Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Showing posts with label MENGAPA MANUSIA INGIN TUHAN BISA DILIHAT. Show all posts
Showing posts with label MENGAPA MANUSIA INGIN TUHAN BISA DILIHAT. Show all posts

Saturday, April 11, 2026

55330. MENGAPA MANUSIA INGIN TUHAN BISA DILIHAT

 



MENGAPA MANUSIA INGIN TUHAN BISA DILIHAT

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM

 

 

 

Kenapa manusia ingin Tuhan

Bisa terlihat?

 

Jawaban.

 

1)        Qur’an: manusia cenderung ingin yang terlihat

 

2)        Logika: otak manusia bekerja visual

 

Penjelasan.

 

 

A.       Versi Qur’an:

Manusia cenderung ingin yang terlihat

 

QS Al-Baqarah (2:55)


وَإِذْ قُلْتُمْ يَا مُوسَىٰ لَنْ نُؤْمِنَ لَكَ حَتَّىٰ نَرَى اللَّهَ جَهْرَةً فَأَخَذَتْكُمُ الصَّاعِقَةُ وَأَنْتُمْ تَنْظُرُونَ

 

Dan (ingatlah), ketika kamu berkata: "Hai Musa, kami tidak akan beriman kepadamu sebelum kami melihat Allah dengan terang, karena itu kamu disambar halilintar, sedangkan kamu menyaksikannya".

 

Catatan.

 

1)        Bani Israil berkata: “Kami tidak akan beriman sampai kami melihat Allah secara jelas”

 

QS Al-A'raf (7:138)


وَجَاوَزْنَا بِبَنِي إِسْرَائِيلَ الْبَحْرَ فَأَتَوْا عَلَىٰ قَوْمٍ يَعْكُفُونَ عَلَىٰ أَصْنَامٍ لَهُمْ ۚ قَالُوا يَا مُوسَى اجْعَلْ لَنَا إِلَٰهًا كَمَا لَهُمْ آلِهَةٌ ۚ قَالَ إِنَّكُمْ قَوْمٌ تَجْهَلُونَ

 

Dan Kami seberangkan Bani Israil ke seberang lautan, maka setelah mereka sampai kepada suatu kaum yang tetap menyembah berhala mereka, Bani lsrail berkata: "Hai Musa. buatlah untuk kami sebuah tuhan (berhala) seperti mereka punya beberapa tuhan (berhala)". Musa menjawab: "Sesungguh-nya kamu ini kaum yang tidak tahu (sifat-sifat Tuhan)".

 

Catatan.

 

1)        Mereka minta dibuatkan berhala

2)        Seperti kaum lain

 

3)        Makna:

 

a.        Bukan tak ada bukti

b.        Tapi manusia ingin yang bisa dilihat & disentuh

 

B.       Penjelasan logika:

Otak manusia bekerja visual

 

1.        Otak manusia butuh “bentuk”

 

1)        Manusia mudah pahami:

 

a.        wajah

b.        benda

c.        symbol

 

2)        Contoh:

 

a.        Mudah percaya uang kertas daripada angka digital

b.        Mudah hormat pada patung daripada konsep abstrak

 

3)        Maka:

 

a.        Tuhan tak terlihat terasa “jauh”

b.        Bagi sebagian orang

 

2.        Keterbatasan imajinasi manusia

 

1)        Logika:

 

a.        Manusia hanya bisa membayangkan dari pengalaman

 

b.        Semua yang pernah dilihat = terbatas

 

2)        Maka:

 

a.        Tuhan sering “dibayangkan”

b.        Seperti manusia

 

3)        Tapi Qur’an membantahnya:

 

QS As-Syura (42:11)


فَاطِرُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۚ جَعَلَ لَكُمْ مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجًا وَمِنَ الْأَنْعَامِ أَزْوَاجًا ۖ يَذْرَؤُكُمْ فِيهِ ۚ لَيْسَ كَمِثْلِهِ شَيْءٌ ۖ وَهُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ

 

(Dia) Pencipta langit dan bumi. Dia menjadikan bagi kamu dari jenis kamu sendiri pasangan-pasangan dan dari jenis binatang ternak pasangan-pasangan (pula), dijadikan-Nya kamu berkembang biak dengan jalan itu. Tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia, dan Dia Maha Mendengar dan Melihat.

 

Catatan.

1)        Tidak ada yang serupa dengan-Nya

 

C.       Faktor psikologis (Qur’an + realita)

 

1.        Ingin kepastian instan

 

1)        Sesuatu yang terlihat = terasa lebih “nyata”

 

2)        Qur’an Al-An'am 111

 

a.        Bahkan kalau malaikat turun

b.        Sebagian tetap tidak beriman

 

3)        Artinya:

 

a.        Masalahnya bukan kurang bukti.

b.        Tapi sikap hati

 

2.        Butuh perantara

 

1)        Qur’an Az-Zumar 3

 

“Kami menyembah mereka agar mendekatkan kepada Allah”

2)        Logika:

a.        Tuhan terasa “tinggi & jauh”

 

3)        Maka manusia membuat:

 

a.      patung

b.      tokoh suci

 

c.      gambar suci.

d.      symbol

 

3.        Ikut tradisi

 

1)                Qur’an Al-Baqarah 170

2)                Logika:

 

a.                Jika sejak kecil diajari Tuhan “punya bentuk”

 

b.                Maka terasa normal

 

4. Paradoks penting

1)        Makin manusia ingin Tuhan terlihat

2)        Makin menurunkan Tuhan

3)        Menjadi seperti makhluk

 

4)        Padahal:

5)        Tuhan sejati justru:

 

a.        tak terlihat

b.        tak terbatas

c.        tak serupa apapun

 

6)        Quran Al-Ikhlas 4

Tidak ada yang setara dengan-Nya

 

4.        Analogi sederhana (logika modern)

 

1)        Bayangkan:

Kamu melihat program computer

 

2)        Kamu:

 

a.        tak melihat “pembuatnya”

b.        tapi tahu pasti ada pembuatnya

 

3)        Kenapa?

Karena sistemnya rapi

 

4)        Sama dengan:

 

a.        Alam semesta = “kode besar”

b.        Tuhan tak perlu terlihat

c.        Untuk terbukti ada.

 

Kesimpulan

Menurut Qur’an + logika:

 

1)        Manusia ingin Tuhan terlihat

2)        Sebab terbatas otak & emosi

 

3)        Bukan Tuhan harus terlihat

4)        Tuhan yang benar

5)        Tak bisa dibatasi penglihatan

 

6)        Quran Al-An'am 103

Dia tidak dapat dicapai oleh penglihatan

 

Sumber

 

1) Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.

2) Tafsirq.com

3) ChatGPT