SAINS ILMIAH MODERN DI ALQURAN
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi,
MM
Mukjizat ilmiah modern.
Dalam Al-Qur’an.
Terbukti sesuai sains modern.
Yaitu:
1)
Penciptaan Alam Semesta dari Ledakan
(Big Bang)
2)
Tahap Pembentukan Awan dan Hujan
3)
Lautan yang Tidak Bercampur
4)
Tahap Penciptaan Janin
5)
Bulan Tak Punya Cahaya Sendiri
6)
Bumi Berbentuk Bulat dan Berotasi
7)
Ekspansi Alam Semesta
8)
Sirkulasi Darah dan Fungsi Jantung
9)
Gunung Sebagai Pasak Bumi
10) Langit Sebagai Pelindung
A.
Penciptaan Alam Semesta dari Ledakan
(Big Bang)
Surah Al-Anbiyā’ [21]:30
أَوَلَمْ يَرَ الَّذِينَ كَفَرُوا أَنَّ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ كَانَتَا
رَتْقًا فَفَتَقْنَاهُمَا ۖ وَجَعَلْنَا مِنَ الْمَاءِ كُلَّ شَيْءٍ حَيٍّ ۖ
أَفَلَا يُؤْمِنُونَ
Dan apakah orang-orang kafir
tidak tahu bahwa langit dan bumi keduanya dahulu suatu yang padu, kemudian Kami
pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup.
Maka mengapakah mereka tidak juga beriman?
Catatan.
1)
Ayat ini gambarkan teori Big Bang.
2)
Alam semesta dulu satu kesatuan.
3)
Kemudian “dipisahkan” jadi ruang,
waktu, dan materi.
4)
Baru ditemukan ilmuwan abad ke-20.
B.
Tahap Pembentukan Awan dan Hujan
Surah An-Nūr [24]:43
أَلَمْ تَرَ أَنَّ اللَّهَ يُزْجِي سَحَابًا ثُمَّ يُؤَلِّفُ بَيْنَهُ ثُمَّ
يَجْعَلُهُ رُكَامًا فَتَرَى الْوَدْقَ يَخْرُجُ مِنْ خِلَالِهِ وَيُنَزِّلُ مِنَ
السَّمَاءِ مِنْ جِبَالٍ فِيهَا مِنْ بَرَدٍ فَيُصِيبُ بِهِ مَنْ يَشَاءُ
وَيَصْرِفُهُ عَنْ مَنْ يَشَاءُ ۖ يَكَادُ سَنَا بَرْقِهِ يَذْهَبُ بِالْأَبْصَارِ
Tidaklah kamu melihat
bahwa Allah mengarak awan, kemudian mengumpulkan antara (bagian)nya, kemudian
menjadikannya bertindih-tindih, maka kelihatan olehmu hujan keluar dari
celah-celahnya dan Allah (juga) menurunkan (butiran) es dari langit, (yaitu)
dari (gumpalan awan seperti) gunung-gunung, maka ditimpakan-Nya (butiran) es
itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan dipalingkan-Nya dari siapa yang
dikehendaki-Nya. Kilauan kilat awan hampir menghilangkan penglihatan.
Catatan.
1)
Urutan “arak → kumpul → tumpuk →
hujan”.
2)
Sesuai dengan proses ilmiah.
3)
Pembentukan awan kumulonimbus.
4)
Yang menghasilkan hujan.
C.
Lautan Tidak Bercampur
Surah Ar-Raḥmān [55]:19-20
مَرَجَ الْبَحْرَيْنِ يَلْتَقِيَانِ
19. Dia membiarkan dua
lautan mengalir yang keduanya kemudian bertemu,
بَيْنَهُمَا بَرْزَخٌ لَا يَبْغِيَانِ
20. antara keduanya ada
batas yang tidak dilampaui masing-masing.
Catatan.
1)
Fenomena ini terbukti ilmiah oleh oceanography:
2)
Ada pertemuan air laut asin dan tawar.
3)
Misalnya di Selat Gibraltar.
4)
Yang tidak langsung bercampur.
5)
Karena perbedaan densitas, suhu, dan
salinitas.
D.
Tahap Penciptaan Janin
Surah Al-Mukminūn [23]:12-14
وَلَقَدْ خَلَقْنَا الْإِنْسَانَ مِنْ
سُلَالَةٍ مِنْ طِينٍ
12. Dan sesungguhnya Kami menciptakan
manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah.
ثُمَّ جَعَلْنَاهُ نُطْفَةً فِي قَرَارٍ
مَكِينٍ
13. Kemudian Kami jadikan saripati itu
air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim).
ثُمَّ خَلَقْنَا النُّطْفَةَ عَلَقَةً
فَخَلَقْنَا الْعَلَقَةَ مُضْغَةً فَخَلَقْنَا الْمُضْغَةَ عِظَامًا فَكَسَوْنَا
الْعِظَامَ لَحْمًا ثُمَّ أَنْشَأْنَاهُ خَلْقًا آخَرَ ۚ فَتَبَارَكَ اللَّهُ
أَحْسَنُ الْخَالِقِينَ
14. Kemudian air mani itu Kami jadikan
segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan
segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami
bungkus dengan daging. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain.
Maka Maha sucilah Allah, Pencipta Yang Paling Baik.
Catatan.
1)
Tahapan ini persis seperti
urutan embriologi modern.
2)
Dari zigot (nutfah), implantasi ke dinding
rahim (‘alaqah).
3)
Lalu pembentukan embrio yang tampak
seperti “segumpal daging kecil” (mudgah).
E.
Bulan Tidak Memiliki Cahaya Sendiri
Surah Yūnus [10]:5
هُوَ الَّذِي جَعَلَ الشَّمْسَ ضِيَاءً وَالْقَمَرَ نُورًا وَقَدَّرَهُ مَنَازِلَ
لِتَعْلَمُوا عَدَدَ السِّنِينَ وَالْحِسَابَ ۚ مَا خَلَقَ اللَّهُ ذَٰلِكَ إِلَّا
بِالْحَقِّ ۚ يُفَصِّلُ الْآيَاتِ لِقَوْمٍ يَعْلَمُونَ
Dia yang menjadikan
matahari bersinar dan bulan bercahaya dan ditetapkan-Nya manzilah-manzilah
(tempat-tempat) bagi perjalanan bulan, supaya kamu tahu bilangan tahun dan
perhitungan (waktu). Allah tidak menciptakan yang demikian melainkan dengan
hak. Dia menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya) kepada orang yang mengetahui.
1)
“Dia yang menjadikan matahari bersinar
dan bulan bercahaya...”
2)
Kata Arab ḍiyā’ (bersinar) untuk
matahari.
3)
Dan nūr (cahaya pantulan) untuk bulan.
4)
Membedakan bahwa sinar bulan hanya
pantulan cahaya matahari.
5)
Baru diketahui sains modern.
F.
Bumi Berbentuk Bulat dan Berotasi
Surah Az-Zumar [39]:5
خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ بِالْحَقِّ ۖ يُكَوِّرُ اللَّيْلَ عَلَى
النَّهَارِ وَيُكَوِّرُ النَّهَارَ عَلَى اللَّيْلِ ۖ وَسَخَّرَ الشَّمْسَ
وَالْقَمَرَ ۖ كُلٌّ يَجْرِي لِأَجَلٍ مُسَمًّى ۗ أَلَا هُوَ الْعَزِيزُ
الْغَفَّارُ
Dia menciptakan langit
dan bumi dengan (tujuan) yang benar; Dia menutupkan malam atas siang dan
menutupkan siang atas malam dan menundukkan matahari dan bulan, masing-masing
berjalan menurut waktu yang ditentukan. Ingat Dia Yang Maha Perkasa lagi Maha
Pengampun.
Catatan.
1)
“Dia menutupkan malam atas siang dan
menutupkan siang atas malam...”
2)
Kata yukawwiru (يُكَوِّرُ)
berarti “menggulung”.
3)
Menggambarkan rotasi bumi.
4)
Membuat malam dan siang silih berganti.
5)
Menunjukkan bentuk bulat (kawrah) dan
perputaran bumi.
G.
Ekspansi Alam Semesta
Surah Az-Zāriyāt [51]:47
وَالسَّمَاءَ بَنَيْنَاهَا بِأَيْدٍ وَإِنَّا لَمُوسِعُونَ
47. Dan langit itu Kami bangun
dengan kekuasaan (Kami), dan sesungguhnya Kami benar-benar meluaskannya.
Catatan.
1)
Kata mūsi‘ūn berarti
“meluaskan”.
2)
Sesuai penemuan Edwin Hubble
3)
Bahwa galaksi-galaksi bergerak menjauh.
4)
Alam semesta sedang mengembang.
H.
Sirkulasi Darah dan Fungsi Jantung
Surah An-Naḥl [16]:66
وَإِنَّ لَكُمْ فِي الْأَنْعَامِ لَعِبْرَةً ۖ نُسْقِيكُمْ مِمَّا فِي بُطُونِهِ
مِنْ بَيْنِ فَرْثٍ وَدَمٍ لَبَنًا خَالِصًا سَائِغًا لِلشَّارِبِينَ
Dan sesungguhnya pada
binatang ternak benar-benar ada
pelajaran bagi kamu. Kami memberimu minum dari pada apa yang berada dalam
perutnya (berupa) susu yang bersih antara tahi dan darah, yang mudah ditelan
bagi orang-orang yang meminumnya.
Catatan.
1)
Ayat ini siratkan hubungan darah dan
sistem pencernaan.
2)
Konsep yang baru dijelaskan dengan terang.
3)
Setelah ditemukan sistem peredaran
darah oleh William Harvey (abad ke-17).
I.
Gunung Sebagai Pasak Bumi
Surah An-Naba’ [78]:6-7
أَلَمْ نَجْعَلِ الْأَرْضَ مِهَادًا
6. Bukankah Kami
telah menjadikan bumi sebagai hamparan?,
وَالْجِبَالَ أَوْتَادًا
7. dan gunung-gunung
sebagai pasak?,
Catatan.
1)
Gunung berfungsi seperti “pasak”.
2)
Yang menstabilkan kerak bumi.
3)
Terbukti dalam ilmu geologi modern.
4)
Bahwa akar gunung menahan pergeseran
lempeng tektonik.
J.
Langit Sebagai Pelindung
Surah Al-Anbiyā’ [21]:32
وَجَعَلْنَا السَّمَاءَ سَقْفًا مَحْفُوظًا ۖ وَهُمْ عَنْ آيَاتِهَا مُعْرِضُونَ
Dan Kami menjadikan
langit sebagai atap yang terpelihara, sedangkan mereka berpaling dari segala tanda
(kekuasaan Allah) yang ada padanya.
Catatan.
1)
“Dan Kami jadikan langit itu sebagai
atap yang terpelihara...”
2)
Lapisan atmosfer melindungi bumi dari
meteor dan radiasi berbahaya.
3)
Fungsi pelindung ini.
4)
Disebut Al-Qur’an 14 abad lalu.
Sumber
1)
Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.
2)
ChatGPT.
3)
Copilot.
4)
Cici.
5)
Claude.
6)
Grok.


.jpg)

0 comments:
Post a Comment