KENAPA ALBAQARAH 186 DISISIPKAN AYAT PUASA
Kenapa Al-Baqarah (2:186)
Disisipkan ayat puasa Ramadan?
Jawaban
1)
Ayat puasa Ramadan
2)
QS. Al-Baqarah (2:183-187).
3)
Tapi tiba-tiba muncul ayat doa
4)
Yaitu QS. Al-Baqarah (2:186)
QS. Al-Baqarah (2:186)
وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ ۖ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ
إِذَا دَعَانِ ۖ فَلْيَسْتَجِيبُوا لِي وَلْيُؤْمِنُوا بِي لَعَلَّهُمْ
يَرْشُدُونَ
186. Dan jika
hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawab), bahwa Aku adalah
dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa jika ia memohon kepada-Ku,
maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka
beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.
Catatan.
1)
Banyak orang bertanya:
2)
Kenapa ayat doa.
3)
Tapi disisipkan di antara ayat puasa?
Penjelasan.
A.
Puasa tak hanya menahan lapar
Tapi mendekat pada Allah
1)
Ayat sebelum dan sesudahnya
2)
Bahas aturan puasa:
a.
kewajiban puasa
b.
keringanan
c.
waktu sahur & berbuka
3)
Tiba-tiba Allah bahas kedekatan-Nya.
4)
Ini isyarat:
a.
Tujuan utama puasa = hubungan dengan
Allah
b.
Tak sekadar lapar.
5)
Puasa membuat:
a.
hati tenang
b.
ego melemah
c.
fokus spiritual meningkat
6)
Saat itu doa paling hidup.
B.
Secara psikologi:
Manusia paling jujur saat lapar
1)
Ketika berpuasa:
a.
kesombongan turun
b.
tubuh lemah → hati lembut
c.
distraksi dunia berkurang
2)
Akibatnya:
a.
doa lebih tulus
b.
kesadaran diri meningkat
c.
merasa butuh Allah
3)
Karena itu ayatnya
4)
Seperti berkata:
“Saat kamu puasa dan merasa lemah,
ingat — Aku dekat.”
C.
Struktur Qur’an sangat halus
(rahasia susunan)
Perhatikan urutan
1)
Ayat 183
Perintah puasa.
2)
Ayat 184-185
Aturan Ramadan.
3)
Ayat 186
Allah dekat
4)
Ayat 187
Aturan sahur dan hubungan suami istri
Ayat 186
Pusat spiritual rangkaian puasa.
Seakan Qur’an katakan:
1)
Puasa
2)
Melembutkan hati
3)
Doa
4)
Dikabulkan.
|
|
|
D.
Allah menjawab tanpa perantara
1)
Biasanya Qur’an memakai kalimat:
“Katakan (Qul)… ”
2)
Tapi ayat 186.
3)
Tak pakai ada kata “Qul”.
4)
Allah langsung berkata:
“Aku dekat.”
5)
Artinya:
a.
tidak perlu perantara
b.
tidak perlu ritual rumit
c.
langsung pada Allah
6)
Cocok kondisi orang berpuasa:
7)
Hubungan langsung hamba dan Allah.
E.
Puasa = latihan meminta dengan benar
1)
Puasa ajarkan:
a.
menahan keinginan
b.
sabar tunggu waktu berbuka
2)
Doa juga sama:
a.
meminta
b.
menunggu jawaban Allah
3)
Jadi ayat 186
4)
Menghubungkan: menahan diri (puasa) ↔
berharap pada Allah (doa)
Kesimpulan
Kenapa QS. Al-Baqarah 186
Disisipkan di ayat puasa?
Karena Allah ingin beri pesan utama:
1)
Puasa bukan tujuan akhir
2)
Puasa jalan mendekat kepada Allah
3)
Saat puasa, doa paling dekat dengan
pengabulan
4)
Allah sangat dekat dengan orang yang berpuasa
Singkatnya:
1)
Puasa melemahkan tubuh
2)
Agar hati bisa bicara langsung pada
Allah.
Sumber
1) Tafsir
Quran Perkata DR M Hatta.
2) Tafsirq.com
3) ChatGPT



