PLUS MINUS
DEMOKRASI DAN KERAJAAN
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM
Untung
dan Rugi
Negara
Sistem
1)
Demokrasi
2)
Kerajaan
Keduanya
punya
1)
Kelebihan
2)
Kekurangan.
Maju dan tidaknya negara
Sering
ditentukan:
1)
Kualitas institusi
2)
Hukum
3)
Pendidikan
4)
Pemimpin
5)
Bukan sistemnya saja.
A. Sistem
Demokrasi
Contoh:
1)
Indonesia.
2)
India.
3)
United States
Keuntungan
sistem demokrasi
1)
Rakyat bisa memilih pemimpin.
2)
Kekuasaan berganti tanpa perang.
3)
Ada kontrol publik/media.
4)
Kebebasan berpendapat lebih besar.
5)
Salah kebijakan bisa dikoreksi lewat
pemilu.
Kerugian
sistem demokrasi
1)
Politik gaduh dan terpecah.
2)
Pemimpin fokus popular jangka pendek.
3)
Money politics / korupsi pemilu.
4)
Keputusan strategis bisa lambat.
5)
Hoaks dan polarisasi mudah terjadi.
B. Sistem
Kerajaan / Monarki
Contoh:
1)
Saudi Arabia.
2)
Jordan.
3)
United Kingdom.
4)
Japan (monarki konstitusional)
Keuntungan
system monarki
1)
Stabilitas simbol negara kuat.
2)
Suksesi lebih tertib.
3)
Kebijakan jangka panjang lebih mudah.
4)
Identitas nasional kuat.
Kerugian
sistem monarki
1)
Jika pewaris lemah, negara bisa rugi.
2)
Partisipasi rakyat terbatas.
3)
Risiko nepotisme.
4)
Kritik pada penguasa kadang sempit.
5)
Reformasi lambat, jika elit menolak.
Ada 2 Jenis
Kerajaan
1.
Monarki Absolut
1)
Raja pegang kekuasaan besar.
2.
Monarki Konstitusional
1)
Raja simbol negara.
2)
Pemerintahan dijalankan parlemen terpilih.
Contoh
1)
United Kingdom.
2)
Japan.
Sistem
ini mirip demokrasi parlementer.
C. Kenapa
Ada Negara Demokrasi Maju
Tapi Ada yang Tidak?
Jawaban.
Karena
faktor:
1)
Pendidikan warga
2)
Penegakan hukum
3)
Budaya disiplin
4)
Korupsi rendah
5)
Birokrasi efektif
6)
SDM unggul
7)
Stabilitas social
Contoh
1)
South Korea dan Japan maju
2)
Tak hanya sistem politik.
3)
Tapi kerja keras institusi.
Kesimpulan
1.
Demokrasi bagus
Jika:
1)
Rakyat sadar.
2)
Hukum kuat.
3)
Elite dewasa.
2.
Kerajaan bagus
Jika:
1)
Penguasa adil
2)
Visioner.
3)
Institusi kuat.
Sistem
apa pun
Akan
gagal
Jika:
1)
Korup
2)
Tak kompeten.
Versi
Realistis
Negara
maju atau tidak maju
1)
Bukan label system.
2)
Tapi manusia yang menjalankan.
D.
SISTEM DEMOKRASI DAN
KERAJAAN VERSI QURAN
Dalam perspektif
Al-Qur’an.
1)
Bentuk negara
2)
Seperti:
a.
Demokrasi
b.
Kerajaan.
c.
Republik
d.
Dan lainnya
3)
Sistem bukan inti utama.
4)
Tapi tekankan nilai
pemerintahan:
Yaitu:
a.
Adil
b.
Amanah
c.
Musyawarah
d.
Larangan zalim.
5)
Al-Qur’an tak sebut
a.
Harus Demokrasi.
b.
Harus Kerajaan
c.
Tapi beri prinsip.
1.
Sistem Demokrasi versi
nilai Qur’an
Demokrasi
1)
Rakyat tentukan
pemimpin/kebijakan.
Nilai sejalan Qur’an:
1)
Musyawarah
a.
“...urusan mereka diputuskan
dengan musyawarah...”
b.
QS Asy-Syura 38
2)
Amanah memilih pemimpin
a.
“Allah menyuruhmu sampaikan
amanah pada yang berhak...”
b.
QS An-Nisa ayat 58
3)
Keadilan hukum
a.
“Jangan benci membuat
kamu tidak adil.”
b.
QS Al-Ma'idah ayat
8
Risiko demokrasi
Menurut Qur’an:
1)
Suara mayoritas bisa menolak
kebenaran
a.
“Jika kamu menuruti
kebanyakan manusia di bumi, mereka menyesatkanmu...”
b.
QS Al-An'am ayat
116
2)
Artinya: mayoritas
tidak selalu benar.
2.
Sistem Kerajaan versi
Qur’an
1)
Kerajaan = kepemimpinan
turun-temurun/monarki.
2)
Contoh baik:
a.
Nabi Sulaiman
Raja adil, kaya, bijak.
b.
Nabi Dawud
Memutuskan hukum dengan adil.
3)
Contoh buruk:
a.
Fir'aun
Sombong, zalim, merasa paling tinggi.
b.
Raja merusak negeri
QS Al-Baqarah dan An-Naml
Pelajaran penguasa zalim
4)
Risiko kerajaan:
a.
Kekuasaan diwariskan,
walau tak layak
b.
Rakyat sulit koreksi
penguasa
c.
Potensi kultus keluarga
Kesimpulan
Al-Qur’an
1)
Menilai isi
pemerintahan.
2)
Bukan label sistem.
1)
Demokrasi baik
2)
Jika:
a.
Pemimpin amanah
b.
Hukum adil
c.
Musyawarah nyata
d.
Tidak dibeli uang/fitnah
3)
Kerajaan baik
4)
Jika:
a.
Raja adil
b.
Melayani rakyat
c.
Tidak zalim
d.
Ada ulama/penasihat
jujur
Kondisi rusak
Jika :
1)
Demokrasi
Jadi jual beli suara
2)
Kerajaan
Jadi diktator keluarga
Rumus Qur’an
1)
Negara yang adil
a.
Meskipun system berbeda
b.
Maka bisa makmur.
2)
Negara yang zalim
a.
Meskpiun pakai nama
indah
b.
Maka akan hancur.
“Sesungguhnya Allah menyuruh berlaku adil...”
QS An-Nahl 90
Kondisi nyata zaman
modern.
1)
United Kingdom (lnggris)
a.
System kerajaan
konstitusional
b.
Tapi maju
2)
Japan (Jepang)
a.
Monarki konstitusional.
b.
Tapi maju
3)
South Korea (Korea
Selatan)
a.
System demokrasi
b.
Tapi maju
4)
Banyak negara demokrasi
a.
Tapi gagal
b.
Rakyat tak Makmur.
Kesimpulan
1)
Negara maju atau tidak.
2)
Bukan sistem semata
3)
Tapi kualitas manusia
4)
Penegakan hukum adil.
1) Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.
2) Tafsirq.com
3) ChatGPT

.jpg)


0 comments:
Post a Comment