TAHUN
1917 RUSIA ATASI 80 PERSEN BUTA HURUF
Oleh:
Drs. H. M. Yusron Hadi, MM
KENAPA
PENDIDIKAN INDONESIA SULIT MAJU?
MUNGKIN
KITA PERLU BELAJAR DARI UNI SOVIET.
Bayangkan
sebuah negara
1)
Dengan 8 dari 10 orang
2)
Tak bisa membaca.
Bukan
negara kecil.
1)
Bukan negara miskin tanpa harapan.
2)
Tapi sebuah negara besar
3)
Sebagian besar rakyatnya
4)
Masih buta huruf.
Kondisi
Rusia
Pada
tahun 1917.
1)
Saat itu
2)
Banyak orang anggap
a.
Negara itu
b.
Tak bisa kejar negara maju
c.
Seperti Eropa Barat.
3)
Terlalu tertinggal.
a.
Terlalu miskin.
b.
Terlalu kacau.
Lalu
terjadi revolusi.
1)
Pemimpin baru mereka
2)
Punya 1 satu obsesi besar:
a.
Cerdaskan seluruh rakyat
b.
Secepat mungkin.
Mereka
mulai
1)
BUKAN proyek mercusuar.
2)
BUKAN gedung-gedung mewah.
a.
Tapi mulai hal paling mendasar:
b.
Yaitu pendidikan.
1)
Sekolah gratis.
2)
Kuliah gratis.
3)
Bukan makan gratis
a.
Banyak mahasiswa dapat bantuan
b.
biaya dari negara
c.
Agar fokus belajar.
1)
Lalu mulai perang besar
2)
Melawan kebodohan.
a.
Siapa yang bisa membaca
b.
Wajib membantu
c.
Yang belum bisa membaca.
1)
Tentara mengajar petani.
2)
Mahasiswa turun ke desa.
3)
Buruh pabrik mengajar tetangga mereka.
Negara
bergerak
1)
Seperti mesin raksasa
2)
Semua komponen
3)
Punya tujuan sama.
4)
Membuat rakyat jadi pintar.
Hasilnya
luar biasa.
1)
Dalam waktu
2)
Sekitar 20 tahun.
3)
Angka buta huruf
4)
Hhampir lenyap.
Tapi
tidak berhenti di sana.
1)
Mereka bangun ribuan perpustakaan.
2)
Mencetak buku dalam jumlah besar.
3)
Melatih guru secara serius.
4)
Menjadikan profesi guru
5)
Jadi pekerjaan yang dihormati.
Dan
paling penting.
1)
Pendidikan jadi prioritas nasional.
2)
Tak sekadar slogan politik.
Lalu
dunia dibuat terkejut.
1)
Tahun 1957.
a.
Uni Soviet meluncurkan Sputnik.
b.
Satelit pertama di dunia.
2)
Beberapa tahun kemudian.
Kirim manusia pertama ke luar
angkasa.
Dunia
bertanya:
1)
“Bagaimana mungkin
2)
Negara penuh rakyat buta huruf
3)
Jadi kekuatan sains dunia?”
Jawaban
sederhana.
1)
Mereka anggap Pendidikan
2)
Jadi urusan hidup dan mati
3)
Suatu bangsa.
Sekarang
mari kita lihat Indonesia.
1)
Kita punya internet.
2)
Kita punya teknologi.
3)
Kita punya sumber daya alam melimpah.
4)
Kita punya jutaan anak muda cerdas.
Tapi
mengapa kualitas pendidikan kita
Masih
tertinggal?
Jawaban.
1)
Mungkin masalahnya
Bukan pada murid.
2)
Bukan juga semata-mata
Pada guru.
3)
Mungkin masalah terbesar
a.
Cara memandang Pendidikan
b.
Cara menilai Pendidikan.
4)
Kita anggap pendidikan penting.
5)
Tapi bukan prioritas utama
6)
Dalam praktik nyata
Bayangkan
1)
Guru dapat penghargaan dan kesejahteraan
2)
Setinggi profesi paling bergengsi.
Bayangkan
1)
Tiap desa ada perpustakaan modern.
2)
Budaya baca menjadi tren nasional.
3)
Kurikulum focus
a.
Berpikir
kritis.
b.
Pemecahan masalah.
c.
Literasi.
d.
Numerasi
e.
Keterampilan masa depan.
Bayangkan
1)
Gaya Pendidikan
2)
Tak berubah
3)
Tiap menteri berganti.
Perubahan
besar
Tak
terjadi dalam semalam.
Tapi
bukti Sejarah
1)
Bangsa bisa berubah drastis
2)
Saat Pendidikan
3)
Benar-benar jadi prioritas.
Karena
pada akhirnya…
1)
Tambang bisa habis.
2)
Minyak bisa habis.
3)
Hutan bisa habis.
Tetapi
rakyat terdidik
Terus
menciptakan masa depan.
Semoga
bangsa lndonesia cepat maju.
Amin
Al-Qur'an tekankan pentingnya
1)
Pendidikan.
2)
Ilmu.
3)
Membaca.
4)
Berpikir.
5)
Belajar.
1.
Perintah Membaca
1)
Surah Al-'Alaq (96): 1-5
"Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan..."
2)
Ayat pertama yang turun
3)
Bukti pendidikan dan ilmu
4)
Fondasi peradaban Islam.
2.
Allah Mengajarkan Manusia
1)
Surah Al-Baqarah (2): 31
"Dan Dia mengajarkan kepada Adam
nama-nama (benda-benda) semuanya..."
2)
Kemampuan belajar
3)
Dapat pengetahuan
4)
Karunia dari Allah.
3.
Derajat Orang Berilmu
1)
Surah Al-Mujadilah (58): 11
"Allah akan meninggikan
orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa
derajat."
2)
Ilmu buat orang mulia dan bermanfaat.
4.
Perintah Menambah Ilmu
1)
Surah Taha (20): 114
"Ya Tuhanku, tambahkan kepadaku
ilmu."
2)
Ini satu-satunya hal
3)
Langsung diperintahkan minta tambahan
4)
Dalam Al-Qur'an.
5.
Apakah Sama yang Berilmu dan Tidak?
1)
Surah Az-Zumar (39): 9
"Adakah sama orang-orang yang
mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?"
2)
Al-Qur'an tegaskan
3)
Ilmu bedakan kualitas manusia.
6. Perintah Berpikir dan Merenung
1)
Surah Ali 'Imran (3): 190-191
"Sesungguhnya pada penciptaan
langit dan bumi ... ada tanda bagi orang berakal."
2)
Pendidikan dalam Islam
3)
Tak hanya menghafal.
4)
Tapi juga berpikir kritis
5)
Merenungkan alam.
Kesimpulan
Menurut Al-Qur'an.
Pendidikan adalah:
1)
Membaca dan belajar.
2)
Mencari ilmu sepanjang hidup.
3)
Pakai akal untuk berpikir.
4)
Ajarkan ilmu yang bermanfaat.
5)
Mendekatkan diri pada Allah melalui
pengetahuan.
Kesimpulan
Mencari ilmu yang bermanfaat
Termasuk
1)
Ibadah
2)
Jalan kemajuan dunia
3)
Jalan bahagia akhirat.
Sumber
1) Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.
2) Tafsirq.com
3) ChatGPT



