KENAPA AL-QURAN MENGIZINKAN UMAT
ISLAM BERPERANG
Oleh: Drs. H. M.
Yusron Hadi, M.M.
Jika umat lslam diserang.
Maka umat lslam boleh melawan.
Untuk berperang.
Al-Quran
mengizinkan umat lslam berperang.
Saat mereka
lebih dulu diserang.
Al-Quran
surah Al-Haj (surah ke-22) ayat 39-40.
أُذِنَ لِلَّذِينَ يُقَاتَلُونَ
بِأَنَّهُمْ ظُلِمُوا ۚ وَإِنَّ اللَّهَ عَلَىٰ نَصْرِهِمْ لَقَدِيرٌ
Telah diizinkan (berperang) bagi orang-orang yang
diperangi, karena sesungguhnya mereka telah
dianiaya. Dan sesungguhnya Allah, benar-benar Maha Kuasa menolong mereka.
الَّذِينَ أُخْرِجُوا مِنْ
دِيَارِهِمْ بِغَيْرِ حَقٍّ إِلَّا أَنْ يَقُولُوا رَبُّنَا اللَّهُ ۗ وَلَوْلَا
دَفْعُ اللَّهِ النَّاسَ بَعْضَهُمْ بِبَعْضٍ لَهُدِّمَتْ صَوَامِعُ وَبِيَعٌ
وَصَلَوَاتٌ وَمَسَاجِدُ يُذْكَرُ فِيهَا اسْمُ اللَّهِ كَثِيرًا ۗ
وَلَيَنْصُرَنَّ اللَّهُ مَنْ يَنْصُرُهُ ۗ إِنَّ اللَّهَ لَقَوِيٌّ عَزِيزٌ
(Yaitu) orang-orang yang telah diusir dari
kampung halaman mereka tanpa alasan benar, kecuali karena mereka berkata:
"Tuhan kami hanya Allah". Dan sekiranya Allah tidak menolak
(keganasan) sebagian manusia dengan sebagian lain, tentulah telah dirobohkan
biara-biara Nasrani, gereja-gereja, rumah-rumah ibadat orang Yahudi dan
masjid-masjid, yang di dalamnya banyak disebut nama Allah. Sesungguhnya Allah
pasti menolong orang yang menolong (agama)-Nya. Sesungguhnya Allah benar-benar
Maha Kuat lagi Maha Perkasa.
Menurut riwayat.
Rasulullah menerima wahyu ini.
Setelah berada di Madinah.
Firman Allah di atas memberi izin.
Atau memerintahkan Nabi Muhammad.
Dan umat lslam untuk berperang.
Melawan kaum musyrik Mekah.
Mengapa Al-Quran mengizinkan
berperang?
Kaum Quraisy yang masuk lslam.
Hidupnya pahit.
Karena mereka disiksa.
Dan diusir dari rumahnya di Mekah.
Hanya karena mereka berkata,
"Tuhan kami hanya Allah."
Padahal, dalam kebiasaan bangsa Arab.
Pengusiran termasuk tindakan sewenang-wenang.
Dan melanggar ikatan suku.
Yang dijunjung bersama.
Meskipun memberi izin melawan.
Tapi Al-Quran juga mengajarkan.
Agar umat lslam.
Tidak menyerang lebih dulu.
ETIKA DALAM PERANG
Ada etika perang.
Yang harus dijaga umat Islam.
Yaitu tak melewati batas.
Al-Quran
surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 190.
وَقَاتِلُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ
الَّذِينَ يُقَاتِلُونَكُمْ وَلَا تَعْتَدُوا ۚ إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ
الْمُعْتَدِينَ
Dan perangi di jalan Allah
orang-orang yang memerangi kamu,
(tapi) janganlah kamu melewati batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai
orang-orang yang melewati batas.
Al-Quran juga menekankan.
Agar umat Islam suka damai.
Dan mudah memaafkan.
Saat perang berkecamuk.
Jika musuh minta damai.
Maka umat Islam dianjurkan meletakkan senjata.
Prinsipnya sebaiknya berunding bersama.
Dan saling menghormati.
Menurut Karen Armstrong.
Islam merumuskan cara berperang yang adil.
Armstrong dalam bukunya.
“Muhammad Prophet for Our Time”.
Menyatakan aturan perang dalam Islam.
Tidak berarti bersifat pasif.
Rasulullah berpendapat.
Bahwa terkadang perlu perang.
Tapi perang bukan tujuan utama.
Setelah Perang Badar.
Rasulullah bersabda,
''Kita baru kembali dari perang kecil.
Menuju perang besar.
Yaitu melawan hawa nafsu.''
(Sumber Tempo)
0 comments:
Post a Comment