KEPALA NEGARA DUKUNG CALON PRESIDEN
LANGGAR ETIKA
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M
Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO).
Dedi Kurnia Syah
berpendapat.
Bakal calon presiden.
Dari Partai Nasdem.
Anies Baswedan.
Dituduh curi start kampanye.
Hal itu.
Termasuk aneh.
Karena masa kampanye.
Belum dimulai.
Dan sosialisasi.
Yang dilakukan Anies Baswedan.
Juga dilakukan.
Oleh sejumlah tokoh lain.
Demikian Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO).
Dedi Kurnia Syah.
Senin (19/12/2022).
Tuduhan Anies Baswedan.
Curi start kampanye.
Tak rasional.
Karena belum masa kampanye.
Maka semua bentuk promosi.
Boleh dan sah.
“Tidak rasional.
Tuduhan Anies curi start kampanye.
Karena kampanye belum ada.
Semua bentuk promosi politik.
Dilakukan siapa pun.
Boleh dan sah,” kata Dedi Kurnia.
Dedi merasa heran.
Dengan sikap politis.
Presiden Joko Widodo.
Secara vulgar dukung capres tertentu.
Mulai “selanjutnya
Prabowo” .
Hingga “politik rambut putih”.
Padahal.
Jokowi sebagai Kepala Negara.
“Jokowi memang tak curi start kampanye.
Tapi melanggar etika Kepala Negara.
Yang berpihak dan bersikap politis,” tegasnya.
Pengamat Politik.
UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
“Sebagai kepala negara.
Melakukan dukungan politik.
Hal itu keliru.
Dan memprihatinkan,” pungkasnya.
(Sumber republic)
0 comments:
Post a Comment