KATA
FITNAH TIDAK SELALU GOSIP DI QURAN
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM
Dalam
Al-Qur’an
Kata “fitnah”
1)
Tak selalu berarti “gosip”
2)
Seperti bahasa sehari-hari.
3)
Makna FITNAH luas.
Seperti:
a.
ujian,
b.
tekanan,
c.
penindasan,
d.
pemaksaan agama,
e.
kekacauan merusak masyarakat.
QS
Al-Baqarah (2:191)
وَاقْتُلُوهُمْ حَيْثُ ثَقِفْتُمُوهُمْ
وَأَخْرِجُوهُمْ مِنْ حَيْثُ أَخْرَجُوكُمْ ۚ وَالْفِتْنَةُ أَشَدُّ مِنَ
الْقَتْلِ ۚ وَلَا تُقَاتِلُوهُمْ عِنْدَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ حَتَّىٰ
يُقَاتِلُوكُمْ فِيهِ ۖ فَإِنْ قَاتَلُوكُمْ فَاقْتُلُوهُمْ ۗ كَذَٰلِكَ جَزَاءُ
الْكَافِرِينَ
Dan bunuh mereka di mana saja kamu jumpai mereka, dan usir
mereka dari tempat mereka telah mengusir kamu (Mekah); dan fitnah itu lebih
besar bahayanya dari pembunuhan, dan jangan kamu memerangi mereka di Masjidil
Haram, kecuali jika mereka memerangi kamu di tempat itu. Jika mereka memerangi
kamu (di tempat itu), maka bunuh mereka. Demikan balasan bagi orang-orang
kafir.
Catatan.
وَالْفِتْنَةُ أَشَدُّ مِنَ الْقَتْلِ
“Dan
fitnah itu lebih besar (bahayanya) daripada pembunuhan.”
Asbābun
Nuzūl (Latar Belakang)
1)
Ayat ini turun
2)
Ketika kaum Muslim di Mekah
Mengalami:
a.
penyiksaan,
b.
pengusiran,
c.
larangan beribadah,
d.
tekanan agar meninggalkan Islam.
Kaum
Quraisy
1)
Tak hanya memerangi fisik.
2)
Tapi juga menindas agama
3)
Buat kacau sosial.
Al-Qur’an
sebut tindakan itu
Sebagai
“fitnah”.
Tafsir
sederhana
1)
Makna ayatnya BUKA:
“Gosip
lebih parah daripada membunuh.”
2)
Tapi maksudnya:
Penindasan hancurkan
a.
Iman.
b.
Kebebasan.
c.
Kehidupan masyarakat
Lebih
berbahaya
Daripada
1 pembunuhan.
3)
Karena:
Pembunuhan merusak 1 nyawa,
Tapi FITNAH
a.
Dalam arti menindas massal
b.
Merusak banyak jiwa, akidah, keamanan, dan
masa depan masyarakat.
Versi
logika modern
Contoh
sederhana:
1)
Jika ada rezim
a.
Menyiksa orang sebab keyakinan,
b.
Menyebar ketakutan,
c.
Memecah masyarakat,
2)
Membuat orang tak hidup normal,
Maka
dampaknya lebih luas
Daripada
1 pembunuhan.
Misalnya:
1)
propaganda kebencian,
2)
adu domba,
3)
persekusi,
4)
sebar hoaks picu kerusuhan.
a.
Dapat hancurkan masyarakat
b.
Dalam jangka panjang.
Ayat
lain tentang pembunuhan
1)
Al-Qur’an sangat keras melarang membunuh
tanpa hak:
QS Al-Maidah (5:32)
مِنْ أَجْلِ ذَٰلِكَ كَتَبْنَا عَلَىٰ
بَنِي إِسْرَائِيلَ أَنَّهُ مَنْ قَتَلَ نَفْسًا بِغَيْرِ نَفْسٍ أَوْ فَسَادٍ فِي
الْأَرْضِ فَكَأَنَّمَا قَتَلَ النَّاسَ جَمِيعًا وَمَنْ أَحْيَاهَا فَكَأَنَّمَا
أَحْيَا النَّاسَ جَمِيعًا ۚ وَلَقَدْ جَاءَتْهُمْ رُسُلُنَا بِالْبَيِّنَاتِ
ثُمَّ إِنَّ كَثِيرًا مِنْهُمْ بَعْدَ ذَٰلِكَ فِي الْأَرْضِ لَمُسْرِفُونَ
Oleh karena itu Kami tetapkan (suatu hukum) bagi Bani
Israil, bahwa: barangsiapa membunuh 1 orang
manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena
membuat kerusakan di bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia
seluruhnya. Dan barangsiapa menjaga kehidupan 1 orang manusia, maka seolah-olah
dia telah menjaga kehidupan manusia semuanya. Dan sesungguhnya telah datang
kepada mereka rasul-rasul Kami dengan (membawa) keterangan yang jelas, kemudian
banyak di antara mereka sesudah itu sungguh-sungguh melampaui batas dalam
berbuat kerusakan di bumi.
Catatan.
1)
“Barangsiapa membunuh 1 jiwa tanpa alasan
yang benar.
2)
Maka seakan-akan ia membunuh seluruh
manusia.”
3)
Jadi Islam:
a.
Melarang pembunuhan,
b.
Juga melarang fitnah/penindasan/kekacauan
sosial.
Kesimpulan
Dalam
Al-Qur’an:
1)
Pembunuhan
Kejahatan
besar terhadap nyawa.
2)
Fitnah
Bisa berarti:
a.
Penindasan dan kekacauan
b.
Merusak banyak manusia sekaligus.
3)
Al-Qur’an sebut
4)
Dampak
fitnah tertentu
5)
Bisa
lebih luas dan berbahaya
6)
Daripada pembunuhan individu.
Sumber
1) Tafsir Quran Perkata
DR M Hatta.
2) Tafsirq.com
3) ChatGPT



.bmp)
.bmp)
.bmp)
.bmp)