Friday, July 3, 2026

55833. KONTRADIKSI PUKUL DOSA ORANG LAIN ATAU TIDAK



KONTRADIKSI PIKUL DOSA ORANG LAIN ATAU TIDAK

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM

 

 



Sekilas tampak kontradiksi

 

1)        Surah Al-An'am 164 

2)        Surah An-Nahl 25.

 

QS Al-An'am (6:164)

 

1)        "Seseorang tidak akan memikul dosa orang lain."

 

QS An-Nahl (16:25)

 

1)        "Mereka akan memikul dosa mereka sendiri

 

2)        Dan sebagian dosa orang yang mereka sesatkan."

 

Sekilas bertentangan:

 

1)        QS Al-An'am (6:164)

Tak memikul dosa orang lain.

 

2)        QS An-Nahl (16:25)

Memikul dosa orang lain.

 

QS Al-An'am (6:164)

 

قُلْ أَغَيْرَ اللَّهِ أَبْغِي رَبًّا وَهُوَ رَبُّ كُلِّ شَيْءٍ ۚ وَلَا تَكْسِبُ كُلُّ نَفْسٍ إِلَّا عَلَيْهَا ۚ وَلَا تَزِرُ وَازِرَةٌ وِزْرَ أُخْرَىٰ ۚ ثُمَّ إِلَىٰ رَبِّكُمْ مَرْجِعُكُمْ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ فِيهِ تَخْتَلِفُونَ

 

164. Katakan: "Apakah aku akan mencari Tuhan selain Allah, padahal Dia adalah Tuhan bagi segala sesuatu. Dan tidaklah seorang membuat dosa melainkan mudaratnya kembali pada dirinya sendiri; dan seorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain. Kemudian kepada Tuhanmu, kamu kembali, dan akan diberitakan-Nya kepadamu apa yang kamu perselisihkan".

 

QS An-Nahl (16:25)

 

لِيَحْمِلُوا أَوْزَارَهُمْ كَامِلَةً يَوْمَ الْقِيَامَةِ ۙ وَمِنْ أَوْزَارِ الَّذِينَ يُضِلُّونَهُمْ بِغَيْرِ عِلْمٍ ۗ أَلَا سَاءَ مَا يَزِرُونَ

 

25. (ucapan mereka) menyebabkan mereka memikul dosa-dosanya dengan sepenuhnya pada hari kiamat, dan sebagian dosa orang yang mereka sesatkan yang tidak mengetahui sedikitpun (bahwa mereka disesatkan). Ingatlah, amat buruk dosa yang mereka pikul itu.

 

 

Penjelasan

 

1)        Tak ada kontradiksi.

 

2)        Al-An'am 164 

Ajarkan prinsip keadilan:

 

a.        Tiap orang tanggung jawab  dosa sendiri.

b.        Orang berbuat salah

 

c.        Tak bisa pindahkan dosanya

d.        Pada orang lain yang tak bersalah.

 

3)        An-Nahl 25 

Jelaskan keadaan berbeda

 

a.        Orang menyesatkan orang lain.

b.         Mendapat  dosa tambahan

 

c.        Orang lain ikut tersesat, akibat ulahnya

 

d.        Orang yang disesatkan

e.        Tetap pikul dosanya sendiri.

 

1)        Penyesat tak ambil dosa orang lain.

2)        Tapi dapat dosa baru

 

3)        Akibat ulahnya

4)        Orang lain, jadi tersesat.

 

Contoh

 

Guru ajarkan cara menyontek pada murid.

 

1)        Murid berdosa

2)        Karena menyontek.

 

3)        Guru juga berdosa

4)        Sebab ajari murid curang.

 

Guru tak pikul dosa murid.

 

1)        Tapi pikul dosanya sendiri

2)         Dosa penyebab perbuatan curang.

 

Menurut logika modern

 

1)        Konsep tanggung jawab sebab-akibat.

 

Contohnya:

 

1)        Bandar narkoba

Edarkan narkoba pada banyak orang.

 

2)        Para pengguna

Tanggung jawab pilihannya.

 

3)        Bandar

 

a.        Juga tanggung jawab

b.        Jadi penyebab tersebarnya kejahatan.

 

4)        Masing-masing tanggung jawab

Sesuai perannya.

 

Kesimpulan

1)        Tidak ada kontradiksi.

 

2)        Al-An'am 164:

 

a.        Tiap orang tanggung jawab

b.        Atas dosa sendiri.

 

 

3)        An-Nahl 25:

 

a.        Orang menyesatkan

b.        Dapat dosa tambahan

 

c.        Ulahnya sebabkan orang lain

d.        Berbuat dosa.

 

4)        Kedua ayat saling melengkapi:

 

1)         Keadilan Allah tetap berlaku.

2)        Orang ajak keburukan

 

3)         Pikul tanggung jawab

4)        Atas pengaruh buruk

5)        Yang ditimbulkan

 

6)        Tak kurangi tanggung jawab pribadi

7)        Orang yang mengikutinya.

 

 

 

Sumber

 

1) Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.

2) Tafsirq.com

3) ChatGPT

 

 

 


0 comments:

Post a Comment