ALHAQQAH 4 NABI DILARANG
MENGARANG WAHYU
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM
QS Al-Haqqah (69:44-46)
وَلَوْ تَقَوَّلَ عَلَيْنَا بَعْضَ
الْأَقَاوِيلِ
44. Seandainya dia
(Muhammad) mengadakan sebagian perkataan atas (nama) Kami,
لَأَخَذْنَا مِنْهُ بِالْيَمِينِ
45. niscaya benar-benar
Kami pegang dia pada tangan kanannya.
ثُمَّ لَقَطَعْنَا مِنْهُ الْوَتِينَ
46. Kemudian benar-benar
Kami potong urat tali jantungnya.
Catatan.
1)
Surah Al-Haqqah
ayat 44–46
2)
Penjagaan Allah pada kebenaran
wahyu
3)
Yang dibawa Nabi
Muhammad ﷺ.
Tafsir Al-Haqqah 44
“Seandainya dia (Muhammad) mengada-adakan sebagian
perkataan atas nama Kami…”
Tafsir Al-Haqqah 45
“Niscaya Kami pegang dia pada tangan kanannya.”
Tafsir Al-Haqqah 46
“Kemudian benar-benar Kami potong urat nadinya.”
Tafsir perkata
Ayat 44
وَلَوْ
Dan seandainya
1)
Ini kalimat pengandaian.
2)
Maksudnya: “kalau saja
terjadi…”
تَقَوَّلَ
Mengada-adakan perkataan
1)
Maksudnya
a.
Membuat ucapan sendiri
b.
Lalu mengaku itu dari
Allah.
2)
Logika modern:
a.
Seperti orang sebar
berita palsu
b.
Atas nama ilmuwan atau
pemerintah.
عَلَيْنَا
Atas nama Kami
1)
Yaitu atas nama Allah.
بَعْضَ الْأَقَاوِيلِ
Sebagian perkataan saja
1)
Menariknya
a.
Ayat ini tak sebut
“semua”.
b.
Tapi “sebagian saja”.
2)
Maknanya:
a.
Nabi menambah sedikit
saja
b.
Tambah isi wahyu dari
dirinya sendiri.
c.
Allah akan menghukumnya.
d.
Bukti wahyu dijaga
sangat ketat.
Makna besar ayat 44
1)
Allah tegaskan
a.
Nabi Muhammad tak boleh buat
ajaran
b.
Sesuka hati.
2)
Dalam logika modern:
a.
Jika orang buat aturan
sendiri
b.
Demi untung pribadi.
c.
Pasti banyak kontradiksi
d.
Banyak kepentingan
pribadi
e.
Di dalam ajarannya.
3)
Tetapi dalam Al-Qur'an
Justru ada ayat yang:
a.
menegur Nabi,
b.
membatasi Nabi,
c.
embuat Nabi sulit secara
pribadi.
4)
Ini dianggap ulama
5)
Bukti Al-Qur’an bukan
buatan Nabi.
Ayat 45
لَأَخَذْنَا
Pasti Kami pegang
1)
Maksudnya
2)
Allah akan langsung
bertindak.
مِنْهُ
Terhadap dia
1)
Yaitu kepada Nabi
2)
Jika benar bohong atas
nama Allah.
بِالْيَمِينِ
Pada tangan kanan
1)
Tafsir ulama:
a.
simbol kekuasaan,
b.
simbol penindakan kuat,
c.
gambaran tangkap
langsung.
2)
Logika modern:
a.
Seperti pejabat langsung
dicopot.
b.
Terbukti palsukan
dokumen negara.
Ayat 46
ثُمَّ
Kemudian
1)
Menunjukkan kelanjutan
hukuman.
لَقَطَعْنَا
Benar-benar Kami potong
1)
Menunjukkan hukuman
tegas.
مِنْهُ الْوَتِينَ
Urat nadi/jantungnya
1)
“Al-watīn”
Urat besar penting bagi hidup.
2)
Maknanya:
a.
Jika Nabi berdusta atas
nama Allah.
b.
Hidupnya akan
dihancurkan Allah.
Makna seluruh ayat
44–46
Pesan utamanya:
1.
Wahyu tidak boleh
dipalsukan
a.
Palsu atas nama Tuhan
b.
Dosa besar.
2.
Nabi Muhammad benar-benar
menyampaikan wahyu
1)
Ayat ini ancaman keras
a.
Pada Nabi Muhammad.
b.
Jika berbohong.
2)
Logika modern:
a.
Orang bohong.
b.
Tak menulis ancaman
keras
c.
Bagi dirinya sendiri
d.
Di dalam “buku hasil
karyanya”.
3.
Agama BUKAN demi
kepentingan pribadi
1)
Ayat ini peringatan
2)
Bagi siapa pun:
a.
pemuka agama,
b.
ustaz,
c.
pemimpin,
d.
influencer agama,
3)
Agar tak berkata “ini
dari Tuhan”
4)
Pdahal hanya opini pribadi.
A.
Hubungan dengan
logika modern
1)
Ayat ini mirip prinsip:
a.
integritas informasi,
b.
anti-hoaks,
c.
anti manipulasi,
d.
jujur ilmiah.
Dalam dunia modern:
Memalsukan data
Atas nama:
1)
sains,
2)
negara,
3)
agama,
4)
hukum,
a.
Dianggap pelanggaran
berat
b.
Bisa sesatkan banyak
orang.
1)
Al-Qur’an sejak awal
2)
Beri peringatan keras
3)
Tentang hal itu.
Sumber
1) Tafsir Quran Perkata
DR M Hatta.
2) Tafsirq.com
3) ChatGPT



.bmp)
.bmp)
.bmp)
.bmp)