AYAT AYAT QURAN BERTENTANGAN
Oleh:
Drs. H. M. Yusron Hadi, MM
Dalam Al-Qur'an.
1)
Beberapa ayat
2)
Sekilas tampak berlawanan
3)
Tapi setelah dilihat
a.
Konteks.
b.
Tafsir
c.
Seluruh ajaran Al-Qur'an.
4)
Sebenarnya saling
melengkapi.
Contohnya:
1)
Tak Ada Paksaan dalam
Agama vs Perintah Memerangi Musuh
2)
Allah Mengampuni Semua
Dosa vs Ada Dosa yang Tak Diampuni
3)
Nabi Musa Santun pada
Fir'aun vs Mendoakan Fir'aun Binasa
4)
Rezeki Sudah Dijamin vs
Manusia Harus Bekerja
Penjelasan.
A.
Tidak Ada Paksaan dalam
Agama vs Perintah Memerangi Musuh
1)
"Tidak ada paksaan
dalam agama."
(QS. Al-Baqarah: 256)
2)
"Perangi
mereka..."
(QS. Al-Baqarah: 190)
QS. Al-Baqarah (2:256)
لَا
إِكْرَاهَ فِي الدِّينِ ۖ قَدْ تَبَيَّنَ الرُّشْدُ مِنَ الْغَيِّ ۚ فَمَنْ
يَكْفُرْ بِالطَّاغُوتِ وَيُؤْمِنْ بِاللَّهِ فَقَدِ اسْتَمْسَكَ بِالْعُرْوَةِ
الْوُثْقَىٰ لَا انْفِصَامَ لَهَا ۗ وَاللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ
Tidak ada paksaan untuk
(memasuki) agama (Islam); sesungguhnya telah jelas jalan benar daripada jalan sesat. Karena itu
barangsiapa ingkar kepada Thaghut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya
ia telah berpegang kepada buhul tali amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah
Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
QS. Al-Baqarah (2:190)
وَقَاتِلُوا
فِي سَبِيلِ اللَّهِ الَّذِينَ يُقَاتِلُونَكُمْ وَلَا تَعْتَدُوا ۚ إِنَّ اللَّهَ
لَا يُحِبُّ الْمُعْتَدِينَ
Dan perangi di jalan
Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tapi) jangan kamu melampaui batas,
karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.
Catatann.
1)
Sekilas bertentangan.
2)
Tapi ulama menjelaskan:
a.
Al-Baqarah 256
Melarang memaksa orang masuk Islam.
b.
Al-Baqarah 190
Menghadapi pihak yang memerangi dan menzalimi kaum Muslim.
B.
Allah Mengampuni Semua
Dosa vs Ada Dosa yang Tidak Diampuni
1)
"Allah mengampuni
semua dosa."
(QS. Az-Zumar: 53)
2)
"Allah tidak
mengampuni dosa syirik."
(QS. An-Nisa: 48)
Penjelasan:
1)
Az-Zumar 53
Bagi orang bertobat sebelum meninggal.
2)
An-Nisa 48
Orang meninggal dalam keadaan syirik tanpa tobat.
C.
Nabi Musa Santun kepada
Fir'aun vs Mendoakan Kebinasaan Fir'aun
1)
Allah berfirman:
"Katakan kepadanya kata-kata yang lemah lembut."
(QS. Taha: 44)
2)
Kemudian Nabi Musa
berdoa agar Fir'aun dibinasakan
(QS. Yunus: 88).
Penjelasan:
1)
Pada awal dakwah.
Nabi Musa diperintahkan bersikap santun.
2)
Setelah bertahun-tahun berdakwah
dan Fir'aun makin zalim.
a.
Nabi Musa berdoa setelah
dapat petunjuk dari Allah
b.
Bahwa Fir'aun tidak akan
beriman.
D.
Rezeki Sudah Dijamin vs
Manusia Harus Bekerja
1)
"Tidak ada satu
makhluk melata pun melainkan Allah yang menjamin rezekinya."
(QS. Hud: 6)
2)
"Berjalanlah di
segala penjurunya dan makanlah sebagian dari rezeki-Nya."
(QS. Al-Mulk: 15)
Penjelasan:
1)
Allah menjamin adanya
rezeki.
2)
Manusia wajib berusaha jemput
rezeki.
Pelajaran Penting
1)
Dalam logika modern.
a.
Ada 2 pernyataan
b.
Tampak bertentangan
c.
Jika beda konteks.
Misalnya:
1)
"Jangan memanjakan
anak."
2)
"Sayangi
anak."
a.
Keduanya benar
b.
Pada situasi yang tepat.
Para ulama punya kaidah:
1)
"Al-Qur'an
menafsirkan sebagian ayat dengan ayat lain."
Ayat tampak berlawanan
1)
Menjadi selaras
2)
Setelah melihat
a.
Konteks.
b.
Asbabun nuzul (sebab
turun ayat)
c.
Bahasa Arab.
d.
Tafsir para ulama.
Sumber
1) Tafsir Quran Perkata
DR M Hatta.
2) Tafsirq.com
3) ChatGPT



