Monday, June 8, 2026

55679. TUJUAN MENIKAH DI QURAN DAN LOGIKA







TUJUAN MENIKAH VERSI QURAN DAN LOGIKA

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM

 

 

 

Tujuan Menikah:

 

1)        Versi Al-Qur'an

2)        Logika Modern

 

Yaitu:

 

1)        Mencapai tenang hidup (Sakinah)

 

2)        Tumbuhkan cinta dan kasih sayang (Mawaddah dan Rahmah)

 

3)        Menjaga kehormatan diri

 

4)        Melanjutkan keturunan yang baik

 

5)        Saling membantu dalam kebaikan

 

 

Penjelasan.

 

 

A.       Mencapai ketenangan hidup (Sakinah)

 

QS. Ar-Rum (30:21)

 

وَمِنْ ءَايَٰتِهِۦٓ أَنْ خَلَقَ لَكُم مِّنْ أَنفُسِكُمْ أَزْوَٰجًا لِّتَسْكُنُوٓا۟ إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُم مَّوَدَّةً وَرَحْمَةً ۚ إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَءَايَٰتٍ لِّقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ

 

 

Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian benar-benar ada tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.

Catatan.

 

1)        "Dia menciptakan untukmu pasangan-pasangan dari jenismu sendiri agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya..."



Bahasa sederhana:

1)        Manusia tak diciptakan untuk hidup sendirian.

 

2)        Suami dan istri jadi teman hidup

 

a.        Saling menguatkan

b.        Saat senang dan susah.

 

Logika modern:

1)        Bukti hasil riset.

 

2)        Hubungan keluarga yang sehat

a.         Kurangi stres.

b.        Tingkatkan sehat mental.

c.        Beri dukungan emosi.

 

 

B.       Menumbuhkan cinta dan kasih sayang (Mawaddah dan Rahmah)

 

 

QS. Ar-Rum (30:21)

 

1)        "Dan Dia menjadikan di antaramu rasa cinta dan kasih sayang."


Bahasa sederhana:

 

1)        Pernikahan tak hanya hidup Bersama

 

2)        Tapi juga saling:

 

a.         Mencintai.

b.        Menghormati.

 

c.        Memaafkan.

d.        Membantu.

 

Logika modern:

 

1)        Rumah tangga kuat

2)        Tak hanya dibangun rasa cinta.

 

3)        Tapi juga:

 

a.         Simpati = kasihan pada orang lain.

 

b.        Empati = pahami dan merasakan perasaan orang lain

 

c.        Kerja sama.

d.        Komitmen jangka panjang.

 

 

C.       Menjaga kehormatan diri

 

1)        Allah prrintahkan

2)         Agar orang yang mampu

 

a.         Menikah.

b.        Menjaga kesucian diri.

 

Bahasa sederhana:

Pernikahan

 

1)         Jalan halal penuhi biologis.

2)        Jaga diri dari perbuatan merusak.

 

Logika modern:

 

1)        Komitmen nikah jelas

2)        Hubungan bertanggung jawab

 

3)        Melindungi 2 pihak.

 

D.       Melanjutkan keturunan yang baik

 

QS. An-Nahl (16:72)

 

وَٱللَّهُ جَعَلَ لَكُم مِّنْ أَنفُسِكُمْ أَزْوَٰجًا وَجَعَلَ لَكُم مِّنْ أَزْوَٰجِكُم بَنِينَ وَحَفَدَةً وَرَزَقَكُم مِّنَ ٱلطَّيِّبَٰتِ ۚ أَفَبِٱلْبَٰطِلِ يُؤْمِنُونَ وَبِنِعْمَتِ ٱللَّهِ هُمْ يَكْفُرُونَ

 

Allah menjadikan bagimu isteri dari jenismu sendiri dan menjadikan bagimu dari isteri kamu, anak-anak dan cucu-cucu, dan memberimu rezeki dari yang baik-baik. Maka mengapa mereka beriman kepada yang batil dan mengingkari nikmat Allah?"

 

Catatan.

 

1)        "Allah menjadikan bagi kamu istri dan dari istrimu Dia memberikan anak dan cucu."


Bahasa sederhana:

 

1)        Salah satu tujuan menikah

2)        Bangun generasi saleh dan bermanfaat.

 

Logika modern:

 

1)        Keluarga adalah sekolah pertama bagi anak.

 

2)         Nilai, akhlak, dan pendidikan pertama

3)        Dipelajari dari orang tua.

 

E.       Saling membantu dalam kebaikan

 

QS. Al-Baqarah (2:187)

 

 

أُحِلَّ لَكُمْ لَيْلَةَ ٱلصِّيَامِ ٱلرَّفَثُ إِلَىٰ نِسَآئِكُمْ ۚ هُنَّ لِبَاسٌ لَّكُمْ وَأَنتُمْ لِبَاسٌ لَّهُنَّ ۗ عَلِمَ ٱللَّهُ أَنَّكُمْ كُنتُمْ تَخْتَانُونَ أَنفُسَكُمْ فَتَابَ عَلَيْكُمْ وَعَفَا عَنكُمْ ۖ فَٱلْـَٰٔنَ بَٰشِرُوهُنَّ وَٱبْتَغُوا۟ مَا كَتَبَ ٱللَّهُ لَكُمْ ۚ وَكُلُوا۟ وَٱشْرَبُوا۟ حَتَّىٰ يَتَبَيَّنَ لَكُمُ ٱلْخَيْطُ ٱلْأَبْيَضُ مِنَ ٱلْخَيْطِ ٱلْأَسْوَدِ مِنَ ٱلْفَجْرِ ۖ ثُمَّ أَتِمُّوا۟ ٱلصِّيَامَ إِلَى ٱلَّيْلِ ۚ وَلَا تُبَٰشِرُوهُنَّ وَأَنتُمْ عَٰكِفُونَ فِى ٱلْمَسَٰجِدِ ۗ تِلْكَ حُدُودُ ٱللَّهِ فَلَا تَقْرَبُوهَا ۗ كَذَٰلِكَ يُبَيِّنُ ٱللَّهُ ءَايَٰتِهِۦ لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَتَّقُونَ

 

Dihalalkan bagi kamu pada malam hari bulan puasa bercampur dengan isteri kamu; mereka pakaian bagimu, dan kamu pakaian bagi mereka. Allah mengetahui bahwa kamu tidak dapat menahan nafsumu, karena itu Allah mengampuni kamu dan memberi maaf kepadamu. Maka sekarang campuri mereka dan ikuti apa yang telah ditetapkan Allah untukmu, dan makan minum hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakan puasa  sampai (datang) malam, (tapi) jangan kamu campuri mereka, sedangkan kamu i'tikaf dalam masjid. Itu larangan Allah, maka jangan kamu mendekatinya. Demikian Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada manusia, supaya mereka bertakwa.

 

Catatan.

 

1)        "Mereka pakaian bagimu dan kamu pakaian bagi mereka."


Bahasa sederhana:

 

1)        Suami dan istri saling

 

a.         Menutupi kekurangan.

b.        Menjaga kehormatan.

c.        Melindungi.

 

Logika modern:

 

1)        Pasangan saling dukung

 

2)        Mudah hadapi masalah:

 

a.         Ekonomi.

b.        Kesehatan.

c.        Tantangan hidup.

 

Kesimpulan

Menurut Al-Qur'an dan logika modern.

 

1)        Tujuan menikah

Tak sekadar

 

a.        Hidup Bersama

b.        Punya  anak.

 

Tapi untuk:

 

1)        Meraih sakinah (ketenangan).

2)        Menumbuhkan mawaddah (cinta).

 

3)        Menebarkan rahmah (kasih sayang).

4)        Menjaga kehormatan diri.

 

5)        Membangun generasi yang baik.

6)        Saling bantu bahagia dunia akhirat.

Dengan kata lain

Pernikahan dalam Islam

Kerja sama 2 orang

 

Untuk saling:

 

1)        Membahagiakan.

2)        Memperbaiki.

3)        Bersama mendekat pada Allah.

 

Cara Meraih Sakinah, Mawaddah, dan Rahmah

 

Berdasar Al-Qur'an dan logika modern

 

1.        Meraih Sakinah (Ketenangan)

 

Versi Al-Qur'an

 

1)        "Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram."

 

2)        QS. Ar-Ra'd 13:28)

 

Caranya:

 

1)        Jaga salat dan doa bersama.

2)        Membiasakan baca Al-Qur'an.

 

3)        Bersyukur atas kelebihan pasangan.

4)        Atasi masalah dengan musyawarah.

 

Logika modern:

 

1)        Komunikasi yang baik,

2)        Kurangi konflik.

 

3)        Pasangan saling mendengar

4)        Mudah temukan solusi.

 

5)        Rasa syukur buat fokus kebaikan

6)        Tak focus kekurangan pasangan.

 

2.        Meraih Mawaddah (Cinta)

 

Versi Al-Qur'an

 

1)        Allah jadikan rasa cinta suami dan istri

2)        (QS. Ar-Rum 30:21).

 

Caranya:

 

1)        Ucapkan kata yang baik.

2)        Beri perhatian dan penghargaan.

 

3)        Menjaga setia.

4)        Meluangkan waktu bersama.

 

Logika modern:

 

1)        Cinta tumbuh lewat kebiasaan positif

2)        Tak hanya perasaan.

 

3)        Perhatian kecil terus-menerus

4)        Memperkuat hubungan.

 

5)        Pasangan  merasa dihargai

6)        Mudah bahagia.

 

 

3.        Meraih Rahmah (Kasih Sayang)

 

Versi Al-Qur'an

1)        Allah memuji orang suka memaafkan dan berbuat baik

2)         (QS. Ali 'Imran 3:134).

 

Caranya:

 

1)        Saling memaafkan kesalahan.

2)        Bantu saat kesulitan.

 

3)        Bersikap dan bicara lembut

4)        Tak buka aib pasangan.

  •  

Logika modern:

 

1)        Tak ada manusia sempurna.

2)        Mampu memaafkan

 

3)        Hubungan awet.

4)        Empati dan peduli.

 

 

5)        Memperkuat ikatan emosi.

 

Rumus Keluarga

 Sakinah Mawaddah Rahmah

 

1)        Sakinah (tenang).

2)        Mawaddah (cinta).

3)        Rahmah (kasih sayang)

 

Kesimpulan

 

Menurut Al-Qur'an dan logika modern:

 

1)        Sakinah

Lahir dari

 

a.        Dekat pada Allah

b.        Tenang dalam komunikasi.

 

2)        Mawaddah

Tumbuh dari:

 

a.        Perhatian.

b.        Penghargaan

c.        Setia.

 

3)        Rahmah

Muncul dari:

 

a.        Peduli.

b.        Sabar

c.        Mampu memaafkan.

 

Keluarga Bahagia

1)        Bukan tanpa masalah.

 

2)        Tapi mampu hadapi masalah

Dengan:

a.        Iman.

b.        Cinta.

c.        Kasih sayang.

 

 

Sumber

 

1) Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.

2) Tafsirq.com

3) ChatGPT

 

 

Top of Form

 

Bottom of Form

 


0 comments:

Post a Comment