .

Menyuruh berbuat baik.

 

Dan bernahi mungkar.

Melarang berbuat jahat.

 

 Jika kamu tidak amar makruf dan nahi mungkar.

 

Maka Allah akan memberimu pemimpin.

Orang paling jahat di antaramu.

 

Dan jika orang baik-baik di antaramu.

Berdoa memohon kepada Allah.

Maka doanya tak dikabulkan.”

 

 

Daftar Pustaka

1.Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.

2.Tafsirq.com online