Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tuesday, August 8, 2017

184. ASMAUL

APAKAH AL-QURAN ITU SEBENARNYA?
Oleh: Drs. H. Yusron Hadi, M.M.
Kepala SMP Negeri 1 Balongbendo, Sidoarjo

      Beberapa orang bertanya,”Apakah Al-Quran itu? Mohon dijelaskan, apakah Al-Quran itu sebenarnya? Profesor Duaa Anwar, seorang penulis yang berasal Mesir dan tinggal di Dubai, Uni Emirat Arab menjelaskannya.
      Al-Quran (menurut KBBI V) adalah kitab suci umat Islam yang berisi firman Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad dengan perantaraan malaikat Jibril untuk dibaca, dipahami, dan diamalkan sebagai pertunjuk dan pedoman hidup bagi umat manusia. 
      Al-Quran diwahyukan kepada Nabi Muhammad sekitar 1400 tahun lampau. Bahasa asli Al-Quran adalah bahasa Arab. Al-Quran merupakan Kitab Suci terakhir yang sampai kepada manusia, setelah Kitab Taurat dan Kitab Injil.  .
      Al-Quran tidak diwahyukan sekaligus, tetapi diturunkan dalam tempo sekitar 23 tahun. Al-Quran terdiri atas 114 surah. Surah adalah istilah bahasa Arab untuk menyebut “bab”, setiap surah panjangnya berbeda-beda.
     Sebuah surah terdiri atas beberapa ayat dan diberi nomor urut. Surah terpanjang adalah surah Al-Baqarah, yaitu 286 ayat. Surah Al-Quran diwahyukan kepada Nabi Muhammad sebagian-sebagian pada kesempatan tertentu.
      Surah Al-Quran diwahyukan tidak dalam  urutan seperti dalam mushaf Al-Quran sekarang. Umat Islam yakin Nabi Muhammad menyelesaikan susunan terakhir Al-Quran sesuai dengan petunjuk Allah.
      Ayat Al-Quran dirujuk dengan menuliskan surah dan ayatnya, misalnya 33:36 artinya menunjuk surah ke-33 dan ayat ke-36. Ayat Al-Quran diberi pengenal seperti itu dalam seluruh isi Al-Quran.
      Al-Quran adalah kitab suci utama agama Islam, yang berisi ajaran segala sesuatu untuk orang yang beriman kepada Allah. Beberapa penjelasan tertentu seperti cara mendirikan salat belum lengkap diuraikan dalam Al-Quran, maka Nabi Muhammad menyampaikan rinciannya. Al-Quran memberikan pedoman secara umum, sedangkan Nabi Muhammad menjelaskan rinciannya.
     Al-Quran adalah jantung agama Islam. Islam timbul dari Al-Quran, dan tanpa Al-Quran tidak ada Islam. Al-Quran berbicara tentang banyak pokok bahasan.
      Kosakata dalam Al-Quran sangat mengagumkan orang yang memahami bahasa Arab dan membuat heran para ilmuwan karena isi Al-Quran memberikan informasi yang tepat mengenai  sains dan teknologi.
     Al-Quran memaparkan ulang peristiwa sejarah dan menceritakan kisah para nabi sebelum Nabi Muhammad seperti Nabi Sulaiman, Ibrahim,dan Musa.
      Al-Quran merupakan pedoman hidup yang mengajarkan manusia untuk menggunakan standar moral yang tinggi dan  mendorong menaati peraturan yang tegas tentang etika.
      Al-Quran sangat menganjurkan sikap moral yang baik dan sifat yang terpuji seperti kesederhanaan, kebenaran, dan kebaikan, serta mengutuk keras sikap kemunafikan, penipuan, dan pergunjingan.
     Tujuan utama Al-Quran adalah untuk menunjukkan manusia agar mengetahui tentang Allah Yang Maha Kuasa yang wajib disembah serta Allah Yang Maha Agung dan Maha Pencipta segalanya yang tidak ada sekutu bagi-Nya.
      Al-Quran surah Al-Ikhlas, surah ke-112 ayat 1-5. “Katakan, “Dia Allah, Yang Maha Esa, Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tidak beranak dan tidak diperanakkan, dan tidak ada sesuatu pun yang setara dengan Dia”.  
      Al-Quran menjelaskan tentang 99 “asmaul husna”, yaitu 99 nama yang baik untuk menyebutkan nama-Nya. Allah adalah sebutan nama Tuhan yang paling utama, sedangkan 99 nama lainnya boleh digunakan oleh umat Islam ketika berbicara tentang Tuhan.
     Sekarang ini, Al-Quran sudah diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa di seluruh penjuru dunia. Meskipun demikian, umat Islam ditekankan untuk tetap membaca Al-Quran dalam bahasa aslinya, yaitu bahasa Arab.
      Terjemahan Al-Quran ke dalam bahasa lain adalah untuk membantu orang-orang yang bukan berbahasa Arab untuk memahaminya, tetapi terjemahan dapat mengurangi pesan dan menghilangkan keindahan bahasa aslinya.  Terjemahan Al-Quran hanya menjelaskan maksudnya, bukan kata-kata sesungguhnya.
    Terjemahan kata “Kami” sering membingungkan. Perbendaharaan bahasa Arab sangat rumit, sehingga penerjemah menggunaan kata yang paling dekat. Kata “Kami” dalam bahasa Arab untuk menunjukkan penghormatan dan dipakai oleh orang mempunyai kekuasaan.
         Allah Maha Pencipta dan Maha Kuasa, kadang kala menggunakan kata “Kami” untuk menunjukkan penghormatan dan keagungan.
     Al-Quran surah Al-Kahfi, surah ke-18 ayat 54. “Dan sesungguhnya Kami telah mengulang-ulangi bagi manusia dalam Al-Quran ini bermacam-macam perumpamaan. Dan manusia adalah makhluk yang paling banyak membantah.”
      Ketika membaca Al-Quran, umat Islam harus mengatur sikap tubuhnya yang menunjukkan penghormatan kepada Al-Quran.
      Duduk di atas kursi malas, atau duduk di lantai beralaskan bantal dengan bersila merupakan posisi yang layak. Tetapi menyandarkan punggung pada sandaran dan melonjorkan kaki di atas meja merupakan sikap yang tidak pantas.
Daftar Pustaka
1. Anwar, Duaa. Memahami Segalanya Tentang Al-Quran. The Everything Koran Book. Penerbit Karisma Publishing Group, Batam 2004.

184. ASMAUL

APAKAH AL-QURAN ITU SEBENARNYA?
Oleh: Drs. H. Yusron Hadi, M.M.
Kepala SMP Negeri 1 Balongbendo, Sidoarjo

      Beberapa orang bertanya,”Apakah Al-Quran itu? Mohon dijelaskan, apakah Al-Quran itu sebenarnya? Profesor Duaa Anwar, seorang penulis yang berasal Mesir dan tinggal di Dubai, Uni Emirat Arab menjelaskannya.
      Al-Quran (menurut KBBI V) adalah kitab suci umat Islam yang berisi firman Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad dengan perantaraan malaikat Jibril untuk dibaca, dipahami, dan diamalkan sebagai pertunjuk dan pedoman hidup bagi umat manusia. 
      Al-Quran diwahyukan kepada Nabi Muhammad sekitar 1400 tahun lampau. Bahasa asli Al-Quran adalah bahasa Arab. Al-Quran merupakan Kitab Suci terakhir yang sampai kepada manusia, setelah Kitab Taurat dan Kitab Injil.  .
      Al-Quran tidak diwahyukan sekaligus, tetapi diturunkan dalam tempo sekitar 23 tahun. Al-Quran terdiri atas 114 surah. Surah adalah istilah bahasa Arab untuk menyebut “bab”, setiap surah panjangnya berbeda-beda.
     Sebuah surah terdiri atas beberapa ayat dan diberi nomor urut. Surah terpanjang adalah surah Al-Baqarah, yaitu 286 ayat. Surah Al-Quran diwahyukan kepada Nabi Muhammad sebagian-sebagian pada kesempatan tertentu.
      Surah Al-Quran diwahyukan tidak dalam  urutan seperti dalam mushaf Al-Quran sekarang. Umat Islam yakin Nabi Muhammad menyelesaikan susunan terakhir Al-Quran sesuai dengan petunjuk Allah.
      Ayat Al-Quran dirujuk dengan menuliskan surah dan ayatnya, misalnya 33:36 artinya menunjuk surah ke-33 dan ayat ke-36. Ayat Al-Quran diberi pengenal seperti itu dalam seluruh isi Al-Quran.
      Al-Quran adalah kitab suci utama agama Islam, yang berisi ajaran segala sesuatu untuk orang yang beriman kepada Allah. Beberapa penjelasan tertentu seperti cara mendirikan salat belum lengkap diuraikan dalam Al-Quran, maka Nabi Muhammad menyampaikan rinciannya. Al-Quran memberikan pedoman secara umum, sedangkan Nabi Muhammad menjelaskan rinciannya.
     Al-Quran adalah jantung agama Islam. Islam timbul dari Al-Quran, dan tanpa Al-Quran tidak ada Islam. Al-Quran berbicara tentang banyak pokok bahasan.
      Kosakata dalam Al-Quran sangat mengagumkan orang yang memahami bahasa Arab dan membuat heran para ilmuwan karena isi Al-Quran memberikan informasi yang tepat mengenai  sains dan teknologi.
     Al-Quran memaparkan ulang peristiwa sejarah dan menceritakan kisah para nabi sebelum Nabi Muhammad seperti Nabi Sulaiman, Ibrahim,dan Musa.
      Al-Quran merupakan pedoman hidup yang mengajarkan manusia untuk menggunakan standar moral yang tinggi dan  mendorong menaati peraturan yang tegas tentang etika.
      Al-Quran sangat menganjurkan sikap moral yang baik dan sifat yang terpuji seperti kesederhanaan, kebenaran, dan kebaikan, serta mengutuk keras sikap kemunafikan, penipuan, dan pergunjingan.
     Tujuan utama Al-Quran adalah untuk menunjukkan manusia agar mengetahui tentang Allah Yang Maha Kuasa yang wajib disembah serta Allah Yang Maha Agung dan Maha Pencipta segalanya yang tidak ada sekutu bagi-Nya.
      Al-Quran surah Al-Ikhlas, surah ke-112 ayat 1-5. “Katakan, “Dia Allah, Yang Maha Esa, Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tidak beranak dan tidak diperanakkan, dan tidak ada sesuatu pun yang setara dengan Dia”.  
      Al-Quran menjelaskan tentang 99 “asmaul husna”, yaitu 99 nama yang baik untuk menyebutkan nama-Nya. Allah adalah sebutan nama Tuhan yang paling utama, sedangkan 99 nama lainnya boleh digunakan oleh umat Islam ketika berbicara tentang Tuhan.
     Sekarang ini, Al-Quran sudah diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa di seluruh penjuru dunia. Meskipun demikian, umat Islam ditekankan untuk tetap membaca Al-Quran dalam bahasa aslinya, yaitu bahasa Arab.
      Terjemahan Al-Quran ke dalam bahasa lain adalah untuk membantu orang-orang yang bukan berbahasa Arab untuk memahaminya, tetapi terjemahan dapat mengurangi pesan dan menghilangkan keindahan bahasa aslinya.  Terjemahan Al-Quran hanya menjelaskan maksudnya, bukan kata-kata sesungguhnya.
    Terjemahan kata “Kami” sering membingungkan. Perbendaharaan bahasa Arab sangat rumit, sehingga penerjemah menggunaan kata yang paling dekat. Kata “Kami” dalam bahasa Arab untuk menunjukkan penghormatan dan dipakai oleh orang mempunyai kekuasaan.
         Allah Maha Pencipta dan Maha Kuasa, kadang kala menggunakan kata “Kami” untuk menunjukkan penghormatan dan keagungan.
     Al-Quran surah Al-Kahfi, surah ke-18 ayat 54. “Dan sesungguhnya Kami telah mengulang-ulangi bagi manusia dalam Al-Quran ini bermacam-macam perumpamaan. Dan manusia adalah makhluk yang paling banyak membantah.”
      Ketika membaca Al-Quran, umat Islam harus mengatur sikap tubuhnya yang menunjukkan penghormatan kepada Al-Quran.
      Duduk di atas kursi malas, atau duduk di lantai beralaskan bantal dengan bersila merupakan posisi yang layak. Tetapi menyandarkan punggung pada sandaran dan melonjorkan kaki di atas meja merupakan sikap yang tidak pantas.
Daftar Pustaka
1. Anwar, Duaa. Memahami Segalanya Tentang Al-Quran. The Everything Koran Book. Penerbit Karisma Publishing Group, Batam 2004.

183. DODGE

APAKAH ISLAM ITU SEBENARNYA?
Oleh: Drs. H. Yusron Hadi, M.M.
Kepala SMP Negeri 1 Balongbendo, Sidoarjo

      Beberapa orang bertanya,”Apakah yang dimaksud Islam itu? Mohon dijelaskan, apakah Islam itu sebenarnya? Profesor Christina Huda Dodge, seorang wanita Ketua Komite Wanita Masjid di Oregon, Amerika Serikat menjelaskannya.
      “Islam” adalah nama sebuah agama dan orang yang melaksanakan ajarannya disebut  “Muslim”. Kata “Islam” adalah kata dalam bahasa Arab yang artinya “kedamaian, keselamatan, dan kepasrahan.” Seorang muslim adalah orang yang secara damai berserah diri kepada Allah.
      Kata “Islami” biasanya mengacu kepada objek atau tempat dan bukan orang. Sedangkan “Muhammedisme” adalah istilah kuno untuk melecehkan agama Islam.
      Umat muslimin percaya bahwa dengan melaksanakan keyakinan mereka melalui kepasrahan hanya kepada Allah, mereka dapat mencapai kedamaian dan keselamatan dalam kehidupan di dunia dan akhirat.
      Para pemeluk Islam meyakini bahwa hanya ada Allah Yang Maha Esa dan Maha Kuasa yang mengutus para nabi sepanjang masa untuk menyampaikan wahyu Allah kepada manusia.
      Kaum Muslimin menerima semua nabi di masa lampau, termasuk Nabi Adam, Nuh, Ibrahim, Musa, dan Isa. Kaum muslimin yakin bahwa Islam adalah kelanjutan keyakinan ajaran semua nabi di masa lalu.
       Kaum Muslimin mempercayai bahwa semua nabi mengajarkan beriman hanya kepada Allah Yang Maha Esa dan Maha Kuasa serta menaati semua petunjuk-Nya.
      Al-Quran surah Al-Baqarah, surah ke-2 ayat 136. “Katakan (hai orang-orang mukmin), “Kami beriman kepada Allah dan apa yang diturunkan kepada kami, dan apa yang diturunkan kepada Ibrahim, Ismail, Ishak, Yakub dan anak cucunya, dan apa yang diberikan kepada Musa dan Isa serta apa yang diberikan kepada nabi-nabi dari Tuhannya. Kami tidak membeda-bedakan seorang pun di antara mereka dan kami hanya tunduk patuh kepada-Nya”.
    Sepuluh fakta paling menarik tentang Islam. Pertama, dari enam rukun Islam, yang  paling utama dan paling penting adalah beriman kepada Allah Yang Maha Esa dan Maha Kuasa.
     Kedua, Allah (bahasa Arab) adalah sebutan resmi untuk Tuhan. Ketiga, tempat paling suci dalam Islam adalah kota Mekah dan Madinah di Arab Saudi. Keempat, ajaran Islam tidak mendukung orang memeluk Islam dengan paksaan.
     Kelima, praktik rukun Islam merupakan pelaksanaan agama. Yaitu: syahadat, salat lima waktu, berpuasa Ramadan, mengeluarkan zakat, dan berhaji ke Mekah. Keenam, menurut ajaran Islam, Nabi Isa adalah seorang Nabi utusan Allah dan manusia yang dihormati.
      Ketujuh, Para pemeluk Islam yakin bahwa setelah kematian, setiap orang akan dihisab atau dihitung amal perbuatannya dan akan menerima akibatnya, yaitu berupa pahala masuk surga atau azab api neraka.
     Kedelapan, ajaran Islam memandang kaum lelaki dan wanita adalah sama kedudukannya di hadapan Allah. Kesembilan, umat Islam tidak makan babi dan tidak minum alkohol. Kesepuluh, ajaran Islam sangat keras menentang penyembahan berhala, karena sangat berhati-hati, maka Islam “tradisional” melarang membuat patung manusia dan hewan.
     Islam adalah suatu keyakinan berdasarkan kedamaian dan kepasrahan kepada Allah, sesuai dengan ajaran para Nabi-Nya, dan ajaran Islam yang sangat penting adalah tentang keesaan Allah.
    Islam merupakan suatu keyakinan yang mengajarkan bahwa hanya ada satu Allah Yang Maha Kuasa, yang menciptakan segala sesuatu. Sedangkan cara hidup islami adalah menjalani kehidupan sehari-hari yang sesuai dengan keyakinan ajaran Islam.
Daftar Pustaka
1. Dodge, Christina Huda. Memahami Segalanya Tentang Islam. The Everything Understandning Islam Book. Penerbit Karisma Publishing Group, Batam 2004.

183. DODGE

APAKAH ISLAM ITU SEBENARNYA?
Oleh: Drs. H. Yusron Hadi, M.M.
Kepala SMP Negeri 1 Balongbendo, Sidoarjo

      Beberapa orang bertanya,”Apakah yang dimaksud Islam itu? Mohon dijelaskan, apakah Islam itu sebenarnya? Profesor Christina Huda Dodge, seorang wanita Ketua Komite Wanita Masjid di Oregon, Amerika Serikat menjelaskannya.
      “Islam” adalah nama sebuah agama dan orang yang melaksanakan ajarannya disebut  “Muslim”. Kata “Islam” adalah kata dalam bahasa Arab yang artinya “kedamaian, keselamatan, dan kepasrahan.” Seorang muslim adalah orang yang secara damai berserah diri kepada Allah.
      Kata “Islami” biasanya mengacu kepada objek atau tempat dan bukan orang. Sedangkan “Muhammedisme” adalah istilah kuno untuk melecehkan agama Islam.
      Umat muslimin percaya bahwa dengan melaksanakan keyakinan mereka melalui kepasrahan hanya kepada Allah, mereka dapat mencapai kedamaian dan keselamatan dalam kehidupan di dunia dan akhirat.
      Para pemeluk Islam meyakini bahwa hanya ada Allah Yang Maha Esa dan Maha Kuasa yang mengutus para nabi sepanjang masa untuk menyampaikan wahyu Allah kepada manusia.
      Kaum Muslimin menerima semua nabi di masa lampau, termasuk Nabi Adam, Nuh, Ibrahim, Musa, dan Isa. Kaum muslimin yakin bahwa Islam adalah kelanjutan keyakinan ajaran semua nabi di masa lalu.
       Kaum Muslimin mempercayai bahwa semua nabi mengajarkan beriman hanya kepada Allah Yang Maha Esa dan Maha Kuasa serta menaati semua petunjuk-Nya.
      Al-Quran surah Al-Baqarah, surah ke-2 ayat 136. “Katakan (hai orang-orang mukmin), “Kami beriman kepada Allah dan apa yang diturunkan kepada kami, dan apa yang diturunkan kepada Ibrahim, Ismail, Ishak, Yakub dan anak cucunya, dan apa yang diberikan kepada Musa dan Isa serta apa yang diberikan kepada nabi-nabi dari Tuhannya. Kami tidak membeda-bedakan seorang pun di antara mereka dan kami hanya tunduk patuh kepada-Nya”.
    Sepuluh fakta paling menarik tentang Islam. Pertama, dari enam rukun Islam, yang  paling utama dan paling penting adalah beriman kepada Allah Yang Maha Esa dan Maha Kuasa.
     Kedua, Allah (bahasa Arab) adalah sebutan resmi untuk Tuhan. Ketiga, tempat paling suci dalam Islam adalah kota Mekah dan Madinah di Arab Saudi. Keempat, ajaran Islam tidak mendukung orang memeluk Islam dengan paksaan.
     Kelima, praktik rukun Islam merupakan pelaksanaan agama. Yaitu: syahadat, salat lima waktu, berpuasa Ramadan, mengeluarkan zakat, dan berhaji ke Mekah. Keenam, menurut ajaran Islam, Nabi Isa adalah seorang Nabi utusan Allah dan manusia yang dihormati.
      Ketujuh, Para pemeluk Islam yakin bahwa setelah kematian, setiap orang akan dihisab atau dihitung amal perbuatannya dan akan menerima akibatnya, yaitu berupa pahala masuk surga atau azab api neraka.
     Kedelapan, ajaran Islam memandang kaum lelaki dan wanita adalah sama kedudukannya di hadapan Allah. Kesembilan, umat Islam tidak makan babi dan tidak minum alkohol. Kesepuluh, ajaran Islam sangat keras menentang penyembahan berhala, karena sangat berhati-hati, maka Islam “tradisional” melarang membuat patung manusia dan hewan.
     Islam adalah suatu keyakinan berdasarkan kedamaian dan kepasrahan kepada Allah, sesuai dengan ajaran para Nabi-Nya, dan ajaran Islam yang sangat penting adalah tentang keesaan Allah.
    Islam merupakan suatu keyakinan yang mengajarkan bahwa hanya ada satu Allah Yang Maha Kuasa, yang menciptakan segala sesuatu. Sedangkan cara hidup islami adalah menjalani kehidupan sehari-hari yang sesuai dengan keyakinan ajaran Islam.
Daftar Pustaka
1. Dodge, Christina Huda. Memahami Segalanya Tentang Islam. The Everything Understandning Islam Book. Penerbit Karisma Publishing Group, Batam 2004.

183. DODGE

APAKAH ISLAM ITU SEBENARNYA?
Oleh: Drs. H. Yusron Hadi, M.M.
Kepala SMP Negeri 1 Balongbendo, Sidoarjo

      Beberapa orang bertanya,”Apakah yang dimaksud Islam itu? Mohon dijelaskan, apakah Islam itu sebenarnya? Profesor Christina Huda Dodge, seorang wanita Ketua Komite Wanita Masjid di Oregon, Amerika Serikat menjelaskannya.
      “Islam” adalah nama sebuah agama dan orang yang melaksanakan ajarannya disebut  “Muslim”. Kata “Islam” adalah kata dalam bahasa Arab yang artinya “kedamaian, keselamatan, dan kepasrahan.” Seorang muslim adalah orang yang secara damai berserah diri kepada Allah.
      Kata “Islami” biasanya mengacu kepada objek atau tempat dan bukan orang. Sedangkan “Muhammedisme” adalah istilah kuno untuk melecehkan agama Islam.
      Umat muslimin percaya bahwa dengan melaksanakan keyakinan mereka melalui kepasrahan hanya kepada Allah, mereka dapat mencapai kedamaian dan keselamatan dalam kehidupan di dunia dan akhirat.
      Para pemeluk Islam meyakini bahwa hanya ada Allah Yang Maha Esa dan Maha Kuasa yang mengutus para nabi sepanjang masa untuk menyampaikan wahyu Allah kepada manusia.
      Kaum Muslimin menerima semua nabi di masa lampau, termasuk Nabi Adam, Nuh, Ibrahim, Musa, dan Isa. Kaum muslimin yakin bahwa Islam adalah kelanjutan keyakinan ajaran semua nabi di masa lalu.
       Kaum Muslimin mempercayai bahwa semua nabi mengajarkan beriman hanya kepada Allah Yang Maha Esa dan Maha Kuasa serta menaati semua petunjuk-Nya.
      Al-Quran surah Al-Baqarah, surah ke-2 ayat 136. “Katakan (hai orang-orang mukmin), “Kami beriman kepada Allah dan apa yang diturunkan kepada kami, dan apa yang diturunkan kepada Ibrahim, Ismail, Ishak, Yakub dan anak cucunya, dan apa yang diberikan kepada Musa dan Isa serta apa yang diberikan kepada nabi-nabi dari Tuhannya. Kami tidak membeda-bedakan seorang pun di antara mereka dan kami hanya tunduk patuh kepada-Nya”.
    Sepuluh fakta paling menarik tentang Islam. Pertama, dari enam rukun Islam, yang  paling utama dan paling penting adalah beriman kepada Allah Yang Maha Esa dan Maha Kuasa.
     Kedua, Allah (bahasa Arab) adalah sebutan resmi untuk Tuhan. Ketiga, tempat paling suci dalam Islam adalah kota Mekah dan Madinah di Arab Saudi. Keempat, ajaran Islam tidak mendukung orang memeluk Islam dengan paksaan.
     Kelima, praktik rukun Islam merupakan pelaksanaan agama. Yaitu: syahadat, salat lima waktu, berpuasa Ramadan, mengeluarkan zakat, dan berhaji ke Mekah. Keenam, menurut ajaran Islam, Nabi Isa adalah seorang Nabi utusan Allah dan manusia yang dihormati.
      Ketujuh, Para pemeluk Islam yakin bahwa setelah kematian, setiap orang akan dihisab atau dihitung amal perbuatannya dan akan menerima akibatnya, yaitu berupa pahala masuk surga atau azab api neraka.
     Kedelapan, ajaran Islam memandang kaum lelaki dan wanita adalah sama kedudukannya di hadapan Allah. Kesembilan, umat Islam tidak makan babi dan tidak minum alkohol. Kesepuluh, ajaran Islam sangat keras menentang penyembahan berhala, karena sangat berhati-hati, maka Islam “tradisional” melarang membuat patung manusia dan hewan.
     Islam adalah suatu keyakinan berdasarkan kedamaian dan kepasrahan kepada Allah, sesuai dengan ajaran para Nabi-Nya, dan ajaran Islam yang sangat penting adalah tentang keesaan Allah.
    Islam merupakan suatu keyakinan yang mengajarkan bahwa hanya ada satu Allah Yang Maha Kuasa, yang menciptakan segala sesuatu. Sedangkan cara hidup islami adalah menjalani kehidupan sehari-hari yang sesuai dengan keyakinan ajaran Islam.
Daftar Pustaka
1. Dodge, Christina Huda. Memahami Segalanya Tentang Islam. The Everything Understandning Islam Book. Penerbit Karisma Publishing Group, Batam 2004.

183. DODGE

APAKAH ISLAM ITU SEBENARNYA?
Oleh: Drs. H. Yusron Hadi, M.M.
Kepala SMP Negeri 1 Balongbendo, Sidoarjo

      Beberapa orang bertanya,”Apakah yang dimaksud Islam itu? Mohon dijelaskan, apakah Islam itu sebenarnya? Profesor Christina Huda Dodge, seorang wanita Ketua Komite Wanita Masjid di Oregon, Amerika Serikat menjelaskannya.
      “Islam” adalah nama sebuah agama dan orang yang melaksanakan ajarannya disebut  “Muslim”. Kata “Islam” adalah kata dalam bahasa Arab yang artinya “kedamaian, keselamatan, dan kepasrahan.” Seorang muslim adalah orang yang secara damai berserah diri kepada Allah.
      Kata “Islami” biasanya mengacu kepada objek atau tempat dan bukan orang. Sedangkan “Muhammedisme” adalah istilah kuno untuk melecehkan agama Islam.
      Umat muslimin percaya bahwa dengan melaksanakan keyakinan mereka melalui kepasrahan hanya kepada Allah, mereka dapat mencapai kedamaian dan keselamatan dalam kehidupan di dunia dan akhirat.
      Para pemeluk Islam meyakini bahwa hanya ada Allah Yang Maha Esa dan Maha Kuasa yang mengutus para nabi sepanjang masa untuk menyampaikan wahyu Allah kepada manusia.
      Kaum Muslimin menerima semua nabi di masa lampau, termasuk Nabi Adam, Nuh, Ibrahim, Musa, dan Isa. Kaum muslimin yakin bahwa Islam adalah kelanjutan keyakinan ajaran semua nabi di masa lalu.
       Kaum Muslimin mempercayai bahwa semua nabi mengajarkan beriman hanya kepada Allah Yang Maha Esa dan Maha Kuasa serta menaati semua petunjuk-Nya.
      Al-Quran surah Al-Baqarah, surah ke-2 ayat 136. “Katakan (hai orang-orang mukmin), “Kami beriman kepada Allah dan apa yang diturunkan kepada kami, dan apa yang diturunkan kepada Ibrahim, Ismail, Ishak, Yakub dan anak cucunya, dan apa yang diberikan kepada Musa dan Isa serta apa yang diberikan kepada nabi-nabi dari Tuhannya. Kami tidak membeda-bedakan seorang pun di antara mereka dan kami hanya tunduk patuh kepada-Nya”.
    Sepuluh fakta paling menarik tentang Islam. Pertama, dari enam rukun Islam, yang  paling utama dan paling penting adalah beriman kepada Allah Yang Maha Esa dan Maha Kuasa.
     Kedua, Allah (bahasa Arab) adalah sebutan resmi untuk Tuhan. Ketiga, tempat paling suci dalam Islam adalah kota Mekah dan Madinah di Arab Saudi. Keempat, ajaran Islam tidak mendukung orang memeluk Islam dengan paksaan.
     Kelima, praktik rukun Islam merupakan pelaksanaan agama. Yaitu: syahadat, salat lima waktu, berpuasa Ramadan, mengeluarkan zakat, dan berhaji ke Mekah. Keenam, menurut ajaran Islam, Nabi Isa adalah seorang Nabi utusan Allah dan manusia yang dihormati.
      Ketujuh, Para pemeluk Islam yakin bahwa setelah kematian, setiap orang akan dihisab atau dihitung amal perbuatannya dan akan menerima akibatnya, yaitu berupa pahala masuk surga atau azab api neraka.
     Kedelapan, ajaran Islam memandang kaum lelaki dan wanita adalah sama kedudukannya di hadapan Allah. Kesembilan, umat Islam tidak makan babi dan tidak minum alkohol. Kesepuluh, ajaran Islam sangat keras menentang penyembahan berhala, karena sangat berhati-hati, maka Islam “tradisional” melarang membuat patung manusia dan hewan.
     Islam adalah suatu keyakinan berdasarkan kedamaian dan kepasrahan kepada Allah, sesuai dengan ajaran para Nabi-Nya, dan ajaran Islam yang sangat penting adalah tentang keesaan Allah.
    Islam merupakan suatu keyakinan yang mengajarkan bahwa hanya ada satu Allah Yang Maha Kuasa, yang menciptakan segala sesuatu. Sedangkan cara hidup islami adalah menjalani kehidupan sehari-hari yang sesuai dengan keyakinan ajaran Islam.
Daftar Pustaka
1. Dodge, Christina Huda. Memahami Segalanya Tentang Islam. The Everything Understandning Islam Book. Penerbit Karisma Publishing Group, Batam 2004.

183. DODGE

APAKAH ISLAM ITU SEBENARNYA?
Oleh: Drs. H. Yusron Hadi, M.M.
Kepala SMP Negeri 1 Balongbendo, Sidoarjo

      Beberapa orang bertanya,”Apakah yang dimaksud Islam itu? Mohon dijelaskan, apakah Islam itu sebenarnya? Profesor Christina Huda Dodge, seorang wanita Ketua Komite Wanita Masjid di Oregon, Amerika Serikat menjelaskannya.
      “Islam” adalah nama sebuah agama dan orang yang melaksanakan ajarannya disebut  “Muslim”. Kata “Islam” adalah kata dalam bahasa Arab yang artinya “kedamaian, keselamatan, dan kepasrahan.” Seorang muslim adalah orang yang secara damai berserah diri kepada Allah.
      Kata “Islami” biasanya mengacu kepada objek atau tempat dan bukan orang. Sedangkan “Muhammedisme” adalah istilah kuno untuk melecehkan agama Islam.
      Umat muslimin percaya bahwa dengan melaksanakan keyakinan mereka melalui kepasrahan hanya kepada Allah, mereka dapat mencapai kedamaian dan keselamatan dalam kehidupan di dunia dan akhirat.
      Para pemeluk Islam meyakini bahwa hanya ada Allah Yang Maha Esa dan Maha Kuasa yang mengutus para nabi sepanjang masa untuk menyampaikan wahyu Allah kepada manusia.
      Kaum Muslimin menerima semua nabi di masa lampau, termasuk Nabi Adam, Nuh, Ibrahim, Musa, dan Isa. Kaum muslimin yakin bahwa Islam adalah kelanjutan keyakinan ajaran semua nabi di masa lalu.
       Kaum Muslimin mempercayai bahwa semua nabi mengajarkan beriman hanya kepada Allah Yang Maha Esa dan Maha Kuasa serta menaati semua petunjuk-Nya.
      Al-Quran surah Al-Baqarah, surah ke-2 ayat 136. “Katakan (hai orang-orang mukmin), “Kami beriman kepada Allah dan apa yang diturunkan kepada kami, dan apa yang diturunkan kepada Ibrahim, Ismail, Ishak, Yakub dan anak cucunya, dan apa yang diberikan kepada Musa dan Isa serta apa yang diberikan kepada nabi-nabi dari Tuhannya. Kami tidak membeda-bedakan seorang pun di antara mereka dan kami hanya tunduk patuh kepada-Nya”.
    Sepuluh fakta paling menarik tentang Islam. Pertama, dari enam rukun Islam, yang  paling utama dan paling penting adalah beriman kepada Allah Yang Maha Esa dan Maha Kuasa.
     Kedua, Allah (bahasa Arab) adalah sebutan resmi untuk Tuhan. Ketiga, tempat paling suci dalam Islam adalah kota Mekah dan Madinah di Arab Saudi. Keempat, ajaran Islam tidak mendukung orang memeluk Islam dengan paksaan.
     Kelima, praktik rukun Islam merupakan pelaksanaan agama. Yaitu: syahadat, salat lima waktu, berpuasa Ramadan, mengeluarkan zakat, dan berhaji ke Mekah. Keenam, menurut ajaran Islam, Nabi Isa adalah seorang Nabi utusan Allah dan manusia yang dihormati.
      Ketujuh, Para pemeluk Islam yakin bahwa setelah kematian, setiap orang akan dihisab atau dihitung amal perbuatannya dan akan menerima akibatnya, yaitu berupa pahala masuk surga atau azab api neraka.
     Kedelapan, ajaran Islam memandang kaum lelaki dan wanita adalah sama kedudukannya di hadapan Allah. Kesembilan, umat Islam tidak makan babi dan tidak minum alkohol. Kesepuluh, ajaran Islam sangat keras menentang penyembahan berhala, karena sangat berhati-hati, maka Islam “tradisional” melarang membuat patung manusia dan hewan.
     Islam adalah suatu keyakinan berdasarkan kedamaian dan kepasrahan kepada Allah, sesuai dengan ajaran para Nabi-Nya, dan ajaran Islam yang sangat penting adalah tentang keesaan Allah.
    Islam merupakan suatu keyakinan yang mengajarkan bahwa hanya ada satu Allah Yang Maha Kuasa, yang menciptakan segala sesuatu. Sedangkan cara hidup islami adalah menjalani kehidupan sehari-hari yang sesuai dengan keyakinan ajaran Islam.
Daftar Pustaka
1. Dodge, Christina Huda. Memahami Segalanya Tentang Islam. The Everything Understandning Islam Book. Penerbit Karisma Publishing Group, Batam 2004.

183. DODGE

APAKAH ISLAM ITU SEBENARNYA?
Oleh: Drs. H. Yusron Hadi, M.M.
Kepala SMP Negeri 1 Balongbendo, Sidoarjo

      Beberapa orang bertanya,”Apakah yang dimaksud Islam itu? Mohon dijelaskan, apakah Islam itu sebenarnya? Profesor Christina Huda Dodge, seorang wanita Ketua Komite Wanita Masjid di Oregon, Amerika Serikat menjelaskannya.
      “Islam” adalah nama sebuah agama dan orang yang melaksanakan ajarannya disebut  “Muslim”. Kata “Islam” adalah kata dalam bahasa Arab yang artinya “kedamaian, keselamatan, dan kepasrahan.” Seorang muslim adalah orang yang secara damai berserah diri kepada Allah.
      Kata “Islami” biasanya mengacu kepada objek atau tempat dan bukan orang. Sedangkan “Muhammedisme” adalah istilah kuno untuk melecehkan agama Islam.
      Umat muslimin percaya bahwa dengan melaksanakan keyakinan mereka melalui kepasrahan hanya kepada Allah, mereka dapat mencapai kedamaian dan keselamatan dalam kehidupan di dunia dan akhirat.
      Para pemeluk Islam meyakini bahwa hanya ada Allah Yang Maha Esa dan Maha Kuasa yang mengutus para nabi sepanjang masa untuk menyampaikan wahyu Allah kepada manusia.
      Kaum Muslimin menerima semua nabi di masa lampau, termasuk Nabi Adam, Nuh, Ibrahim, Musa, dan Isa. Kaum muslimin yakin bahwa Islam adalah kelanjutan keyakinan ajaran semua nabi di masa lalu.
       Kaum Muslimin mempercayai bahwa semua nabi mengajarkan beriman hanya kepada Allah Yang Maha Esa dan Maha Kuasa serta menaati semua petunjuk-Nya.
      Al-Quran surah Al-Baqarah, surah ke-2 ayat 136. “Katakan (hai orang-orang mukmin), “Kami beriman kepada Allah dan apa yang diturunkan kepada kami, dan apa yang diturunkan kepada Ibrahim, Ismail, Ishak, Yakub dan anak cucunya, dan apa yang diberikan kepada Musa dan Isa serta apa yang diberikan kepada nabi-nabi dari Tuhannya. Kami tidak membeda-bedakan seorang pun di antara mereka dan kami hanya tunduk patuh kepada-Nya”.
    Sepuluh fakta paling menarik tentang Islam. Pertama, dari enam rukun Islam, yang  paling utama dan paling penting adalah beriman kepada Allah Yang Maha Esa dan Maha Kuasa.
     Kedua, Allah (bahasa Arab) adalah sebutan resmi untuk Tuhan. Ketiga, tempat paling suci dalam Islam adalah kota Mekah dan Madinah di Arab Saudi. Keempat, ajaran Islam tidak mendukung orang memeluk Islam dengan paksaan.
     Kelima, praktik rukun Islam merupakan pelaksanaan agama. Yaitu: syahadat, salat lima waktu, berpuasa Ramadan, mengeluarkan zakat, dan berhaji ke Mekah. Keenam, menurut ajaran Islam, Nabi Isa adalah seorang Nabi utusan Allah dan manusia yang dihormati.
      Ketujuh, Para pemeluk Islam yakin bahwa setelah kematian, setiap orang akan dihisab atau dihitung amal perbuatannya dan akan menerima akibatnya, yaitu berupa pahala masuk surga atau azab api neraka.
     Kedelapan, ajaran Islam memandang kaum lelaki dan wanita adalah sama kedudukannya di hadapan Allah. Kesembilan, umat Islam tidak makan babi dan tidak minum alkohol. Kesepuluh, ajaran Islam sangat keras menentang penyembahan berhala, karena sangat berhati-hati, maka Islam “tradisional” melarang membuat patung manusia dan hewan.
     Islam adalah suatu keyakinan berdasarkan kedamaian dan kepasrahan kepada Allah, sesuai dengan ajaran para Nabi-Nya, dan ajaran Islam yang sangat penting adalah tentang keesaan Allah.
    Islam merupakan suatu keyakinan yang mengajarkan bahwa hanya ada satu Allah Yang Maha Kuasa, yang menciptakan segala sesuatu. Sedangkan cara hidup islami adalah menjalani kehidupan sehari-hari yang sesuai dengan keyakinan ajaran Islam.
Daftar Pustaka
1. Dodge, Christina Huda. Memahami Segalanya Tentang Islam. The Everything Understandning Islam Book. Penerbit Karisma Publishing Group, Batam 2004.

183. DODGE

APAKAH ISLAM ITU SEBENARNYA?
Oleh: Drs. H. Yusron Hadi, M.M.
Kepala SMP Negeri 1 Balongbendo, Sidoarjo

      Beberapa orang bertanya,”Apakah yang dimaksud Islam itu? Mohon dijelaskan, apakah Islam itu sebenarnya? Profesor Christina Huda Dodge, seorang wanita Ketua Komite Wanita Masjid di Oregon, Amerika Serikat menjelaskannya.
      “Islam” adalah nama sebuah agama dan orang yang melaksanakan ajarannya disebut  “Muslim”. Kata “Islam” adalah kata dalam bahasa Arab yang artinya “kedamaian, keselamatan, dan kepasrahan.” Seorang muslim adalah orang yang secara damai berserah diri kepada Allah.
      Kata “Islami” biasanya mengacu kepada objek atau tempat dan bukan orang. Sedangkan “Muhammedisme” adalah istilah kuno untuk melecehkan agama Islam.
      Umat muslimin percaya bahwa dengan melaksanakan keyakinan mereka melalui kepasrahan hanya kepada Allah, mereka dapat mencapai kedamaian dan keselamatan dalam kehidupan di dunia dan akhirat.
      Para pemeluk Islam meyakini bahwa hanya ada Allah Yang Maha Esa dan Maha Kuasa yang mengutus para nabi sepanjang masa untuk menyampaikan wahyu Allah kepada manusia.
      Kaum Muslimin menerima semua nabi di masa lampau, termasuk Nabi Adam, Nuh, Ibrahim, Musa, dan Isa. Kaum muslimin yakin bahwa Islam adalah kelanjutan keyakinan ajaran semua nabi di masa lalu.
       Kaum Muslimin mempercayai bahwa semua nabi mengajarkan beriman hanya kepada Allah Yang Maha Esa dan Maha Kuasa serta menaati semua petunjuk-Nya.
      Al-Quran surah Al-Baqarah, surah ke-2 ayat 136. “Katakan (hai orang-orang mukmin), “Kami beriman kepada Allah dan apa yang diturunkan kepada kami, dan apa yang diturunkan kepada Ibrahim, Ismail, Ishak, Yakub dan anak cucunya, dan apa yang diberikan kepada Musa dan Isa serta apa yang diberikan kepada nabi-nabi dari Tuhannya. Kami tidak membeda-bedakan seorang pun di antara mereka dan kami hanya tunduk patuh kepada-Nya”.
    Sepuluh fakta paling menarik tentang Islam. Pertama, dari enam rukun Islam, yang  paling utama dan paling penting adalah beriman kepada Allah Yang Maha Esa dan Maha Kuasa.
     Kedua, Allah (bahasa Arab) adalah sebutan resmi untuk Tuhan. Ketiga, tempat paling suci dalam Islam adalah kota Mekah dan Madinah di Arab Saudi. Keempat, ajaran Islam tidak mendukung orang memeluk Islam dengan paksaan.
     Kelima, praktik rukun Islam merupakan pelaksanaan agama. Yaitu: syahadat, salat lima waktu, berpuasa Ramadan, mengeluarkan zakat, dan berhaji ke Mekah. Keenam, menurut ajaran Islam, Nabi Isa adalah seorang Nabi utusan Allah dan manusia yang dihormati.
      Ketujuh, Para pemeluk Islam yakin bahwa setelah kematian, setiap orang akan dihisab atau dihitung amal perbuatannya dan akan menerima akibatnya, yaitu berupa pahala masuk surga atau azab api neraka.
     Kedelapan, ajaran Islam memandang kaum lelaki dan wanita adalah sama kedudukannya di hadapan Allah. Kesembilan, umat Islam tidak makan babi dan tidak minum alkohol. Kesepuluh, ajaran Islam sangat keras menentang penyembahan berhala, karena sangat berhati-hati, maka Islam “tradisional” melarang membuat patung manusia dan hewan.
     Islam adalah suatu keyakinan berdasarkan kedamaian dan kepasrahan kepada Allah, sesuai dengan ajaran para Nabi-Nya, dan ajaran Islam yang sangat penting adalah tentang keesaan Allah.
    Islam merupakan suatu keyakinan yang mengajarkan bahwa hanya ada satu Allah Yang Maha Kuasa, yang menciptakan segala sesuatu. Sedangkan cara hidup islami adalah menjalani kehidupan sehari-hari yang sesuai dengan keyakinan ajaran Islam.
Daftar Pustaka
1. Dodge, Christina Huda. Memahami Segalanya Tentang Islam. The Everything Understandning Islam Book. Penerbit Karisma Publishing Group, Batam 2004.

183. DODGE

APAKAH ISLAM ITU SEBENARNYA?
Oleh: Drs. H. Yusron Hadi, M.M.
Kepala SMP Negeri 1 Balongbendo, Sidoarjo

      Beberapa orang bertanya,”Apakah yang dimaksud Islam itu? Mohon dijelaskan, apakah Islam itu sebenarnya? Profesor Christina Huda Dodge, seorang wanita Ketua Komite Wanita Masjid di Oregon, Amerika Serikat menjelaskannya.
      “Islam” adalah nama sebuah agama dan orang yang melaksanakan ajarannya disebut  “Muslim”. Kata “Islam” adalah kata dalam bahasa Arab yang artinya “kedamaian, keselamatan, dan kepasrahan.” Seorang muslim adalah orang yang secara damai berserah diri kepada Allah.
      Kata “Islami” biasanya mengacu kepada objek atau tempat dan bukan orang. Sedangkan “Muhammedisme” adalah istilah kuno untuk melecehkan agama Islam.
      Umat muslimin percaya bahwa dengan melaksanakan keyakinan mereka melalui kepasrahan hanya kepada Allah, mereka dapat mencapai kedamaian dan keselamatan dalam kehidupan di dunia dan akhirat.
      Para pemeluk Islam meyakini bahwa hanya ada Allah Yang Maha Esa dan Maha Kuasa yang mengutus para nabi sepanjang masa untuk menyampaikan wahyu Allah kepada manusia.
      Kaum Muslimin menerima semua nabi di masa lampau, termasuk Nabi Adam, Nuh, Ibrahim, Musa, dan Isa. Kaum muslimin yakin bahwa Islam adalah kelanjutan keyakinan ajaran semua nabi di masa lalu.
       Kaum Muslimin mempercayai bahwa semua nabi mengajarkan beriman hanya kepada Allah Yang Maha Esa dan Maha Kuasa serta menaati semua petunjuk-Nya.
      Al-Quran surah Al-Baqarah, surah ke-2 ayat 136. “Katakan (hai orang-orang mukmin), “Kami beriman kepada Allah dan apa yang diturunkan kepada kami, dan apa yang diturunkan kepada Ibrahim, Ismail, Ishak, Yakub dan anak cucunya, dan apa yang diberikan kepada Musa dan Isa serta apa yang diberikan kepada nabi-nabi dari Tuhannya. Kami tidak membeda-bedakan seorang pun di antara mereka dan kami hanya tunduk patuh kepada-Nya”.
    Sepuluh fakta paling menarik tentang Islam. Pertama, dari enam rukun Islam, yang  paling utama dan paling penting adalah beriman kepada Allah Yang Maha Esa dan Maha Kuasa.
     Kedua, Allah (bahasa Arab) adalah sebutan resmi untuk Tuhan. Ketiga, tempat paling suci dalam Islam adalah kota Mekah dan Madinah di Arab Saudi. Keempat, ajaran Islam tidak mendukung orang memeluk Islam dengan paksaan.
     Kelima, praktik rukun Islam merupakan pelaksanaan agama. Yaitu: syahadat, salat lima waktu, berpuasa Ramadan, mengeluarkan zakat, dan berhaji ke Mekah. Keenam, menurut ajaran Islam, Nabi Isa adalah seorang Nabi utusan Allah dan manusia yang dihormati.
      Ketujuh, Para pemeluk Islam yakin bahwa setelah kematian, setiap orang akan dihisab atau dihitung amal perbuatannya dan akan menerima akibatnya, yaitu berupa pahala masuk surga atau azab api neraka.
     Kedelapan, ajaran Islam memandang kaum lelaki dan wanita adalah sama kedudukannya di hadapan Allah. Kesembilan, umat Islam tidak makan babi dan tidak minum alkohol. Kesepuluh, ajaran Islam sangat keras menentang penyembahan berhala, karena sangat berhati-hati, maka Islam “tradisional” melarang membuat patung manusia dan hewan.
     Islam adalah suatu keyakinan berdasarkan kedamaian dan kepasrahan kepada Allah, sesuai dengan ajaran para Nabi-Nya, dan ajaran Islam yang sangat penting adalah tentang keesaan Allah.
    Islam merupakan suatu keyakinan yang mengajarkan bahwa hanya ada satu Allah Yang Maha Kuasa, yang menciptakan segala sesuatu. Sedangkan cara hidup islami adalah menjalani kehidupan sehari-hari yang sesuai dengan keyakinan ajaran Islam.
Daftar Pustaka
1. Dodge, Christina Huda. Memahami Segalanya Tentang Islam. The Everything Understandning Islam Book. Penerbit Karisma Publishing Group, Batam 2004.

183. DODGE

APAKAH ISLAM ITU SEBENARNYA?
Oleh: Drs. H. Yusron Hadi, M.M.
Kepala SMP Negeri 1 Balongbendo, Sidoarjo

      Beberapa orang bertanya,”Apakah yang dimaksud Islam itu? Mohon dijelaskan, apakah Islam itu sebenarnya? Profesor Christina Huda Dodge, seorang wanita Ketua Komite Wanita Masjid di Oregon, Amerika Serikat menjelaskannya.
      “Islam” adalah nama sebuah agama dan orang yang melaksanakan ajarannya disebut  “Muslim”. Kata “Islam” adalah kata dalam bahasa Arab yang artinya “kedamaian, keselamatan, dan kepasrahan.” Seorang muslim adalah orang yang secara damai berserah diri kepada Allah.
      Kata “Islami” biasanya mengacu kepada objek atau tempat dan bukan orang. Sedangkan “Muhammedisme” adalah istilah kuno untuk melecehkan agama Islam.
      Umat muslimin percaya bahwa dengan melaksanakan keyakinan mereka melalui kepasrahan hanya kepada Allah, mereka dapat mencapai kedamaian dan keselamatan dalam kehidupan di dunia dan akhirat.
      Para pemeluk Islam meyakini bahwa hanya ada Allah Yang Maha Esa dan Maha Kuasa yang mengutus para nabi sepanjang masa untuk menyampaikan wahyu Allah kepada manusia.
      Kaum Muslimin menerima semua nabi di masa lampau, termasuk Nabi Adam, Nuh, Ibrahim, Musa, dan Isa. Kaum muslimin yakin bahwa Islam adalah kelanjutan keyakinan ajaran semua nabi di masa lalu.
       Kaum Muslimin mempercayai bahwa semua nabi mengajarkan beriman hanya kepada Allah Yang Maha Esa dan Maha Kuasa serta menaati semua petunjuk-Nya.
      Al-Quran surah Al-Baqarah, surah ke-2 ayat 136. “Katakan (hai orang-orang mukmin), “Kami beriman kepada Allah dan apa yang diturunkan kepada kami, dan apa yang diturunkan kepada Ibrahim, Ismail, Ishak, Yakub dan anak cucunya, dan apa yang diberikan kepada Musa dan Isa serta apa yang diberikan kepada nabi-nabi dari Tuhannya. Kami tidak membeda-bedakan seorang pun di antara mereka dan kami hanya tunduk patuh kepada-Nya”.
    Sepuluh fakta paling menarik tentang Islam. Pertama, dari enam rukun Islam, yang  paling utama dan paling penting adalah beriman kepada Allah Yang Maha Esa dan Maha Kuasa.
     Kedua, Allah (bahasa Arab) adalah sebutan resmi untuk Tuhan. Ketiga, tempat paling suci dalam Islam adalah kota Mekah dan Madinah di Arab Saudi. Keempat, ajaran Islam tidak mendukung orang memeluk Islam dengan paksaan.
     Kelima, praktik rukun Islam merupakan pelaksanaan agama. Yaitu: syahadat, salat lima waktu, berpuasa Ramadan, mengeluarkan zakat, dan berhaji ke Mekah. Keenam, menurut ajaran Islam, Nabi Isa adalah seorang Nabi utusan Allah dan manusia yang dihormati.
      Ketujuh, Para pemeluk Islam yakin bahwa setelah kematian, setiap orang akan dihisab atau dihitung amal perbuatannya dan akan menerima akibatnya, yaitu berupa pahala masuk surga atau azab api neraka.
     Kedelapan, ajaran Islam memandang kaum lelaki dan wanita adalah sama kedudukannya di hadapan Allah. Kesembilan, umat Islam tidak makan babi dan tidak minum alkohol. Kesepuluh, ajaran Islam sangat keras menentang penyembahan berhala, karena sangat berhati-hati, maka Islam “tradisional” melarang membuat patung manusia dan hewan.
     Islam adalah suatu keyakinan berdasarkan kedamaian dan kepasrahan kepada Allah, sesuai dengan ajaran para Nabi-Nya, dan ajaran Islam yang sangat penting adalah tentang keesaan Allah.
    Islam merupakan suatu keyakinan yang mengajarkan bahwa hanya ada satu Allah Yang Maha Kuasa, yang menciptakan segala sesuatu. Sedangkan cara hidup islami adalah menjalani kehidupan sehari-hari yang sesuai dengan keyakinan ajaran Islam.
Daftar Pustaka
1. Dodge, Christina Huda. Memahami Segalanya Tentang Islam. The Everything Understandning Islam Book. Penerbit Karisma Publishing Group, Batam 2004.

Monday, August 7, 2017

182. MATA

MENSYUKURI  NIKMAT MATA, TELINGA, DAN HATI
Oleh: Drs. H. Yusron Hadi, M.M.
Kepala SMP Negeri 1 Balongbendo, Sidoarjo

         Keluarga Mukiyo Gombal tinggal di Panjunan, Sukodono, Sidoarjo memiliki seekor kucing yang cantik. Kucing ini biasanya dipanggil “Si Meong”. Si Meong mempunyai bulu yang indah, lucu, dan menggemaskan.
      Hanya empat kata yang dilatihkan kepada Si Meong, yaitu “meong, berdiri, pergi, dan tidur”. Setiap kali dipanggil namanya, si Meong pasti datang dengan berlari. Setiap disebutkan kata yang sudah diajarkan, si Meong pasti mengikutinya sesuai dengan perintah.
     Keluarga Mukiyo sangat mencintai Si Meong, seolah Si Meong adalah bagian keluarganya. Jika bepergian Si Meong sering diajak ikut serta. Keluarga Mukiyo dan Si Meong seakan tidak terpisahkan.
     Bayangkan, hanya menguasai empat kata saja, Si Meong mendapatkan tempat istimewa dalam keluarga itu. Bagaimana dengan manusia yang mengenal banyak kosakata?
    Si Meong mempunyai mata, telinga, dan hati, tetapi Si Meong tetap hewan peliharaan. Si Meong tetap seekor binatang biasa yang memiliki daya emosional dari rangsangan atau stimulus yang diberikan.
      Perintah yang diberikan kepada Si Meong hanya searah dan tidak terjadi komunikasi timbal balik. Hal itu yang membedakan manusia dengan binatang. Manusia lebih utama dibandingkan dengan binatang. Tetapi, manusia bisa turun derajatnya menjadi lebih rendah daripada hewan.
      Manusia yang tidak pandai bersyukur dengan nikmat mata, telinga, dan hati yang diberikan oleh Allah, maka derajatnya “anjlok” menjadi lebih rendah daripada binatang ternak.
      Al-Quran surah Al-A’raf, surah ke-7 ayat 179.  “Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk isi neraka Jahanam kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai.”
      Si Meong memanfaatkan mata, telinga, dan hatinya hanya untuk memenuhi kebutuhan “biologis” belaka. Kebutuhan biologis hanya merasakan enak atau tidak enak, puas atau tidak puas, senang atau tidak senang. Jika kebutuhanya tidak terpenuhi, maka hewan akan merusak.
      Manusia diberi mata, telinga, dan hati untuk melihat, mendengar, dan memahami kebesaran Allah, lalu mensyukurinya dengan beribadah kepada Allah. Manusia yang tidak bersyukur atas nikmat yang diberikan oleh Allah, maka derajatnya sama dengan hewan, bahkan lebih rendah lagi. 
      Al-Quran surah Al-Haj, surah ke-22 ayat 46. “maka apakah mereka tidak berjalan di muka bumi, lalu mereka mempunyai hati yang dengan itu mereka dapat memahami atau mempunyai telinga yang dengan itu mereka dapat mendengar? Karena sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta, tetapi yang buta, ialah hati yang di dalam dada.”
      Al-Quran surah Al-Mukminun, surah ke-23 ayat 78. “Dan Allah yang telah menciptakan bagi kamu sekalian, pendengaran, penglihatan dan hati. Amat sedikitlah kamu bersyukur.”
      Mata, telinga, dan hati manusia perlu dilatih, dirawat, dan diasah agar semakin tajam dan sensitif sehingga mudah bersyukur atas semua nikmat dan karunia Allah. Salah satu cara  memperkaya rasa syukur dengan mengunjungi orang yang sakit.
     Nabi Bersabda,”Agar kalian menjadi manusia yang gampang bersyukur, maka berkunjunglah ke saudaramu yang sakit.” Dengan sering mengunjungi orang yang sakit, maka seseorang akan mudah bersyukur dengan semua nikmat kesehatan yang diperoleh selama ini.
Daftar Pustaka
1. Triono, Bambang. Inspiring Moslem entrepreneur. Penerbit Kayu Tangan. Malang 2009.

182. MATA

MENSYUKURI  NIKMAT MATA, TELINGA, DAN HATI
Oleh: Drs. H. Yusron Hadi, M.M.
Kepala SMP Negeri 1 Balongbendo, Sidoarjo

         Keluarga Mukiyo Gombal tinggal di Panjunan, Sukodono, Sidoarjo memiliki seekor kucing yang cantik. Kucing ini biasanya dipanggil “Si Meong”. Si Meong mempunyai bulu yang indah, lucu, dan menggemaskan.
      Hanya empat kata yang dilatihkan kepada Si Meong, yaitu “meong, berdiri, pergi, dan tidur”. Setiap kali dipanggil namanya, si Meong pasti datang dengan berlari. Setiap disebutkan kata yang sudah diajarkan, si Meong pasti mengikutinya sesuai dengan perintah.
     Keluarga Mukiyo sangat mencintai Si Meong, seolah Si Meong adalah bagian keluarganya. Jika bepergian Si Meong sering diajak ikut serta. Keluarga Mukiyo dan Si Meong seakan tidak terpisahkan.
     Bayangkan, hanya menguasai empat kata saja, Si Meong mendapatkan tempat istimewa dalam keluarga itu. Bagaimana dengan manusia yang mengenal banyak kosakata?
    Si Meong mempunyai mata, telinga, dan hati, tetapi Si Meong tetap hewan peliharaan. Si Meong tetap seekor binatang biasa yang memiliki daya emosional dari rangsangan atau stimulus yang diberikan.
      Perintah yang diberikan kepada Si Meong hanya searah dan tidak terjadi komunikasi timbal balik. Hal itu yang membedakan manusia dengan binatang. Manusia lebih utama dibandingkan dengan binatang. Tetapi, manusia bisa turun derajatnya menjadi lebih rendah daripada hewan.
      Manusia yang tidak pandai bersyukur dengan nikmat mata, telinga, dan hati yang diberikan oleh Allah, maka derajatnya “anjlok” menjadi lebih rendah daripada binatang ternak.
      Al-Quran surah Al-A’raf, surah ke-7 ayat 179.  “Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk isi neraka Jahanam kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai.”
      Si Meong memanfaatkan mata, telinga, dan hatinya hanya untuk memenuhi kebutuhan “biologis” belaka. Kebutuhan biologis hanya merasakan enak atau tidak enak, puas atau tidak puas, senang atau tidak senang. Jika kebutuhanya tidak terpenuhi, maka hewan akan merusak.
      Manusia diberi mata, telinga, dan hati untuk melihat, mendengar, dan memahami kebesaran Allah, lalu mensyukurinya dengan beribadah kepada Allah. Manusia yang tidak bersyukur atas nikmat yang diberikan oleh Allah, maka derajatnya sama dengan hewan, bahkan lebih rendah lagi. 
      Al-Quran surah Al-Haj, surah ke-22 ayat 46. “maka apakah mereka tidak berjalan di muka bumi, lalu mereka mempunyai hati yang dengan itu mereka dapat memahami atau mempunyai telinga yang dengan itu mereka dapat mendengar? Karena sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta, tetapi yang buta, ialah hati yang di dalam dada.”
      Al-Quran surah Al-Mukminun, surah ke-23 ayat 78. “Dan Allah yang telah menciptakan bagi kamu sekalian, pendengaran, penglihatan dan hati. Amat sedikitlah kamu bersyukur.”
      Mata, telinga, dan hati manusia perlu dilatih, dirawat, dan diasah agar semakin tajam dan sensitif sehingga mudah bersyukur atas semua nikmat dan karunia Allah. Salah satu cara  memperkaya rasa syukur dengan mengunjungi orang yang sakit.
     Nabi Bersabda,”Agar kalian menjadi manusia yang gampang bersyukur, maka berkunjunglah ke saudaramu yang sakit.” Dengan sering mengunjungi orang yang sakit, maka seseorang akan mudah bersyukur dengan semua nikmat kesehatan yang diperoleh selama ini.
Daftar Pustaka
1. Triono, Bambang. Inspiring Moslem entrepreneur. Penerbit Kayu Tangan. Malang 2009.