KHILAFIAH MALAM 15 NISFU SYAKBAN
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM
Khilafiah (beda pendapat ulama)
Tentang:
1)
Malam 15 Syakban.
2)
Nisfu Syakban
Sudah ada sejak lama.
1)
Intinya tak soal boleh atau tak
beribadah.
2)
Tapi apakah ada ibadah khusus.
3)
Dengan tata cara khusus.
4)
Pada malam itu.
A.
Pendapat Membolehkan & Menganggap
Malam Itu Istimewa
1)
Sebagian ulama berpendapat
2)
Malam Nisfu Syakban.
3)
Punya keutamaan khusus.
4)
Berdasar beberapa hadis.
5)
Turunnya ampunan Allah
6)
Pada malam itu.
Dalil yang dipakai
Hadis yang maknanya:
“Allah melihat kepada makhluk-Nya pada
malam pertengahan Sya’ban, lalu Dia mengampuni semua makhluk-Nya kecuali orang
musyrik dan orang yang bermusuhan.”
(HR. Ibnu Majah, Thabrani, dll — kualitas hadis diperselisihkan)
Ulama cenderung menerima keutamaannya
1)
Sebagian ulama Syam (seperti Khalid
bin Ma’dan, Makhul)
2)
Imam Ahmad dalam salah satu riwayat
3)
Ibnu Taimiyah: mengakui malamnya punya
keutamaan, tapi tidak ada ibadah khusus berjamaah
4)
Ibnu Rajab Al-Hanbali
Kesimpulan kelompok ini
1)
Boleh hidupkan malam Nisfu Syakban
2)
Boleh salat malam, doa, istigfar
3)
Tak ada tata cara alat khusus yang
pasti dari Nabi
4)
Tak ada dalil kuat untuk perayaan
ramai-ramai
5)
Artinya: ibadah umum boleh, ritual
khusus tidak ada tuntunan sahih
B.
Pendapat Tidak Menganggap Ada
Keistimewaan Khusus
1)
Sebagian ulama lain.
2)
Menilai hadis Nisfu Syakban lemah.
3)
Tak bisa jadi dasar ibadah khusus.
Ulama yang berpendapat ini
1)
Imam Malik (tak dikenal praktik khusus
di Madinah)
2)
Ulama Hijaz klasik
3)
Syekh Bin Baz
4)
Syekh Al-Albani (melemahkan banyak
hadis tentang ritual khusus)
Kesimpulan kelompok ini
1)
Tak ada salat khusus Nisfu Syakban
2)
Tak ada doa khusus malam Nisfu Syakban
3)
Tak ada perayaan
4)
Tak kumpul ritual tertentu
5)
Jika mau ibadah.
6)
Maka ibadah biasa.
7)
Seperti malam lainnya.
C.
Titik Temu Disepakati Ulama
1)
Ini yang penting.
2)
Agar tak mudah menyalahkan:
✅ Tidak ada hadis sahih
Tentang salat 100 rakaat Nisfu Syakban
✅ Tak ada doa khusus
dari Nabi
Untuk malam itu
✅ Tidak ada perayaan
khusus
Pada zaman Nabi & sahabat
✅ Yang boleh:
Salat malam, zikir, istigfar
Seperti malam lain
Yang bid’ah menurut banyak ulama:
1)
Ritual khusus
2)
Tata cara diyakini sunah
D.
Kenapa Beda Pendapat?
Karena:
1)
Status hadis diperselisihkan.
2)
Ada yang menguatkan.
3)
Ada yang melemahkan.
4)
Perbedaan cara ulama menilai:
a.
Boleh pakai hadis lemah untuk fadha’il
amal?
b.
Atau harus sahih?
Sikap Paling Aman & Bijak
Kalau mau hidupkan malam Nisfu Syakban:
1)
Perbanyak istighfar
2)
Salat malam biasa (tahajud)
3)
Doa pribadi
4)
Hindari anggap ada ritual sunnah
khusus
Dan yang penting:
1)
Tak mudah menuduh bid’ah
2)
Kepada yang ibadah secara umum
3)
Tak juga anggap amalan khusus.
4)
Yang pasti dari Nabi
1)
Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.
2)
ChatGPT.
3)
Copilot.
4)
Cici.
5)
Claude.
6)
Grok.
7)
Meta AI



.bmp)