MENGAPA
PEMIMPIN SUKA PROYEK FISIK BUKAN SDM
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM
Kenapa
Banyak Pemimpin
1)
Lebih Suka Proyek Fisik
2)
Daripada membangun SDM
3)
Atau Sumber Daya Manusia?
Jawaban
1)
Proyek fisik mudah dilihat
2)
Hasil fisik cepat terasa
3)
Politik suka yang bisa dijual
4)
Proyek fisik punya efek ekonomi cepat
5)
SDM sering kalah oleh birokrasi rumit
Catatan.
1)
Tak selalu niat buruk
2)
Tapi insentif politik
3)
Cara publik menilai hasil.
Penjelasan.
A. Proyek
fisik mudah dilihat
1)
Membangun proyek.
2)
Jalan tol, jembatan, bendungan, bandara,
gedung:
a.
bisa difoto
b.
bisa diresmikan
c.
bisa diberi papan nama
d.
terlihat “kerja nyata”
3)
Tapi membangun SDM:
4)
Seperti:
a.
anak lebih pintar
b.
guru lebih baik
c.
budaya disiplin naik
d.
kesehatan membaik
5)
Akan sulit divisualkan.
B. Hasil
fisik cepat terasa
1)
Bangun jalan 2 tahun
Warga
langsung lihat.
2)
Tapi bangun kualitas manusia:
a.
butuh 10–20 tahun
b.
hasilnya tersebar
c.
tak dramatis visual
C. Politik
suka yang bisa dijual
1)
Dalam kampanye
2)
Mudah bilang:
a.
“Saya bangun 1.000 km jalan”
b.
“Saya bangun 20 bendungan”
3)
Daripada:
“Saya
tingkatkan kualitas berpikir generasi muda.”
D. Proyek
fisik punya efek ekonomi cepat
1)
Konstruksi menciptakan:
a.
lapangan kerja
b.
perputaran uang
c.
pertumbuhan jangka pendek
2)
Untung secara politik.
E. SDM
sering kalah oleh birokrasi rumit
1)
Reformasi pendidikan/Kesehatan
2)
Maka perlu:
a.
ubah sistem
b.
latih guru
c.
evaluasi kurikulum
d.
ubah budaya kerja
3)
Lebih sulit daripada bangun beton.
4)
Tapi negara hebat
5)
Tak memilih salah satu
6)
Yang ideal adalah:
a.
Fisik + SDM
b.
jalan untuk konektivitas
c.
sekolah untuk kualitas
d.
rumah sakit untuk Kesehatan
e.
internet untuk ilmu
f. pelatihan
kerja untuk produktif
7)
Risiko kalau terlalu fokus fisik
a.
gedung ada, tapi kualitas orang lemah
b.
jalan bagus, tapi skill rendah
c.
infrastruktur megah, tapi inovasi minim
d.
ekonomi tumbuh, tapi rapuh
Kalimat
tajam
1)
Beton bisa berdiri cepat.
2)
Peradaban tak dibangun dari beton saja.
Untuk
Indonesia
1)
Negara besar perlu:
a.
infrastruktur cukup
b.
lompat kualitas manusia
2)
Jika tidak
3)
Maka:
a.
Hanya jadi pasar besar
b.
Bukan kekuatan besar.
Dalam perspektif
Al-Qur’an
1)
Pemimpin hanya suka
proyek fisik
2)
Tapi lalai membangun SDM
3)
Seperti:
a.
Iman
b.
Akhlak.
c.
Ilmu.
d.
Keadilan.
e.
Kesehatan rakyat
4)
Berarti fokus bangunan
luar
5)
Tapi lupa bangun manusia.
6)
Padahal SDM manusia
7)
Yaitu inti peradaban.
1.
Al-Qur’an tekankan
kualitas manusia, tak sekadar bangunan
“Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum
sampai mereka mengubah diri .”
(Al-Qur'an)
1)
Perubahan besar mulai
dari mental, ilmu, disiplin, moral rakyat.
2)
Tak hanya jalan tol,
gedung, bendungan.
2.
Bangunan megah tanpa
akhlak bisa runtuh
1)
Kaum terdahulu punya
kekuatan fisik dan infrastruktur besar.
2)
Tapi hancur karena
sombong dan zalim.
3)
Kaum ‘Ad membangun
megah tapi angkuh.
(Al-Qur'an)
Pelajaran:
1)
Negara bisa punya proyek
besar.
2)
Tapi jika korupsi, bohong,
dan tak adil
3)
Fondasinya rapuh.
3. Pemimpin ideal menurut Qur’an: kuat dan amanah
“Sesungguhnya orang terbaik yang engkau ambil bekerja
adalah yang kuat lagi terpercaya.”
(Al-Qur'an)
1)
Pembangunan harus 2
sisi:
a.
Kuat =
infrastruktur, ekonomi, teknologi
b.
Amanah =
pendidikan, karakter, jujur, kompetensi manusia
2)
Kalau hanya kuat fisik
3)
Tapi tidak Amanah
4)
Maka hasilnya rawan rusak.
3.
SDM aset utama bangsa
1)
Nabi Yusuf minta jabatan
2)
Karena punya ilmu dan amanah:
“Sesungguhnya aku pandai menjaga lagi berpengetahuan.”
(Al-Qur'an)
3)
Manajemen dan kompetensi
SDM
4)
Sangat penting dalam
negara.
4.
Versi logika modern
1)
Negara hanya bangun
fisik:
a.
Jalan bagus, tapi
pendidikan lemah
b.
Gedung tinggi, tapi
korupsi tinggi
c.
Bandara megah, tapi
tenaga kerja kalah saing
d.
Ibu kota indah, tapi
rakyat bingung kerja
2)
Negara maju menang
3)
Karena SDM unggul:
a.
Disiplin
b.
Inovasi
c.
Riset
d.
Etika kerja.
Kesimpulan Qur’ani
1)
Presiden suka proyek
fisik
a.
Tak salah
b.
Sebab fisik juga
penting.
2)
Tapi kalau abai bangun
manusia
Maka tidak seimbang.
3)
Qur’an ajarkan: bangun
jalan + bangun otak + bangun hati.
7. Kalimat tajam Qur’an
1)
Beton bisa ditegakkan
cepat.
2)
Tapi manusia unggul
butuh waktu.
3)
Gedung tinggi terlihat
mata.
4)
SDM tinggi menyelamatkan
negara.
1) Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.
2) Tafsirq.com
3) ChatGPT
%20-%20Copy.bmp)
.bmp)
%20-%20Copy.bmp)
0 comments:
Post a Comment