AL-ISRA
83 MANUSIA ANGKUH CEPAT PUTUS ASA
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM
QS Al-Isra (17:83)
وَإِذَا أَنْعَمْنَا عَلَى الْإِنْسَانِ أَعْرَضَ وَنَأَىٰ بِجَانِبِهِ ۖ وَإِذَا
مَسَّهُ الشَّرُّ كَانَ يَئُوسًا
Dan apabila Kami beri
kesenangan pada manusia niscaya berpalinglah dia; dan membelakang dengan sikap
sombong; dan apabila dia ditimpa kesusahan niscaya dia berputus asa.
Tafsir Perkata
1. وَإِذَا
Dan apabila
1)
Menunjukkan kondisi
berulang
2)
Siklus hidup manusia.
2. أَنْعَمْنَا
Kami memberi nikmat
1)
Semua bentuk nikmat:
2)
Berupa sehat, uang,
jabatan, keluarga, waktu.
3)
Logika modern:
a.
Manusia sering
“normalize blessing”
b.
Nikmat dianggap biasa.
3. عَلَى
الْإِنسَانِ
Kepada manusia
a.
Bukan orang tertentu
b.
Sifat umum manusia.
4. أَعْرَضَ
Dia berpaling
Lupa Tuhan, merasa mandiri.
1)
Psikologi:
2)
Saat sukses
3)
Muncul ilusi
“self-made”.
4)
Merasa dibuat sendiri
5)
Atas usaha sendiri.
6)
Mandiri, tak bergantung
7)
Hasil perjuangan pribadi.
5. وَنَأَىٰ
Dan menjauh
a.
Tak sekadar lupa.
b.
Tapi sengaja menjauh.
6. بِجَانِبِهِ
Dengan sisinya (dengan
sombong)
1)
Makna: sikap angkuh
2)
Body language sombong.
3)
Logika sosial:
a.
Orang sukses sering
“jaga jarak”
b.
Dari nilai spiritual.
7. وَإِذَا
Dan apabila
1)
Kontras kondisi
berikutnya.
8. مَسَّهُ
Menyentuhnya
1)
Hanya “sedikit kena”
2)
Tak hancur total.
3)
Intinya:
a.
Masalah kecil saja
b.
Cukup guncang manusia.
9. الشَّرُّ
Kesusahan / keburukan
1)
Sakit.
2)
Rugi.
3)
Gagal.
4)
Kehilangan.
10. كَانَ
Dia menjadi
1)
Perubahan sikap langsung
terjadi.
11. يَئُوسًا
Sangat putus asa
1)
Tak sekadar sedih
2)
Tapi hilang harapan
total.
3)
Psikologi modern:
4)
Disebut mental
collapse / overreaction
5)
Pada masalah.
Makna Ayat
1)
Sifat manusia: tidak
stabil
Dapat nikmat → sombong
2)
Dapat masalah → putus
asa
3)
Ayat ini gambarkan
4)
Tak matang mental
manusia alami.
Bias psikologis manusia
Ayat ini ilmiah psikologi:
1)
Hedonic adaptation
Nikmat cepat dianggap biasa
2)
Illusion of control
Merasa semua hasil usaha sendiri
3)
Negativity bias
Masalah kecil terasa besar
Masalah utama: lupa
Allah saat nikmat
1)
Bukan saat susah
2)
Justru saat senang
3)
Manusia paling jauh dari
Tuhan.
Ada 2 penyakit jiwa
1)
Sombong, saat sukses
2)
Putus asa, saat gagal
Keduanya salah dalam Islam.
Pesan Qur’an
1)
Ayat ini “diagnosa
karakter manusia”:
1)
Tanpa iman:
a.
Naik → sombong
b.
Turun → hancur
2)
Dengan iman:
a.
Naik → syukur
b.
Turun → sabar
Inti ayat)
Manusia itu aneh:
1)
Dikasih nikmat → lupa
Tuhan
2)
Dikasih masalah → putus
asa
Pelajaran
1)
Saat senang → paksa diri
untuk bersyukur
2)
Saat susah → ingat itu
belum akhir
3)
Jangan menilai hidup
dari satu kejadian
4)
Latih stabilitas mental
(iman = penyeimbang)
Manusia
cepat putus asa
1)
Surah Al-Isra (17:83)
“Jika ditimpa kesusahan, ia
berputus asa”
2)
Tafsir:
Manusia
tak stabil emosi
Psikologi:
Mood manusia:
1)
sangat fluktuatif
2)
mudah jatuh saat gagal
Kesimpulan
1)
Ayat Qur’an tak hanya bicara “agama”
2)
Tapi juga:
a.
cara kerja pikiran
b.
bias manusia
c.
kelemahan mental
d.
pola emosi
1) Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.
2) Tafsirq.com
3) ChatGPT
.jpg)

0 comments:
Post a Comment