Sunday, April 26, 2026

55428. KENAPA RAJIN IBADAH TAK MASUK SURGA

 




KENAPA RAJIN IBADAH TAPI TAK MASUK SURGA

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM

 

 

 

Beberapa orang tampak:

 

1)        Terlihat baik

2)        Rajin ibadah

 

Tapi dalam Al-Qur’an

 

1)        Diancam tak masuk surga

2)        Jika tidak bertobat

3)        Tak memperbaiki diri.

 

Yaitu:

 

1)        Orang munafik (lahiriah tampak baik, tapi batin menolak kebenaran)

 

2)        Orang riya’ (ibadah untuk pamer)

3)        Pendusta agama cuek pada orang lemah

 

4)        Sombong dan merasa paling benar

 

5)        Banyak bicara agama, tapi tidak menjalankan

 

6)        Beramal baik, tapi syirik / menyekutukan Allah

 

Penjelasan.

 

A.       Orang munafik (lahiriah tampak baik, tapi batin menolak kebenaran)

 

QS An-Nisa (4:145)

 

إِنَّ الْمُنَافِقِينَ فِي الدَّرْكِ الْأَسْفَلِ مِنَ النَّارِ وَلَنْ تَجِدَ لَهُمْ نَصِيرًا

 

Sesungguhnya orang-orang munafik  (ditempatkan) pada tingkatan yang paling bawah dari neraka. Dan kamu sekali-kali tidak akan mendapat seorang penolongpun bagi mereka.

 

Catatan.

 

1)        “Sesungguhnya orang-orang munafik berada pada tingkatan paling bawah dari neraka...”

 

2)        Makna:

 

a.        Tampak religious

b.        Belum tentu tulus.

 

B.       Orang riya’ (ibadah untuk pamer)

 

QS Al-Ma'un (107:4-6)


فَوَيْلٌ لِلْمُصَلِّينَ

 

4. Maka celaka orang-orang yang salat,

 

الَّذِينَ هُمْ عَنْ صَلَاتِهِمْ سَاهُونَ

 

5. (yaitu) orang yang lalai dari salatnya,

 

الَّذِينَ هُمْ يُرَاءُونَ

6. orang-orang yang berbuat riya,

 

 

1)        “Maka celaka orang yang salat, yaitu yang lalai dari salatnya, yang berbuat riya’.”

 

2)        Makna:

 

a.        ibadah dipakai cari pujian.

b.        Tak Ikhlas karena Allah.

 

C.       Pendusta agama yang cuek pada orang lemah

 

QS Al-Ma'un (107:1-3)


أَرَأَيْتَ الَّذِي يُكَذِّبُ بِالدِّينِ

 

1. Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama?

 

فَذَٰلِكَ الَّذِي يَدُعُّ الْيَتِيمَ

 

2. Itulah orang yang menghardik anak yatim,

 

وَلَا يَحُضُّ عَلَىٰ طَعَامِ الْمِسْكِينِ

 

3. dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin.

Catatan.

 

1)        “Tahukah kamu orang yang mendustakan agama?

 

2)        Itulah yang menghardik anak yatim dan tidak mendorong memberi makan orang miskin.”

 

3)        Makna:

 

a.        Ritual tanpa peduli sosial.

b.        Maka tak bernilai

 

D.       Sombong dan merasa paling benar

 

QS Al-A'raf (7:40)

 

إِنَّ الَّذِينَ كَذَّبُوا بِآيَاتِنَا وَاسْتَكْبَرُوا عَنْهَا لَا تُفَتَّحُ لَهُمْ أَبْوَابُ السَّمَاءِ وَلَا يَدْخُلُونَ الْجَنَّةَ حَتَّىٰ يَلِجَ الْجَمَلُ فِي سَمِّ الْخِيَاطِ ۚ وَكَذَٰلِكَ نَجْزِي الْمُجْرِمِينَ

 

Sesungguhnya orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami dan menyombongkan diri terhadapnya, sekali-kali tidak akan dibukakan bagi mereka pintu-pintu langit dan tidak (pula) mereka masuk surga, hingga unta masuk ke lubang jarum. Demikian Kami memberi pembalasan kepada orang yang berbuat kejahatan.

 

Catatan.

 

1)        “Orang mendustakan ayat-ayat Kami dan menyombongkan diri terhadapnya, tidak dibukakan bagi mereka pintu-pintu langit...”

 

2)        Makna:

Kesombongan merusak amal.

 

E.       Banyak bicara agama, tapi tidak menjalankan

 

QS As-Saff (61:2-3)


يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لِمَ تَقُولُونَ مَا لَا تَفْعَلُونَ

 

2. Wahai orang-orang beriman, kenapa kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan?

 

كَبُرَ مَقْتًا عِنْدَ اللَّهِ أَنْ تَقُولُوا مَا لَا تَفْعَلُونَ

 

3. Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan hal yang tidak kamu kerjakan.

 

Catatan.

 

1)        “Mengapa kamu mengatakan apa yang tidak kamu kerjakan?”

 

2)        Makna:

Hanya ucapan, tapi tanpa tindakan.

 

F.        Beramal tapi syirik / menyekutukan Allah

 

QS Az-Zumar (39:65)


وَلَقَدْ أُوحِيَ إِلَيْكَ وَإِلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكَ لَئِنْ أَشْرَكْتَ لَيَحْبَطَنَّ عَمَلُكَ وَلَتَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ

 

Dan sesungguhnya telah diwahyukan kepadamu dan kepada (nabi-nabi) yang sebelummu. "Jika kamu mempersekutukan (Tuhan), niscaya akan hapus amalmu dan tentu kamu termasuk orang yang merugi.

 

Catatan.

 

1)        “Jika engkau mempersekutukan Allah, niscaya hapus amalmu.”

 

Ringkasnya

 

Yang dinilai

Tak hanya banyak ibadah.

 

Tapi juga:

 

1)        ikhlas

2)        jujur

 

3)        rendah hati

4)        peduli sesame

 

5)        konsisten ucapan dan tindakan

6)        tauhid yang benar

 

Harapan penting

1)        Selama masih hidup

2)        Pintu taubat terbuka.

 

3)        Ayat ini

 

4)        Tak vonis orang lain

5)        Tapi untuk introspeksi diri.

 

6)        Nilai diri sendiri.

 

 

Sumber

 

1) Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.

2) Tafsirq.com

3) ChatGPT

 

 

 

0 comments:

Post a Comment