Tuesday, October 14, 2025

43736. TUGAS MANUSIA HIDUP DI BUMI

 





 

TUGAS MANUSIA HIDUP DI BUMI VERSI ALQURAN

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM

 

 

 

Tujuan hidup manusia di bumi.

Menurut Al-Qur’an.

 

Diterangkan sangat jelas.

Dan mendalam.

 

Yaitu:

 

1)        Untuk Menyembah Allah (Tujuan Utama Kehidupan)

 

2)        Sebagai Khalifah (Pemimpin dan Pengelola Bumi)

 

3)        Untuk Diuji Siapa yang Terbaik Amalnya

 

4)        Untuk Berbuat Kebaikan dan Menegakkan Keadilan

 

5)        Untuk Mengenal Allah dan Bersyukur atas Nikmat-Nya

 

6)        Untuk Membangun Peradaban yang Beriman dan Bermoral

 

A.        Untuk Menyembah Allah

(Tujuan Utama Kehidupan)

 

QS. Az-Zāriyāt [51]: 56



وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ

 

Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka mengabdi pada-Ku.

 

Catatan.

 

1)        Tujuan pokok hidup manusia adalah beribadah.

2)        Dalam arti luas.

 

3)        Tak hanya salat dan puasa.

 

4)        Tapi seluruh aktivitas diniatkan karena Allah.

 

5)        Dan sesuai syariat.

 

6)        Setiap langkah hidup berorientasi pengabdian dan taat pada Allah.

 

B.       Sebagai Khalifah

(Pemimpin dan Pengelola Bumi)

 

QS. Al-Baqarah [2]: 30

 

وَإِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلَائِكَةِ إِنِّي جَاعِلٌ فِي الْأَرْضِ خَلِيفَةً ۖ قَالُوا أَتَجْعَلُ فِيهَا مَنْ يُفْسِدُ فِيهَا وَيَسْفِكُ الدِّمَاءَ وَنَحْنُ نُسَبِّحُ بِحَمْدِكَ وَنُقَدِّسُ لَكَ ۖ قَالَ إِنِّي أَعْلَمُ مَا لَا تَعْلَمُونَ

 

Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di bumi". Mereka berkata: "Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan menyucikan Engkau?" Tuhan berfirman: "Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui".

 

Catatan.

 

1)        Manusia diberi amanah mengelola bumi.

 

2)        Dengan keadilan, ilmu, dan tanggung jawab.

 

 

3)        Khalifah tak berarti berkuasa semena-mena.

 

4)        Tapi menjaga keseimbangan alam dan hidup social.

 

5)        Sesuai petunjuk Allah.

 

C.       Untuk Diuji Siapa yang Terbaik Amalnya

 

QS. Al-Mulk [67]: 2


الَّذِي خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيَاةَ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا ۚ وَهُوَ الْعَزِيزُ الْغَفُورُ

 

Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun,

 

Catatan.

 

1)        Hidup di dunia tempat ujian moral dan spiritual.

 

2)        Tak tempat tinggal abadi.

 

3)        Sabar, ikhlas, dan amal saleh.

4)        Menentukan nilai seseorang di sisi Allah.

 

D.       Untuk Berbuat Kebaikan dan Menegakkan Keadilan

 

QS. Al-Mā’idah [5]: 8

 


يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُونُوا قَوَّامِينَ لِلَّهِ شُهَدَاءَ بِالْقِسْطِ ۖ وَلَا يَجْرِمَنَّكُمْ شَنَآنُ قَوْمٍ عَلَىٰ أَلَّا تَعْدِلُوا ۚ اعْدِلُوا هُوَ أَقْرَبُ لِلتَّقْوَىٰ ۖ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ

 

Hai orang-orang beriman hendaklah kamu jadi orang yang selalu menegakkan (kebenaran) karena Allah, menjadi saksi dengan adil. Dan jangan sekali-kali kebencianmu pada suatu kaum, mendorong kamu berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil lebih dekat kepada takwa. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.

 

Catatan.

 

1)        Tujuan manusia tak sekadar selamat pribadi.

 

2)        Tapi juga membangun masyarakat yang adil, damai, dan berakhlak.

 

E.       Untuk Mengenal Allah dan Bersyukur atas Nikmat-Nya

 

QS. An-Naḥl [16]: 78

 

“Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatu pun, lalu Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan, dan hati, agar kamu bersyukur.”

🔹 Makna:
Manusia diciptakan dengan akal dan pancaindra agar mengenal kebesaran Allah dan hidup dalam rasa syukur, bukan kesombongan.

 

F.        Untuk Membangun Peradaban yang Beriman dan Bermoral

 

 QS. Hūd [11]: 61


۞ وَإِلَىٰ ثَمُودَ أَخَاهُمْ صَالِحًا ۚ قَالَ يَا قَوْمِ اعْبُدُوا اللَّهَ مَا لَكُمْ مِنْ إِلَٰهٍ غَيْرُهُ ۖ هُوَ أَنْشَأَكُمْ مِنَ الْأَرْضِ وَاسْتَعْمَرَكُمْ فِيهَا فَاسْتَغْفِرُوهُ ثُمَّ تُوبُوا إِلَيْهِ ۚ إِنَّ رَبِّي قَرِيبٌ مُجِيبٌ

 

Dan kepada Tsamud (Kami utus) saudara mereka Saleh. Saleh berkata: "Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada bagimu Tuhan selain Dia. Dia menciptakan kamu dari bumi (tanah) dan menjadikan kamu pemakmurnya, karena itu mohon ampunan-Nya, kemudian bertobatlah kepada-Nya, Sesungguhnya Tuhanku amat dekat (rahmat-Nya) lagi memperkenankan (doa hamba-Nya)".

 

 

Catatan.

 

1)        Manusia bertugas memakmurkan bumi.

 

2)        Membangun ilmu, budaya, ekonomi, dan peradaban.

 

3)        Berlandaskan tauhid dan kebaikan.

 

Kesimpulan:

 

Tujuan hidup manusia di bumi.

Menurut Al-Qur’an adalah:

 

1)        Mengabdi kepada Allah.

2)        Memakmurkan bumi.

 

3)        Menegakkan keadilan.

4)        Lulus ujian hidup dengan amal terbaik.

 

 

Sumber

1)        Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.

2)        ChatGPT.

 

3)        Copilot.

4)        Cici.

 

5)        Claude.

6)        Grok.

 

0 comments:

Post a Comment