Saturday, May 23, 2026

55589. QURAN PUJI TEGUR INGATKAN NABI MUHAMMAD

 






QURAN MEMUJI MENEGUR INGATKAN NABI MUHAMMAD

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM

 

 

 

 

Dalam Al-Qur’an

Nabi Muhammad

 

1)        Dipuji.

2)        Ditegur

3)        Diperingatkan oleh Allah.

 

Bukti tanda penting.

 

1)        Quran bukan buatan Nabi Muhammad

2)        Nabi sebagai manusia “bukan tak pernah salah”.

 

3)        Tapi Nabi manusia pilihan

4)        Dibimbing langsung oleh Allah.

 

 

Penjelasan.

 

A.               PUJIAN ALLAH PADA NABI MUHAMMAD

 

 

Yaitu:

 

1)        Nabi punya akhlak sangat agung.

2)        Nabi jadi rahmat bagi semesta alam

 

3)        Nabi sangat peduli pada umat

4)        Allah meninggikan nama Nabi



 

1.        Nabi Muhammad punya akhlak sangat agung

 

 

QS. Al-Qalam (68:4)

 

وَإِنَّكَ لَعَلَىٰ خُلُقٍ عَظِيمٍ

 

Dan sesungguhnya kamu (Muhammad)  benar-benar berbudi pekerti yang agung.

 

Catatan

 

1)        Allah memuji karakter Nabi Muhammad:

 

“Sesungguhnya engkau benar-benar punya akhlak yang agung.”

 

2)        Maknanya:

Nabi Muhammad

 

a.        jujur

b.        sabar

 

c.        penyayang

d.        tak sombong

e.        memaafkan orang

 

3)        Logika modern

 

Zaman sekarang

Pemimpin sering dihormati

 

Karena:

a.        kekayaan,

b.        jabatan,

c.        kekuatan.

 

4)        Tapi Al-Qur’an memuji Nabi

 Karena moralnya.

 

5)        Bukti Islam sangat menekankan

 

a.  Etika

b.  Karakter.

 

 

2.        Nabi Muhammad jadi rahmat bagi manusia dan semesta alam.

 

QS. Al-Anbiya (21:107)

 

وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلَّا رَحْمَةً لِلْعَالَمِينَ

 

Dan tidaklah Kami mengutus kamu (Muhammad) , melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam.

 

Catatan

 

1)        “Kami tidak mengutus engkau kecuali sebagai rahmat bagi seluruh alam.”



2)        Maknanya:

Ajaran Nabi Muhammad

 

a.        membawa kasih sayang,

b.        aturan sosial,

 

c.        keadilan,

d.        perlindungan orang lemah,

e.        larangan zalim.

 

3)        Logika modern

 

Banyak aturan Nabi Muhammad

Zaman sekarang penting:

 

a.        menjaga hak perempuan,

b.        melarang riba berlebihan,

 

c.        menjaga yatim,

d.        melarang rasis,

 

e.        menjaga kebersihan,

f.  jaga kesehatan masyarakat.

 

3.        Nabi Muhammad   sangat peduli pada umat

 

QS. At-Taubah (9:128)

 

لَقَدْ جَاءَكُمْ رَسُولٌ مِنْ أَنْفُسِكُمْ عَزِيزٌ عَلَيْهِ مَا عَنِتُّمْ حَرِيصٌ عَلَيْكُمْ بِالْمُؤْمِنِينَ رَءُوفٌ رَحِيمٌ

 

Sungguh telah datang kepadamu seorang Rasul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaanmu, sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, amat belas kasihan lagi penyayang terhadap orang-orang mukmin.

 

Catatan.

 

1)        Allah gambarkan Nabi:

 

“Sangat berat baginya penderitaanmu, sangat menginginkan kebaikan bagimu.”

 

2)        Maknanya:

 

a.        Nabi sedih, jika umat tersesat,

 

b.        Nabi ingin manusia selamat,

c.        Nabi tak ingin umat menderita.

 

3)        Logika modern

Pemimpin sejati

 

a.        Tak hanya memberi perintah

b.        Tapi peduli pada rakyatnya.

 

 

4.         Allah meninggikan nama Nabi Muhammad

 

QS. Al-Insyirah (94:4)

 

وَرَفَعْنَا لَكَ ذِكْرَكَ

Dan Kami tinggikan bagimu (Muhammad) sebutan (nama)mu.

 

Catatan

 

1)        “Kami tinggikan bagimu (Muhammad)  sebutan namamu.”

 

2)        Maknanya:

 

Nama Nabi Muhammad

Disebut dalam:

 

a.        azan,

b.        ikamah.

 

c.        salat,

d.        khutbah,

e.        jutaan manusia berselawat tiap hari.

 

3)        Logika modern

 

a.        Sangat sedikit tokoh Sejarah

b.        Namanya disebut terus

 

c.        Setiap hari

d.        Di seluruh dunia

 

e.         Selama lebih dari 1.400 tahun.

 

 

B.               TEGURAN ALLAH PADA NABI MUHAMMAD

 

Yaitu teguran:

 

1)        Bermuka masam pada orang buta

2)        Soal tawanan perang Badar

 

 

3)        Mengharamkan sesuatu untuk diri sendiri

4)        Tak tergesa-gesa baca wahyu

 

Teguran dari Allah.

Bagian sangat penting.

 

1)        Jika Al-Qur’an buatan Nabi Muhammad.

2)        Maka secara logika aneh

 

3)         Nabi masukkan ayat

4)        Menegur dirinya sendiri.

 

 

A.               Teguran karena bermuka masam kepada orang buta

 

1)        Dalam Surah ‘Abasa:

 

a.        Nabi bicara dengan tokoh Quraisy.

b.        Datang sahabat buta

 

c.        Bernama Abdullah bin Ummi Maktum

d.        Dia minta diajari agama.

 

e.        Nabi sedikit bermuka masam

f.  Fokus ke pembesar Quraisy.

 

g.        Maka Allah menegur Nabi.

 

 

2)        Isi tegurannya

 

a.        Allah berfirman mungkin orang buta itu

b.         Justru ingin mendapat petunjuk.

 

 

3)        Pelajaran

 

a.        orang miskin tidak diremehkan,

b.        orang cacat tetap harus dihormati,

c.        dakwah tak boleh pilih kasih.

 

4)        Logika modern

a.        Kritik fokus orang kaya atau terkenal.

b.        Tapi abaikan rakyat kecil.

 

 

2.        Teguran soal tawanan perang Badar

 

1)        Setelah Perang Badar

 

a.        Nabi dan sahabat

b.        Ambil tebusan dari tawanan.

 

c.        Allah menegur

d.        Keputusan itu terlalu cepat.

 

2)        Pelajaran

 

a.        Pemimpin besar bisa salah strategi,

b.        Keputusan perang harus hati-hati.

 

3)        Logika modern

 

a.        Dalam zaman modern

b.        Keputusan setelah perang

c.        Jadi bahan evaluasi besar.

 

3.        Teguran karena mengharamkan sesuatu untuk Nabi sendiri

 

1)        Nabi menyenangkan sebagian istrinya

 

a.        Dengan mengharamkan sesuatu

b.        Yang halal bagi dirinya.

 

QS. At-Tahrim (66:1)

 

يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ لِمَ تُحَرِّمُ مَا أَحَلَّ اللَّهُ لَكَ ۖ تَبْتَغِي مَرْضَاتَ أَزْوَاجِكَ ۚ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ

 

Hai Nabi, mengapa kamu mengharamkan apa yang Allah halalkan bagimu; kamu mencari kesenangan hati isteri-isterimu? Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang

 

 

 

2)        Allah menegur Nabi:

 

“Mengapa engkau mengharamkan apa yang Allah halalkan bagimu?”

 

3)        Pelajaran

 

a.        agama tak boleh dibuat terlalu berat,

b.        tak ubah halal jadi haram tanpa izin Allah.

 

4)        Logika modern

 

a.        Kadang orang memaksakan diri .

b.        Demi menyenangkan orang lain

c.        Sampai lupa hidup seimbang.

 

 

4.        Teguran agar tidak tergesa-gesa membaca wahyu

 

1)                Allah berkata:

2)                “Janganlah engkau tergesa-gesa membaca Al-Qur’an sebelum wahyunya selesai.”
(QS. Thaha: 114)

3)                Maknanya:

4)                Nabi sangat semangat menghafal wahyu,

5)                sampai terburu-buru mengulanginya.

6)                Allah menenangkan beliau.

7)                Logika modern

8)                Orang yang sangat serius belajar kadang terlalu tegang dan takut lupa.

 

C.               PERINGATAN ALLAH PADA NABI MUHAMMAD

 

Yaitu PERINGATAN:

 

1)        Agar tak ikut orang kafir dalam kebatilan

2)        Bahwa Nabi tetap manusia

 

3)        Nabi tidak tahu semua yang gaib

4)        Jika Nabi mengubah wahyu

 

 

1.        Peringatan agar tidak mengikuti orang kafir dalam kebatilan

 

QS Al-Ahzab (33:1)

 

يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ اتَّقِ اللَّهَ وَلَا تُطِعِ الْكَافِرِينَ وَالْمُنَافِقِينَ ۗ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلِيمًا حَكِيمًا

 

Hai Nabi, bertakwalah kepada Allah dan jangan kamu menuruti (keinginan) orang kafir dan orang munafik. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.

 

Catatan.

 

1)        Allah beberapa kali berfirman:

 

“Jangan mengikuti orang kafir dan munafik.”

 

2)        Maknanya:

 

a.        Nabi harus tetap teguh,

b.        Tak boleh kompromi dalam akidah.

 

3)        Logika modern

 

a.        Pemimpin sering dapat tekanan politik atau social

 

b.         Untuk mengubah prinsip.

c.        Pemimpin harus tetap teguh.

 

 

2.        Peringatan bahwa Nabi tetap manusia

 

 

QS. Al-Kahfi (18:110)

 

 

قُلْ إِنَّمَا أَنَا بَشَرٌ مِثْلُكُمْ يُوحَىٰ إِلَيَّ أَنَّمَا إِلَٰهُكُمْ إِلَٰهٌ وَاحِدٌ ۖ فَمَنْ كَانَ يَرْجُو لِقَاءَ رَبِّهِ فَلْيَعْمَلْ عَمَلًا صَالِحًا وَلَا يُشْرِكْ بِعِبَادَةِ رَبِّهِ أَحَدًا

 

Katakan (Muhammad) : Sesungguhnya aku ini manusia biasa seperti kamu, yang diwahyukan kepadaku: "Bahwa sesungguhnya Tuhan kamu adalah Tuhan yang Esa". Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya, maka hendaklah ia mengerjakan amal saleh dan jangan ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadat kepada Tuhannya".

 

Catatan.

 

1)        Allah menegaskan:

 

“Katakan: Aku hanya manusia seperti kalian.”



2)        Maknanya:

 

a.        Nabi bukan Tuhan,

b.        Nabi makan,

 

c.        tidur,

d.        sedih,

e.        sakit.

 

3)        Logika modern

Islam menjaga

 

a.        Agar manusia tak berlebihan

b.        Tak kultuskan tokoh agama.

 

 

3.        Peringatan bahwa Nabi tidak tahu semua yang gaib

 

 

QS. Al-An’am (6:50)

 

 

قُلْ لَا أَقُولُ لَكُمْ عِنْدِي خَزَائِنُ اللَّهِ وَلَا أَعْلَمُ الْغَيْبَ وَلَا أَقُولُ لَكُمْ إِنِّي مَلَكٌ ۖ إِنْ أَتَّبِعُ إِلَّا مَا يُوحَىٰ إِلَيَّ ۚ قُلْ هَلْ يَسْتَوِي الْأَعْمَىٰ وَالْبَصِيرُ ۚ أَفَلَا تَتَفَكَّرُونَ

 

Katakan (Muhammad): Aku tidak mengatakan kepadamu, bahwa perbendaharaan Allah ada padaku, dan tidak (pula) aku tahu yang gaib dan tidak (pula) aku mengatakan kepadamu bahwa aku seorang malaikat. Aku tidak mengikuti kecuali apa yang diwahyukan kepadaku. Katakan: "Apakah sama orang buta dengan yang melihat?" Maka apakah kamu tidak memikirkan(nya)?"

 

Catatan.

 

1)        Allah menyuruh Nabi mengatakan:

 

“Aku tidak tahu hal  yang gaib.”

 

2)        Maknanya:

 

a.        ilmu gaib mutlak milik Allah,

b.        Nabi hanya tahu yang diberi wahyu.

 

3)        Logika modern

 

a.        Batasi klaim kekuasaan manusia.

b.        Tak ada manusia tahu segalanya.

 

 

4.        Peringatan keras jika Nabi mengubah wahyu

 

 

QS Al-Haqqah (69:44-46)

 

وَلَوْ تَقَوَّلَ عَلَيْنَا بَعْضَ الْأَقَاوِيلِ

44. Seandainya dia (Muhammad) mengadakan sebagian perkataan atas (nama) Kami,

 

لَأَخَذْنَا مِنْهُ بِالْيَمِينِ

45. niscaya benar-benar Kami pegang dia pada tangan kanannya.

 

ثُمَّ لَقَطَعْنَا مِنْهُ الْوَتِينَ

46. Kemudian benar-benar Kami potong urat tali jantungnya.

 

Catatan.

 

1)        Al-Haqqah jelaskan:

 

a.        Jika Nabi mengada-adakan perkataan atas nama Allah.

 

b.        Maka Allah akan menghukumnya.

 

2)        Makna penting

 

a.        Ini bukti.

b.        Nabi tidak bisa ubah isi wahyu.

 

3)        Logika modern

 

Secara logika.

 

a.        Sulit bayangkan

b.        Orang buat kitab sendiri

 

c.        Memasukkan ancaman keras

d.        Pada dirinya sendiri

 

e.        Jika memalsukan

f.  Isi kitab itu.

 

KESIMPULAN

 

Al-Qur’an gambarkan Nabi Muhammad

Sebagai:

 

1)        manusia pilihan,

2)        sangat mulia,

 

3)        penuh kasih sayang,

4)        tapi tetap manusia

 

5)        yang dibimbing,

6)        ditegur,

7)        diingatkan oleh Allah.

 

Logika modern

 

1)        Justru karena ada:

 

a.        pujian,

b.        teguran,

c.        peringatan,

 

2)        Maka banyak orang melihat

3)         Al-Qur’an jujur dan realistis.

 

Kalau hanya berisi pujian

 

1)        Orang anggap glorifikasi tokoh.

2)        Memuji berlebihan.

 

3)        Al-Qur’an juga koreksi Nabi.

Memberi kesan:

 

a.        transparan,

b.        mendidik,

c.        manusiawi.

 

 

Sumber

 

1) Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.

2) Tafsirq.com

3) ChatGPT

 

 

 

 


0 comments:

Post a Comment