PERBEDAAN
KRITIK DAN KRITIS DI QURAN
Oleh:
Drs. H. M. Yusron Hadi, MM
Perbedaan
1)
Kritik
2)
Kritis
A. Arti
KRITIK
Kritik
1)
Pendapat atau penilaian pada sesuatu.
2)
Biasanya pada kekurangan atau kesalahan.
3)
Sebaiknya disertai alasan dan solusi.
Contoh
Kritik
1)
“Cara mengajar guru itu terlalu cepat.”
2)
“Jalan ini rusak dan perlu segera
diperbaiki.”
3)
“Program pemerintah ini bagus, tapi
pelaksanaannya masih kurang.”
Intinya:
Kritik
1)
Yang disampaikan tentang
kekurangan/kelebihan sesuatu.
B. Arti
KRITIS
Kritis
1)
Sikap atau kemampuan berpikir teliti.
2)
Sebelum menerima sesuatu sebagai benar.
Contoh
Kritis:
1)
Mendengar berita
a.
Tak langsung percaya.
b.
Tapi memeriksa sumbernya.
2)
Mendengar ceramah
a.
Memahami.
b.
Membandingkan dalil.
c.
Menyimpulkan.
3)
Mendapat informasi di WhatsApp
a.
Mengecek dulu.
b.
Berita itu benar atau hoaks.
Intinya:
Kritis
1)
cara berpikirnya teliti dan cermat.
Perbedaan
1)
Kritik
Hasil/ungkapan penilaian.
2)
Kritis
Sikap/cara berpikir.
Contoh:
Orang kritis
1)
Memeriksa apakah berita itu benar.
2)
Setelah temukan kesalahan.
3)
Dia dapat beri kritik
4)
Berdasar fakta.
Tapi Kritik
belum tentu kritis
1)
Orang bisa banyak mengkritik
2)
Tapi tidak kritis.
Misalnya:
1)
“Pemerintah selalu salah!”
a.
Itu kritik.
b.
Tapi belum kritis.
c.
Sebab tak jelaskan data, alasan, dan
solusi.
Tapi orang
kritis berkata:
1)
“Menurut data ini.
2)
Program itu belum capai target.
3)
Penyebabnya mungkin A dan B.
4)
Solusinya perbaiki bagian C.”
Catatan.
1)
Berpikir kritis
Tak berarti suka cari
kesalahan.
2)
Orang kritis
a.
Berusaha cari kebenaran
b.
Dengan bukti dan alasan.
C. Hubungan
dengan Al-Qur'an.
Dalam Quran
1)
Kritik dan kritis
Sama-sama penting.
2)
Tapi harus dilakukan dengan
a.
Kebenaran.
b.
Ilmu.
c.
Adab.
d.
Tujuan memperbaiki.
3)
Tak sekadar cari kesalahan.
Dalam Quran
1)
Kritis:
a.
Tak langsung percaya
b.
Pakai akal dan bukti
2)
Kritik:
a.
Boleh, bahkan perlu
b.
Harus berdasar ilmu
Penjelasan.
1.
Kritis: Tak langsung percaya
1)
Al-Qur'an ajarkan
2)
Periksa info
3)
Sebelum percaya
4)
Sebelum disebar
QS.
Al-Hujurat 49:6
Jika datang orang fasik bawa
berita, maka teliti benarnya.
5)
Dekat konsep berpikir kritis.
Contoh:
1)
Dapat berita WhatsApp
Tak langsung diteruskan.
2)
Mendengar orang dituduh
Cari fakta lebih dulu.
3)
Mendengar pendapat agama
Pahami dalil dan konteksnya.
2.
Kritis: Pakai akal dan bukti
1)
Al-Qur'an berkali-kali
2)
Ajak manusia
a.
Berpikir.
b.
Memperhatikan.
c.
Pakai akal.
QS. Az-Zumar 39:18
Memuji orang yang:
1)
Mendengar berbagai perkataan.
2)
Lalu ikuti yang paling baik.
3)
Artinya.
a.
Orang Muslim.
b.
Filter semua info.
c.
Mendengar.
d.
Menimbang.
e.
Pilih yang benar.
3.
Kritik: Boleh, bahkan perlu
1)
Al-Qur'an beri contoh.
2)
Cara koreksi kesalahan.
QS. Al-'Asr 103:3
1)
Orang selamat.
a.
Saling nasihat kebenaran
b.
Saling
nasihat sabar.
1)
Ini kritik membangun:
a.
Mengingatkan orang lain.
b.
Pada kebenaran dan kebaikan.
4.
Tapi kritik harus berdasar ilmu
1)
Al-Qur'an melarang manusia
2)
Bicara tanpa pengetahuan.
QS.
Al-Isra' 17:36
1)
Jangan kamu ikuti sesuatu
2)
Yang kamu tak punya ilmu tentangnya.
Jadi:
1)
Kritik tanpa fakta
Berbahaya.
2)
Kritik berdasar ilmu
Bermanfaat.
5.
Kritik tak boleh berubah jadi hinaan
QS.
Al-Hujurat 49:11
Melarang:
1)
saling mencela,
2)
saling merendahkan,
3)
memanggil dengan gelar buruk.
Al-Qur'an
bedakan:
1)
Kritik:
a.
“Pendapat ini
b.
Menurut saya kurang tepat
c.
Karena dalil/faktanya begini.”
2)
Penghinaan:
a.
“Kamu memang bodoh.
b.
Pendapatmu tak ada gunanya.”
3)
Yang pertama
Nasihat dan koreksi.
4)
Yang kedua
Jadi celaan.
6.
Hubungan kritik dan kritis
KRITIS
1)
Proses berpikir
2)
Periksa informasi
3)
Cari bukti
4)
Bandingkan pendapat
5)
Cari
kebenaran
KRITIK
1)
Sampaikan penilaian.
2)
Beri koreksi
a.
Berpikir kritis yang baik
b.
Hasilkan kritik yang baik.
7.
Contoh dalam hidup
1)
Berita:
“Ada pejabat melakukan
korupsi.”
2)
Sikap kritis:
a.
“Apa sumber beritanya?
b.
Apa buktinya?
c.
Apakah sudah terbukti?”
3)
Setelah diperiksa
Ada bukti kuat.
Kritiknya
bisa:
1)
“Perbuatan korupsi harus ditindak.
2)
Sesuai hukum.
3)
Karena merugikan masyarakat.”
Dalam
pendidikan:
1)
Bukan:
“Guru ini jelek.”
2)
Tetapi:
a.
“Metode belajar ini kurang efektif.
b.
Karena
sebagian siswa
c.
Belum paham materi.
d.
Mungkin perlu ditambah contoh dan
latihan.”
3)
Itu kritik
4)
Lahir dari pikiran kritis.
Kesimpulan
Dalam
Al-Qur'an:
1)
Kritis tanpa ilmu
Bisa jadi prasangka.
2)
Kritik tanpa adab
Bisa jadi celaan.
3)
Kritis dengan ilmu
4)
Kritik dengan adab.
a.
Sarana cari kebenaran
b.
Perbaiki kehidupan.
Semangat
Al-Qur'an
1)
Bukan “jangan mengkritik”.
2)
Tapi
a.
“Berpikir
dengan benar.
b.
Sampaikan
koreksi
c.
Dengan cara benar.”
Sumber
1)
Tafsir Quran Perkata DR
M Hatta.
2)
Tafsirq.com
3)
ChatGPT.



