TAHUN KABISAT 2024 ADA
52 JUMAT DAN 52 MINGGU
Oleh: Drs. H. M. Yusron
Hadi, M.M.
Tahun Kabisat (Leap Year).
Yaitu tahun yang jumlah
harinya ditambah 1 hari untuk menyesuaikan dengan tahun astronomi.
Pada 1 tahun biasa
(bukan kabisat).
Berisi 365 hari.
Pada tahun kabisat, 1
tahun berisi 366 hari.
Sebenarnya, pada tahun
biasa (bukan kabisat) 1 tahun terdiri atas 365 hari, 5 jam, 48 menit, dan
45,1814 detik.
Pada tahun biasa (bukan
kabisat).
Dibulatkan jadi 365
hari.
Setelah 4 tahun, sisa tahun biasa (bukan kabisat).
Hampir 1 hari (23 jam,
15 menit, dan 0,7256 detik).
Dibulatkan jadi 1 hari.
Tahun kabisat muncul 4 tahun sekali.
Pada tahun biasa (bukan
kabisat).
Bulan Februari berisi 28
hari.
Pada tahun kabisat
(muncul 4 tahun sekali).
Bulan Februari berisi 29
hari.
Munculnya 1 hari pada
bulan Februari (28 hari jadi 29 hari).
Titipan 1 hari dari
tahun biasa (bukan tahun kabisat).
Sisanya tahun biasa
(bukan kabisat).
Sekitar 5 jam, 48 menit,
dan 45,1814 detik.
Dibulatkan jadi 6 jam.
Setelah 4 tahun.
Sisanya 6 jam dikalikan
4 tahun sebesar 24 jam (1 hari).
Dititipkan ke bulan
Februari (28 hari jadi 29 hari).
Biasanya untuk
memudahkan.
Tahun kabisat adalah
tahun yang habis dibagi 4.
Habis dibagi artinya
sisanya nol.
Misalnya.
Tahun 2020
adalah tahun kabisat.
Karena 2020 dibagi 4
hasilnya 505 dan sisanya nol.
Tahun 2024 adalah tahun
kabisat.
Karena 2024 dibagi 4
hasilnya 506 dan sisanya nol.
Tapi tahun yang habis
dibagi 100.
Bukan tahun kabisat.
Misalnya.
Tahun 1900 bukan tahun
kabisat.
Jika bayi lahir 29 Februari 2024.
Tahun 2024 tahun kabisat.
Maka ulang tahunnya 4
tahun sekali.
Misalnya.
Cucu saya lahir 29
Februari 2024.
Maka ulang tahunnya 4
tahun sekali.
Karena tanggal 29
Februari.
Tak muncul pada tahun
2025, 2026, dan 2027.
Pada tahun 2025, 2026,
dan 2027.
Bulan Februari.
Hanya sampai 28 Februari.
Besuknya langsung 1
Maret.
Dan tanggal 29 Februari.
Baru muncul pada 29
Februari 2028.
(dari berbagai sumber)
0 comments:
Post a Comment