Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Saturday, June 7, 2025

40883. HARMONIS ISLAM DAN AGAMA LAIN

 


HUBUNGAN HARMONIS ISLAM DAN  AGAMA LAIN

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM

 

 

 

Islam adalah agama:

 

1)        Rahmat bagi semesta alam.

2)        Membawa damai, adil, dan toleransi.

 

3)        Tak hanya untuk umat Islam.

4)        Tapi bagi seluruh umat manusia.

 

Hubungan Islam dengan agama lain.

Dibahas komprehensif dalam Al-Qur’an.

 

Dengan pendekatan seimbang.

 

1)        Prinsip akidah.

2)        Dakwah

3)        Toleransi.

 

Hubungan Islam dengan agama lain.

Menurut Al-Qur’an.

 

1)                Prinsip bebas beragama.

2)                Mengajak dialog damai.

 

3)                Mengakui agama samawi.

4)                Menolak akidah non Muslim.

 

5)                Ajak bersatu dalam tauhid.

6)                Melindungi damai non Muslim.

 

A.       Prinsip bebas beragama

 

Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 256.

 


لَا إِكْرَاهَ فِي الدِّينِ ۖ قَدْ تَبَيَّنَ الرُّشْدُ مِنَ الْغَيِّ ۚ فَمَنْ يَكْفُرْ بِالطَّاغُوتِ وَيُؤْمِنْ بِاللَّهِ فَقَدِ اسْتَمْسَكَ بِالْعُرْوَةِ الْوُثْقَىٰ لَا انْفِصَامَ لَهَا ۗ وَاللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ

 

Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan sesat. Karena itu barang siapa ingkar kepada Thaghut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

 

Keterangan.

 

1)        Tak ada paksaan dalam menganut agama.

2)        Al-Qur’an mengakui bahwa iman sejati tak bisa dipaksakan.

 

3)        Tiap manusia bebas memilih.

4)        Tapi tanggung jawab atas pilihannya.

 

B.       Seruan dialog damai.

 

Al-Quran surah Al-Ankabut (surah ke-29) ayat 46.

 


۞ وَلَا تُجَادِلُوا أَهْلَ الْكِتَابِ إِلَّا بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ إِلَّا الَّذِينَ ظَلَمُوا مِنْهُمْ ۖ وَقُولُوا آمَنَّا بِالَّذِي أُنْزِلَ إِلَيْنَا وَأُنْزِلَ إِلَيْكُمْ وَإِلَٰهُنَا وَإِلَٰهُكُمْ وَاحِدٌ وَنَحْنُ لَهُ مُسْلِمُونَ

 

Dan jangan kamu berdebat dengan Ahli Kitab, melainkan dengan cara paling baik, kecuali dengan orang zalim di antara mereka, dan katakana (Muhammad): "Kami beriman kepada (kitab-kitab) yang diturunkan kepada kami dan yang diturunkan kepadamu; Tuhan kami dan Tuhanmu adalah satu; dan kami hanya kepada-Nya berserah diri".

 

Keterangan.

 

1)        Muslim diperintah dialog dengan cara bijaksana dan sopan.

 

2)        Ahli Kitab, yaitu Yahudi dan Nasrani dapat tempat khusus.

 

Dalam hubungan sosial dan intelektual dalam Islam.

 

C.       Mengakui agama Samawi.

 

Al-Quran surah Ali Imran (surah ke-3) ayat 84.


قُلْ آمَنَّا بِاللَّهِ وَمَا أُنْزِلَ عَلَيْنَا وَمَا أُنْزِلَ عَلَىٰ إِبْرَاهِيمَ وَإِسْمَاعِيلَ وَإِسْحَاقَ وَيَعْقُوبَ وَالْأَسْبَاطِ وَمَا أُوتِيَ مُوسَىٰ وَعِيسَىٰ وَالنَّبِيُّونَ مِنْ رَبِّهِمْ لَا نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِنْهُمْ وَنَحْنُ لَهُ مُسْلِمُونَ

 

Katakan (Muhammad: "Kami beriman kepada Allah dan kepada apa yang diturunkan kepada kami dan yang diturunkan kepada Ibrahim, Ismail, Ishak, Yaqub, dan anak-anaknya, dan apa yang diberikan kepada Musa, Isa dan para nabi dari Tuhan mereka. Kami tidak membedakan seorangpun di antara mereka dan hanya kepada-Nya, kami menyerahkan diri".

 

Keterangan.

 

1)        Islam mengakui kebenaran risalah para nabi sebelumnya.

 

2)        Tapi menegaskan Nabi Muhammad penutup dan penyempurna.

 

D.       Menolak akidah Non-Muslim yang keliru.

 

Al-Quran surah Al-Kāfirūn (surah ke-109) ayat 1–6


قُلْ يَا أَيُّهَا الْكَافِرُونَ

 

1. Katakan (Muhammad): "Hai orang-orang kafir,

 

لَا أَعْبُدُ مَا تَعْبُدُونَ

 

2. Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah.

 

وَلَا أَنْتُمْ عَابِدُونَ مَا أَعْبُدُ

 

3. Dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah.

 

وَلَا أَنَا عَابِدٌ مَا عَبَدْتُمْ

 

4. Dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah,

 

وَلَا أَنْتُمْ عَابِدُونَ مَا أَعْبُدُ

 

5. dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang aku sembah.

 

لَكُمْ دِينُكُمْ وَلِيَ دِينِ

 

6. Untukmu agamamu, dan untukku agamaku".

 

Keterangan.

 

1)        Islam menolak mencampur akidah.

 

2)        Tapi tak memaksa keyakinan pada orang lain.

 

3)        Sikap tegas dalam akidah.

4)        Tapi damai secara sosial.

 

E.       Seruan bersatu dalam Tauhid.

 

Al-Quran surah Ali ‘Imran (surah ke-3) ayat 64.

 


قُلْ يَا أَهْلَ الْكِتَابِ تَعَالَوْا إِلَىٰ كَلِمَةٍ سَوَاءٍ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ أَلَّا نَعْبُدَ إِلَّا اللَّهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهِ شَيْئًا وَلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا أَرْبَابًا مِنْ دُونِ اللَّهِ ۚ فَإِنْ تَوَلَّوْا فَقُولُوا اشْهَدُوا بِأَنَّا مُسْلِمُونَ

 

Katakan (Muhammad): "Hai Ahli Kitab, mari (berpegang) kepada suatu kalimat (ketetapan) yang tidak ada perselisihan antara kami dan kamu, bahwa tidak kita sembah kecuali Allah dan tidak kita persekutukan Dia dengan sesuatupun dan tidak (pula) sebagian kita menjadikan sebagian lain sebagai tuhan selain Allah". Jika mereka berpaling maka katakan kepada mereka: "Saksikan, bahwa kami adalah orang yang berserah diri (kepada Allah)".

 

Keterangan.

 

1)        Islam mengajak umat lain bersatu dalam nilai tauhid.

 

2)        Tak menyamakan seluruh ajaran agama.

 

3)        Dakwah ddengan hikmah kebijaksanaan dan nasihat yang baik.

 

F.        Melindungi Non-Muslim yang damai.

 

 

Al-Quran surah At-Taubah (surah ke-9) ayat 6.

 


وَإِنْ أَحَدٌ مِنَ الْمُشْرِكِينَ اسْتَجَارَكَ فَأَجِرْهُ حَتَّىٰ يَسْمَعَ كَلَامَ اللَّهِ ثُمَّ أَبْلِغْهُ مَأْمَنَهُ ۚ ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمْ قَوْمٌ لَا يَعْلَمُونَ

 

Dan jika di antara orang musyrik meminta perlindungan kepadamu, maka lindungi ia supaya ia sempat mendengar firman Allah, kemudian antarkan ia ke tempat aman baginya. Demikian sebab mereka kaum yang tidak mengetahui.

 

Keterangan.

 

1)        Islam menjunjung tinggi hak hidup.

2)        Menjaga keselamatan orang non-Muslim.

 

3)        Yang tidak memusuhi umat Islam.

 

4)        Prinsip melindungi minoritas sangat kuat dalam fikih Islam.

 

Kesimpulan.

 

Prinsip Islam dengan agama lain.

Dalam Al-Qur’an

 

1)        Kebebasan beragama.

2)        Dialog lintas agama  dengan cara terbaik .

 

3)        Mengakui Nabi-Nabi terdahulu.

4)        Tegas dalam akidah.

 

5)        Tak ada kompromi akidah.

6)        Dakwah damai dan persuasif.

 

7)        Melindungi Non-Muslim.

 

Sumber

1)        Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.

2)        ChatGPT.

 

3)        Copilot.

4)        Cici.

 

5)        Claude.

6)        Grok.

 

 

 

 

 

 

 

Friday, June 6, 2025

40874. SPAIN VS FRANCE (5-4)

40873. UJIAN BERAT NABI IBRAHIM DARI ALLAH

 


UJIAN BERAT NABI IBRAHIM DARI ALLAH

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM

 

 

A.       Sejarah singkat Nabi Ibrahim.

 

Nabi Ibrahim lahir di wilayah Ur (Iraq)

Sekitar 2000 SM.

 

Ayahnya bernama Āzar.

Pembuat dan penyembah berhala.

 

Sejak kecil.

Ibrahim menolak penyembahan berhala.

Mulai mencari Tuhan sebenarnya.

 

B.       Menentang Kaumnya dan Raja Namrud

 

Ibrahim berdakwah kepada kaumnya agar menyembah Allah Yang Esa.

 

Ia menghancurkan berhala.

Protes pada kesyirikan.

 

Raja Namrud menghukumnya.

Dengan membakar hidup-hidup.

 

Allah menyelamatkan.

 

C.       Hijrah karena Penindasan

 

Karena diusir dan diancam.

 Ibrahim hijrah ke:

 

1)        Syam (Palestina.

2)        Mesir.

3)        Mekah.

 

Nabi lbrahim menikah dengan Sarah.

Lalu dengan Hajar.

Melahirkan Nabi lslmail.

 

D.       Hajar dan Ismail ditinggal di Makkah

 

Atas perintah Allah.

Nabi Ibrahim meninggalkan Hajar dan Ismail.

Di lembah tandus (Mekah).

 

Muncul sumur Zamzam.

Dan kota Mekah.

 

E.       Perintah Menyembelih Ismail.

 

Ibrahim mimpi diperintahkan Allah.

Untuk menyembelih putranya.

 

Saat akan disembelih.

Allah mengganti dengan hewan qurban.

 

F.        Membangun Kakbah

 

Nabi Ibrahim dan Ismail

Mendirikan Kakbah.

Tempat ibadah tauhid.

 

G.      Wafatnya Nabi Ibrahim

 

Nabi Ibrahim wafat usia 175 tahun.

Di Hebron, Palestina.

 

H.       Warisan ajaran Nabi Ibrahim

 

1)        Tauhid murni.

2)        Patuh tanpa ragu pada Allah.

 

3)        Teladan sebagai ayah, suami, dan hamba.

4)        Syariat haji, qurban, dan khitan.

 

Ujian berat Nabi lbrahim

 

1)        Menentang penyembahan berhala.

 

2)        Menghancurkan berhala dan menyisakan satu patung besar.

 

3)        Dilempar dalam api oleh Raja Namrud.

4)        Hijrah karena ditindas.

 

5)        Meninggalkan Hajar dan bayinya (Ismail) di lembah Mekah.

 

6)        Perintah menyembelih Ismail, saat remaja.

 

Al-Quran surah Al-An‘am (surah ke-6) ayat 74.


۞ وَإِذْ قَالَ إِبْرَاهِيمُ لِأَبِيهِ آزَرَ أَتَتَّخِذُ أَصْنَامًا آلِهَةً ۖ إِنِّي أَرَاكَ وَقَوْمَكَ فِي ضَلَالٍ مُبِينٍ

 

Dan (ingatlah) waktu Ibrahim berkata kepada bapaknya, Azar, "Pantaskah kamu menjadikan berhala sebagai tuhan-tuhan? Sesungguhnya aku melihat kamu dan kaummu dalam kesesatan nyata".

 

Al-Quran surah Al-Anbiya (surah ke-21) ayat  52-67.

 

إِذْ قَالَ لِأَبِيهِ وَقَوْمِهِ مَا هَٰذِهِ التَّمَاثِيلُ الَّتِي أَنْتُمْ لَهَا عَاكِفُونَ

 

52. (Ingatlah), ketika Ibrahim berkata kepada bapaknya dan kaumnya: "Patung-patung apakah ini yang kamu tekun ibadah kepadanya?"

 

قَالُوا وَجَدْنَا آبَاءَنَا لَهَا عَابِدِينَ

 

53. Mereka menjawab: "Kami mendapati bapak-bapak kami menyembahnya".

 

قَالَ لَقَدْ كُنْتُمْ أَنْتُمْ وَآبَاؤُكُمْ فِي ضَلَالٍ مُبِينٍ

 

54. Ibrahim berkata: "Sesungguhnya kamu dan bapak-bapakmu berada dalam kesesatan nyata".


قَالُوا أَجِئْتَنَا بِالْحَقِّ أَمْ أَنْتَ مِنَ اللَّاعِبِينَ


55. Mereka menjawab: "Apakah kamu datang kepada kami dengan serius atau kamu termasuk orang bermain-main?"

 

قَالَ بَلْ رَبُّكُمْ رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ الَّذِي فَطَرَهُنَّ وَأَنَا عَلَىٰ ذَٰلِكُمْ مِنَ الشَّاهِدِينَ

 

56. Ibrahim berkata: "Sebenarnya Tuhan kamu ialah Tuhan langit dan bumi yang telah menciptakannya: dan aku termasuk orang-orang yang dapat memberi bukti atas yang demikian".

 

وَتَاللَّهِ لَأَكِيدَنَّ أَصْنَامَكُمْ بَعْدَ أَنْ تُوَلُّوا مُدْبِرِينَ

 

57. Demi Allah, sesungguhnya aku akan melakukan tipu daya pada berhalamu sesudah kamu pergi meninggalkannya.

 

فَجَعَلَهُمْ جُذَاذًا إِلَّا كَبِيرًا لَهُمْ لَعَلَّهُمْ إِلَيْهِ يَرْجِعُونَ

 

58. Maka Ibrahim membuat berhala-berhala hancur berpotong-potong, kecuali yang terbesar (induk) dari patung yang lain; agar mereka kembali (untuk bertanya) kepadanya.

 

قَالُوا مَنْ فَعَلَ هَٰذَا بِآلِهَتِنَا إِنَّهُ لَمِنَ الظَّالِمِينَ

 

59. Mereka berkata: "Siapakah yang melakukan perbuatan ini pada tuhan-tuhan kami, sesungguhnya dia termasuk orang zalim".

 

قَالُوا سَمِعْنَا فَتًى يَذْكُرُهُمْ يُقَالُ لَهُ إِبْرَاهِيمُ

 

60. Mereka berkata: "Kami dengar ada seorang pemuda mencela berhala ini yang bernama Ibrahim".

 

Keterangan.

 

1)        Ibrahim muda menyeru ayahnya (Āzar) dan kaumnya.

2)        Untuk meninggalkan berhala.

 

3)        Ibrahim dibenci kaumnya.

4)        Maka dihukum bakar.

 

Pelajaran:

1)        Tauhid harus diperjuangkan.

2)        Bahkan sejak muda.

 

Dilempar dalam Api oleh Raja Namrud

Surah Al-Anbiya (21): 68–69

 

Setelah menghancurkan berhala.

Ibrahim dibakar hidup-hidup.

 

Allah menyelamatkan.

Api dingin dan menyelamatkan.

 

Pelajaran:

 

Siapa bertawakal pada Allah.

Akan dilindungi Allah.

Meskipun dalam bahaya besar.

 

Hijrah karena ditindas.

1)        Surah Al-‘Ankabut (29): 26.

2)        Al-Saffat (37): 99

 

Setelah ditolak kaumnya.

Nabi lbrahim hijrah ke Palestina, Mesir, dan ke Mekah.

 

Beliau ditemani istrinya.

Sarah dan lalu Hajar.

Dalam perjalanan panjang.

 

Meninggalkan Hajar dan bayinya (Ismail).

Di Lembah Makkah

 

Surah Ibrahim (14): 37

 

Atas perintah Allah.

Ibrahim meninggalkan istri dan bayi.

Di lembah tak berpenghuni.

 

Awal mula kehidupan di Mekah.

Cikal bakal Kakbah.

 

Pelajaran:

Ketaatan terkadang menuntut pengorbanan besar.

Tak mudah secara logika manusia.

 

Perintah menyembelih Ismail.

Saat Ismail remaja.

 

Surah As-Saffat (37): 102-107

 

Ibrahim bermimpi 3 kali.

Perintah menyembelih putranya.

 

Ismail merespons taat:

 "Wahai ayahku, lakukan apa yang diperintahkan kepadamu..."

 

Allah menggantikan dengan sembelihan besar (qurban).

 

Pelajaran:

 

1)        Ini ujian puncak.

2)        rela total seorang ayah dan anak.

3)        Demi perintah Allah.

 

Dialog menghidupkan orang mati

 

Surah Al-Baqarah (2): 260

 

Ibrahim ingin melihat langsung.

Cara Allah menghidupkan yang mati.

 

Allah perintahkan menyembelih 4 burung.

Mencampur bagian tubuhnya.

 

Lalu memanggil mereka.

Burung-burung itu hidup kembali.

 

Pelajaran:

 

1)        Bertanya ingin tenang hati.

2)        Dibolehkan dalam iman.

 

Urutan singkat.

 

1)        Menyeru ayah dan kaumnya pada tauhid.

2)        Dihukum bakar oleh Namrud.

 

3)        Hijrah dari negeri asal.

4)        Meninggalkan Hajar dan Ismail di Mekah.

 

5)        Diperintah menyembelih Ismail.

 

 

6)        Meminta bukti cara Allah menghidupkan orang mati.

 

Kesimpulan.

 

1)        Iman dibuktikan lewat ujian.

2)        Tak hanya ucapan lisan.

 

3)        Nabi Ibrahim lulus sempurna.

 

Al-Quran surah As-Saffat (surah ke-37) ayat 106.


إِنَّ هَٰذَا لَهُوَ الْبَلَاءُ الْمُبِينُ

Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata.

 

 

Sumber

1)        Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.

2)        ChatGPT.

 

3)        Copilot.

4)        Cici.

 

5)        Claude.

6)        Grok.